Mosaik Adalah: Pengertian, Jenis, Teknik dan Cara Buat

Sederhananya, mosaik adalah karya seni yang dibuat dengan menemempelkan potongan benda berukuran kecil dan keras diatas permukaan.

Jika semua benda kecil itu sudah terkumpul maka akan membentuk pola atau gambar dua dimensi.

Tentu saja, karena menggunakan bahan kecil maka ada teknik khusus yang digunakan dalam proses pembuatan mosaik.

Apa tekniknya? Apalagi kalau bukan menempel setiap material yang ada pakai lem khusus agar tidak mudah lepas.

Tapi, apa sih pengertian sebenarnya dari mosaik? Mengapa sering disebut secara bergantian dengan kolase dan montase?

Apa saja jenis-jenis mosaik dan teknik apa saja yang digunakan dalam proses pembuatannya dan cara buatnya gimana?

Penasaran jawaban dari semua pertanyaan diatas? Jika iya, simak artikel dibawah ini sampai habis.

Definisi Mosaik

Dalam kamus besar bahasa Indonesia [KBBI] mozaik, yang kadang juga disebut atau ditulis mosaik, punya tiga pengertian dasar, yakni:

  • Seni dekorasi bidang dengan kepingan bahan keras berwarna yang disusun dan ditempelkan dengan perekat
  • Susunan foto udara yang telah disambung satu dengan lainnya sedemikian rupa sehingga membentuk gambaran yang mencakup satu daerah tertentu
  • Penyakit virus pada tumbuhan yang dijangkitkan oleh serangga dan menyebabkan bercak kekuningan pada daun

Dari tiga pengertian diatas, mana pengertian yang sesuai dengan topik artikel ini? Jawabannya adalah pengertian yang pertama.

Lantas, apakah mozaik dan mosaik itu sama? Tentu saja karena mosaik merupakan pedanan resmi bahasa Indonesia dari kata Mozaik itu sendiri.

Artinya, mozaik adalah bentuk tidak baku dari mosaik. Makanya tak usah heran kalau dua kata tersebut saya gunakan secara bergantian di postingan ini.

Secara etimologis, mozaik berasal dari bahasa Prancis Kuno, mosaicq yang berarti proses pembuatan pola karya hias berbahan kertas atau pekerjaan mosaik.

Istilah diatas diambil dari bahasa Italia Mosaico, yang diserap dari bahasa Latin abad pertengahan musaicum.

Meski demikian, ada juga literatur yang menyebutkan kalau kata mosaik atau mozaik berasal dari bahasa Yunani, Mousa.

Kata itu kemudian digunakan dalam pedanan bahasa Latin menjadi Mosivum yang berarti dekorasi dari batu kecil.

Lalu diserap ke dalam bahasa Prancis menjadi Mosaique dan mosaic dalam bahasa Inggris dengan arti yang sama.

Lantas, apa sih pengertian sebenarnya dari Mozaik? Mozaik atau mozaik adalah karya seni dua dimensi yang terbuat dari potongan kecil kaca atau ubin.

Setiap potongan itu dibuat untuk membentuk objek dekoratif yang terdiri dari bayak susunan warna yang membentuk pola atau karya seni abstrak baru.

Jika dibuat secara digital, mozaik bisa dipahami sebagai kombinasi atau gabungan dari satu atau lebih gambar seperti yang terlihat seperti ilustrasi dibawah.

Format gambarnya bisa apa saja entah itu bitmap seperti JPG dan PNG atau gambar raster yang lazim disebut vektor.

Jenis-jenis Mosaik

Untuk buat mosaik, ada banyak bahan yang bisa digunakan entah itu batu, ubin, kaca, kertas, kayu dan lain sebagainya.

Bahan-bahan itulah yang kemudian melahirkan macam-macam mosaik atau jenis-jenis mozaik, diantaranya:

1. Mozaik Batu

Jenis mozaik yang pertama adalah Mozaik batu atau Stone Mosaics, yang kadang juga disebut mozaik lantai Romawi.

Ciri utama mosaik ini ada pada potongan-potongan batu hias berukuran kecil yang dibuat sedemikian rupa untuk membentuk pola atau gambar sesuai keinginan.

Banyak yang menganggap kalau mozaik jenis ini punya daya pikat hipnosis dan nilai seni yang lebih realistis berkat pola-pola pembentuknya.

Mayoritas polanya berbentuk bunga namun beberapa seniman juga bisa buat desain geometris berwarna yang atraktif.

2. Mosaik kaca

mozaik adalah

Berikutnya ada mosaik kaca atau Glass Mosaics yang dibuat dari potongan kaca transparan, buram atau cermin satu arah.

Jika dibuat dari cermin, biasanya untuk memantulkan cahaya di sekitar ruangan karena efek yang ditimbulkannya demikian.

Artinya, mozaik jenis ini membentuk efek berkilau yang secara instan menghidupkan suasana ruang dan membuatnya terasa istimewa.

3. Mozaik medali dan mural

mozaik adalah

Jenis mozaik selanjutnya adalah mosaik medali dan mural atau Medallions and Murals yang penyebutannya berasal dari pola atau gambar dalam mosaik itu sendiri.

Mozaik jenis ini dibuat dengan teknik yang berbeda. Ada yang pakai teknik waterjet, yang memungkinkan tukang untuk potong batu jadi kurva berputar.

Baca Juga:

Artinya, teknik ini memungkinkan pengrajin buat mosaik berbentuk medali dan mural dari potongan tunggal batu atau kaca.

Selain itu, desain geometrisnya jauh lebih halus dan sangat ideal untuk ditempatkan di toko atau tempat usaha lain karena tampilannya mencolok di dinding dan lantai.

4. Mozaik batu terukir

mozaik adalah

Seperti juga namanya, dimana mozaik batu terukir atau Etched Stone diukur secara tepat sesuai struktur yang sudah dibuat sebelumnya.

Pada akhirnya akan menciptakan efek pahatan pada batu yang lebih mewah dan terukir dengan mulus.

Desainnya tentu lebih rumit, yang kadang terlihat seperti bordo antiqo. Motifnya cukup variatif dengan garis halus sempurna diantara lekukan.

5. Mozaik lukisan dari Batu

mozaik adalah

Mozaik lukisan atau hand painted stone dibuat dari batu asli yang sudah didesain sedemikian rupa seperti juga namanya.

Batu ini dilukis dengan tangan, yang memungkinkan pengrajin menyalin pola atau gambar apapun dengan gaya apapun sesuai keinginan.

Pada dasarnya, teknik ini diadopsi dari gaya mozaik lama dengan tujuan untuk dijadikan karya seni hias modern atau kontemporer.

6. Mozaik Stone Tile

mozaik adalah

Dibuat dari ubin batu dengan teknik khusus tentunya. Namun, ada variasi ukuran dari potongan kecil setiap mozaiknya.

Bentuknya sih bisa berupa kotak besar atau persegi termasuk bentuk geometris lainnya. Sehingga, ketika digabungkan, akan membentuk mozaik dengan desain unik.

7. Mozaik Waterjet

mozaik adalah

Terakhir ada mozaik waterjet, yang mirip sih dengan mozaik medali dan mural sebagaimana yang sudah saya jelaskan di atas.

Pada dasarnya, mozaik jenis ini akan dibuat untuk menciptakan efek dimensional dan berstektur sehingga terlihat seperti hasil pahatan.

Teknik pembuatan Mozaik

Setelah mengulas jenisnya, tentu saja beberapa dari anda langsung bertanya, lantas, bagaimana sih cara buat mozaik yang baik dan benar?

Apa saja teknik yang diperlukan dalam proses pembuatan tersebut? Secara umum, ada beberapa teknik yang digunakan dalam proses pembuatan mosaik, diantaranya:

1. Teknik memahat atau pahat

Ini adalah teknik paling tradisional yang sudah digunakan sepanjang sejarah mozaik. Caranya dengan memahat bahan untuk digunakan sebagai mozaik.

Bahannya bisa apa saja entah itu kayu, batu, kaca, dinding bangunan, ubin dan lain sebagainya sesuai tujuan pembuatan.

2. Teknik tempel

Teknik satu ini mula-mula muncul terlebih saat mozaik itu dibuat dari benda-benda yang mudah sobek atau ringan seperti kertas.

Dengan demikian, kertas akan dipotong-potong dulu sampai ukurannya kecil untuk kemudian ditempelkan di satu permukaan, kayu misalnya, pakai lem.

3. Teknik menggengam

Berikutnya adalah teknik pembuatan mozaik dengan cara digenggam. Maksudnya gimana sih? Maksudnya potongan kertas itu hanya ditempelkan pada pola yang ada di satu permukaan.

Pola permukaan ini sudah berisikan ilustrasi gambar yang akan ditempel pakai lem sepresisisi mungkin.

4. Teknik mengelem

Sebenarnya ini kembali pada bahan dasar pembuatan mozaik. Artinya, jika bahan dasarnya kertas atau kayu maka bisa pakai teknik satu ini.

Lem yang digunakan pun tidak boleh sembarangan agar tidak cepat lepas dari permukaan tempat mosaik itu ditempelkan.

Sebelum itu, harus siapkan motif mozaik dulu entah itu desain dua dimensi, tiga dimensi atau pola-pola tertentu seperti arah mata angin.

5. Teknik cor

Terkahir adalah teknik cor dimana permukaan sudah digambar dengan motif tertentu lalu di cor pakai semen dipermukaannya.

Cara Buat Mozaik yang baik dan benar

Lantas, bagaimana sih cara buat mozaik yang baik dan benar? Apa saja bahan yang diperlukan? Step-by-stepnya gimana?

Sebenarnya, mozaik adalah salah satu seni yang paling rumit dan kompleks. Artinya, tidak mudah buat mozaik apalagi yang dipahat.

Untuk gambaran saja, disini akan saya ulas cara buat mozaik menggunakan kertas karena inilah cara yang paling gampang.

Gambarannya kurang lebih sama. Bahan, proses dan peralatan yang digunakan saja yang berbeda. Berikut langkah-langkahnya:

  • Siapkan dulu permukaan tempat mozaik itu akan ditempelkan apakah di dinding kamar atau di buat frame khusus diatas bidang datar pakai triplek
  • Selanjutnya, buat gambar atau pola yang diinginkan tempat dimana mosaik itu akan ditempatkan lalu sesuaikan dengan ukuran gambar dan ukuran permukaan sampai pas
  • Jika sudah sesuai, langsung potong-potong gambar atau desain tersebut dalam ukuran kecil. Jika ukuran kertasnya kecil maka pekerjaan bakal jauh lebih lama
  • Jika gambar sudah dipotong-potong, dibagian belakang gambar tersebut, oleskan dengan lem yang sudah disiapkan. Usahakan pakai lem khusus agar potongan tidak cepat lepas dari permukaannya
  • Terkahir tempelkan setiap potongan kertas di permukaan atau triplek yang sudah disiapkan satu per satu sepresisi mungkin.

Sampai disini anda sudah berhasil buat mosaik. Tapi karena tekstur dan materialnya lunak, pastikan perekat yang digunakan itu kuat.


FAQ

Beberapa pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan terkait postingan ini bakal saya ulas dalam QnA dibawah, berikut daftarnya:

1. Apa sih perbedaan kolase, Montase dan mozaik?

Ada banyak perbedaan. Paling utama dari bahan dasar pembuatannya dimana mozaik menggunakan bahan dasar yang keras, kaca atau ubin misalnya.

Sementara, montase dan kolase lebih menggunakan bahan dasar lunak seperti kain, kertas atau foto.

Ulasan lebih detail soal perbedaan kolase, montase dan mozaik sudah saya bahas di artikel sebelumnya disini.

2. Apa yang dimaksud dengan kerajinan mozaik?

Kerajinan mozaik adalah karya seni atau kerjainan yang dalam prosesnya mengandung unsur dan karakteristik mozaik.

Mulai dari bahan yang digunakan, motif yang dihasilkan sampai teknik yang diterapkan.

3. Bahan apa saja yang dibutuhkan dalam pembuatan mozaik?

Bahanya sendiri ada banyak dan tergantung pada bahan dasar dan jenis kerajinan yang dibuat.

Tapi, mayoritas pakai bahan seperti kepingan keramik dengan pola dan tekstur warna yang berbeda-beda.

Selain kepingan keramik, juga bisa pakai kaca atau kepingan kaca berukuran kecil sesuai kebutuhan dengan pola warna yang juga berbeda.

Apakah bisa pakai kertas? Tentu saja bisa dengan pertimbangan pakai kertas berwarna atau origami yang sudah di potong-potong kecil.

Selain tiga bahan dasar diatas, banyak juga yang pakai batu bata termasuk batu alam, batu bualam, kerikil dan ubin.

Dalam beberapa kasus, ada juga yang pakai bahan dasar lain seperti biji-bijian dari satu tumbuhan, daun, karet, logam, mika, kulit dan lain sebagainya.

Jadi, semuanya kembali ke tujuan utama pembuatan mosaik dan bahan dasar yang tersedia saat itu.

Intinya, kerajinan mosaik ini kembali ke kreativitas masing-masing, mau gunakan bahan yang mana, dipersilahkan.

4. Apa fungsi mosaik yang sebenarnya?

Ada banyak sih fungsi mosaik. Salah satunya adalah meningkatkan estetika suatu bangunan atau ruangan.

Artinya, mosaik jadi tersebut bisa digunakan sebagai hiasan, bagian dari dekorasi rumah atau bangunan secara permanen.

Selain itu, mosaik juga bisa mempresentasikan kreativitas seseorang dengan cita rasa seni rupa tinggi.

Termasuk juga fungsi-fungsi tambahan lain seperti fungsi edukatif, fungsi psikologis, fungsi sosial sampai fungsi ekonomi.

Penutup

Mosaik ada dimana-mana dan bentuknya cukup variatif termasuk bahan yang digunakan apakah itu kaca, ubin, kerikil sampai kertas.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin koreksi terkait postingan ini bisa sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang definisi mosaik adalah: jenis, teknik dan cara buat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar