Mengenal Programmatic Advertising dan Untungnya Buat Publisher

Sedari awal tahun sampai hari ini, saya beberapa kali dikirimi email untuk join di platform Programmatic Advertising.

Mayoritas berkaitan dengan penawaran kerja sama untuk iklan programatic. Beberapa email saya balas sementara yang lainnya tidak.

Alasannya cukup sederhana, karena iklan jenis ini belum pernah saya coba, reviewnya juga sedikit dan masih bingung cara kerjanya gimana.

Pernah daftar juga di salah satu platform meski tidak sampai di tahap penayangan iklan. Mengapa?

Karena settinganya terlalu ribet, harus atur ini itu, bahkan harus nonatifkan plugin cache yang saya gunakan selama ini.

Meski demikian, banyak anggapan kalau programmatic advertising bakal jadi iklan digital masa depan yang menguntungkan bagi advertiser dan publisher.

Asumsi macam ini tentu perlu dibuktikan. Hanya saja, saya belum berani ambil keputusan, apakah benar menguntungkan, sama saja atau mungkin lebih buruk.

Selain itu, mayoritas publisher dan advertiser masih belum paham apa itu programmatic advertising dan bagaimana menggunakannya.

Poin inilah yang jadi alasan mengapa artikel ini saya buat. Jika penasaran definisi Programmatic Advertising dan untungnya buat publisher, simak artikel ini sampai habis.

Apa itu Programmatic Advertising?

Programmatic Advertising, yang juga dikenal sebagai Programmatic Ads adalah solusi periklanan digital modern untuk pengiklan dan penayang.

Ada dua jenis service yang diberikan. Pertama, untuk penerbit iklan dan kedua untuk penayang. Di artikel ini saya fokus ke publisher situs web, blog dan aplikasi saja.

Sebagai contoh, sekalipun iklan AdSense tampil di blog ini tapi penghasilan yang diperoleh tidak konsisten dan kadang iklan yang muncul tak sesuai dengan isi konten.

Ini terbukti dari naik turunya revenue iklan bahkan sampai anjlok 300% dibanding bulan sebelumnya dan ini yang saya alami beberapa bulan terakhir.

Memang sih, ada banyak faktor yang mempengaruhi pendapatan iklan mulai dari biaya klik iklan, tayangan per seribu kali tayang dan jumlah trafik.

Selain itu, dipengaruhi juga oleh demografi audiens, lokasi pengunjung, perangkat yang digunakan, biaya yang dikeluarkan pengiklan dan lain sebagainya.

Dengan demikian, saat penayang berhasil daftar jadi mitra AdSense, penghasilan mereka tidak akan pernah konsisten di angka tertentu.

Di poin inilah iklan programatic hadir untuk memberikan solusi periklanan yang menguntungkan bagi penayang.

Artinya, jika penayang ingin dapat penghasilan yang sepadan dengan trafik dan waktu buat konten, bisa daftar ke platform iklan programatic.

Intinya begini, programatic advertising adalah platform yang menyediakan opsi monetisasi iklan terporgram dengan tujuan agar pendapatan iklan bisa meningkat.

Iklan yang disediakan berasal dari jaringan yang sudah bekerja sama dengan platform atau dari para advertiser yang beriklan langsung.

Yang lebih keren lagi, pengiklan bisa negosiasi harga dengan platform untuk kemudian di salurkan kepada publisher yang kontennya sesuai.

Sehingga, audiens yang disasar lebih tertarget dengan harapan, tujuan dari penempatan iklan berhasil.

5+ Keuntungan Gabung ke Programmatic Advertising untuk publisher

Lantas, apa saja keuntungan yang didapatkan publisher saat gabung ke programatic advertising? Ada banyak, diantaranya:

1. Meningkatkan pendapatan

Iklan Programmatic menawarkan banyak sekali kemudahan dimana penempatan iklannya menggunakan sistem mediasi iklan otomatis.

Dengan kata lain, advertiser harus bersaing untuk dapat space di situs web atau aplikasi yang sesuai dengan produk yang diiklankan.

Artinya, ada kesepakatan antara advertiser dan marketplace programmatic terkait dengan iklan agar audiens lebih tertarget dan spesifik.

Karena harga iklannya bersaing, maka iklan dengan biaya tinggilah yang diprioritaskan tampil di laman situs atau aplikasi.

Dengan demikian, konversi akan meningkat karena iklan yang tampil relevan. Salah satu indikator meningkatnya penghasilan adalah dengan naiknya eCPM.

eCPM atau earning Cost per mille adalah pendapatan per seribu kali tayang iklan. Dan ini yang jadi keunggulan iklan programatic dibanding AdSense yang biddingnya lebih terbuka.

2. Meningkatkan pengalaman pengguna

Selain pendapatan yang naik, pengalaman pengguna juga meningkat dimana mayoritas iklan Programmatic menyediakan ukuran dan bentuk iklan yang variatif dan intuitif.

Misalnya nih, jika tempatkan iklan display, posisinya stabil di semua perangkat. Selain itu, ukuran iklannya support semua perangkat.

Iklan display juga tampil dalam berbagai model mulai dari gambar, banner, rich media, teks dan lain sebagainya.

Baca Juga: Pengertian dan Macam-Macam Jenis Dokumen Paling Sering Digunakan

Apakah ada iklan video? Tentu saja ada dan opsinya ada dua yakni video in-read dan video hybrid yang tidak mengganggu antarmuka situs atau aplikasi.

Dengan iklan video, visibilitas iklan bakal meningkat drastis bahkan dijamin dapat bayaran lebih tinggi.

Selain itu, jika tayangan iklan video cukup menarik bagi konsumen, bisa membuat mereka bertahan lebih lama di situs, yang mempengaruhi bounce rate.

3. Format iklan yang banyak

Soal ini sudah saya singgung di poin sebelumnya. Hanya saja, mayoritas platform menyediakan beberapa format iklan paling populer.

Mulai dari sticky ad yang tampil di bawah layar dan tetap saat pengguna scrolling di beranda situs atau di single post.

Termasuk juga Parallax Ad yang membuat tampilan halaman lebih aktraktif dan modern sampai interestitial ad, in-text video ad, in-feed native ad, floating ad serta sticky in-text video ad.

Setiap penempatan iklan diatas bisa mempengaruhi visibilitas iklan yang mempengaruhi pendapatan iklan secara langsung.

4. Support halaman AMP dan Non-AMP

Selain kompatibilitas perangkat, iklan terporgram juga support dua halaman berbeda jika mau tempatkan di blog atau situs web.

Yakni untuk halaman non-AMP dan Halaman AMP. Dengan demikian, anda bisa dapat penghasilan saat pengguna akses dua halaman tersebut secara terpisah.


Bagaimana dengan pembayaran? Programmatic ads menyediakan opsi pembayaran yang cukup variatif, tergantung dimana anda daftar.

Tapi mayoritas support pembayaran ke PayPal sampai transfer bank. Minimum cashoutnya pun rendah, bahkan hanya diperlukan $20 atau lebih untuk payout.

Dan tentu saja berbeda dengan Google AdSense yang harus kumpulkan Rp1.300.000 atau sekira $100 agar penghasilan bisa dikirim otomatis.

Sayangnya, penghasilan tidak dikirim otomatis. Jadi harus request cashout dulu dengan memasukkan invoice untuk kemudian dibayarkan sesuai permintaan.

Bagaimana dengan kekurangannya? Apakah Iklan Programmatic punya kekurangan? Tentu saja ada, diantaranya:

  • Pertama terkait dengan pembayaran yang harus ajukan permintaan cashout dulu atau memberikan invoice dan peninjauan. Jadi, penghasilan tidak bisa ditransfer otomatis saat mencapai ambang batas tertentu, $50 misalnya
  • Setting iklan yang cukup ribet dimana beberapa platform harus terhubung sama cloudflare, harus atur ad-testing, tidak ada iklan otomatis, beberapa diantaranya harus terhubung sama Google Ad Exchange, Placeholdersnya manual dan lain sebagainya
  • Posisi iklan yang bisa menurunkan loading blog atau situs meski tidak terlalu signifikan tapi cukup berpengaruh
  • Beberapa platform tidak support sama plugin cache sehingga harus hapus plugin dan gunakan plugin yang disarankan atau yang kompatibel
  • Ada fitur booster untuk meningkatkan pendapatan. Fitur ini premium, artinya harus keluarkan kocek lagi agar iklan dengan BPK tinggi bisa tayang di situs atau blog
  • Terakhir, beberapa platform menyediakan biaya bulanan atau komisi platform sampai 20% dari total penghasilan yang didapat.

Yang jelas, semua solusi periklanan digital punya kelebihan dan kekurangannya sendiri termasuk didalamnya iklan programmatic,

Penutup

Pada akhirnya, semua kembali ke pribadi masing-masing apakah tetap setia sama Google AdSense atau menggunakan produk iklan programatic.

Dua-duanya tetap menghasilkan dan keduanya tidak menjamin kalau penghasilan akan konsisten di angka tertentu.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin koreksi terkait postingan ini silahkan sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tetang programmatic advertising dan untungnya buat publisher. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar