Perbedaan Pensil Kayu, Pensil Mekanik dan Pensil Dermatograph

Di artikel kali ini akan saya ulas perbedaan pensil kayu, pensil mekanik dan pensil dermatograph termasuk pengertiannya apa. Penasaran? Simak artikel ini sampai habis.

Tiga jenis pensil diatas sebenarnya merupakan pensil yang banyak digunakan untuk kegiatan menggambar dan menulis.

Meski demikian, masih banyak yang bingung tentang perbedaannya dimana, cocoknya digunakan untuk gambar realis apa, kapan satu dari tiga pensil itu harus digunakan.

Pertanyaan-pertanyaan dasar itulah yang kemudian jadi alasan mengapa artikel ini saya buat, sekaligus untuk menjawab pertanyaan lain, seperti:

  • Apa sih perbedaan pensil kayu dan pensil mekanik?
  • Apa perbedaan pensil kayu dan pensil dermatograph?
  • Apa perbedaan pensil mekanik dan pensil dermatograph?

Penasaran jawaban dari semua pertanyaan diatas? Jika iya, simak selengkapnya artikel dibawah ini sampai habis.

1. Apa itu pensil kayu?

Perbedaan Pensil Kayu, Pensil Mekanik dan Pensil Dermatograph

Dinamakan pensil kayu karena alat tulis ini terbentuk dari kayu dengan ujung yang runcing dan bisa diraut.

Untuk komponen inti pensil cukup variatif karena bisa dibuat dari grafit, arang, karbon atau material lain.

Kegunaan pensil kayu ada banyak. Paling populer adalah untuk menulis, termasuk juga untuk menggambar dan melukis.

Inti material pensil itu ada di poros kayu. Selain itu, ciri utama dari pensil ini adalah bisa di hapus pakai penghapus setelah digunakan.

Baca Juga:

Dalam sejarahnya, pensil muncul pertama kali 5000 tahun sebelumnya saat orang mesir kuno mulai menggunakan tongkat alang-alang, bambu atau papirus.

Semua komponen tersebut disisi dengan timah cair yang kemudian digunakan sebagai alat tulis menulis.

Dalam perkembanganya kemudian, pada abad ke-12, orang-orang mulai menulis dengan pena timah yang ujungnya di solder pakai perak.

Pensil tradisional satu ini digunakan selama berabad-abad oleh para seniman terlebih dalam proses pembuatan sketsa.

Pensil modern seperti yang digunakan sekarang ini dibuat oleh Friedrich Staedler pada 1662 untuk digunakan pada acara Nuremberg Council’s Minutes.

Dan yang beredar sekarang ini dikategorikan dalam berbagai jenis berdasarkan bentuk goresan seperti 2B, HB dan H.

Setiap varian pensil itu punya kelebihan dan kekurangannya sendiri-sendiri. Soal ini sudah saya bahas di postingan sebelumnya. Untuk membacanya, silahkan klik disini.

Intinya begini, pensil kayu adalah alat tulis yang bisa digunakan untuk berbagai kegiatan termasuk saat menggambar dan melukis.

2. Apa itu Pensil mekanik?

Perbedaan Pensil Kayu, Pensil Mekanik dan Pensil Dermatograph

Istilah berikutnya adalah pensil mekanik, yang kadang disebut pulpen, pena dan bolpoin meski ada perbedaan teknis didalamnya.

Dimana, material atau inti pensil mekanik bisa terbuat dari grafit atau arang sementara pulpen, pena atau bolpoin terbuat dari tinta.

Disebut pensil mekanik karena cara kerja pensil sudah mekanis. Dimana, untuk mengeluarkan mata pensil, cukup tekan bagian atas pensil.

Salah satu kelebihan dari pensil jenis ini adalah hasil tulisan yang dihasilkan terlihat lebih rapi. Jika dipakai untuk gambar atau melukis, hasil lukisan lebih detail.

Tipe goresannya pun cukup variatif dan disesuaikan sama tujuan penggunaan. Hanya saja, mata pensilnya cukup lembut.

Artinya, harus hati-hati saat digunakan. Meski demikian, karena bisa refill mata pensil, tentu saja anda tidak perlu risau dengan mata pensilnya yang mudah patah.

3. Apa itu Pensil Dermatograph?

Macam-Macam Pensil

Terakhir ada pensil dermatograph. Lantas, apa sih yang dimaksud dengan pensil dermatograf? Karakteristiknya gimana?

Pensil tipe ini sangat mudah dikenali dari ujung atau mata pensil karena diameternya yang bulat dan ditutupi dengan gulungan kertas.

Gulungan kertas itu menggantikan fungsi kayu seperti yang ada pada pensil kayu sebagaimana yang saya jelaskan diatas.

Selain itu, pensil ini tidak perlu di raut saat mata pensilnya mulai tipis. Tinggal robet pembungkus atau plastiknya sedikit demi sedikit.

Dulunya, pensil jenis ini hanya digunakan untuk menulis kulit saja. Seiring berkembangnya waktu, pensil dermatograf mulai digunakan untuk menulis di atas selofan, plastik dan keramik.

Perbedaan Pensil Kayu, Pensil Mekanik dan Pensil Dermatograph

Lantas, apa sih perbedaan pensil kayu, pensil mekanik dan pensil dermatograph? Pasti penasaran, kan? Lihat tabel dibawah ini:

PerbedaanPensil kayuPensil mekanikPensil dermatograf
DefinisiPensil kayu adalah pensil yang terbungkus dengan kayuPensil mekanik adalah pensil yang pembungkusnya dari plastik dan inti pensil bisa diganti ulangPensil dermatograph adalah pensil yang terbungkus dengan plastik dan inti pensil dari campuran komponen bahan yang berbeda
Material inti pensilUntuk materialnya cukup variatif mulai dari grafit, arang, karbon, pastel dan lain sebagainyaMayoritas material inti pensil mekanik adalah grafit dan arangGabungan dari beberapa bahan yang berbeda seperti grafit dan minyak
PembungkusKayuPlastikPlastik
PenghapusAdaAdaTidak ada
KelebihanPilihan merknya banyak, tersedia dalam berbagai ukuran ketebalan goresan, mudah ditemukan dan harganya murahInti pensil bisa di refill atau isi ulang dan pilihan merk serta harga cukup variatifTidak perlu diraut untuk menajamkan kembali mata pensil dan pilihan warnanya banyak
KekuranganHarus di raut agar pensil tetap bisa digunakan dan material bisa mengotori tanganMata pensil tidak terlalu kuatKegunaanya yang terbatas karena tidak bisa dipakai untuk menulis diatas kertas
KegunaanMenulis, menggambar dan melukisMenulis dan menggambarMelukis
Ketebalan goresanVariatifTerbatasTerbatas

FYI, kekurangan dan kelebihan tiap jenis pensil diatas bisa disesuaikan sama tujuan atau fungsi pensil itu sendiri.

Misalnya nih, pensil kayu atau yang bisa juga disebut pensil biasa punya beberapa kelebihan tambahan seperti gambar atau tulisan yang terlihat lebih terang.

Tapi kembali ke ukuran ketebalan goresan pensil itu sendiri dan dalam kegiatan apa ia digunakan apakah saat menulis atau menggambar.

Sayangnya, pensil kayu mudah patah dan hasil gambar kadang terlihat tidak merata terlebih saat disentuh dengan jari, sengaja atau tidak.

Begitu juga dengan nilai ketebalan garis pada gambar yang tidak terlihat merata karena material inti pensil itu sendiri.

Dan terakhir, harus runcing terus menerus agar pensil tetap tajam dan inti pensil tetap bisa digunakan untuk menunjang pekerjaan.

Bukan hanya pensil kayu saja pensil mekanik juga punya kelebihan dan kekurangan sendiri selain yang sudah saya jelaskan dibagian atas.

Apa kelebihan pensil mekanik lain yang belum disebutkan itu? Ada beberapa. Misalnya, jika dipakai untuk menggambar, permukaan tempat menggambar tidak akan kotor.

Selain itu, saat disentuh dengan jari, sisa goresan tidak akan mengotori jari dan pola gambar tetap terlihat rapi.

Plus, anda tidak perlu beli runcing karean inti pensil bisa di refill ulang atau diisi ulang. Jadi, pekerjaan bakal lebih cepat selesai.

Oh iya, pensil mekanik ini punya ukuran yang beda-beda begitu juga dengan inti pensil. Bobotnya ringan, jadi cocok untuk yang suka berlama-lama saat menggambar.

Bagaimana dengan tebal tepi garis saat dipakai untuk gambar atau melukis? Lebih rata lagi jika dibanding pensil kayu diatas.

Sayangnya, gambar tidak terlihat terang begitu juga dengan harganya yang cenderung lebih mahal.

Bagaimana dengan daya tahan? Sudah saya sebutkan diatas dimana mata pensil cukup lunak. Artinya, tidak terlalu kuat.

Sementara, pensil dermatograph juga bisa digunakan untuk menggambar atau melukis. Namun untuk penggunaan khusus saja.

Penutup

Jadi, pensil mana yang mau digunakan saat menggambar, melukis atau saat menulis? Apakah pensil kayu, pensil mekanik atau pensil dermatograph?

Tidak ada salahnya juga jika menggunakan tiga jenis pensil diatas. Yang penting, tahu apa fungsi, kegunaan dan kapan harus digunakan.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin koreksi terkait postingan ini boleh sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang perbedaan pensil kayu, pensil mekanik dan pensil dermatograph. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar