8+ Perbedaan Kamera DSLR dan Mirrorless, Mending Beli Yang Mana?

5 Likes Comment
Perbedaan Kamera DSLR dan Mirrorless

Punya rencana beli kamera baru tapi masih bingung milih apa mau beli kamera DSLR dan Mirrorless? Jika iya, baca artikel ini sampai habis. 

Setiap kamera memungkinkan anda menghasilkan foto yang bagus. Karena faktor utamanya bukan pada kamera tapi pada orangnya.

Artinya, kamera hanyalah alat dan anda adalah orang yang menggunakannya. Alias, andalah Tuhan atas kamera itu sendiri.

Satu hal yang sering bikin pening calon fotografer adalah bagaimana memilih jenis kamera yang cocok untuk mereka.

Karena ada banyak sekali pilihan dan merk yang tersedia. Jadi, mau pilih yang mana nih, apa DSLR dan Mirrorless?

Kalau budget cukup bisa beli keduanya. Kalau pas-pasan? Mau tidak mau harus milih salah satu diataranya.

Pertanyaan itulah yang kemudian memotivasi saya untuk buat postingan ini.

Dengan harapan untuk menjawab berbagai pertanyaan terkait DSLR dan Mirrorless, langsung ataupun tidak.

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan perbedaan kamera DSLR dan Mirrorless. Penasaran, kan? Berikut artikelnya untuk anda.

Apa itu Kamera DSLR?

Kamera DSLR adalah salah satu jenis kamera standar yang banyak digunakan fotografer profesional dan amatir.

Tapi apa sih kamera DSLR itu? DSLR merupakan akronim dari digital single-lens reflex, yang mana:

  • Kata Digital berarti kamera jenis ini beroperasi dengan sensor digital tetap
  • Single-lens atau lensa tunggal berarti kamera ini menggunakan lensa yang sama untuk membingkai objek, memfokuskan objek untuk kemudian diambil gambarnya. Cara kerjanya tentu berbeda dengan rangefinder dan lensa refleks ganda. Kamera ini juga memungkinkan anda melihat pemandangan dari lensa sebelum mengambil bidikan yang tepat
  • Reflex atau refleks mengacu pada sistem dimana cermin dalam kamera membelah atau mengarahkan cahaya yang masuk ke jendela optik. Hal ini memungkinkan anda memperoleh pandangan optik yang tepat. Cermin ini juga bisa diperbaiki dan pada beberapa tipe kamera terlebih yang SLT sifatnya semi transparan.

Pada DSLR, cermin diletakan di dalam badan kamera untuk memantulkan cahaya yang masuk ke lensa sebelum prisma sampai akhirnya berakhir di jendela bidik.

Dengan demikian, saat anda menekan tombol rana, cermin akan berbalik dan rana akan terbuka sehingga objek akan jatuh ke sensor sebelum akhirnya gambar dihasilkan.

Jadi, anda boleh mengatakan kalau DSLR pakai teknologi fotografi lama, karena cahaya yang masuk ke lensa harus lewat mirror dulu sebelum ke sensor.

Meski demikian, kamera DSLR tetap populer. Dan ada beberapa alasan mengapa banyak fotografer yang milih kamera jenis ini, diantaranya:

  • Punya jendela bidik optik yang memungkinkan anda mengambil foto tanpa latensi atau penundaan
  • Punya fokus otomatis dan pelacakan subjek yang cepat meski jarak antara keduanya cukup timpang
  • Tersedia banyak pilihan lensa dan aksesori dari produsen yang berbeda-beda

Selain kelebihan, DSLR tentu punya kelemahan. Berikut beberapa diantaranya:

  • Ukurannya besar begitu juga dengan berat
  • Kamera DSLR kelas wahid harganya sangat mahal, terlebih untuk sobat missqueen macam kita ini 😀
  • Jika dipakai untuk ambil foto beruntun prosesnya cenderung lambat dibanding kamera sebelah

Apa itu kamera Mirrorless?

Mirrorless adalah kamera yang menggunakan compact system atau sistem kompak yang juga banyak digunakan fotografer baik pemula dan profesional.

Alasannya? Karena Mirrorless menawarkan pengalaman fotografi yang benar-benar beda. Penggunaannya juga lebih efisien.

Plus, cara kerjannya berbeda dengan DSLR, dimana, Mirrorless adalah kamera tanpa mirror.

Artinya apa? Artinya, cahaya yang masuk akan langsung ke sensor kamera.

Makanya tak usah heran kalau ukuran kamera Mirrorless jauh lebih kecil dibanding DSLR.

Ada beberapa alasan mengapa orang-orang menggunakan kamera satu ini untuk kegaiatan fotografi yang dilakukan, diantaranya:

  • Tersedia jendela bidik elektronis yang memperlihatkan gambar akhir dengan akurat
  • Ukurannya lebih kecil dan ringan dibanding DSLR
  • Harganya cenderung lebih murah
  • Proses pengambilan gambar beruntun cenderung cepat
  • Kualitas video yang bagus berkat fokus otomatis live viewnya bahkan mendukung format 4K
  • Tersedia banyak mode pemandangan dan bisa disetting otomatis

Selain kelebihan, Mirrorless tentu saja punya kelemahan, beberapa diantaranya:

  • Beberapa tipe Mirrorless gak punya jendela bidik
  • Kadang ada masalah pada jendela bidik elektronisnya
  • Fitur dial atau tombol akses cepat yang terbatas
  • Aksesorisnya gak mudah didapat dan gak banyak produsen yang memproduksinya
  • Masa pakai baterai yang cenderung lebih pendek dibanding DLSR

Lantas, perbedaan kamera DSLR dan Mirrorless ada dimana?

Soal ini sebenarnya sudah saya singgung diatas. Agar jelas, berikut saya jabarkan sekali lagi perbedaan kamera DSLR dan Mirrorless.

1. Cara kerja kamera

Yang pertama, tentu saja ada pada cara kerja kamera itu sendiri, dimana:

  • Pada kamera DSLR, terdapat cermin yang memantulkan cahaya dari lensa sebelum ke lubang intip. Saat anda menekan tombol shutter, cermin ini terangkat dan cahaya yang masuk akan diarahkan ke sensor
  • Sementara, pada Mirrorless gak ada istilah cermin-cerminan. Karena cahaya yang masuk langsung ke sensor sebelum diarahkan ke layar kamera
2. Ukuran dan Berat

Ukuran dan berat mewakili bobot kamera. Dan kamera DSLR ukurannya jauh lebih besar karena didalamnya terdapat cermin dan prisma.

Sementara, bodi kamera Mirrorless jauh lebih ramping sebab konstruksinya yang sederhana.

Dengan begitu, kamera Mirrorless jauh lebih efektif untuk dibawah jalan-jalan ketimbang DSLR.

3. Fokus otomatis

Pada fokus otomatis dan pemotretan cahaya rendah, DSLR lebih unggul.

Tapi itu subjektif karena pada beberapa jenis kamera DSLR saja. Sebab, Mirrorless seperti Sony a7R III kualitas fokus otomatisnya hampir sama dengan DSLR.

Artinya, sistem fokus kamera Mirrorless sudah berkembang terlebih setelah Conon M6 diluncurkan, yang kecepatan fokusnya sangat mencengangkan.

Meski demikian, saya juga perlu akui kalau kamera DSLR tetap unggul dalam konteks fokus otomatis terlebih jika objeknya bergerak cepat.

Jika tujuan anda punya kamera untuk ambil foto kegiatan olahraga atau fotografi alam liar, DSLR pilihannya.

4. Pratinjau gambar

Pada kamera DSLR, layar bidik optik bisa menunjukan dengan tepat apa yang ditangkap kamera, bahkan sangat detail.

Sementara, di pada Mirrorless, anda hanya dapat pratinjau gambar di layar. Karena itu beberapa varian kamera Mirrorless menawarkan jendela bidik elektronis.

Layar bidik elektronik ini akan mensimulasikan jendela bidik optik.

Dengan demikian, saat anda mengambil foto luar ruangan, pada cahaya yang bagus, pratinjaunya mirip dengan hasil foto.

Namun dalam situasi tertentu, dimana kondisi pencayaan redup atau objek yang di foto bergerak cepat, pratinjau foto di Mirrorless jadi gak bagus.

Kadang kusam, buram, terlihat berbintik dan ini berbeda dengan kamera DSLR, yang lebih bagus dari segi pratinjau gambar dalam dua situasi diatas.

Dengan demikian, DSLR lebih cocok digunakan untuk kegiatan fotografi pada kondisi cahaya redup atau objek yang bergerak cepat.

5. Kualitas video

Selain untuk fotografi, dua jenis kamera diatas banyak digunakan untuk ambil video, entah itu Vlog atau video wawancara.

Kamera Mirrorless, tentu saja, lebih cocok digunakan untuk merekam video dibanding DSLR.

Alasannya? Karena DSLR tidak menggunakan deteksi fase dengan cermin ke atas saat merekam video.

Artinya, jika pakai DSLR untuk ambil video, anda harus menggunakan metode fokus deteksi kontras yang kinerjannya lambat dan terkadang hasilnya gak akurat.

Baca Juga: Perbedaan Kamera Digital dan Kamera Analog 

Makanya tak usah heran jika hasil videonya ada yang buram, yang biasanya muncul ditengah video, saat kamera berusaha mencari fokus lagi.

Beberapa jenis kamera DSLR juga sudah ditambahkan deteksi fase pada sensor salah satu contonya bisa dilihat pada Nikon D850.

Di saat yang sama, beberapa kamera Mirrorless seperti Panasonic LUMIX GH5 S, anda sudah bisa mengambil video 4K atau ultra HD yang resolusinya empat kali lipat dari kamera HD biasa.

Dengan demikian, dalam konteks fokus saat mengambil video, Mirrorless jauh lebih unggul dibanding DSLR.

6. Kecepatan ambil foto

Dua jenis kamera diatas memungkinkan anda mengambil foto dengan cepat, pada kecepataran rana yang tinggi.

Dengan catatan khusus pengguna DSLR: anda harus kamera keluaran terbaru yang harganya mayan mahal.

Alasannya? Karena minimnya cermin yang memudahkan pengambilan gambar demi gambar.

Itulah yang jadi alasan mengapa Mirrorless, meski cara kerjannya sederhana, cenderung unggul saat anda mengambil banyak foto dalam beberapa detik sekalipun Shutter speed tinggi.

7. Daya tahan Baterai

Umumnya, kamera DSLR punya masa pakai baterai yang lebih lama karena anda bisa ambil foto tanpa harus pakai LCD dan EVF, yang biasanya makan banyak daya.

Hanya saja, jika membandingkan masa pakai baterai pada dua jenis kamera di atas untuk keluaran terbarunya, hasilnya sama.

Terlebih jika anda sering menggunakannya untuk melihat gambar yang barusan diambil pakai kamera.

Tambahan, dua jenis kamera diatas memungkinkan anda melepas baterai yang ada.

Artinya, anda bisa siapkan cadangan baterai untuk antisipasi kalau-kalau baterai kamera sudah habis.

8. Lensa dan Aksesoris

Soal lensa dan aksesoris tentu saja DSLR jauh lebih unggul. Alasannya karena akses untuk lensa dan aksesorisnya yang mudah di dapat.

Artinya, lesan dan aksesoris DSLR bisa diproduksi oleh produsen yang berbeda dengan pembuat kamera.

Sementara, kamera tanpa cermin atau Mirrorless lebih terbatas. Dengan demikian anda hanya bisa pakai lensa dari pembuat kamera saja, meski variannya sudah banyak.

Meski demikian, jika melihat situasi yang ada sekarang ini, kesenjangan dari segi ketersediaan lensa dan aksesoris sudah tidak ada bedanya.

Karena anda bisa dapat lensa Mirrorless dengan mudah seperti juga lensa DSLR.

Penutup

Bagi saya pribadi, Mirrorless lebih efektif digunakan untuk kegiatan fotografi karena bobot yang lebih ringan, kompak, cepat dan bagus untuk video.

Serbaguna deh. Disisi lain, kamera DLSR tetap punya keunggulan seperti pilihan lensa yang banyak, jendela bidik optik yang berkinerja baik dalam segala situasi meski bobotnya lebih besar.

Dua-duanya juga support sama teknologi fotografi era ini, karena kedua jenis kamera itu memungkinkan anda menghasilkan gambar dan video yang bagus.

Pilih saja yang menurut anda cocok. Jika masih bingung, boleh cari sumber lain atau minta rekomendasi ke fotografer lain.

Demikain artikel tentang Perbedaan Kamera DSLR dan Mirrorless, Sudah Tahu Belum?. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda. ***

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *