Pengertian Studium Generale: Sejarah Singkat, Maksud dan Tujuan

8 Likes Comment
pengertian studium generale

Pengertian Studium Generale – Beberapa dari anda mungkin sering mendengar istilah yang satu ini. Terlebih bagi anda yang sudah berstatus mahasiswa.

Kadang kala, kata studium generale ini diganti [disebut juga] dengan stadium general, stadium generale dan lain sebagainya.

Intinya, semua penyebutan itu mengacu pada kata studium generale dengan arti yang sama. Hanya terdapat perbedaan pada beberapa huruf saja.

Meskipun sudah sering didengar, apakah anda tahu pengertian dari studium generale ini? Apa maksud dan tujuan diadakannya studium generale dan pertanyaan lain yang serupa.

Dalam artikel kali ini akan saya ulas tentang pengertian studium generale, maksud dan tujuan serta sejarh singkatnya. Yang mungkin bisa menambah wawasan anda tentang kata yang satu ini.

Pengertian studium generale

Secara umum, studium generale adalah satu kegiatan akademik seperti perkuliahan yang dilangsungkan di lembaga pendidikan tinggi.

Meskipun tidak ada pengertian resmi tentang kata yang satu ini, namun secara umum mengacu pada perkuliahan atau kuliah umum.

Siapa yang memberi kuliah umum ini? Bisa siapa saja. Mulai dari akademisi atau dosen, praktisi pendidikan, politikus, wirausahawan dan lain sebagainya.

Lalu siapa yang akan menjadi peserta kuliah umum ini? Jawabannya adalah para mahasiswa dari suatu program studi, fakultas hingga universitas.

Kata studium ini sendiri belum masuk pada pedanan kata Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI]. Yang ada hanyalah stadium, namun merujuk pada tingkatan masa atau penyakit.

Baca Juga : Kudis: Pengertian, Gejala dan Cara Mengobati

Berdasarkan kamus Merriam-webster, Studium generale adalah “a place or institute of studies where people from all parts of the world of may come to study any subject” yang berarti sebuah tempat atau institut yang digunakan sebagai tempat studi dimana orang-orang dari seluruh dunia datang untuk belajar berbagai subjek pengetahuan.

Disisi lain, beberapa orang mengatakan kalau studium generale adalah sebuah kuliah umum yang bisa juga diikuti oleh orang lain atau mahasiswa dari luar.

Dari berbagai pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa studium generale adalah sebuah kuliah gabungan atau kuliah umum serupa seminar yang diikuti oleh mahasiswa antar fakultas dan antar universitas.

Lantas, apa sih maksud dan tujuan dari studium generale ini?

Berangkat dari pengertian diatas, ada beberapa tujuan dari kegiatan semacam ini, antara lain:

a. Untuk mempererat hubungan

Dalam dunia akademik, hubungan ini bisa diartikan dengan dua hal. Yakni hubungan antar mahasiswa dengan pihak universitas dan hubungan dalam rangka perluasan ilmu pengetahuan.

Disisi lain, apabila diikuti oleh mahasiswa dari luar fakultas atau dari luar universitas, dapat mempererat kerja sama dibidang akademik dan penelitian.

b. Transfer pengetahuan

Selain mempererat hubungan, juga bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa atau peserta studium generale ini sendiri.

Selain itu, dapat juga digunakan sebagai media transfer ajaran-ajaran ilmiah dan non-ilmiah sebagai bagian dari misi pendidikan untuk mencerdaskan manusia.

c. Apsek keilmuan

Secara luas, Studium generale juga dapat digunakan sebagai salah satu sarana untuk meningkatkan aspek keahlian secara luas.

Sekaligus untuk menyelenggarakan pendidikan yang berusaha menghubungkan antara disipilin ilmu dan perkembangan zaman.

Sejarah singkat studium generale

Setelah mengetahui pengertian, maksud dan tujuan studium generale ini, apakah ada dari anda yang tahu sejarahnya?

Jika belum tahu biar saja ulas sedikit. Sebenarnya, studium generale adalah sebuah tradisi pendidikan dari Negara-negara Eropa.

Awal mula, studium generale ini dilangsungkan di beberapa lembaga pendidikan tinggi Eropa seperti di Italia, Prancis, Inggris, Spanyol dan juga Portugal.

Dalam penerapannya, studium generale tidak merujuk pada kegiatan kuliah umum seperti yang saya jelaskan dibagian atas, melainkan sebagai sebuah tempat belajar paling bergengsi dan elit di Negara tersebut.

Baca Juga : Idealnya, Satu Orang Punya Berapa Blog?

Pada abad ke-13, para sarjana yang lulus dari studium generale ini dituntut untuk memberikan semacam seminar atau kursus kuliah di lembaga lain di seluruh Eropa.

Pada masa itu, kadang studium generale ini disebut dengan nama yang berbeda seperti Stadia generalia.

Dan dalam sejarahnya, ada beberapa universitas yang dipandang sebagai studium generale mulai dari Universitas Bologna [Berdiri tahun 1088), Universitas Oxford [Berdiri tahun 1167], Universitas of Cambrige [Berdiri tahun 1209], Universitas Paris [berdiri pada tahun 1215] dan beberapa universitas lain.

Karena merujuk pada tempat dan bukan kegiatan, maka kata ini memiliki beberapa makna dasar. Makna-makna ini juga tak lepas dari sejarahnya. Antara lain:

1. Sebagai tempat untuk menerima Mahasiswa Baru

Artinya, studium generale itu adalah sebuah universitas yang cukup bergengsi yang memungkinkan siapa saja belajar didalamnya.

Jadi, siswa dari seluruh dunia bisa datang untuk belajar ke sana atau mendaftar menjadi mahasiswa baru.

2. Ada mata pelajaran

Mata pelajaran atau yang lazim disebut dengan Mata Kuliah [MK] diajarkan juga disana. Namun ada beberapa mata kuliah wajib yang harus diikuti oleh mahasiswa mulai dari seni, teologi, hukum dan kedokteran.

3. Diajarkan oleh guru ahli

Bagian terpenting dari tempat tersebut adalah proses pengajaran yang harus ddiajarkan oleh seorang ahli atau guru [dosen].

4. Para pengajar punya kualifikasi

Pada poin yang keempat ini, ada beberapa kriteria tertentu para pengajar. Kriteria ini muncul setelah kata studium ini makin sering digunakan sebagai tempat belajar.

Ada sebuah istilah dimana beberapa pengajar disebut sebagai master dan terdaftar sebagai Guild of master of studium generale. Para master ini bisa mengajar di studium lainnya tanpa harus mengikuti tes kualifikasi.

Para pengajar ini juga punya hak istimewa yang dikenal dengan istilah jus ubique docendi, yang dapat praktiknya hak istimewa ini hanya boleh dikeluarkan oleh tiga universitas tertua di Eropa yakni Salerno, Bologna dan Paris.

Para master ini bisa mengajar di semua mata pelajaran yang ada dan di semua sekolah yang sudah menyandang predikat sebagai studium generale.

Penutup

Hari ini, hampir setiap universitas di dunia pernah melaksanakan kegiatan studium generale ini baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Meskipun kata ini sendiri telah mengalami pergeseran makna dari sebelumnya merujuk pada tempat kini menjadi sebuah kegiatan perkuliahan.

Pergeseran makna ini tidak saja terjadi di wilayah-wilayah Eropa tetapi juga di seluruh dunia. Yang kini, studium generale tidak digunakan untuk merujuk pada universitas tertua atau universitas elit atau suatu tempat belajar paling bergengsi di Eropa sana, melainkan sebagai sebuah kegiatan kuliah.

Intinya, studium generale adalah sebuah kuliah umum yang dilangsungkan secara akademik di lingkup pendidikan tinggi baik universitas, sekolah tinggi, institut, politeknik dan lain sebagainya.

Dengan kata lain, studium generale berarti kuliah umum. Kuliah umum dapat diartikan sebagai sebuah seminar akademik yang bertujuan untuk memberikan dasar pengetahuan atas sesuatu kepada para peserta kuliah umum termasuk juga masyarakat.

Demikian artikel tentang pengertian studium generale, termasuk manfaat dan tujuan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *