5+ Cara Memilih Topik Blog Yang Paling Diminati

Memilih topik blog yang tepat jadi tantangan tersendiri bagi blogger terlebih pemula. Dan ada banyak alasan mengapa ini penting untuk ditentukan.

Saya sendiri sempat bingung mau bahas apa di blog ini. Kebingungan itu pun sudah saya curahkan di postingan saya yang pertama.

Sebelum akhirnya saya putuskan untuk angkat niche fotografi di tahun pertama. Tahun kedua dan berikutnya, barulah saya bahas topik lain yang terkait.

Lantas, bagaimana cara memilih topik blog tepat? Apa saja tipsnya? Apa saja tema blog yang menarik? Apa saja konten blog untuk pemula yang mengundang klik?

Dan pertanyaan lain serupa. Penasaran jawabannya apa? Simak artikel dibawah ini sampai habis.

Mengapa topik blog penting untuk dipilih?

topik blog
via lapa.ninja

Bagi saya pribadi, ada banyak alasan mengapa topik blog ini penting untuk dipilih, yakni:

1. Manajemen konten lebih mudah

Pertama terkait dengan manajemen konten. Dengan topik blog, anda bisa tentukan bagaimana setiap sub topik itu di bahas.

Sebagai contoh, anda mau bahas topik kesehatan. Artikel pertama yang harus dibahas adalah pengertian kesehatan itu sendiri.

Setelah itu, barulah anda bahas artikel terkait lain seperti jenis-jenis kesehatan, faktor-faktor yang mempengaruhi kesehatan hingga topik general lain.

Di tahun pertama, anda bisa fokus ke topik-topik general dulu. Selanjutnya, di tahun berikutnya, anda bisa bahas kesehatan gigi, mulut, jantung, jenis penyakit dan seterusnya.

Manajemen konten ini pun memudahkan anda membahas topik per topik lebih spesifik lagi, terencana dan terjadwal dengan baik. Jadi anda tak perlu repot lagi cari ide konten.

2. Blog dirasa bermanfaat oleh audiens

Jika manajemen konten bagus, audiens akan merasa kalau blog yang anda buat unik, menarik dan sangat bermanfaat.

Citra berbeda akan terbentuk apabila topik yang dibahas di Blog gado-gado alias campur aduk. Saya sendiri punya blog dengan topik tersebut.

Baca Juga:

Sudah lebih dari dua tahun tapi pengunjungnya tak pernah lebih dari 5 ribu per hari. Padahal, artikelnya sudah lebih dari 300.

Bayangkan jika saat pertama kali blog itu dibuat, saya bahas topik yang spesifik. Sekalipun hanya dapat trafik tersebut, tapi bounce rate dan pageviewsnya tentu lebih tinggi.

Memang sih, blog gado-gado bisa meraih trafik yang tinggi. Tapi, rasio pentalannya tinggi karena pengunjung hanya datang ke satu artikel tanpa membuka artikel lain.

3. Lebih disukai pengunjung

Ada beberapa tanda jika blog disukai pengunjung salah satunya dari rasio pentalan bounce ratenya dibawah 70%.

Artinya, sebagian besar pengunjung akan membaca artikel lain yang ada di blog. Dan ini jadi signal bagi Google bahwa blog tersebut bermanfaat.

Dan tentu saja, konversi akan meningkat. Sebab, semakin lama pengunjung ada di satu situs, makin besar juga iklan di lihat.

5+ Cara Memilih Topik Blog Yang Paling Diminati

topik blog
via tubikstudio.com

Pertanyaan selanjutnya yang harus dibahas adalah bagaimana memilih topik blog yang menarik? Apa saja indikatornya? Apa saja contohnya?

Jawabannya kembali ke pribadi masing-masing. Makin spesifik topik yang dibahas, makin besar peluang blog untuk meraih peringkat pertama.

Dan bagi saya pribadi, ada beberapa cara meilih topik blog paling banyak di kunjungi, diantaranya:

1. Pilih berdasarkan hobi

Hobi burung? Silahkan bahas burung di blog. Suka makanan? Boleh angkat topik itu di blog. Atau mungkin tertarik sama kehidupan milenial? Boleh bahas topik menarik untuk anak muda.

Intinya, ada banyak tema blog yang menarik gratis. Jadi kembali ke preferensi pribadi dan bagaimana anda mengakomodasi hobi jadi konten yang menarik

Lantas, apakah ada contoh topik yang menarik atau apakah ada contoh artikel blog yang dibuat berdasarkan hobi?

Bisa lihat blog ini. Saya sendiri suka dunia fotografi, karena itu saya bahas di blog. Hanya saja, apa yang saya bahas cenderung general dan umum.

Dan saya punya alasan mengapa orientasi kontennya demikian. Karena artikel yang teknis cenderung tidak evergreen.

Sementara, saya fokus ke artikel-artikel yang relevan. Artikel yang masih bisa dibaca 2-3 tahun ke depan tanpa perlu update postingannya.

2. Cari inspirasi dari blog-blog yang sudah populer

Selain berdasarkan hobi, anda juga bisa cari topik yang sedang populer alias topik blog yang sedang tren.

Biasanya, topik blog jenis ini cukup spesifik. Bisa sih pilih yang general namun tingkat pencairannya tinggi.

Misalnya, aplikasi penghasil uang yang trendnya terus meningkat dari waktu ke waktu. Hanya saja, keyword jenis ini sangat kompetitif.

Jadi sulit bagi blog baru untuk dapat peringkat yang bagus di mesin pencari Google. Apalagi blog-blog besar dan blog berita juga targetkan keyword serupa.

Atau, bisa belajar dari blog paling sering dikunjungi di indonesia, Maxmanroe misalnya. Lalu pelajari mengapa blog tersebut bisa populer.

3. Berdasarkan pengalaman pribadi

Ketiga dengan membuat konten berdasarkan pengalaman pribadi. Misalnya, pengalaman buat SKCK online, pengalaman buat NPWP online dan seterusnya.

Peminat topik jenis ini sangat banyak. Bahkan dijadikan acuan bagi beberapa orang saat melakukan hal serupa.

Dan niche jenis ini membawa euforia konten yang unik dengan kesan yang berbeda dengan jenis niche lain, tutorial misalnya.

Ada banyak contoh blog berdasarkan pengalaman pribadi seperti blog traveling, blog makanan dan lain sebagainya.

4. Informasi biaya, promo dan cashback

Salah satu contoh topik blog yang spesifik adalah berkaitan dengan informasi biaya, promo dan cashback.

Hanya saja, mobilitas konten untuk topik ini sangat tinggi karena anda harus selalu cek informasi biaya dan harga atas sesuatu.

Misalnya, harga untuk pasang iklan di TV, informasi promo di Alfamart dan Indomaret serta casback saat belanja barang di Shopee.

Jika angkat topik blog ini, siap-siap kebanjiran pengunjung. Artinya, topik blog terkait informasi biaya, promo dan cashback merupakan topik yang paling banyak di kunjungi.

5. Tutorial dan panduan

Suka membantu orang? Jika iya, nampaknya topik blog satu ini cocok dipilih. Apalagi jika anda masih sulit menentukan niche blog yang tepat.

Hanya saja, topik blog ini cukup kompetitif di Google. Karena itu, pastikan anda riset keyword dan pesaing dulu sebelum bahas satu topik.

Lebih bagus jika bahasannya cukup spesifik peluang untuk mendulang trafik lebih tinggi. Apalagi jika konten teks tersebut di padukan dengan konten video.

Lebih powerfull lagi artikelnya. Selain itu, penghasilan yang didapat lebih besar lagi karena anda bisa tempatkan iklan di dalam video dan didalam artikel blog.

Penutup

Sebenarnya, memilih topik blog yang tepat tidak terlalu sulit. Yang sulit ada pada bagaimana anda konsisten buat artikel.

Karena sekalipun topik blog yang dipilih unik tapi jika kontennya biasa saja, berkualitas rendah dan tidak di optimasi, jangan harap ada orang yang akan berkunjung ke blog anda.

Demikian artikel tentang tips dan cara memilih topik blog paling diminati. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar