Pengertian Vlog: Jenis, Fungsi, Manfaat, Peralatan dan Contoh

Vlog, sampai hari ini, tetap jadi salah satu jenis konten paling populer di berbagai platform video on-demand seperti YouTube.

Mengapa jenis konten ini populer? Ada banyak alasan. Salah satunya karena dengan ide konten yang dibuat cenderung fresh dan bersifat kebaharuan.

Memang sih mayoritas topik yang dibahas berkaitan dengan aktivitas sehari-hari yang lebih dikenal dengan istilah daily vlog atau daily in my live.

Namun jika diperhatikan sekilas, banyak vlogger dalam videonya membahas satu subtopik yang sangat spesifik.

Misalnya, perjalannya ke Bali, gelas yang digunakan sehari-hari, parfum yang dipakai sampai outfit yang dikenakan saat berangkat kerja.

Sadar atau tidak, ide-ide konten seperti itu membuat video jadi lebih menarik karena bahasannya yang spesifik.

Apalagi, viewers atau subscriber cenderung punya keinginan untuk memperoleh sesuatu yang baru setiap hari dari apa yang ia lihat atau baca.

Dengan demikian, memikirkan topik apa yang mau dibahas dalam vlog sangat penting meski semuanya kembali ke kreativitas vlogger itu sendiri.

Tapi, apa sih pengertian vlog? Apa saja saja jenis-jenisnya? Dan apa fungsi vlog? Termasuk manfaat dan peralatan yang digunakan?

Jika penasaran jawaban dari semua pertanyaan diatas, simak artikel dibawah ini sampai habis.

Pengertian Vlog

pengertian vlog
Gambar via journaldunet.fr

Di KBBI, vlog adalah blog yang isinya berupa video. Artinya, fokus konten dalam vlog bukan teks tapi gambar bergerak.

Dengan demikian, vlog bisa diartikan sebagai video blogging atau konten video di blog atau website yang bisa diakses secara daring.

Sementara, dalam kamus online Cambridge Dictionary, Vlog punya dua definisi dasar, yakni:

  • Blog video yang berisikan pemikiran, pendapat atau pengalaman yang direkam lalu publikasikan ke internet
  • Blog yang berisikan catatan berita, opini dan topik menarik lain yang diupload seseorang ke internet dengan konten utamanya berupa video.

Lebih jauh lagi, vlog bisa diartikan sebagai aktivitas jurnalisme tentang kehidupan pribadi seseorang dimana pribadi tersebut bertindak sebagai perekam dan narator.

Dari beberapa sumber, vlog dianggap sebagai akronim dari video blog, atau dalam beberapa kasus, disebut video log yang di posting di platform berbagai video.

Seperti YouTube, Instagram, Facebook dan lain sebagainya. Dan content creator bisa bahas apa saja di dalam vlog tersebut.

Semua vlog punya ciri khas yang sama yakni video direkam sendiri atau bisa juga direkam oleh orang lain dengan subjek orang tunggal.

Intinya, vlog atau video blog adalah sebuah blog dengan media utama berupa video dan merupakan penyesuaian dari kata blog.

Kalau blog adalah catatan pribadi yang diterbitkan di platform blogging dan fokus utamanya adalah teks, maka vlog fokus utamanya pada video.

Lantas, mengapa ada kata-kata blog di dalamnya? Karena istilah blog punya cakupan yang luas, yang dibuat oleh satu orang dan menceritakan pengalaman sehari-hari.

Sejarah awal mula vlogging

Vlogging adalah aktivitas vlog. Dalam bahasa Indonesia disebut mengevlog yang berarti membuat vlog atau pengevlog yang berarti orang yang membuat vlog alias naravlog.

Orang-orang biasanya memposting aktivitas vlogging ke YouTube meski pada dasarnya konsep vlog sudah ada sejak lama.

Blog video pertama dapat ditelusuri sejak tahun 1980-an. Hanya saja, aktivitas ini tidak terlalu populer karena platform video sharing belum muncul saat itu.

Video blog atau vlog pertama Nelson Sullivan yang dibuat pada 1983

Contohnya Nelson Sullivan yang mulai membuat video pribadi di sekitar rumahnya di New York City untuk ditampilkan di acara TVnya pada 1983.

Popularitasnya kemudian meningkat setelah blog pertama lahir pada 1994, yang jadi cikal bakal vlog itu sendiri.

Sampai hari ini, Adam Kontras dikenal sebagai vlogger aktif terlama yang masih membuat konten jenis ini.

Jika dilihat dari Channel Youtubenya, ia sudah unggah vlog secara rutin selama lebih dari 15 tahun. Video pertamanya, Coercive Diplomacy diterbitkan pada 10 Apr 2006.

Dan istilah vlog sendiri diciptakan dan dipopulerkan oleh Luuk Bowman, dengan makna kata yang sama seperti sekarang.

Jenis Vlog

Apabila diklasifikasikan secara rinci, vlog punya banyak jenis. Jenis, dalam konteks ini, merujuk pada niche atau topik yang dibahas.

Atau mungkin, dalam beberapa kasus, merujuk pada kegiatan apa yang ditampilkan dalam vlog apakah itu travelling, cara membuat sesuatu dan lain sebagainya.

Hanya saja, secara umum, vlog bisa dikategorikan dalam beberapa macam atau jenis, diantaranya:

1. How-to

pengertian vlog
Gambar via iStock

Pertama dan paling populer adalah vlog how-to yang cenderung edukatif yang biasanya berisikan review tentang produk atau barang dan jasa atau layanan.

Dalam konteks yang lebih luas, vlog jenis ini juga bisa mengulas life hack yang sering dilakukan vlogger dalam kehidupannya sehari-hari.

Ada banyak contoh vlog how-to seperti tutorial, tips dan trik, cara menggunakan, cara membuat, cara hapus dan lain sebagainya.

2. Reality

pengertian vlog
Gambar via Freepik

Lalu ada vlog realita yang merujuk pada kenyataan atau fakta yang dialami oleh vlogger lalu diceritakan ke dalam vlog, langsung ataupun tidak langsung.

Jika langsung, maka kejadian akan ditampilkan langsung lewat video sementara, jika tak langsung, biasanya vlogger hanya menceritakan berdasarkan pengalamannya sendiri.

Misalnya, memvideokan pengalaman saat jalan-jalan ke Bali atau mungkin menceritakan pengalamannya saat berangkat naik pesawat ke luar negeri, Swedia misalnya.

Contoh bagus dari jenis vlog ini bisa lihat video-video daily in my live yang di posting beberapa konten creator di TikTok.

Hanya saja, untuk buat vlog jenis ini cukup sulit selain itu, durasi videonya bisa sangat panjang plus, saat buat vlog, harus pegang kamera dan stabilizer selama sesi rekaman berlangsung.

Tantangan berikutnya ada pada noise atau suara. Apalagi jika menggunakan audio langsung di kamera yang bisa saja membuat suara narator tak terdengar jelas.

3. Talking head

pengertian vlog
Gambar via Shutterstock

Talking head biasanya merupakan jenis vlog dengan ciri khas khusus dimana vlogger akan berbicara didepan kamera untuk membahas satu topik.

Biasanya, vlogger hanya menampilkan setengah badan pada video lalu menceritakan atau menyampaikan isi pikirannya.

Umumnya, yang dibahas terkait dengan minat, situasi, kondisi kerja, pengetahuan, pengalaman sehari-hari dan hal-hal unik lainnya.

Peralatan untuk membuat vlog

Sama seperti konten video lain dimana anda perlu beberapa peralatan atau perlengkapan yang diperlukan untuk membuat vlog.

Dengan demikian, jika punya rencana buat vlog, wajib investasikan sejumlah dana untuk beli peralatan dibawah ini, seperti:

1. Kamera vlogging

Pertama dan paling penting adalah kamera. Tidak harus beli kamera DSLR yang mahal karena bisa pakai kamera ponsel.

Dari segi kualitas mungkin kalah tapi jangan anggap enteng soal fleksibilitas penggunaan. Karena kamera ponsel lebih ringan dan fleksibel dibanding DSLR Mirrorless.

Hanya saja, agar videonya lebih jernih, disarankan untuk pakai kamera latar belakang. Tambahkan juga alat bantu seperti gimbal untuk mempermudah penggunaan.

Sementara, jika punya modal lebih, bisa pertimbangkan untuk beli beberapa kamera vlog terbaik seperti Canon G7X Mark II atau Sony RX100 III.

2. Mic yang bagus

Salah satu aspek penting dari vlog adalah audio. Dengan demikian, wajib pertimbangakn untuk pakai audio yang bagus.

Artinya, dengan memilih mikrofon yang bagus secara tidak langsung akan menunjang kualitas video yang bagus pula.

Bisa sih pakai mikrofon internal ponsel atau kamera yang digunakan. Hanya saja kualitas suaranya tidak maksimal.

Karena itu, disarankan untuk pakai mikrofon eksternal untuk meningkatkan pengalaman audio yang lebih baik dari sisi audiens.

3. Lighting

Kalau suka rekaman di dalam ruangan, didepan meja misalnya, pertimbangkan soal lighting. Mayoritas vlogger pakai ring light atau lampu sejenis.

Jika diluar ruangan, bisa pakai cahaya alami yang ada saat itu. Hanya saja, ada kemungkinan cahayanya tidak merata apalagi jika pakai kamera ponsel biasa.

4. Aplikasi editing

Tergantung mau edit konten dimana. Jika tak punya perlengkapan yang memadai seperti laptop atau PC, bisa edit langsung dari ponsel.

Sementara, jika punya PC, boleh instal aplikasi editing yang sesuai dengan kapasitas memori baik itu yang berbayar atau gratis.

Tips membuat vlog yang menarik

Setelah mengetahui pengertian, sejarah dan peralatan vlog, ada beberapa tips yang bisa dicoba untuk membuat konten vlog anda menarik, seperti:

1. Fokus ke satu topik

Topik atau niche adalah konten yang jadi fokus utama dalam vlog. Misalnya, jika suka rias wajah, maka fokus ke konten itu.

Atau mungkin, jika suka jalan-jalan alias traveling, fokus ke konten vlog jenis itu. Mengapa niche itu penting?

Agar audiens bisa tahu minat dan ketertarikan anda. Memilih niche yang tepat pada akhirnya akan membuat anda tahu minat dan demografi audiens secara langsung.

Untuk contoh nichenya ada banyak mulai dari tutorial makeup, game, fashion, lifestyle, timelapse dan lain sebagainya.

2. Tentukan ide cerita di setiap vlog

Sekalipun sudah fokus ke satu topik, menentukan ide cerita di setiap vlog tetap penting. Artinya, dalam vlog tersebut, anda juga fokus ke satu topik yang dibicarakan.

Misalnya, jika anda fokus ke makeup, maka dalam setiap konten video, anda harus fokus ke mode makeup yang ditampilkan.

Apakah itu bulu mata, bibir, alis mata dan lain sebagainya. Mengapa ini penting? Agar konten anda lebih terstruktur dan rapi.

Jika tak menentukan ide cerita, ada kemungkinan dialog atau topik yang dibicarakan bakal berantakan. Selain itu, waktu editing akan lebih lama.

Artinya, sekalipun gaya vlog hanya menceritakan kehidupan sehari-hari, harus tetap punya rencana tentang topik yang dibahas.

Konten yang direncanakan dengan baik sejak awal, tengah dan akhir pada umumnya akan membuat vlog lebih relevan dan populer.

3. Rencana aksi

Paling penting dan paling akhir adalah pengaplikasian. JIka sudah memilih niche dan ide cerita, jika tak diaplikasikan, maka tidak akan menghasilkan apa-apa.

Jadi sebisa mungkin untuk buat rencana atau jadwal tentang kapan untuk ngevlog sesuai dengan ide cerita yang mau dibahas.

Misalnya, anda mau buat rencana vlog ke tempat wisata di Bali. Setelah buat ide cerita atau fokus ke dalam vlog, maka siapkan peralatan dan langsung buat vlog.

Pertimbangkan kapan vlog dimulai dan kapan berakhir. Misalnya, saat berangkat dari rumah, saat di bandara, saat di penginapan atau hotel dan lain sebagainya.


FAQ

Beberapa pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan terkait postingan ini bakal diulas dalam bentuk QnA dibawah, berikut daftarnya:

1. Apa perbedaan vlog dengan konten video lainnya, tutorial misalnya?

Sebenarnya tidak ada perbedaan teknis antara vlog dan jenis video lainnya yang di posting di platform on-demand, TikTok atau YouTube misalnya.

Hanya saja, jika dilihat lebih jauh lagi, ada dua hal yang jadi pembeda, diantaranya:

  • Vlog cenderung mengulas aktivitas atau kegiatan sehari-hari yang divideokan dengan atau tanpa suara dari vlogger. Bisa juga hanya menceritakan pengalaman yang dialami, minat, pandangan, atau hal-hal menarik lainnya
  • Tiap proses rekaman video dilakukan sendiri oleh vlogger. Artinya, vlogger jadi videographer sekaligus narator itu sendiri
  • Vlog selalu menampilkan wajah di setiap videonya lalu menceritakan suatu topik yang dianggap menarik

Itu belum ditambah dengan proses editing sampai publikasi. Dengan demikian, jadi vlogger sedikit lebih rumit dari yang dibayangkan kebanyakan orang.

2. Apa yang dimaksud dengan Mini Vlog?

Mini vlog adalah vlog pendek dengan durasi pada umumnya kurang dari 3 menit meski dalam beberapa kasus bisa lebih dari itu.

Ada banyak contoh mini vlog salah satunya bisa dilihat dalam konten-konten daily vlog beberapa pengguna TikTok atau di YouTube short.

3. Apa perbedaan vlog dan blog?

Vlog, seperti yang sudah dijelaskan diatas, merupakan aktivitas blogging namun konten utamanya berupa video.

Sementara, blog merupakan aktivitas blogging tentang kegiatan sehari-hari namun fokus utamanya pada teks.

Artinya, dari segi konten ada perbedaan antara keduanya begitu juga dengan target audiens yang ingin disasar.Untuk lebih memahami pengertian blog termasuk sejarah, fungsi dan cara buatnya bisa baca ulasannya disini.

4. Apa perbedaan vlog dengan vlogger?

Vlog adalah konten video yang menampilkan aktivitas sehari-hari sementara vlogger adalah orang yang membuat vlog.

Penutup

Tidak ada salahnya jika memilih jenis konten ini saat ingin jadi content creator. Yang penting tahu arah vlognya kemana dan konsep apa yang diinginkan.

Namun, apa yang disampaikan hanya sebatas penjelasan saja sebab vlog, sama seperti jenis konten lain yang butuh kreatifitas dari pembuat.

Jadi kembali ke pribadi masing-masing terkait dengan preferensi video yang diharapkan, pengalaman yang disampaikan dan hasilnya yang diinginkan.

Demikian artikel tentang pengertian vlog, jenis, fungsi, manfaat, peralatan dan contohnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar