Pengertian & Perbedaan Transformasi, Reformasi, Revolusi dan Evolusi

9 Likes Comment
perbedaan transformasi, reformasi, revolusi dan evolusi

Pernah gak anda bertanya-tanya, apa sih perbedaan transformasi, reformasi, revolusi dan evolusi? Mengapa empat kata ini sering dikait-kaitkan sama perubahan?

Untuk menjawab pertanyaan diatas dibutuhkan pemahaman yang tidak saja mendalam tetapi juga landasan dan pengetahuan yang memadai.

Saya sengaja membahas ini sebagai bagian dari artikel-artikel saya sebelumnya tentang transformasi organisasi.

Dalam konteks organisasi, perubahan yang paling mungkin dilakukan dan minim cost adalah transformasi.

Sementara yang lain, yakni reformasi dan revolusi lebih ke jenjang berikutnya. Dimana, perubahan itu sifatnya segera dengan biaya dan taruhan yang tidak murah termasuk nyawa.

Disisi lain, evolusi lebih mengedepankan pada ketahanan diri untuk menerima perubahan sebagai bentuk dari seleksi alam.

Untuk anda yang ingin mengetahui perbedaan antara transformasi, reformasi, revolusi dan evolusi lebih detail baca artikel ini sampai habis.

Oh iya, di artikel ini saya tidak membahas hal-hal teknis yang berkaitan dengan empat istilah diatas melainkan hanya dibahas definisinya saja dengan tujuan untuk menjawab berbagai pertanyaan yang sering dilontarkan banyak orang, seperti:

  • Apa bedanya revolusi, evolusi dan reformasi?
  • Apakah reformasi termasuk revolusi?
  • Apa pengertian dan tujuan reformasi?
  • Apa latar belakang reformasi?
  • Revolusi adalah?
  • Apa perbedaan transformasi, reformasi, revolusi dan evolusi?
  • Apa yang dimaksud dengan transformasi?
  • Apa arti evolusi?
  • Dan lain sebagainya

Pengertian Transformasi, Reformasi, Revolusi dan Evolusi

Lantas, apa perbedaan transformasi, reformasi, revolusi dan evolusi? Pasti penasaran kan? Berikut artikelnya untuk anda.

1. Transformasi

Transformasi berasal dari bahasa Prancis lama, transformation yang diserap dari bahasa Latin, transformationem [nomina transformatio] yang berarti perubahan bentuk.

Dengan demikian, transformasi adalah suatu perubahan rupa atau bentuk. Perubahan ini bertujuan untuk menyesuaikan diri dengan kondisi yang sedang terjadi di lingkungannya.

Dalam konteks organisasi, transformasi bertujuan untuk mengubah budaya, struktur dan gaya manajemen lama ke yang baru.

Namun, perubahan ini sifatnya dinamis alias mengikuti keadaan yang ada dan sepenuhnya bergantung dari keputusan antar individu dalam organisasi tersebut.

Apakah mereka ingin berubah menjadi lebih baik lagi agar bisa mengikuti perkembangan zaman atau justru tetap mempertahankan budaya lama yang mungkin saja kaku dan statis.

Baca Juga : 3 Tantangan Transformasi Organisasi Yang Wajib Diketahui

Sebagai contoh, masyarakat global saat ini sedang menghadapi Revolusi Industri 4.0 dimana tren penggunaan mesin otomasi dan pertukaran data semakin cepat.

Meski menggunakan kata revolusi tapi sifat perubahannya cukup lambat antar individu dan komunitas karena bergantung sama transfer teknologi yang ada.

Siap atau tidak, individu dan kelompok masyarakat itu harus bertransformasi dengan tujuan untuk mengikuti perubahan yang terjadi, dalam hal ini Revolusi Industri 4.0.

2. Reformasi

Bagi telinga orang Indonesia, kata reformasi mungkin tidak asing lagi terlebih mereka yang berstatus mahasiswa dan sering ikut aksi unjuk rasa.

Reformasi berasal dari bahasa Prancis lama, reformacion yang sudah diserap dari bahasa Latin reformationem [nomina reformatio] atau reformare.

Reformare sendiri terdiri dari dua kata yakni Re yang berarti kembali dan formare yang berarti bentuk. Jadi, reformasi adalah perubahan bentuk atau pembentukan kembali.

Dengan demikian, tujuan reformasi adalah untuk membentuk kembali susunan atau tantanan sesuatu entah itu organisasi, perusahaan atau mungkin negara.

Sementara, dalam kamus besar bahasa Indonesia [KBBI], reformasi adalah perubahan drastis untuk perbaikan sospolag dalam suatu masyarakat atau negara.

Dalam konteks ini maka reformasi mengambil tempat dalam berbagai dimensi kehidupan masyarakat yang akhirnya memunculkan berbagai istilah seperti:

  • Reformasi ekonomi yang berarti perubahan drastis dengan tujuan untuk memperbaiki ekonomi suatu masyarakat atau negara
  • Reformasi hukum yang berarti perubahan drastis untuk memperbaiki hukum suatu masyarakat atau negara
  • Reformasi politik yang bertujuan untuk melakukan perubahan drastis untuk memperbaiki bidang politik suatu wilayah dan negara

Salah satu contoh reformasi adalah aksi yang dilakukan oleh Mahasiswa tahun 1998 yang puncaknya terjadi 21 Mei dimana mahasiswa saat itu berhasil menduduki gedung DPR dan berhasil mendesak MPR untuk memecat Soeharto.

Peristiwa ini dipicu oleh keadaan ekonomi Indonesia yang carut-marut ditambah pergolakan politik negara dimana Soeharto, untuk kesekian kalinya terpilih kembali menjadi Presiden.

Momen pengunduran diri Soeharto secara tidak langsung memicu reformasi di Indonesia dimana terjadi pembentukan kembali kepemimpinan politik, pemisahan TNI dan Polri, restrukturisasi perbankan dan lain sebagainya.

3. Revolusi

Revolusi berasal dari bahasa Prancis kuno, revolucion yang diserap dari istilah latin revolutionem [nomina revolutio] yang berarti aksi berasap.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI] revolusi punya dua pengertian dasar, yakni:

  • Suatu perubahan sistem ketatanegaraan yang didalamnya mencakup kekuasaan politik, pemerintahan dan keadaan sosial dengan kekerasan yang kadang digambarkan dengan perlawanan bersenjata
  • Perubahan yang sangat mendasar pada suatu bidang, Politik dan ekonomi misalnya

Pengertian diatas kemudian memunculkan beberapa istilah seperti:

  • Revolusi Biru yang merupakan suatu upaya memanfaatkan sumber daya alam yang ada dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan primer manusia, pangan misalnya
  • Revolusi Budaya yang merupakan suatu perubahan kebudayaan yang terjadi sangat cepat dan mempengaruhi prinsip-prinsip hidup masyarakat secara langsung
  • Revolusi Industri yang merupakan suatu peristiwa atau suatu perubahan radikal dibidang industri dari sebelumnya menggunakan bantuan hewan dan tenaga manusia ke mesin, Revolusi Industri I adalah contohnya
  • Revolusi Mental yang berarti suatu perubahan pola pikir dan pola tindak masyarakat yang berlangsung cepat menuju ke arah yang dianggap lebih baik entah itu dalam pola berpikir, bertindak hingga bersikap
  • Pengertian revolusi sosial adalah suatu perubahan sosial kemasyarakatan yang terjadi dengan sangat cepat ke arah yang dianggap lebih baik

Dalam perkembangannya kemudian, kata ini lebih dekat ke Politik sehingga dapat diartikan sebagai suatu peristiwa menggulingkan sistem politik yang mapan.

Karena itu, banyak yang mengartikan kalau revolusi adalah aksi dimana sebagian dari penduduk atau populasi memaksakan kehendaknya kepada penduduk atau populasi lain.

Pemaksaan kehendak ini tentu saja dengan kekerasan dan senjata entah itu senapan, sangkur, bayonet, meriam dan lain sebagainya.

Jika berhasil melakukan revolusi, maka pemenang akan melanjutkan kekuasaan sementara yang kalah dipaksa untuk menerima kekalahan dan mengakui kekuasaan yang baru.

Salah satu contoh revolusi adalah revolusi Prancis yang terjadi pada 5 Mei 1789 hingga 9 Nov 1799 dengan bertujuan menggulingkan Monarki absolut.

Atau revolusi Bolshevik [Revolusi Oktober] yang merupakan penggulingan kekuasaan oleh Partai Komunis Rusia dibawah Lenin.

4. Evolusi

Evolusi adalah kata serapan dari bahasa Latin, evolutionem [Nomina evolutio] yang berarti sebuah tindakan untuk membuka gulungan.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], evolusi berarti suatu perubahan yang dapat diartikan sebagai pertumbuhan atau perkembangan, yang terjadi secara berangsur-angsur dan perlahan-lahan.

Berbeda dengan transformasi, reformasi dan revolusi yang cenderung ke organisasi atau politik, sebaliknya evolusi lebih condong ke bidang ilmiah entah itu kedokteran, biologi, matematika, ekologi dan lain sebagainya.

Dalam konteks ilmiah, evolusi dapat diartikan sebagai pertumbuhan menuju kedewasaan dan perkembangan makhluk hidup individu.

Di abad modern, kata ini pertama kali diperkenalkan oleh ahli Geologi Skotlandia, Charles Lyell pada 1832.

Sementara, si bapak Evolusi, Charles Darwin hanya menggunakan kata ini di paragraf penutup bukunya yang berjudul The Origin of Species yang terbit pada 1859. 

Intinya, evolusi adalah suatu perubahan yang sangat besar dan komprehensif namun terjadi dalam jangka waktu yang lama alias lambat.

Sebagai contoh, dalam bukunya Charles Darwin digambarkan kalau makhluk hidup, manusia contohnya, mengalami evolusi yang kelak disebut seleksi alam.

Istilah awamnya adalah survival of the fittest atau yang kuatlah yang akan bertahan sementara yang lemah akan mati.

Lantas apa perbedaan transformasi, reformasi, revolusi dan evolusi?

Empat kata diatas secara tidak langsung mewakili sebuah makna yang sama yakni perubahan. Skala perubahannya saja yang berbeda.

Skala perubahan transformasi cukup lambat karena tidak ada unsur pemaksaan dan tidak ada istilah seleksi alam.

Sementara, reformasi lebih mengedepankan pada pembentukan kembali dengan paksaan tanpa ada istilah seleksi alam dan berlangsung ceepat.

Bagi saya pribadi, baik transformasi dan reformasi berada dalam dimensi totalitas perubahan. Transformasi mewakili ide perubahan yang melakukan lompatan ke kondisi yang diinginkan.

Dan kondisi ini sama sekali baru dan berbeda dari kondisi yang ada sekarang. Artinya, ada totalitas perubahan dengan menjadi sama sekali berbeda dan baru di masa mendatang.

Reformasi melakukan perubahan dengan melakukan perbaikan di sana–sini terhadap kondisi yang diubahnya dengan cara pembentukan kembali sistem dalam suatu lembaga.

Artinya, perubahan hanya dilakukan secara parsial terhadap beberapa aspek kehidupan berorganisasi yang menghasilkan sebuah bentuk yang relatif sama dimasa yang akan datang setelah proses perubahan berakhir karena yang dilakukan adalah sekedar tambal sulam.

Dan ini juga terjadi pada setiap bentuk organisasi kategorial untuk dapat menyesuaikan diri pada kondisi zaman. Kondisi perkembangan ini kemudian mengajak sebuah totalitas dan kemauan untuk berubah.

Entah itu secara komprehensif maupun secara sistematik. Untuk itu, secara komprehensif terjadi melalui reformasi dan sistematik terjadi melalui transformasi.

Perubahan terjadi apabila individu mengetahui ada sesuatu yang berbeda. Artinya, untuk melakukan perubahan individu tersebut harus mampu untuk mengukur atau mengamati perbedaan antara kondisi masa lalu, saat ini dan di masa depan.

Tanpa kemampuan untuk melihat kondisi-kondisi tersebut, perubahan organisasi secara terencana tidak akan terjadi.

Perubahan terencana mengimplikasikan adanya sebuah keputusan yang disadari dan positif untuk menciptakan suatu perubahan yang diinginkan.

Oleh sebab itu, perubahan terencana berhubungan dengan pelaksanaan sebuah keputusan yang spesifik untuk mengatasi sebuah kebutuhan yang dirasakan.

Disisi lain, revolusi adalah suatu perubahan yang dilakukan dengan cara pemaksaan atau memaksa dengan senjata.

Dalam konteks ini, yang memiliki persenjataan, amunisi dan massa yang banyaklah yang akan memenangkan revolusi.

Dengan biaya yang tentu tak sedikit begitu juga dengan korban jiwa yang ditimbulkannya, baik langsung atau tidak langsung.

Disisi lain, evolusi lebih mengarah ke fisik atau transisi ketahanan tubuh hewan secara alamiah untuk bisa menyesuaikan dengan kondisi alam.

Dalam konteks seleksi alam bisa terjadi disebabkan oleh beberapa aspek entah itu eksternal atau internal.

Aspek eksternal berkaitan dengan ketahanan diri, kecakapan, kecerdasan, faktor genetik hingga imun tubuh dalam menghadapi peristiwa alam dan penyakit.

Sementara, faktor eksternalnya ke ketahanan menghadapi bencana alam, predator ganas, Singa atau Ular contohnya, dan manusia itu sendiri yang sedari awal punya kecenderungan brutal dan barbar.

Penutup

Perubahan, dalam konteks apapun dan dalam situasi apa saja, adalah salah satu hal yang lumrah dan mesti dihadapi.

Artinya, perubahan adalah suatu keniscayaan apalagi dalam tataran pribadi dan kelompok yang memang dituntut untuk selalu berubah. Cara berubahnya saja yang berbeda.

Demikian artikel tentang pengertian & perbedaan transformasi, reformasi, revolusi dan evolusi, Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *