Pengertian Footage: Jenis, Fungsi, Manfaat, Cara Buat dan Contoh

Footage sering disebut secara bergantian dengan istilah lain mulai dari b-roll, rekaman mentah, video footage, video stock sampai dengan video mentah.

Apapun penyebutannya, semua merujuk pada jenis video, biasanya pendek, yang umumnya disisipkan ke dalam satu video yang lebih panjang untuk melengkapi isi kontennya.

Artinya, keberadaan footage pada satu video bisa membuat durasinya lebih panjang, memperindah tampilannya dan membuatnya lebih menarik.

Tapi, apa sih yang dimaksud dengan video footage? Apa fungsinya? Apa manfaatnya? Dimana tempat mendapatkan video footage?

Jika penasaran jawaban dari berbagai pertanyaan dasar diatas, simak artikel dibawah ini sampai habis.

Pengertian Footage

Perbedaan Video Footage, A-Roll dan B-Roll Serta Contohnya
Gambar via shutterstock.com

Footage adalah file dalam format digital yang merujuk pada rekaman mentah yang dibuat untuk disisipkan pada video atau film.

Dari sini bisa dipahami kalau footage ini semacam stok yang berisikan video pendek yang bisa dibeli oleh seseorang untuk menghemat waktu dan biaya saat memproduksinya sendiri.

Dan vide jenis ini sangat umum ditemui oleh mereka yang berkecimpung di bidang editor video, pembuatan film atau bidang terkait lainnya.

Bahkan, ada mungkin juga baru sadar kalau klip pendek, yang bukan intro, mid atau end-credit scene, disisipkan pada video.

Baca Juga:

Tapi, apa sih pengertian footage yang sebenarnya? Footage adalah rekaman, yang kadang juga disebut stok video (stock video) atau b-roll yang dimasukkan secara sengaja ke dalam satu video atau film.

Biasanya, stock video durasinya kurang dari 1 menit dan tidak diproduksi khusus untuk pembuat video atau rumah produksi.

Klik jenis ini bisa didapat dengan membelinya dari situs microstock, memperolehnya dari arsip dan sumber lainnya.

Dan karena pasarnya yang meningkat, banyak kreator yang saat ini fokus untuk menjual hak ciptanya dengan menjadi kontributor footage stock di microstock.

Artinya, mereka akan merekam klip pendek dengan perspektif yang lebih umum dan singkat dengan berbagai konsep dan gaya.

Kemudian di posting lalu dijual lisensi atau hak ciptanya kepada orang-orang yang tertarik. Dari sinilah mereka bisa dapat uang.

Jenis video footage

Pengertian Footage
Gambar via istockphoto.com

Tiap video footage punya ciri khas sendiri. Karena itu, video footage bisa dibedakan berdasarkan apa yang ditampilkan dan bagaimana bentuk tampilannya.

Misalnya, video footage dari udara yang diambil menggunakan drone, video pemandangan alam, landscape dan lain sebagianya.

Hanya saja, secara umum, video footage bisa dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya:

1. A-Roll

Istilah A-roll merujuk pada pita film yang khusus dibuat untuk menunjukkan transisi antar shot yang diambil.

Hanya saja, seiring berkembangnya waktu, A-Roll sudah mengalami perluasan makna dimana hari ini dianggap sebagai video footage yang melibatkan dialog di dalamnya.

2. B-Roll

Jika A-Roll melibatkan dialog pada videonya, tapi tidak demikian dengan B-Roll. Artinya, pada video footage jenis ini, tidak ada dialog sama sekali.

Dalam sejarahnya, B-Roll merujuk pada rekaman sekunder, yang telah diedit sedemikian rupa, diberi warna dan atribut lainnya.

3. RAW Video

Terakhir ada RAW video, yang merujuk pada video mentah tanpa proses pengeditan dengan atau tanpa melibatkan dialog di dalamnya.

Hanya saja, istilah ini lebih merujuk pada format video dan bukan bagaimana kelihatannya atau bagaimana ia diproses.

Umumnya, RAW video akan diedit bersamaan dengan video nantinya untuk memberikan efek dan warna yang sinkron ke video utamanya.

Fungsi dan Manfaat Footage

Perbedaan Video Footage, A-Roll dan B-Roll Serta Contohnya
Gambar via masterclass.com

Ada banyak manfaat dan kegunaan video footage. Tapi, secara umum, ia bisa dikelompokan dalam tiga bagian, diantaranya:

1. Untuk melengkapi video

Fungsi pertama dan paling umum dari footage adalah melengkapi video sehingga cerita atau narasi yang disampaikan makin jelas.

Misalnya, dalam kasus video iklan untuk perusahaan traveling, mereka bisa menggunakan video-video footage dari bali atau venesia.

Tujuannya adalah untuk mengonseptualisasikan keseluruhan cerita dengan teks dan isi pesan yang sesuai.

Dan tentu saja, harganya jauh lebih meriah ketimbang kirim kru untuk ambil video di bali atau venesia hanya untuk tujuan ini.

2. Gambaran isi video

Dalam beberapa kasus, video footage digunakan di awal video yang tujuannya adalah untuk menunjukkan kepada audiens narasi dari isi video.

Dalam beberapa kasus, untuk menciptakan kesan familiar, kreator akan menambahkan video-video umum yang mungkin sudah sering kali dilihat sebelumnya.

Dengan demikian, video footage yang sama mungkin pernah muncul di film, TV, dokumenter, iklan dan lain sebagainya.

3. Memperpanjang durasi video

Dalam beberapa kasus, setelah proses editing tahap awal dilakukan, mungkin durasi video tidak sesuai harapan.

Karena itu, ditambahkan footage yang dibeli. Dengan tujuan untuk menghemat waktu dibanding harus rekam ulang videonya sedari awal.

Cara Dapat Video Footage

Pengertian Footage
Gambar via istockphoto.com

Jika ingin memasukkan video footage ke dalam video, ada dua cara yang bisa dilakukan. Pertama, dengan membelinya di situs microstock atau membuatnya sendiri.

1. Beli di situs microstock

Rata-rata situs microstock menyediakan opsi untuk mendownload video footage yang mayoritasnya berbayar.

Dengan demikian, jika ingin dapat video footage tersebut, anda harus keluarkan sejumlah uang untuk membelinya.

Dan disarankan memang untuk beli saja karena jika unduh yang gratisan, bisa saja di kemudian hari ada klaim hak cipta.

Meski ada juga yang berbayar, dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Misalnya, di Pixabay yang mengharuskan pengguna untuk menautkan sumber video footagenya ke tautan yang sudah disiapkan.

2. Rekam sendiri

Cara kedua untuk mendapatkan video footage adalah dengan merekam sendiri, menggunakan konsep dan peralatan sendiri.

Tinggal sesuaikan sama kebutuhan atau keinginan anda. Untuk durasinya, minimal 10 detik dan maksimalnya adalah 1-2 menit.

Jika ini dilakukan dengan sungguh-sungguh, selain bisa digunakan untuk keperluan pribadi, anda juga bisa menjualnya.

Ada banyak kok situs yang memungkinkan anda jual video footage. Tinggal cari situs mana yang menguntungkan, lihat ketentuan posting footage dan jika sesuai, silahkan daftar jadi kontributor.


FAQ

Untuk beberapa pertanyaan yang mungkin akan diajukan terkait postingan ini bakal diulas dalam bentuk QnA di bawah, seperti:

1. Apa perbedaan antara A-Roll dan B-Roll?

Perbedaan utama A-Roll dan B-Roll ada pada isi videonya dimana A-Roll merujuk pada footage yang ada dialog sementara B-Roll tidak.

Penjelasan lebih lengkap soal perbedaan A-Roll dan B-Roll serta contohnya, bisa baca di postingan saya sebelumnya disini.

2. Apakah ada situs untuk download footage gratis tanpa hak cipta?

Saat ini, ada beberapa platform yang memungkinkan anda mendownload footage gratis tanpa hak cipta.

Dengan demikian, anda tidak perlu keluarkan kocek untuk dapatkan video yang diinginkan. Hanya saja, dalam beberapa kasus, anda harus menyertakan atribusi.

Atribusi ini seperti pemberian link sumber ke video yang dimaksud. Lantas, apa saja situs untuk download footage gratis?

Bisa download ke Pexels, Pixabay, Videvo, Life of Vids dan juga Splitshire. Daftar lengkapnya sudah dibahas di artikel ini.

3. Apakah footage sama dengan preset?

Pada dasarnya, footage adalah rekaman video mentah pendek yang disisipkan pada satu video yang biasanya lebih panjang untuk melengkapinya.

Sementara, preset merujuk pada video jadi yang bisa digunakan kembali oleh orang-orang atau pengguna yang disiapkan oleh satu aplikasi.

Dari dua pengertian diatas, dapat diketahui kalau ada perbedaan mendasar antara footage dan preset begitu juga dengan fungsi dan kegunannya.

Penjelasan lebih detail soal pengertian preset, termasuk jenis, fungsi, manfaat dan juga contoh bisa baca ulasannya disini.

Penutup

Jika sering berurusan sama video atau sedang buat film pendek, ada beberapa kebutuhan atas video untuk meningkatkan tampilan atau visibilitasnya.

Disinilah perlunya footage. Karena selain bisa menambah keindahan, footage juga bisa memperbesar ukuran dan meningkatkan durasinya.

Jadi, ini cocok untuk para YouTuber yang sedang edit video untuk meningkatkan jam tayang dan subscribe.

Demikian artikel tentang pengertian footage termasuk fungsi, manfaat, cara buat dan contoh. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar