SVG Adalah: Sejarah, Pengertian Dan Cara Konversi

8 Likes Comment
SVG adalah

Salah satu format gambar yang cukup populer ditengah masyarakat, terlebih dikalangan design grafis adalah SVG. 

Jika anda sering mencari gambar-gambar gratis di internet, pasti pernah berjumpa dengan format gambar satu ini.

Sementara, jika format ini di unduh ke komputer atau ponsel anda, enggak bisa dibuka seperti format gambar lain, PNG dan JPG misalnya.

Jadi, untuk bisa menggunakannya, anda harus mengubah formatnya terlebih dahulu sesuai dengan keinginan.

Untuk mengubah format ini ke format yang lain anda bisa menggunakan beberapa tools yang ada di internet.

Dibagian bawah artikel akan saya ulas salah satu tools terbaik yang sering saya gunakan.

Oh iya, format ini enggak didukung secara default oleh Windows 10 termasuk juga dibeberapa sistem operasi lain.

Karena itulah saya tertarik untuk membahasnya di artikel ini. Mengapa? Karena saya penasaran, kok format ini enggak seperti format gambar lain?

Apa bedanya? Bagaimana code dasar pembuatan gambar ini? Dan pertanyaan lain serupa. Jika anda punya pertanyaan yang sama dengan saya, baca artikel ini sampai habis.

Sejarah SVG

Mari kembali ke awal tahun 1990-an saat komputer dan sistem operasi lain mulai menjamur di Amerika dan Eropa.

Pada masa-masa itu, terbentuk berbagai kode-kode dasar pembuatan elemen gambar yang beberapa diantaranya masih digunakan hingga sekarang.

Dan salah satu kode gambar yang ditemukan untuk melengkapi kebutuhan gambar untuk desain dan pembuatan situs web adalah SVG.

Hanya saja, format ini mengalami perlambatan pertumbuhan karena enggak semua orang tahu fungsi dan manfaatnya.

Awal tahun 2000-an, kebutuhan akan format SVG makin spesifik namun tetap sama seperti saat pertama kali diperkenalkan oleh Word Wide Web Consortium, diantaranya:

  • Enggak didukung oleh sebagian besar sistem operasi termasuk Windows, Apple dan lain sebagainya
  • Pada tahun 2017, banyak browser yang sudah tidak mendukung ekstensi ini sehingga enggak bisa dibuka secara online
  • Hanya sebagian kecil aplikasi saja yang mendukung format ini

Meski punya sejarah panjang yang berliku serta kurang diakui fungsinya di dunia, SVG tetap menjadi salah satu format grafis paling dibutuhkan dengan segala kelebihannya.

Dengan kata lain, format SVG hanya populer di kalangan tertentu saja seperti para web developer, desainer grafis, pengembang aplikasi dan lain sebagainya.

Pengertian SVG

Lantas, apa sih SVG itu? Untuk membahas pengertian SVG mari lihat akronimnya dulu. SVG adalah singkatan dari scalable vector graphic format.

Format ini dibangun menggunakan dasar pemograman XML yang dibuat khusus untuk menampilkan beragam grafik di situs web, aplikasi atau ditempat lain sesuai kebutuhan.

Pada dasarnya, SVG hanyalah file teks biasa yang dibentuk dari garis, kurva, dan warna. Karena filenya terbuat dari teks, maka ia dapat di modifikasi dengan mudah menggunakan aplikasi teks lain.

Dalam konteks bahasa pemograman, maka format SVG dapat dimanipulasi menggunakan CSS dan JavaScript.

Dengan demikian, dalam hal fleksibilitas dan keserbagunaan, SVG jauh lebih mantap ketimbang format foto tradisional seperti PNG dan JPEG.

Format ini dibentuk dari kode standar ala W3C, penemunya. Hingga kini, kode standar ini tetap digunakan sebagai dasar pembuatan situs web secara global.

Format ini juga dapat di operasikan dengan mudah menggunakan teknologi standar pemograman open source lain semacam DOM dan HTML.

Dengan kata lain, selama W3C tetap menggunakan SVG sebagai file standar pendukung bahasa pemograman, maka format ini akan terus dijadikan dasar pembuatan grafik vector untuk browser sampai jauh dikemudian hari.

Manfaat menggunakan SVG

Setelah membahas sejarah singkat dan pengertiannya sekarang mari bahas fungsinya. Sebelum masuk ke fungsi inti, saya hendak mengatakan satu hal.

Bahwasanya, melihat dari penjelasan di atas, format ini sebenarnya adalah solusi bagi masalah yang paling menjengkelkan sekaligus menatang saat membuat situs web di era modern ini.

Dan disinilah peran SVG benar-benar dibutuhkan. Dan mungkin saja format ini tetap digunakan puluhan tahun ke depan sebelum mendapatkan format pengganti yang lebih baik.

Lantas, apa manfaat format ini dalam pengembangan web modern? Ada beberapa manfaat, diantaranya:

1. Skalabilitas dan responsibilitas

Karena dibentuk dari teks berupa angka, warna dan koordinat [termasuk tekstur lain], yang dibuat dalam bentuk kisi piksel, maka sifat SVG sangat independen terhadap resolusi dan skalabilitas.

Dengan kata lain, jika anda hendak membuat gambar pendukung situs web, poin pertama yang harus dipikirkan adalah skalanya apakah berubah atau tetap.

Namun dengan format ini, anda enggak perlu repot memikirkan hal itu. Dengan kata lain, anda bisa menggunakan atau menggabungkannya dengan berbagai teks, jalur dan elemen lain.

Dengan demikian, semua jenis gambar visual yang ada bisa terlihat jelas dan jernih dalam ukuran atau skala apapun.

Ini berbeda dengan format lain, PNG dan GIF misalnya, yang memiliki dimensi tetap dan bisa menciptakan pixelate dan distorsi ketika diskalakan kembali.

Meski sudah banyak format gambar yang ada saat ini dengan berbagai teknik pengkodean standar yang modern, tetap enggak bisa menyaingi kemampuan SVG dalam hal skalabilitas dan responsibilitas.

2. Programabilitas dan interaktivitas

Maksudnya adalah SVG sepenuhnya dapat di edit dan di codekan kembali. Dengan demikian, semua jenis animasi dan interaksi dapat ditambahkan ke dalam CSS atau JavaScipt.

3. Aksesibilitas

Sama seperti format gambar lain, sekalipun SVG dibuat dalam bentuk teks namun ia tetap bisa dicari dan diindeks oleh search engine.

Dengan demikian, format ini bisa disetarakan dengan format lain yang terbaca oleh mesin pencari meski tujuan pembuatannya cukup spesifik.

4. Performa

Salah satu faktor penting yang krusial dalam pengembangan situs web adalah performa atau kecepatan loading situs.

Dengan kata lain, ukuran file yang digunakan dalam halaman web harus benar-benar ramping dan kecil.

Dan, SVG secara teknis ukurannya lebih kecil ketimbang format grafik raster lain. Karena berbagai keunggulan diatas, maka format ini banyak digunakan untuk:

  • Ilustrasi dan diagram polos
  • Logo dan ikon
  • Animasi
  • Grafik, infografis dan peta
  • Efek khusus seperti morphing
  • Untuk membangun User Interface [UI] aplikasi
  • Dll

Cara konversi format SVG ke JPG, PNG, GIF dan format lain

Ada beberapa tools yang memungkinkan anda mengubah format dari SVG ke format lain seperti PNG dan JPG.

Salah satu tools tersebut adalah ezgif.com, yang merupakan tools konverter online terbaik yang sering saya gunakan.

Untuk anda yang ingin ubah format gambar SVG ke PNG, JPG dan GIF menggunakan ezgif, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini:

  • Pastikan anda punya koneksi internet lalu buka Google atau search engine lain dan cari situs ezgif.com. Ezgif adalah salah satu situs converter yang cukup popular dan mendukung berbagai format konversi yang berbeda-beda
  • Setelah situsnya terbuka, langkah berikutnya adalah klik pada submenu GIF Optimizer dan pilih format konversi yang diinginkan misalnya dari SVG ke JPG atau PNG, anda bisa klik SVG to PNG. Agar lebih mudah silahkan klik tautan ini
  • Setelah itu silahkan upload gambar atau foto berformat SVG dari komputer atau ponsel anda. Jika gambar belum terdownload anda bisa gunakan URL gambar lalu klik upload dan tunggu proses uploadnya sampai selesaicara ubah SVG ke PNG
  • Setelah gambar berhasil terupload, langkah selanjutnya adalah klik tombol Convert
  • Halaman baru akan terbuka secara otomatis. Di halaman pertama adalah format SVG dan halaman kedua adalah format hasil konversi, JPG atau PNG misalnya. Untuk mendownload, silahkan arahkan kursor pada halaman kedua dan pilih Unduh dan secara otomatis, format file yang tadinya adalah sVG akan berubah menjadi PNG atau JPG

Ada juga beberapa alat pengeditan lain, Photoshop misalnya, yang memungkinkan anda mengubah format SVG ke format lain, PSD dan PNG contohnya.

Caranya sama seperti saat anda menyimpan file baru. Dimana, anda hanya perlu klik File> Export> dan pilih Export As. Disini silahkan pilih format yang diinginkan setelah itu klik Export.

Untuk anda yang ingin mengkonversi format SVG ke format gambar lain seperti misalnya GIF, TIFF dan lain sebagainya silahkan gunakan alat converter online diatas sesuai keinginan.

Penutup

Meski enggak didukung oleh sebagian besar sistem operasi, SVG tetap menjadi salah satu format gambar yang cukup populer dikalangan pengembang situs web, desiner grafis, developer aplikasi dan lain sebagainya.

Karena saya suka design grafis, saya sendiri sering berurusan dengan format ini baik langsung ataupun tidak.

Demikian artikel tentang SVG adalah: sejarah, pengertian dan cara konversi ke format gambar lain. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *