Shot vs Scene vs Sequence: Apa Pengertian & Perbedaannya?

Pernah dengar tiga istilah diatas? Jika pernah, pasti tahu dong apa pengertian Shot vs Scene vs Sequence termasuk perbedaanya.

Khusus untuk anda yang belum tahu perbedaan termasuk pengertian tiga istilah diatas, simak artikel ini sampai habis.

Dalam konteks yang lebih sederhana, tiga istilah diatas bisa merujuk pada urutan pengambilan adegan dalam proses pembuatan film.

Film, dalam konteks ini, bisa mengacu pada proses pembuatan film skala besar, skala kecil atau film pendek untuk diposting di Youtube.

Jadi, ini wajib diketahui oleh anda yang pengen buat film pendek atau yang pengen kerja jadi videografer atau sinematografer.

Lantas, apa itu Shot, Scene dan Sequence dalam proses pembuatan film? Mengapa ini penting diketahui? Dan apa perbedannya?

Mau tahu jawaban dari tiga pertanyaan diatas? Jika iya, berikut artikelnya untuk anda.

Apa itu Shot?

Shot vs Scene vs Sequence
Serial Peaky Blinders via Netflix

Shot, yang kadang juga ditulis shoot mengacu pada pengambilan video atau gambar untuk satu bagian saja.

Satu bagian, dalam konteks ini, bisa berdurasi beberapa detik atau beberapa menit tergantung kebutuhan.

Apabila terdiri dari satu atau lebih adegan maka ia membentuk komposisi adegan film itu sendiri.

Shot juga bisa mengacu pada bingkai atau frame yang direkam kamera saat proses pengambilan film dimulai sampai berhenti.

Dalam perkembangannya kemudian, istilah shot bisa diartikan sebagai metode pengambilan gambar, yang kadang juga disebut jenis shot, diantaranya:

  • Extreme wide shot/extreme long shot atau yang kadang juga disebut bidikan lebar ekstrem adalah proses pengambilan gambar yang jaraknya sangat jauh dan biasanya digunakan untuk menunjukan subjek dan seluruh area tempat subjek berada
  • Wide shot/long shot atau bidikan lebar/tembakan jauh digunakan untuk memfokuskan subjek sambil tetap menampilkan pemandangan tempat subjek berada
  • Medium shot atau bidikan sedang yang digunakan untuk menunjukkan subjek dari lutut ke atas atau sering juga disebut bidikan 3/4
  • Medium close-up shot atau bidikan jarak dekat sedang diambil dimana subjek memenuhi seluruh bingkai diantara jarak dekat dan dekat sedang
  • Close up shot atau bidikan jarak dekat diambil untuk menunjukkan emosi dan reaksi mendetail dengan subjek memenuhi seluruh frame
  • Choker shot diambil untuk menunjukkan wajah subjek tepat diatas alis hingga tepat dibawah lutut mereka dengan rentang antara close-up dan esktrim close-up
  • Extreme close-up shot atau bidikan close-up ekstrim diambil untuk menunjukkan secara detail suatu bagian dari objek seperti mata atau bibir yang bergerak
  • Full shot mirip dengan tembakan lebar hanya saja fokusnya berbeda dimana hanya pada karakter dalam frame saja dengan tujuan untuk memperlihatkan penampilannya dari kepala sampai kaki
  • Cowboy shot yang mirip dengan tembakan sedang hanya saja karakter ditampilkan dari pinggul atau pinggang ke atas
  • Establishing shot adalah bidikan panjang awal adegan yang menunjukkan objek, bangunan dan elemen lain dari jarak jauh untuk menunjukkan dimana peristiwa atau adegan berikutnya terjadi

Sementara, apabila kata shot atau bidikan ini mengacu pada proses pembingkaian kamera atau camera shot framing, maka ia terbagi dalam beberapa jenis, diantaranya:

  • Single shot atau tembakan tunggal adalah bidikan yan fokus menangkap satu subjek saja
  • Two shot dimana pengambilan gambar melibatkan dua karakter atau aktor
  • Three shot adalah pengambilan gambar yang melibatkan tiga karakter dalam satu frame
  • Point-of-view shot (POV) mengacu pada adegan dari sudut pandang salah satu karakter yang membuat penonton merasa bahwa mereka ada di sana untuk melihat apa yang sedang dilihat karakter
  • Over-the-shoulder shot (OTS) menunjukkan subjek dari belakang bahu karakter lain
  • Over-the-hip (OTH) shot dimana kamera ditempatkan di pinggul satu karakter dan fokusnya utamanya pada salah satu subjek
  • Reverse angle shot atau pemotretan terbalik diambil kira-kira 180 derajat berlawanan dengan bidikan sebelumnya
  • Reaction shot atau bidikan reaksi menunjukkan reaksi karakter terhadap bidikan sebelumnya
  • Weather shot atau bidikan cuaca dimana subjeknya ditampilkan dalam cuaca

Jadi, apapun jenis shoot yang dipakai, pada akhirnya, semuanya akan membentuk scene yang pengertiannya akan saya ulas di poin selanjutnya.

Apa itu Scene?

Shot vs Scene vs Sequence
Serial Peaky Blinders via Netflix

Berikutnya ada scene yang terbentuk dari beberapa shot. Artinya, setiap adegan mewakili elemen unit cerita tertentu yang pada akhirnya membentuk skenario film.

Intinya begini, beberapa shot atau bidikan diambil dalam satu scene atau adegan. Kemudian, jika dikumpulkan bersama-sama, akan membentuk adegan.

Adegan ini secara tidak langsung akan menyampaikan detail visual dari suatu cerita atau badian tertentu.

Secara awam, ia bisa diartikan sebagai tempat kejadian, tempat syuting atau tempat pengambilan film.

Di mana, setiap tempat mewakili satu scene dengan berbagai sudut aksi dan waktu terus menerus.

Sebaga contoh nih, ada dua orang yang sedang makan di RM. Minang. Lokasinya adalah RM makan dan mereka sedang makan.

Meski ada angle shot yang berbeda namun aksi dan waktunya sama ia bisa disebut scene.

Jika mengacu pada pengertian yang kedua, ada beberapa contoh atau jenis scene dalam film, diantaranya:

  • Teaser yang mengacu pada momen, adegan atau urutan pembuka film yang dimaksudkan untuk memikat penonton dari awal dengan membangkitkan rasa ingin tahu tentang konflik yang entah bagaimana akan terikat dengan cerita dimasa mendatang
  • Backstory adalah scene yang menampilkan latar belakang karakter, terkadang diceritakan secara terbalik atau teaser
  • Protagonist Introduction atau pengenalan protagonis yang menampilkan proses perkenalan protagonis dalam film
  • Dancing atau menari adalah momen dimana karakter dalam adegan menari, untuk alasan apapun
  • Awkward atau canggung yang menampilkan sebuah titik dalam cerita dimana karakter ditempatkan dalam momen atau situasi yang canggung
  • Goodbye atau selamat tinggal adalah adegang emosional dimana karakter saling mengucapkan selamat tinggal
  • Shopping atau belanja dimana cerita di potong ke karakter yang sedang berbelanjan barang-barang seperti makaian, mobil, senjata atau yang lainnya
  • Wardrobe atau lemari yang menampilkan karakter sedang mencoba pakaian
  • Return atau kembali yang menampilkan protagonis kembali ke rumah setelah perjalanan
  • Romantic atau romantis yang menampilkan dua karakter menikmati momen romantis bersama
  • Breakup atau perpisahan dimana dua karakter mengakhiri hubungan mereka secara dramatis
  • Transformation atau transformasi dimana karkter mengalami beberapa jenis transformasi fisik atau emosional
  • First Meeting yang menampilkan situasi dimana dua karakter pertama kali bertemu
  • Antagonist Introduction atau perkenalan antagonis secara terbuka dengan ciri-ciri karakter yang akan jadi penentang protagonis
  • Temptation dimana karakter tergoda untuk melakukan sesuatu yang seharusnya tidak lakukan
  • Courtroom atau ruang sidang yang menampilkan setiap adegan yang terjadi di dalam ruang sidang
  • Sports atau olahraga dimana setiap adegan yang menampilkan karakter menonton atau berolahraga
  • Party atau pesta yang menampilkan adegan yang menunjukkan karakter menyaksikan atau mengambil bagian dalam pesta liat atau sosial
  • Discovery dimana protagonis menemukan objek, petunjuk atau informasi baru
  • Revenge dimana sebuah karakter melakukan balas dendam pada seseorang atau sesuatu yang menganiaya mereka
  • Travel atau perjalanan yang menampilkan karakter dalam perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lainnya
  • Suiting Up dimana karakter mempersiapkan diri untuk suatu peristiwa atau konfrontasi
  • Planning atau perencanaan dimana karakter berusaha menjalani rencananya
  • Investigation atau investaasi dimana karakter menyeleidiki lokasi untuk mencari dan menemukan petunjuk atau bukti
  • Revelation atau wahyu dimana karakter atau penonton menemukan sesuatu yang penting dalam cerita

Dan jenis scene lainnya. Jadi ada banyak sekali scene yang bisa dipilih sesuai dengan cerita atau skenario dalam film.

Apa itu Sequence?

Terkahir ada yang namanya Sequence. Apa sih sequence itu? Apakah pengertiannya sama dengan scene atau Shot?

Jika dilihat dalam urutan, bisa disebut kalau shot ada di urutan pertama. Scene kedua dan sequence ketiga.

Artinya apa? Artinya, kalau shot membentuk scene maka scene membentuk apa? Jawabannya adalah Sequence.

Jadi, secara sederhana, sequence adalah urutan dari beberapa scene atau adegan. Inilah yang jadi alasan mengapa sequence juga kadang disebut urutan kronologis film.

Yang kemudian diformulasikan dengan berbagai scene individual yang diurutkan secara bersamaan.

Sequence ini juga bisa diartikan sebagai komposisi dari beberapa scene. Maksudnya gimana sih?

Maksudnya, sequence adalah rangkaian pengambilan scen pada waktu dan lokasi yang berbeda.

Untuk lebih memahami apa itu scene, bisa lihat penjelasannya secara visual pada video diatas.

Perbedaan Shot, Scene dan Sequence dalam Film

Lantas, apa sih perbedaan shot, scene dan sequence? Jika baca dengan teliti penjelasan diatas pasti sudah tahu dong letak perbedaanya dimana.

Agar jelas, lihat tabel perbedaannya dibawah ini:

PerbedaanShotSceneSequence
DefinisiShot adalah proses pengambilan film dalam satu waktuScene adalah proses pengambilan film yang terdiri dari beberapa shotSequence adalah urutan antar scene atau adegan yang diambil sebelumnya
WaktuSamaTidak samaTidak sama
LokasiSamaTidak samaTidak sama
MembentukSceneSequenceFilm

Agar jelas, biar saya uraikan tabel perbedaan antara shot vs scene vs sequence diatas:

  • Shot merupakan proses pengambilan film dalam satu waktu sementara scene adalah proses pengambilan film yang terdiri dari beberapa shot dan ini berbeda dengan sequence yang merupakan urutan kronologis beberapa scene atau adegan dengan waktu dan lokasi yang berbeda-beda
  • Shot biasanya diambil di waktu yang sama. Dan ini berbeda dengan Scene, yang diambil pada waktu berbeda termasuk juga Sequence
  • Lokasi pengambilan gambar pada shot sama. Sementara, pada adegan dan sequence, lokasinya berbeda
  • Pada akhirnya, kumpulan beberapa shot akan membentuk Scene dan kumpulan bebrapa scene akan membentuk Sequence. Sequence sendiri, pada akhirnya, akan membentuk film mentah

Jadi, setiap shot dapat mencakup beberapa angle film tapi mewakiliki satu pengambilan gambar dari satu kamera.

Memang sih, beberapa kamera dapat digunakan untuk menangkap beberapa adegan sekaligus.

Dengan demikian, perbedaan utama antara Shot vs scene vs sequence ada pada komposisinya.

Karena beberapa shot atau bidikan akan membentuk elemen berikutnya yang disebut dengan adegan atau scene.

Scene itu adalah bagian dari pengaturan narasi. Karena sebuah film terdiri dari banyak adegan berbeda dan dapat terjadi di lokasi dan waktu yang berbeda.

Penutup

Intinya gini, shot itu merupakan satu pengambilan gambar, yang durasinya bisa teridiri dari beberapa detik atau menit.

Sementara, scene atau adegan terdiri dari beberapa shot atau bidikan dan sequence atau urutan terdiri dari berbagai adegan atau scene.

Ketiga istilah diatas, pada akhirnya, akan membentuk film naratif dengan alur yang jelas dan menarik.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin koreksi terkait postingan ini bisa sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang pengertian serta pengertian dan perbedaan Shot vs Scene vs Sequence. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar