Pengalaman Akun Kontributor Shutterstock Disabled dan Solusinya

Ada banyak penyebab mengapa akun kontributor Shutterstock disabled mulai dari akun ganda, masalah hak cipta, konten duplikat dan lain sebagainya.

Solusinya sendiri cuma ada dua. Pertama, melakukan banding yang kecil kemungkinan diterima dan kedua dengan membuat akun kontributor baru.

Seperti yang saya alami beberapa hari lalu dimana akun Shutterstock milik saya disabled padahal sudah payout beberapa kali dari situ.

Yang bikin tambah kesal adalah saldo didalamnya sudah $35,65 dan bulan depan akan cair ke Paypal untuk ketiga kalinya.

Setelah cari solusi kesana kemari, saya simpulkan kalau akun tersebut tidak akan pernah bisa dikembalikan.

Sebenarnya, penyebab disabled murni kesalahan saya. Menyesal? Tentu saja. Inilah yang kemudian mendorong saya buat satu postingan dengan topik ini.

Dengan harapan agar tidak ada kontributor yang melakukan kesalahan serupa karena bisa membuat akun dinonaktifkan selamanya.

Penyebab Akun Kontributor Shutterstock Disabled

Lantas, apa saja yang bisa membuat akun kontributor Shutterstock disabled? Ada beberapa, diantaranya:

1. Akun ganda

Pertama karena indikasi akun ganda dan kasus inilah yang paling sering terjadi. Bahkan bisa saja dialami siapa saja, termasuk anda yang baru saja daftar jadi kontributor.

Seperti yang saya alami. Untuk diketahui, saya punya satu akun kontributor Shutterstock, pure untuk referral alias ajak kontributor gabung ke platform jual beli foto paling populer tersebut.

Tautan referralnya saya tempatkan di beberapa postingan blog ini. Setelah 1 tahun lebih, akhirnya bisa payout pertama kali dari Shutterstock tanpa jualan foto.

Sialnya, pada 3 Februari 2022, saya buat satu akun kontributor lagi dengan email yang tentu saja berbeda.

Rencananya, akun pertama khusus dipakai untuk referral dan akun second atau kedua ini untuk jual foto. Siapa tahu, keduanya bisa menghasilkan.

Baca Juga:

Seminggu kemudian, saya buka akun lama untuk lihat balance saldonya berapa tapi saat tekan tombol sign in setelah email dan password diinput, muncul tulisan seperti gambar dibawah:

Penyebab Akun Shutterstock Disabled

Dari sini saya baru ngeh kalau akun kontributor milik saya dibanned. Setelah cari tahu penyebabnya apa, ternyata dari identitas yang saya input di akun baru.

Karena baru sadar kalau alamat tempat tinggal dan nomor telepon yang dipakai di akun lama dan akun baru itu sama.

Dari sinilah saya menyimpulkan kalau memasukkan alamat dan nomor telepon yang sama di dua akun, sistem akan langsung mendeteksinya sebagai akun ganda.

Dan ini bisa membuat akun disabled otomatis. Lantas, apakah kedua akun akan dinonaktifkan? Sepengalaman saya tidak.

Hanya akun lama yang di banned sementara akun baru tidak. Karena akun yang baru saja dibuat itu masih bisa dibuka tanpa ada pemberitahuan seperti diatas.

Perhatikan, jika akun disabled, tidak akan ada pemberitahuan dari Shutterstock. Satu-satunya informasi disabled hanya dari halaman sign in.

2. Jiplak karya orang lain

Penyebab yang kedua berkaitan dengan hak cipta. Artinya, apabila ada foto yang di upload terdeteksi sama atau sudah pernah di upload, maka akan mempengaruhi kualitas akun.

Satu dua kali mungkin tidak jadi masalah. Kemungkinan, hanya terjadi penolakan saat upload konten.

Tapi jika kesalahan macam ini dilakukan secara terus menerus, bisa membuat akun anda di banned.

Dengan demikian, sebelum unggah foto atau file lain, video footage misalnya, pastikan file tersebut murni buatan anda.

3. File ada di platform lain

Penyebab akun Shutterstock disabled yang ketiga masih punya kaitan sama poin sebelumnya. Hanya saja, jika sebelumnya di dalam platform, maka yang ketiga ini diluar platform.

Misalnya nih, anda posting foto A di Freepik atau situs microstock lain. Beberapa hari kemudian, anda upload foto yang sama di Shutterstock.

Jika sistem mendeteksi duplikat, maka foto akan di reject atau ditolak. Jika pelanggarannya sudah fatal, akun bisa langsung disabled saat itu juga.

Penyebabnya apa? Apalagi kalau bukan dugaan menjiplak karya orang lain. Dan asumsi ini berasal dari fakta kalau foto tersebut pernah di upload di platform lain.

Dugaan ini bisa saja mengarah ke hak cipta alias anda dianggap mencuri karya orang lain atau tidak mengupload karya asli.

Meski sebenarnya foto yang diunggah milik anda. Dan tentu saja, pihak Shutterstock tidak mau berurusan sama masalah-masalah seperti ini.

Apalagi jika status hak cipta foto di platform lain eksklusif. Sah-sah saja sih jika foto tersebut gratis alias bisa di unduh oleh siapa saja.

4. Akun kontributor sudah lama hibernasi

Untuk beberapa alasan, akun kontributor yang sudah lama tidak aktif tanpa melakukan apapun, bisa juga dinonaktifkan permanen.

Misalnya, tahun 2015 lalu anda buat akun kontributor Shutterstock. Cuma buat saja begitu, tanpa pernah upload foto, file digital atau aktivitas lainnya.

Anda juga tidak memanfaatkan tautan afiliasi atau referral yang ada. Intinya, akun tersebut sudah lama tidak aktif, maka pihak Shutterstock akan menonaktifkannya.

5. Foto spam

Posting foto spam atau berkualitas rendah, yang bertolak belakang sama ketentuan unggahan konten dan kebijakan platform, biasanya akan ditolak.

Perlu diketahui, setiap kali posting foto atau file digital lain di Shutterstock akan direvisi oleh tim editor profesional yang ditunjuk.

Nah editor-editor inilah yang akan menentukan apakah konten atau foto anda bisa muncul di situs Shutterstock atau sebaliknya.

Dengan demikian, apabila foto tersebut dianggap spam, berkualitas rendah, tidak sesuai pedoman yang ditentukan, selain reject akan berdampak pada performa akun.

Atau mungkin, dalam beberapa kasus, anggap saja 99% foto yang di unggah itu ditolak, maka bisa saja anda dianggap upload foto spam.

Dan jika kesalahan seperti ini dilakukan secara terus menerus tanpa melihat atau membaca ketentuan yang ada, bisa saja akun akan dibanned otomatis.

6. Perubahan kebijakan

Penyebab lain berkaitan dengan perubahan kebijakan dari Shutterstock. Misalnya, entah kenapa, pihak Shutterstock merubah kebijakan untuk user dari beberapa negara.

Anggap saja begini, Shutterstock diminta bayar pajak di Indonesia dalam jumlah besar dan mereka belum menyetujuinya karena satu dan lain alasan.

Pihak pemerintah kemudian memblokir platform ini dari Indonesia. Shutterstock kemudian merespon dengan menonaktifkan semua akun kontributor asal Indonesia.

Kasus-kasus seperti ini, meski sebenarnya tidak akan mungkin terjadi, masuk kategori perubahan kebijakan.

Kejadian seperti ini tentu saja diluar dari kemampuan kontributor dan sekalipun melakukan banding, sudah pasti akan ditolak.

Solusi dan Cara Mengatasi akun Kontributor Shutterstock Disabled

Sejauh ini, ada dua solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi akun kontributor Shutterstock yang disabled atau dinonaktifkan, seperti:

1. Mengajukan banding

Form banding memang tidak ada tapi anda bisa mengajukan keberatan lewat kolom chat Shutterstock Contributor Expert.

Sayangnya, harus sabar jika pakai cara ini. Karena balasan dari Tim SCE ini sangat lambat, bahkan bisa memakan waktu berhari-hari hanya untuk say Hi.

Jika beruntung, anda bisa respon dengan cepat. Tapi, sepengalaman saya, balasan paling cepat akan datang 30 menit kemudian.

Selain itu, komunikasi harus dilakukan pakai Bahasa Inggris karena jika pakai Bahasa Indonesia, kemungkinan chat tidak akan direspon.

Meski demikian, cara yang satu ini layak dicoba terlebih untuk yang akunnya disabled tanpa tahu penyebabnya apa.

Atau mungkin, yang ingin mengajukan keberatan penonaktifan akun untuk alasan-alasan yang cenderung teknis misalnya masalah hak cipta.

Jika sudah dapat balasan, langsung sampaikan keberatan anda. Sampaikan sedetail mungkin dan harapan agar akun tersebut bisa kembali aktif.

2. Buat akun Shutterstock yang baru

Solusi yang kedua adalah dengan membuat akun Shutterstock kontributor yang baru alias mulai dari awal.

Cara buatnya sih sederhana dan bisa pakai Shutterstock versi aplikasi yang bisa di unduh di Google Play Store dan App Store atau via web.

Sebelum daftar akun baru, pastikan anda tidak menggunakan identitas yang sama dengan akun lama, termasuk alamat dan nomor telepon.

Selain itu, anda juga tidak boleh upload foto yang sama dari akun lama ke akun baru. Bisa-bisa pihak Shutterstock akan mendeteksi fraud atau duplikat konten.

Intinya, saat buat akun baru, semaksimal mungkin hindari informasi atau file yang terkait dengan akun lama yang sudah disabled.


FAQ

Beberapa pertanyaan yang mungkin akan diajukan terkait postingan ini bakal saya ulas dalam bentuk QnA dibawah, diantaranya:

1. Jika akun kontributor Shutterstock Disabled, apakah foto atau file yang pernah di upload ikut terhapus?

Secara teknis Ya. Artinya, karena akun kontributor Shutterstock milik anda sudah disabled, akan berdampak pada file yang di upload.

Apabila saat melakukan pencarian file dan masih mendapati file tersebut, bisa hubungi pihak Shutterstock.

Hanya saja, kedepannya, mungkin saja ada perubahan kebijakan dari pihak Shutterstock. Jadi, peluang file tersebut masih ada cenderung besar.

Tapi, informasi ini belum valid. Jika ada yang pernah alami masalah seperti ini, boleh sampaikan pengalamannya di kolom komentar.

2. Jika sudah mencapai ambang batas pembayaran lalu tiba-tiba akun kontributor Shutterstock disabled, apakah uangnya tetap akan cair?

Sepengalaman saya tidak seperti pengalaman yang saya alami dimana, ambang batas pencairan diatur ke $35.

Dan saat akun Shutterstock disabled, saldo sudah melewati ambang tersebut. Bulan berikutnya, tidak ada penambahan saldo di akun Paypal milik saya.

Dari sinilah bisa disimpulkan kalau sekalipun sudah mencapai ambang batas pembayaran, uang atau pendapatan dari Shutterstock tidak akan cair jika akun sudah disabled.

3. Bagaimana cara mengetahui kalau akun kontributor disabled?

Cara paling mudah dengan masuk ke dashboard contributor. Saat masuk ke akun, akan ada pemberitahuan kalau status akun sudah disabled.

Pemberitahuannya sendiri kira-kira seperti ini: This account has been disabled. Please contact your organization administrator or Shutterstock Customer Support.

Penutup

Sayangnya, apabila status akun sudah disabled, peluang untuk memulihkan kembali akunnya sangat kecil.

Jadi, sekalipun melakukan banding, kecil kemungkinan untuk diterima. Karena itu, solusi utama adalah dengan buat akun baru. Jika buat akun baru, berarti anda harus mulai ulang dari nol.

Disisi lain, apabila ada dari anda yang pernah mengalami kejadian seperti ini, boleh diskusikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang pengalaman akun kontributor Shutterstock disabled dan solusinya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Satu pemikiran pada “Pengalaman Akun Kontributor Shutterstock Disabled dan Solusinya”

  1. Terimakasih kak sangat bermanfaat buat saya yg pemula,aku punya pertanyaan kak terkait shutterstock

    Balas

Tinggalkan komentar