Tipe Shot, Sudut Pandang Kamera dan Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Ada tiga hal penting yang akan saya ulas di sini. Pertama, tipe shot kamera, kedua sudut pandang kamera dan ketiga teknik pengambilan foto paling populer.

Tiga topik diatas punya kaitan satu dengan yang lain karena merupakan satu dari beberapa elemen kunci yang dipelajari dalam dunia fotografi.

Jika anda hobi fotografi, mempelajari teknik dasar dan aturan umum yang berlaku adalah hal yang sangat penting.

Apalagi jika tujuan anda terjun ke bidang tersebut adalah untuk mendapatkan uang, selain untuk menyalurkan bakat dan minat.

Tapi terkadang, meskipun hobi dan dilakukan secara profesional, foto yang dihasilkan terkesan biasa saja. Tidak ada yang spesial.

Jika demikian, ada kemungkinan anda tidak memperhatikan komposisi foto mulai dari tipe shot, angle kamera sampai teknik pengambilan foto.

Dan untuk membantu para fotografer pemula cepat belajar, ada beberapa teknik dasar yang mungkin bisa diterapkan agar hasil foto terlihat menarik.

Teknik dasar ini sering digunakan untuk melakukan semua jenis fotografi, yang kadang disebut genre. Selain itu, penerapannya juga tidak terbatas pada satu subjek saja, manusia misalnya.

Karena itu, jika sedang cari tipe shot kamera, sudut pandang kamera sampai teknik pengambilan foto paling populer, simak artikel ini sampai habis.

Tipe Shot, Sudut Pandang Kamera dan Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan macam-macam tipe shot kamera, sudut pandang kamera dan teknik pengambilan foto paling populer.

a. Jenis Tipe shot kamera

Tipe Shot, Sudut Pandang Kamera dan Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Shot kamera bisa diartikan sebagai jarak antara kamera dengan subjek yang dipilih fotografer mengambil foto.

Penerapan macam-macam shot ini tidak terbatas pada dunia fotografi tetapi juga dalam sinematografi dan videografi.

Dengan demikian, ada korelasi yang kuat antara shot kamera dan juga hasil foto atau video yang dibuat.

Artinya, setiap shot kamera punya fungsi sendiri-sendiri. Begitu juga dengan makna yang dihasilkan.

Apakah untuk memperlihatkan interaksi subjek dengan objek disekitarnya atau fokus ke emosi subjek foto.

Artinya, apabila kamera di posisikan jauh dari subjek, maka objek di sekitar subjek foto akan terlihat.

Sementara, jika kamera di posisikan terlalu dekat dengan subjek, maka ekspresi dari subjek akan terihat dengan jelas.

Dalam penerapannya kemudian, shot kamera ini terbagi dalam beberapa bentuk atau jenis berdasarkan penempatan kamera atau pemilihan frame kamera, diantaranya:

1. Extreme long shot 

Tipe Shot, Sudut Pandang Kamera dan Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Extreme long shot yang kadang juga disebut very long shot adalah pemposisian kamera untuk menampilkan objek di sekitar subjek foto.

Jika diterapkan dalam dunia fotografi, maka objek yang ingin diperlihatkan dalam foto akan jelas. Sehingga, frame ini sangat cocok diterapkan dalam fotografi alam liar atau fotografi bencana.

Mengapa? Karena area-area di sekitar subjek akan terlihat. Dan respon emosial otomatis akan muncul saat audiens melihat foto tersebut.

2. Long shot 

Tipe Shot, Sudut Pandang Kamera dan Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Long shot, yang kadang juga disebut Wide shot adalah pemposisian kamera pada jarak yang jauh tapi tak sejauh dari extreme long shot.

Selain menampilkan subjek, posisi ini juga memperlihatkan area disekitar subjek dan subjek hanya ditampilkan keseluruhan badan dengan cakupan area yang terbatas.

Posisi ini biasanya digunakan untuk memperlihatkan interaksi nyata antara subjek dengan area disekitarnya secara sederhana.

3. Medium shot 

Tipe Shot, Sudut Pandang Kamera dan Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Medium shot, yang juga disebut medium long shot, adalah posisi pengambilan foto setengah badan dengan tetap memperlihatkan area dibelakang subjek.

Mayoritas foto dengan shot jenis ini biasanya memperlihatkan subjek dari lutut ke atas. Karena itu, ia sering juga disebut bidikan 3/4.

Tujuan dari sudut frame kamera ini adalah untuk memperlihatkan aktivitas subjek di kehidupan sehari-hari dan mempertegas interaksi yang dilakukannya.

3. Medium close-up shot 

Tipe Shot, Sudut Pandang Kamera dan Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Jika objeknya manusia, maka medium shot ini hanya memperlihatkan gestur subjek dari dada ke atas.

Dengan demikian, posisi kamera cukup dekat sehingga subjek memenuhi seluruh bingkai. Makanya, ia kadang juga diseut jarak dekat atau sudut dekat sedang.

Area yang ditampilkan tentu lebih sempat dan biasanya digunakan untuk mempertegas profil subjek atau untuk digunakan pada gambar profil Facebook.

4. Close up shot 

Tipe Shot, Sudut Pandang Kamera dan Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Close up shot bertujuan untuk memperlihatkan lebih detail lagi tentang subjek karena itu yang ditampilkan dalam foto adalah bahu dan wajah subjek.

Biasanya digunakan untuk mempertegas emosi subjek sehingga secara langsung akan menunjukan reaksi mendetail subjek yang memenuhi seluruh frame.

5. Choker shot 

Tipe Shot, Sudut Pandang Kamera dan Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Choker shot, yang cenderung disebut big close up shoot, adalah pemposisian kamera untuk memperlihatkan wajah subjek lebih detail lagi.

Jadi, pada tipe shot satu ini, yang diperlihatkan hanyalah bagian wajah subjek agar ekspresinya terlihat dengan jelas.

6. Extreme close-up shot 

Tipe Shot, Sudut Pandang Kamera dan Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Frame yang dihasilkan dari extreme close-up shot ini jauh lebih spesifik lagi dimana yang ditampilkan hanya area tertentu dari wajah subjek.

Dengan demikian, raut wajah, ekspresi dan emosi akan terlihat dengan jelas sebab bagian kunci dari subjek foto seperti mata dan bibir akan terekspos.

b. Sudut pandang pengambilan foto

Tipe Shot, Sudut Pandang Kamera dan Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Sudut pandang pengambilan foto, yang kadang disebut angle, adalah posisi dimana kamera ditempatkan untuk menghasilkan perspektif foto yang menarik.

Angle kamera sendiri terbagi dalam tiga bentuk dasar yakni angle subjektif, angle objektif dan Point of view atau POV.

Perspektif yang dihasilkan dari tiap jenis angle tersebut pun berbeda apakah sekedar memperlihatkan objek atau untuk memperlihatkan sudut pandang audiens.

Karena itu, angle ini bisa juga disebut posisi sudut pandang kamera dengan karakter, metode dan posisi yang berbeda-beda.

Sejauh ini, sudut pandang kamera terbagi dalam beberapa bentuk dasar, seperti yang terlihat pada tabel dibawah ini:

Angle kameraPosisi kameraPerspektif
Frog eyeKamera ditempatkan di posisi paling bawah seperti diatas tanah atau lantaiObjek terlihat besar
Low angleKamera ditempatkan di posisi yang lebih rendah tepat dibawah subjekObjek terlihat lebih superior
Eye levelKamera ditempatkan ditengah sehingga frame foto sejajar dengan subjekObjek foto terlihat lebih realistis
High angleKamera diposisikan sedikit lebih tinggi di atas subjek namun wajah subjek tetap terlihat jelasPoint of view subjek lebih bagus
Bird eyeKamera di posisikan sangat tinggi diatas subjek sehingga area disekitarnya bisa terlihatObjek terlihat lemah

Setiap posisi pengambilan foto diatas akan menghasilkan perspektif yang berbeda-beda. Perspektif ini akan lebih variatif jika di dikombinasikan dengan satu dari tipe shot diatas.

Misalnya, kombinasi antara close up dan eye level atau close up dan high angle yang secara tidak sadar dilakukan saat anda selfie pakai kamera HP.

c. Teknik Pengambilan Foto Paling Populer

Teknik pengambilan foto yang akan saya ulas dibawah ini sebenarnya mengkombinasikan antara shot dan sudut pandang kamera.

Namun, tekniknya tetap mengkombinasikan satu dari beberapa komposisi foto yang berlaku. Berikut artikelnya:

1. Teknik pembingkaian alami

tehnik pembingkaian alami
via digital-photo-secrets.com

Teknik ini menekankan pada pembingkaian alami yang ada. Bingkai alami bisa digunakan untuk memperlihat objek dalam foto atau ditempatkan objek lain didalamnya.

Teknik ini menekankan pada pembingkaian subjek dengan cara menambah kedalam gambar yang diambil. Rangka tidak saja menutupi setiap sisi gambar, dan seringkali satu atau dua sisi sangat efektif.

Contohnya: Foto terowongan atau gapura, di belakang pohon, di bawah jembatan, di antara dua gedung dan tebing dan lain sebagainya.

2. Teknik simetri dan pola

teknik simetri dan pola
via fstoppers.com

Teknik ini menekankan pada titik fokus mata dan pikiran fotografer. Sehingga hasil fotonya terlihat lebih kontras dengan titik fokus yang paling menonjol bisa berupa warna, objek dan juga subjek.

Pola ritmis ini secara visual sangat menarik perhatian orang lain. Jika anda ingin mengambil gambar simetri macam ini, coba cari bentuk dan warna yang seimbang, berulang dan terdefinisi dengan baik.

3. Aturan per tiga

rule of thirds
via paulipu.com

Rule of Thirds atau aturan pertiga merupakan salah satu teknik dasar dalam dunia fotografi yang umum dilakukan. Ini adalah salah satu teknik paling mudah dilakukan.

Untuk menggunakan teknik Rule of Thirds ini, coba tempatkan subjek atau cakrawala di sepanjang garis imajiner yang ada dalam pikiran anda sehingga gambar terlihat seimbang dan dinamis.

Baca Juga:

Anda bisa melakukan percobaan dengan cara memotong gambar dalam berbagai cara untuk memaksimalkan efektivitas teknik ini sekaligus untuk memperoleh keseimbangan pada kamera.

Gunakan garis-garis sebagai pedoman daripada memaksa cahaya agar terlihat sempurna. Perhatikan juga komposisi off-center agar gerakan dalam gambar lebih diam.

4. Teknik elemen kontras

elemen kontras fotografi
via mrboling.com

Teknik elemen kontras ini menekankan pada elemen fisik yang warnanya kontras baik itu cahaya, bayangan, blur dan lain sebagainya.

Perspektif ini cocok untuk mengambil foto pada sudut pandang atau angle yang artistik antara dua atau lebih elemen.

Contoh objeknya seperti pasir dan air, batu dan pohon, dedaunan dan langit, api dan es dan lain sebagainya.

5. Teknik leading lines

leading lines
via erickimphotography.com

Teknik ini menekankan pada garis utama untuk memberikan kesan mengalir pada foto yang dihasilkan.

Selain itu, pada dasarnya teknik ini secara tidak sadar akan mengarahkan perhatian pemirsa ke area tertentu didalam foto.

Contoh objek dari teknik ini adalah: Jalan, jalur, pagar, garis pantai, pohon, struktur, sungai, sinar matahari dan sebagainya yang menekankan pada garis dan cenderung dominan untuk diperhatikan.

Untuk menerapkan teknik ini, jangan lupa tingkatkan jalur visual dengan cahaya, bayangan, kontras dan juga warnanya.

6. Variasi sudut pandang

angle photography
via roundhaywebdesign.co.uk

Disini menekankan pada kreativias fotografi saat mengabadikan foto. Untuk itu, pilih sudut pandang yang paling mendukung subjek anda.

Sebelum itu, jangan lupa juga luangkan waktu untuk mencoba berbagai angle dengan perspektif yang paling diinginkan.

Dimana anda bisa tempatkan kamera sedikit ke kanan, ke kiri, bisa juga dari bawah, maju, mundur sampai angle yang diinginkan muncul.

Penutup

Jika serius ingin terjun ke dunia fotografi secara profesional, setiap elemen diatas wajib dipelajari. Karena selain bisa menambah ilmu juga bisa membantu anda meningkatkan kreativitas.

Intinya, terus asah kreativitas dan kemampuan anda. Sebab, pengalaman selalu jadi guru yang terbaik dan pepatah ini juga berlaku dalam dunia fotografi.

Demikian artikel tentang tipe shot, sudut pandang kamera dan teknik pengambilan foto paling populer. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar