Perbedaan Pamflet, Flyer, Brosur, Leaflet, Selebaran dan Katalog serta Contohnya

Jika dilihat sekilas, tidak ada perbedaan signifikan antara pamflet, flyer, brosur, leaflet, selebaran dan katalog.

Bentuk dan rupanya pun mirip-mirip, begitu juga dengan ukurannya. Dengan demikian, akan sangat sulit untuk mengetahui letak perbedaannya dimana.

Tapi jika dilihat dari lipatan dan tujuan pembuatan, tiap cetakan diatas punya sedikit perbedaan. Inilah yang akan diulas pada postingan ini.

Misalnya, flyer yang cenderung dibuat sekali saja dengan bahan kertas tebal agar bisa disimpan dan dibaca di kemudian hari.

Atau mungkin, leaflet yang selalu memiliki lipatan entah itu double fold, tri fold, lipat gerbang dan lain sebagainya.

Dan untuk anda yang sedang cari perbedaan pamflet dan flyer, perbedaan brosur dan leaflet sampai perbedaan antara selebaran dan katalog, simak artikel ini sampai habis.

1. Apa itu Pamflet?

Perbedaan Pamflet, Flyer, Brosur, Leaflet, Selebaran dan Katalog
Gambar via magcloud.com

Pamflet, yang kadang juga disebut famplet, adalah surat selebaran atau surat yang disebarkan kepada khalayak umum.

Sebagai surat selebaran, bentuknya bisa berupa lembaran cetak tunggal yang tidak dilipat layaknya brosur atau leaflet.

Pada umumnya, pamflet dibuat untuk menarik minat calon pelanggan dengan cepat agar melihat informasi yang ada didalamnya.

Apa informasi yang ada di dalam pamflet? Tergantung tujuan pembuatannya tapi mayoritas berkaitan dengan produk, layanan atau acara.

Dengan demikian, pamflet adalah alat promosi yang digunakan untuk menyampaikan atau memberitahukan sesuatu.

Isi didalam pamflet bisa berupa pesan yang cukup sederhana yang harus disampaikan atau tersampaikan dengan cepat.

Baca Juga:

Dari segi ukuran, sebagian besar pamflet dibuat pakai kertas ukuran A4 dengan tujuan untuk menekan biaya produksi.

Tapi bisa juga dicetak dengan ukuran lain. Ciri lainnya bisa dilihat dari cetakan yang hanya terlihat di satu sisi saja.

Meski tidak ada aturan baku yang mengharuskan kalau pamflet wajib dicetak satu atau dua sisi.

Karena bentuk dan rupanya demikian, maka pamflet kadang juga disebut sebagai selebaran, brosur sampai dengan leaflet.

Hal ini diperkuat dengan proses pendistribusiannya yang cenderung dilakukan dari tangan ke tangan atau dari pihak marketing ke calon pelanggan di tempat publik.

Seperti dalam pameran, acara peluncuran dan lain sebagainya. Bisa dikirim langsung ke calon konsumen lewat kantor pos atau dimasukkan ke dalam amplop.

Bagaimana dengan cetakannya? Bisa dicetak full-color atau hitam putih saja tapi pada umumnya dicetak pakai warna cerah agar menarik perhatian.

2. Apa itu Flyer?

Perbedaan Pamflet, Flyer, Brosur, Leaflet, Selebaran dan Katalog
Gambar via 99designs.com

Flyer adalah cetakan diatas kertas yang digunakan untuk menyampaikan atau mengumumkan sesuatu dan digunakan sekali saja.

Misalnya, grand opening, peluncuran produk baru atau promosi khusus. Kertas yang digunakan bebas tapi harus tebal.

Alasannya agar kertas tersebut tidak mudah rusak dan tahan lama karena didalamnya berisikan informasi penting tentang sesuatu.

Dari karakteristik atau tampilannya, bentuknya terlihat mirip dengan pamflet, selebaran atau mungkin brosur.

Bahkan, ada yang menyebut flyer ini sebagai brosur. Lantas, apakah ada perbedaan antara flyer dan brosur? Tentu saja ada.

Yakni pada bentuk cetakan yang muncul di kedua sisinya dan ini berbeda dengan brosur yang hanya dicetak di satu sisi saja seperti pamflet diatas.

Flyer juga bisa dilipat dengan tujuan untuk menampilkan informasi paling penting dari cetakan tersebut.

Dari segi ukuran, flyer cenderung variatif. Mengapa demikian? Karena bisa pakai ukuran yang standar atau khusus.

Ukuran standar, dalam konteks ini, mengacu pada ukuran kertas internasional atau yang lebih dikenal dengan istilah ISO.

Dan umumnya, flyer dibuat dengan tiga ukuran yakni DL Flyer yang setara dengan 210 x 99 mm, kertas A5 dan A4.

Bagaimana dengan distribusi? flyer umumnya didistribusikan dengan bebas. Kalau di Indonesia, biasanya dilakukan oleh sales atau tim marketing.

Intinya, flyer adalah salah satu bentuk media pemasaran cetak yang populer, murah dan mudah untuk didistribusikan.

3. Apa itu Brosur?

Jenis Media Promosi atau Iklan Outdoor
Gambar via disycom.com

Brosur merupakan satu istilah general yang kadang digunakan untuk menggantikan istilah lain seperti pamflet, leaflet, selebaran sampai flyer.

Lantas, apakah brosur itu? Dalam kamus besar bahasa Indonesia [KBBI], Brosur punya tiga pengertian dasar, yakni:

  • Bahan informasi tertulis mengenai suatu masalah yang disusun secara bersistem
  • Cetakan yang hanya terdiri atas beberapa halaman dan dilipat tanpa dijilid
  • Selebaran cetakan yang berisi keterangan singkat tapi lengkap tentang suatu perusahaan atau organisasi

Dari tiga definisi diatas dapat dipahami kalau brosur adalah cetakan informatif yang bisa dilipat dan umumnya digunakan sebagai bagian dari promosi.

Biasanya dibuat untuk perusahaan untuk menyampaikan informasi tertentu kepada pelanggan dengan ukuran kertas standar.

Mengapa demikian? Karena bisa pakai ukuran kertas A4 atau mungkin pakai ukuran yang sama dengan jenis cetakan lain seperti leaflet, poster atau pamflet.

Dan ada satu ciri dari brosur sehingga mudah dibedakan dengan dengan yang lainnya yakni, pembuat brosur punya harapan agar penerima bisa menyimpannya dalam jangka waktu lama.

Artinya, brosur harus dibuat diatas kertas yang tebal. Dari segi desain, tentu lebih variatif tapi tetap memainkan warna atau gaya agar bisa menarik perhatian audiens.

Ulasan lebih lengkap soal brosur sudah saya bahas disini. Sementara, untuk mengetahui jenis dan ukurannya, bisa baca lewat postingan ini.

4. Apa itu Leaflet?

pengertian leaflet
Gambar via design.tutsplus.com

Leaflet adalah kertas informatif yang dibuat untuk menyampaikan atau menginformasikan sesuatu yang didesain khusus agar kertasnya bisa dilipat.

Bentuk lipatan dari leaflet cukup beragam mulai dari dwi-fold atau dua lipat, tri-fold atau lipat tiga dan lain sebagainya.

Dari sini bisa dipastikan kalau desain leaflet cenderung lebih atraktif dibanding pamflet atau brosur diatas.

Bagaimana dengan ukuran? Mayoritas leaflet dibuat pada kertas dengan ukuran antara A4, A5 sampai dengan A6.

Hanya saja, biaya pembuatan leaflet lebih mahal dibanding brosur atau pamflet. Mengapa demikian? Karena biasanya dicetak dengan kertas tebal dengan warna-warna dominan.

Untuk kemudian disebarluaskan kepada orang lain atau ditempatkan ke dalam surat kabar lokal sebagai media promosi.

Leaflet juga sering ditempatkan secara acak di tempat-tempat publik dimana orang-orang bisa mengambilnya dengan gratis.

Penjelasan lebih lengkap soal leaflet, termasuk jenis, ciri-ciri, cara buat dan contoh bisa baca artikel sebelumnya disini.

5. Apa itu Selebaran?

Perbedaan Pamflet, Flyer, Brosur, Leaflet, Selebaran dan Katalog
Gambar via jasalogopro.com

Sama seperti brosur yang mana selebaran juga dianggap sebagai istilah general yang kadang dipakai untuk menggantikan istilah leaflet, flyer, pamflet dan brosur itu sendiri.

Mengapa demikian? Karena selebaran juga digunakan untuk menginformasikan, mempromosikan atau menyampaikan sesuatu.

Sesuatu itu apa? Bisa apa saja entah itu produk, layanan, acara, pemberitahuan publik dan lain sebagainya.

Selain itu, selebaran juga bisa didistribusikan langsung kepada orang-orang atau mungkin ditempel di papan pengumuman layaknya poster.

Dari segi ukuran, selebaran biasanya dibuat pakai kertas A4 untuk promosi skala kecil atau ukuran khusus lain sesuai kebutuhan.

Sampai hari ini, selebaran masih dianggap sebagai cara yang hemat biaya untuk menjangkau basis audiens yang besar.

Informasi didalamnya bisa dibaca dan diingat oleh orang yang menerima. Artinya, tujuan selebaran sekedar untuk menginformasikan sesuatu dan digunakan sekali saja.

6. Apa itu Katalog?

Perbedaan Pamflet, Flyer, Brosur, Leaflet, Selebaran dan Katalog
Gambar via barrettsf.com

Dalam kamus besar bahasa Indonesia [KBBI], katalog punya beberapa pengertian dasar, diantaranya:

  • Carik kartu, daftar, atau buku yang memuat nama benda atau informasi tertentu yang ingin disampaikan, disusun secara berurutan, teratur dan alfabetis
  • Daftar barang yang dilengkapi dengan nama, harga, mutu atau kualitas dan cara pemesanan
  • Daftar yang berisi informasi khusus, seperti nama, panjang, jenis dan lokasi dari berkas atau ruang penyimpanan

Pada umumnya, katalog dianggap sebagai daftar barang yang disusun secara sistematis dan berisikan rincian deskriptif tentangnya lengkap dengan gambar.

Dari sini bisa dipahami bahwa katalog ini disusun dalam urutan sistematis sehingga barang atau produk dapat dengan mudah ditemukan.

Biasanya, katalog ada di toko retail, pameran, perpustakaan, lembaga pendidikan dan tempat lainnya.

Contoh sederhana saat anda berkunjung ke Alfamart atau Indomart, dimana anda bisa mengambil kertas katalog di meja kasir untuk melihat barang-barang yang lagi promo.

Dengan demikian, tergantung dimana katalog ini ditempatkan. Jika digunakan oleh toko, maka biasanya hanya berisikan deskrispi tentang satu produk.

Disisi lain, apabila digunakan pada perpustakaan, biasanya berisikan tentang informasi buku yang sudah ada atau yang baru masuk lengkap dengan judul, penulis, genre, lokasi dan lain sebagainya.

Lalu apa tujuan pembuatan katalog? Pada umumnya, katalog dibuat dengan tujuan untuk menyampaikan informasi tentang produk atau layanan secara langsung.

Perbedaan Pamflet, Flyer, Brosur, Leaflet, Selebaran dan Katalog

Sekarang, yang jadi pertanyaan kunci adalah perbedaan antara pamflet, flyer, brosur, leaflet, selebaran dan katalog.

Lantas, apa perbedaannya? Apakah ada persamaan? Jika penasaran, simak tabel dibawah ini:

PerbedaanPamfletFlyerBrosurLeafletSelebaranKatalog
DefinisiPamflet adalah iklan kertas yang dibagikan oleh individu kepada masyarakat umumFlyer adalah selebaran yang didistribusikan secara luas dengan tampilan berbeda di setiap cetakan meski informasinya yang disampaikan samaBrosur adalah booklet yang mayoritas isi atau materinya berkaitan dengan iklanLeaflet adalah cetakan seperti brosur atau flyer namun memiliki lipatan untuk mengatur skala prioritas dari informasi disampaikanSelebaran adalah iklan kertas yang didistribusikan secara luas dan mayoritas isinya samaKatalog adalah carik kertas yang berisikan informasi tentang suatu produk dilengkapi dengan gambar
TujuanPromosi produk, edukasi, pembelajaran dan menarik perhatianIklan, promosi dan pemberitahuanSumber informasi dan media persuasif yang mempengaruhi sikapAlat promosi, menyampaikan informasi dan untuk menekan biaya promosi yang mahalMedia promosi untuk menjangkau masyarakat luasPemberitahuan tentang produk atau layanan
JenisPamflet Niaga, Pamflet Pendidikan, Pamflet Kegiatan, Pamflet Politik dan sebagainyaFlyer iklan, flyer Photo-centric, leaflet dan juga pamfletBooklet, poster dan folderTri-Fold, Gate-fold, Bi-fold dan lain sebagainyaBrosur, leaflet, folder, katalog, flayer, pamflet, buklet dan posterKatalog Kartu atau Card Catalog, Katalog Berkas atau Sheaf Catalog, Katalog Cetak, Katalog Buku atau Printed Catalog, Katalog online atau yang lebih dikenal dengan Online Public Access Catalog (OPAC) dan lain sebagainya.

Selain perbedaan, apakah tiap alat promosi diatas punya persamaan satu dengan yang lain? Tentu saja ada.

Misalnya, pamflet dan leaflet yang punya arti yang kurang lebih sama. Mengapa demikian? Karena merupakan booklet yang dibuat di satu lembar kertas saja.

Disisi lain, brosur adalah buku atau majalah yang produksi dengan menyajikan informasi ringkas tentang produk atau layanan dari satu lembaga atau organisasi.

Artinya, dalam konteks ini, brosur bisa berupa pamflet. Kasus yang sama juga berlaku untuk selebaran, yang bisa juga termasuk brosur, pamflet, flyer sampai leaflet.

Dari segi kegunaan pun sama dimana semuanya merupakan media promosi murah yang bisa menjangkau audiens luas.

Artinya, semuanya bisa dijadikan sebagai sumber informasi, mendorong tindakan atau jadi kertas himbauan, pengingat dan juga anjuran.

Disisi lain, dari segi desain, pamflet ini berbentuk iklan kertas yang ditujukan atau didistribusikan secara luas kepada individu.

Sementara brosur berupa buku kecil yang berisikan gambar dan informasi tentang produk atau layanan yang dibagikan kepada perusahaan.

Bagaimana dengan leaflet? Leaflet adalah lembar kertas cetak yang berisi informasi atau iklan dengan distribusi yang bebas.

Untuk pamflet, adalah bentuk sederhana dari brosur, yang berisi booklet kecil atau selebaran tentang suatu topik atau subjek.

Penutup

Dari penjelasan diatas bisa diketahui kalau semua cetakan diatas punya ciri-ciri atau karakteristiknya sendiri.

Misalnya, flyer dan selebaran yang dianggap sama tapi dengan segi tujuan pembuatannya, agak sedikit berbeda.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin koreksi terkait postingan ini jangan lupa sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang perbedaan pamflet, flyer, brosur, leaflet, selebaran dan katalog. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar