Tagline Adalah: Pengertian, Fungsi, Tujuan dan Manfaat

Tagline adalah frasa pendek yang digunakan perusahaan atau organisasi untuk membentuk citra positif produk dan perusahaan secara langsung.

Sebenarnya, semua kembali ke perusahaan atau organisasi itu sendiri tentang bagaimana mereka berusaha meningkatkan citra brand atau produk.

Karena ada banyak cara meningkatkan branding produk termasuk menggunakan nama, logo, warna, slogan dan tagline yang mudah diingat.

Elemen-elemen diatas merupakan aset yang secara langsung membentuk citra positif terhadap perusahaan itu sendiri yang berdampak pada produk atau layanan perusahaan itu sendiri.

Karena itu, tagline bisa disebut slogan yang mendorong citra merk untuk memperkuat pesan kunci terhadap produk dan perusahaan kepada calon konsumen.

Dan biasanya, tagline ini sering disandingkan dengan logo entah ditempatkan di sebelah kiri, kanan atau bawah logo perusahaan.

Fungsinya adalah untuk membentuk kesan pertama yang kuat dari calon konsumen terhadap perusahaan tersebut.

Tapi, apa sih pengertian sebenarnya dari tagline? Apakah sama dengan logo? Apakah tagline sama dengan slogan?

Termasuk juga pertanyaan lain seperti apa sih fungsi tagline? Apa manfaat buat tagline? Apa fungsinya?

Penasaran jawaban dari beberapa pertanyaan dasar diatas? Jika iya, simak artikel dibawah ini sampai habis.

Pengertian tagline adalah

Ada empat definisi yang bisa digunakan untuk menjelaskan apa itu tagline, diantaranya:

  • Frasa pendek berulang yang mempresentasikan suatu produk, layanan atau jasa
  • Semboyan atau slogan yang mempresentasikan citra brand, merk atau layanan dari suatu lembaga atau perusahaan
  • Frasa permanen yang digunakan untuk menjelaskan sesuatu atau untuk menciptakan kesan tertentu
  • Kalimat pendek yang menginformasikan tentang visi, misi dan moto perushaaan termasuk produk-produknya

Baik tagline dan slogan punya kaitan satu dengan yang lain karena dua-duanya jadi bagian penting dari satu organisasi atau perusahaan.

Artinya, tagline ini merupakan cara untuk mengekspresikan fitur utama atau manfaat perusahaan yang bisa memberikan identitas unik dari konsumen.

Tagline juga bisa dilibatkan dalam promosi untuk memposisikan keunikan merk atau perusahaan tersebut secara langsung.

Lantas, apa sih tujuan tagline ini? Secara umum, tujuannya sudah saya sebutkan diatas yakni untuk memberikan kesan atau citra positif bagi perusahaan dan produknya.

Tapi, ada tujuan lain dari pembuatan tagline yakni sebagai presentasi visual atau presentasi lisan yang panjangnya tak lebih dari tujuh kata.

Karakteristik lain dari tagline adalah ia lebih mudah dikembangkan dan di distribusikan sesuai keinginan dalam bentuk iklan, poster atau yang lainnya.

Ciri-ciri tagline

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas yang mana tagline adalah frasa atau kalimat pendek yang berfungsi untuk mengidentifikasi suatu brand.

Dan ciri ini terus melekat pada tagline. Cecara umum, ada beberapa karakteristik atau ciri-ciri dari tagline, diantaranya:

  • Tagline mewakili merk atau brand yang jadi pembeda dengan merk atau brand lain. Artinya, tagline ini fungsinya sama seperti logo tapi dalam bentuk teks
  • Sebagai frasa, tagline sangat pendek, ringkas dan mudah diingat. Yang pada intinya, tagline ini tidak perlu terlalu deskriptif menggambarkan produk karena tujuan utamanya adalah untuk mengkomunikasikan moto, visi, misi dan produk perusahaan dalam bentuk teks
  • Panjang tagline paling pendek terdiri dari tiga kata dan tak lebih dari delapan kata. Artinya, tagline itu harus ringkas, jelas dan padat
  • Tagline tersebut mudah diingat sehingga seseorang atau konsumen bisa mengasosiasikannya dengan mudah ke merk atau perusahaan secara langsung

Ciri lain dari tagline seperti juga logo. Artinya, tagline juga harus unik alias belum pernah digunakan oleh perusahaan manapun.

Termasuk juga nilai, yang mengacu pada aspek pembeda dan masih punya kaitan dengan keunikan yang sudah saya singgung dibagian atas.

Jenis tagline

Jenis tagline bisa mengacu pada tujuan pembuatan tagline itu sendiri. Secara umum, ada beberapa jenis tagline, diantaranya:

1. Tagline deskriptif

Tagline deskriptif atau descriptive tagline yang lebih menonjolkan visi dan moto merk, produk atau perusahaan secara langsung.

Contoh paling utama dari tagline jenis ini bisa lihat milik Walmart, Save Money. Life Better, yang secara tidak langsung mempresentasikan branding perusahaan yang menyediakan kebutuhan sehari-hari dengan harga murah

2. Tagline imperatif

Tagline imperatif atau imperative tagline yang lebih condong untuk memberikan dorongan kepada konsumen untuk mengambil aksi.

Ciri utama tagline jenis ini terlihat dari penggunaan kata kerja. Contoh paling sederhana bisa lihat tagline Nike, Just Do It.

3. Tagline provokatif

Tagline provokatif atau provocative tagline yang cenderung mengajukan pertanyaan untuk membuat konsumen mengevaluasi keputusan mereka.

Keputusan sepertissaat konsumen beli satu produk atau menggunakan satu layanan. Contoh paling sederhana bisa lihat tagline California Milk Processor Board, Got Milk?

4. Tagline spesifik

Tagline spesifik atau specific tagline merupakan tagline yang lebih menonjolan sektor bisnis yang digeluti perusahaan yang bersangkutan.

Contoh paling sederhana bisa lihat tagline Olay salah satu perusahaan perawatan kulit asal Amerika dengan tagline Love the skin you’re in.

5. Tagline superlatif

Tagline superlatif atau superlative tagline adalah tagline yang memposisikan brand sebagai yang terbaik di kelasnya atau yang terbaik dibanding kompetitor.

Contoh paling sederhana dari tagline superlatif bisa lihat milik perusahaan otomatis asal Jerman BMW dengan tagline The ultimate driving machine.

Perhatikan, tidak semua bisnis harus punya tagline sendiri. Artinya, keputusan ini sepenuhnya ada ditangan perusahaan atau organisasi yang bersangkutan.

Tapi, fungsi tagline tentu lebih jadi nilai yang besar untuk membentuk persona merk yang positif berkat sifat dan ciri tersebut.

Fungsi tagline

Ada beberapa fungsi tagline yang disesuaikan juga sama tujuan pembuatan tagline, diantaranya:

  • Paling pertama adalah meningkatkan awareness atau kesadaran terhadap merk atau brand perusahaan secara langsung. Artinya, tagline sangat bagus dibuat oleh brand yang sedang berusaha meningkatkan citra mereka di masyarakat
  • Selain itu, tagline juga bisa mempresentasikan visi dan misi perusahaan secara langsung lewat frasa singkat
  • Fungsi selanjutnya berkaitan dengan positioning market size perusahaan yang pada akhirnya konsumen bakal lebih mudah mengingat brand atau perusahaan saat melihat membeli produk di satu market yang spesifik
  • Tagline juga berfungsi sebagai pembanding atau pembeda dengan pesaing di market size yang sama. Artinya, tagline yang unik dan mudah diingat bakal sangat mudah diasosiasikan dengan satu perusahaan, yang juga secara tidak langsung akan diasosiasikan dengan produk yang dibuatnya
  • Fungsi terakhir adalah untuk memperkuat identitas dari satu merk atau brand, yang berdampak juga pada keunikan produk itu sendiri dan pada akhirnya akan membedakan produk dari perusahaan lain

Fungsi diatas secara tidak langsung menjelaskan apa manfaat sebenarnya dari tagline, yang tak jauh beda dengan fungsi dan manfaat slogan.


FAQ

Untuk beberapa pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan terkait postingan ini akan saya ulas dalam QnA dibawah, berikut daftarnya:

1. Apa perbedaan tagline dan slogan? Apakah keduanya sama?

Secara teknis, tidak. Artinya, ada perbedaan teknis antara tagline dan slogan dari berbagai aspek.

Meski keduanya mirip karena tagline mempresentasikan atau memvisualisasikan perusahaan secara langsung dan menyeluruh.

Termasuk produk dan layanan yang dijual atau untuk digunakan sebagai alat promosi di internet, outdoor, indoor dan lain sebagainya.

Sebaliknya, slogan lebih spesifik lagi. Jadi, slogan ini bisa ditargetkan atau dibuat untuk target audiens sendiri.

Jadi, perusahaan bisa buat slogan sendiri untuk target audiens yang berbeda. Misalnya, ada satu perusahaan yang produksi baju anak-anak, baju tidur, baju mandi, baju orang dewasa dan lain sebagainya.

Perusahaan pun bisa pakai slogan untuk setiap unit produk yang dibuat dengan target konsumen yang berbeda.

Jadi, saat buat iklan dengan produk baju anak-anak, mereka bisa pakai slogan yang khusus untuk baju anak.

Contoh paling sederhana bisa lihat Coca-Cola, salah satu perusahaan minuman kaleng terbesar di dunia.

Sepanjang sejarah sejak perusahaan ini berdiri, sekira 130 tahun lebih, mereka sudah punya banyak slogan.

Slogan pertama diperkenalkan pada 1886 dengan bunyi Drink Coca-Cola. Dan hari ini, mereka masih pakai slogan yang dibuat pada 2016, Taste The Feeling.

2. Apakah tagline sama dengan hastag?

Tagline berbeda dengan hastag dari segi kegunaan. Tagline digunakan oleh perusahaan secara resmi yang mempresentasikan perusahaan, produk dan segala hal yang terkait dengannya.

Sementara itu, hastag hanyalah tanda pagar yang digunakan di media sosial yang fungsinya tak lebih dari topik bahasan dan juga digunakan sebagai kata kunci untuk mencari topik yang serupa.

3. Apa perbedaan tagline, iklan dan poster?

Seperti juga perbedaan antara tagline dan slogan dimana perbedaan antara tagline dengan iklan dan poster sudah saya bahas secara lengkap dipostingan ini.

Penutup

Fungsi tagline ini sangat penting bagi suatu bisnis. Karena tagline akan mempresentasikan segala hal yang terkait dengan perusahaan dan organisasi itu sendiri.

Segala hal, dalam konteks ini, bisa diartikan sebagai produk yang dibuat, jasa yang dijual, visi dan misi perushaaan dan lain sebagainya.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin koreksi terkait postingan ini bisa sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang definisi tagline adalah: pengertian, fungsi, tujuan dan manfaat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar