Perbedaan Post-Credit Scene, Mid-Credit Scene, Film Stinger, Movie Stinger dan End-Credit Scene

Sebenarnya, tidak ada perbedaan signifikan antara post-credit scene, mid-credit scene, film stinger, movie stinger dan end-credit scene.

Mengapa demikian? Karena semuanya merujuk pada klip pendek, tentang adegan film, yang akan dibuat oleh studio produksi dimasa mendatang.

Artinya, jika ada film yang menggunakan adegan pasca kredit di akhir filmnya, sutradara biasanya punya rencana untuk membuat sekuel dari film tersebut.

Contoh terbaru bisa lihat film-film buatan MCU seperti Deadpool, The Avenger, Iron Man dan lain sebagainya.

Karena itu, untuk anda yang sedang cari perbedaan post-credit scene, mid-credit scene, film stinger, movie stinger dan End-Credit scene, simak artikel ini sampai habis.

1. Apa itu Post-Credit Scene?

Post credit scene atau adegan pasca-kredit, adalah video klip pendek yang muncul setelah atau sebagian kredit penutup film.

Tujuan utama dari post credit ini adalah untuk memberi tahu audiens bahwa ada sekuel yang mungkin akan dibuat di masa depan.

Hanya saja, pada umumnya, post-credit ini muncul setelah kredit film berakhir yang bentuknya sebagai peringatan bahwa ada sesuatu yang tak terduga dari film.

Yang merupakan strategi dari studio produksi film untuk meneruskan atau membuat Franchise dari film yang sudah tayang.

Dan istilah ini sendiri baru populer setelah film-film besutan Marvel dirilis, yang setiap filmnya berkaitan satu dengan yang lain.

Baca Juga:

Oh iya, dalam beberapa kasus, istilah Post Credit scene ini disebut dengan kata lain seperti Post Scriptum, Film Stinger, End Credit Scene dan lain sebagainya.

Lantas, apa sih tujuan utama dari pembuatan post credit ini? Tujuannya tak lain untuk menunjukkan kemungkinan sekuel dari film tersebut.

Meski demikian, tidak semua post credit dibuat dengan tujuan tersebut karena ada juga yang hanya berisikan adegan-adegan lucu selama sesi syuting berlangsung.

Ini bisa dilihat dari film-film Jackie Chan. Atau mungkin, untuk memperlihatkan karakter tambahan yang hanya muncul sedikit di seluruh film.

Intinya, post-credit scene adalah klip pendek yang berisikan sekuel atau adegan lucu yang muncul setelah kredit film berakhir.

Jika muncul ditengah-tengah kredit, maka disebut dengan istilah Mid-Credit. Soal ini akan dijelaskan secara terpisah dibawah.

2. Apa itu Mid Credit Scene?

Credit Title Film
Gambar via baamboozle.com

Mid Credit-Scene adalah klip film pendek yang muncul ditengah-tengah kredit akhir dari suatu film yang sudah selesai diputar.

Penyebutan istilah ini hanya merujuk pada dimana klip pendek itu ditempatkan dan bukan pada tujuan atau bentuknya.

Dengan demikian, jika mengacu pada pernyataan diatas, maka akan melahirkan tiga istilah terkait credit scene, seperti:

  • Pre atau Pra yang berarti klip film tersebut muncul sebelum kredit film dimulai atau setelah cerita berakhir
  • Mid atau ditengah-tengah yang berarti klip tersebut akan muncul di tengah saat credit film mulai diputar
  • Post yang merujuk pada klip video pendek yang muncul setelah kredit film berakhir

Hanya saja, dalam prakteknya, ada beberapa makna yang berbeda soal ini. Misalnya, pre-credit scene yang bisa diartikan juga sebagai short sense setelah film tapi sebelum kredit.

Intinya, mid-credit scene adalah klip yang muncul setelah kredit film mulai bergulir, lalu berhenti tiba-tiba.,

Saat berhenti, adegan pendek akan ditampilkan dalam durasi tertentu, lalu credit akan bergulir lagi.

Isi dari mid-credit juga variatif ada yang memberi bocoran soal sekuel yang mungkin dibuat di masa mendatang, untuk menunjukkan relief komedi atau untuk tujuan lain.

Misalnya, pada beberapa film yang menunjukkan nasib karakter dalam film, menjawab beberapa pertanyaan berbasis plot atau untuk melanjutkan semesta film.

Biasanya, karakter semesta film ini akan menunjukkan bahwa ada karakter di luar sana, di suatu tempat, yang akan muncul dalam film dimasa mendatang.

Artinya, Mid-Kredit ini hanyalah adegan tambahan yang muncul ditengah kredit tepat sebelum kredit dengan latar hitam dan berisikan nama-nama berakhir.

3. Apa itu Film Stinger?

Post Credit Scene Film
Gambar via cbr.com

Film stinger adalah nama lain dari post credit-scene yang dalam bahasa lebih umum disebut penyengat dari set film.

Penyengat, dalam konteks ini, merujuk pada adegan pendek dari suatu film yang berisikan dialog antara karakter di menit terakhir.

Penempatan film stinger ini bisa ada sebelum, di tengah-tengah atau setelah kredit film terakhir, yang mayoritas hanya berisikan dialog dan seringkali lucu.

Lantas, apa tujuan dari penempatan film stinger ini? Tujuannya variatif. Ada yang untuk membuat orang penasaran sementara ada juga yang menunjukkan kesalahan saat sesi syuting dan lain sebagainya.

Bisa juga untuk menjebak orang-orang yang akan mengganti channel atau pergi dari bioskop, agar tetap berhenti sejenak karena ada adegan yang muncul.

Dalam sejarahnya, film stinger biasanya muncul sebagai hadiah atau untuk memberi manfaat tambahan bagi mereka yang menonton film sampai berakhir.

Dan seringkali, hadiah ini bersifat lucu, atau untuk memberikan pandangan sekilas tentang apa yang mungkin terjadi di film-film berikutnya atau berpotensi dibuat sekuelnya.

Contoh unik dari film Stinger bisa dilihat kredit the Muppets Movie (1979), dimana di akhir film, memperlihatkan Muppets yang berteriak, “GO HOME”.

Hari ini, film stinger banyak digunakan dalam berbagai film kontemporer salah satu yang paling populer adalah Pirates of the Caribbean (2003) dan Napoleon Dynamite (2004).

Penempatan film Singer ini juga bisa untuk memberitahukan atau mengungkap sekuel sudah pasti akan dibuat di masa mendatang.

Contohnya bisa lihat film The Matrix Reloaded (2003) yang menampilkan dari trailer sekuelnya, salah satunya adalah The Matrix Revolutions.

4. Apa itu Movie Stinger?

Perbedaan Post-Credit Scene, Mid-Credit Scene, Film Stinger, Movie Stinger dan End-Credit Scene
Gambar via hearstapps.com

Movie stinger adalah istilah lain untuk film stinger, Mid Credit Scene atau mungkin Post-credit scene yang sudah dijelaskan diatas.

Dengan demikian bisa diartikan kalau movie stinger adalah adegan yang muncul setelah kredit film selesai diputar.

Atau bisa juga muncul sebelum (Pre) dan Ditengah-tengah (Mid) dari kredit. Karena itulah disebut sebagai penyangat, untuk membuat penonton melihat film sampai menit terakhir.

Lebih jauh lagi, movie stinger juga digunakan agar audiens menghargai atau menghormati sosok penting dibalik film atau para krunya.

Untuk contoh movie stinger ini ada banyak salah satu contohnya bisa lihat pada film The Silencers (1966) dengan adegan pasca-credit unik.

Yang mana, pada film tersebut, memberi tahu penonton bahwa Dean Martin akan kembali ke sekuel film berikutnya yakni Murderers Row yang rilis di ditahun yang sama.

Movie stinger paling terkenal bisa dilihat dalam film Ferris Bueller’s Day Off (1986) dimana setelah kredit akhir menunjukkan Edward R. Rooney naik bus Sekolah.

Lalu Ferris muncul di rumahnya untuk memberitahu kita bahwa film sudah berakhir dan meminta penonton untuk pulang.

Adegan ini terdengar lucu, bahwa seolah-olah aktor berbicara kepada para penonton. Hal yang sama juga dilakukan Ryan Reynolds pada end credit Deadpool (2016).

Isinya kurang lebih seperti Ini: You’re still here? It’s over. Go home! Oh, you’re expecting a teaser for Deadpool 2. Well, we don’t have that kind of money. What are you expecting, Sam Jackson show up with an eyepatch and a saucy little leather number? Go, go.

5. Apa itu End Credit Scene?

Post Credit Scene Film
Gambar via cinemags.co.id

End Credit Scene atau adegan pasca kredit adalah klip pendek yang sederhana, kompleks atau ekspansif untuk memberikan petunjuk tentang cerita apa yang akan muncul di masa mendatang.

Meski hanya berisikan klip pendek, tapi adegan ini tetap menarik untuk ditonton. Bahkan terkadang wajib dilihat agar bisa memahami timeline dari cerita tersebut.

Contoh sederhana dari adegan pasca credit lucu bisa dilihat dalam film Guardians of the Galaxy Vol. 2 (2017) yang menampilkan Baby Groot menari dengan Electric Light Orchestra.

Dari sini bisa dipahami kalau end credit scene hanyalah istilah lain yang digunakan untuk menunjukkan adegan sebelum, di tengah-tengah atau sesudah credit film.

Kredit film, yang kadang juga disebut credit title film, adalah klip yang berisikan nama-nama, sponsor, dan semua orang yang terlibat dalam proses pembuatan film.

Dengan demikian, ini semacam penghargaan untuk orang-orang tersebut karena siapa saja yang terlibat, namanya akan muncul di akhir film.

Penjelasan lebih lanjut soal title film atau credit title film ini sudah saya bahas secara lengkap disini, termasuk susunan untuk rolling creditnya.

Perbedaan Post-Credit Scene, Mid Credit Scene, Film Stinger, Movie Stinger dan End Credit Scene

Agar jelas, simak perbedaan post-credit scene, mid credit scene, film stinger, movie stinger dan End credit scene lewat tabel di bawah ini:

Dasar perbedaanPost-Credit SceneMid Credit SceneFilm StingerMovie StingerEnd Credit Scene
PengertianPost credit scene adalah klip pendek yang muncul di akhir film setelah title creditMid credit scene adalah klip pendek yang muncul ditengah-tengah title creditFilm stinger adalah adegan tambahan di akhir film yang muncul sebelum, ditengah-tengah dan akhir kredit filmMovie stinger adalah klip tambahan film yang biasanya ditempatkan pada titik-titik tertentu di title creditEnd-Credit scene adalah klip tambahan film di akhir title credit A.K.A Post-scene credit
PenempatanAkhir filmTengah-tengah title creditSebelum, ditengah-tengah dan sesudah title creditDitempatkan pada posisi atau titik-titik tertentu selama title creditAkhir film
FungsiMemberi tahu sekuelAdegan tambahanBlooperInformasi tentang filmSekuel
TujuanUntuk menarik perhatian audiens tentang film dimasa mendatangUntuk memberi tahu audiens soal karakter yang ceritanya tidak diketahui dalam filmPenyengat agar audiens tertarik untuk mengetahui ending ceritaPenyengat agar audiens mau menonton film lanjutannyaAgar orang-orang menonton title credit sampai berakhir
Panjang> 1 menit> 1 menitRelatifRelatif> 1 menit

Dari tabel diatas bisa disimpulkan kalau semua istilah daitas pada dasarnya sama, begitupula dengan tujuan penggunaan klip tambahan tersebut.

Oh iya, pada beberapa situasi, istilah di atas juga sering diganti dengan penyebutan lain seperti bonus scene, after credit, after-credits sequence, credit cookie sampai dengan movie coda.

Lantas, apakah semua istilah di atas sama? Secara umum ya. Mengapa demikian? Karena ini hanyalah adegan tambahan di akhir film.

Penempatannya saja yang berbeda. Ada yang di awal film, ada yang ditengah-tengah title credit, ada yang di akhir film, sampai ada juga yang ditempatkan di titik-titik tertentu.

Penutup

Selain bisa menambah pengetahuan tentang film, mengetahui berbagai istilah di atas bisa membantu anda memahami mengapa adegan tambahan ini penting.

Terlebih untuk anda yang berkecimpung di dunia perfilman. Dan mungkin saja, ini bisa jadi inspirasi agar punya audiens yang loyal, yang berharap agar film anda berikutnya akan ditonton lebih banyak orang.

Demikian artikel tentang perbedaan Post-Credit Scene, Mid-Credit Scene, Film Stinger, Movie Stinger dan End-Credit Scene. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

2 pemikiran pada “Perbedaan Post-Credit Scene, Mid-Credit Scene, Film Stinger, Movie Stinger dan End-Credit Scene”

  1. Saya punya keinginan membuat setidaknya 3 blog dengan satu niche, satu blog utama dan 2 lainnya saya isi subniche untuk mendongkrak blog utama, tapi masih terkendala waktu untuk menulis postingan 🤭

    Balas
    • Awal2 terjun ke dunia blogging, saya juga punya pikiran yang sama. Namun makin kesana makin berat.. akhirnya blog utama hanya satu dengan blog penunjang ada 2

      Balas

Tinggalkan komentar