7+ Teknik Komposisi Foto Yang Baik Dan Benar

16 Likes Comment
Cara Mengatur Komposisi Foto

Komposisi foto adalah salah satu elemen penting yang harus dipelajari oleh setiap orang yang pengen belajar fotografi

Bagi saya pribadi, komposisi itu adalah gabungan dari imajinasi dan kreativitas yang wajib dimiliki oleh setiap fotografer.

Imajinasi dan kreativitas ini pada akhirnya akan ikut mempengaruhi foto yang dihasilkan, apakah bagus atau justru sebaliknya.

Meski demikian, dengan menguasai komposisi bukan berarti anda tidak perlu lagi belajar teknik dasar fotografi, angle atau mungkin pengaturan aperture.

Enggak demikian. Komposisi adalah satu dari sekian tahap yang tetap wajib dipelajari, terlebih yang ingin serius terjun ke dunia fotografi.

Di artikel ini, saya enggak membahas bagaimana seharusnya anda melihat komposisi foto yang tepat ala saya karena itu subjektif.

Karena pada akhirnya kembali ke pribadi masing-masing. Pada kreativitas dan imajinasi tadi yang sudah saya sebutkan.

Disamping itu, banyak fotografer pemula yang menganggap remeh komposisi ini dan melihat hanya pada tataran pola imajiner saja.

Pandangan seperti ini tentu saja keliru. Jika ada satu pelajaran yang perlu anda pelajari saat secara terus menerus, komposisi adalah jawabannya.

Sebelum lanjut pada pembahasan inti, baiknya saya bahas dulu deh pengertian komposisi itu seperti apa agar pembahasannya lebih lengkap.

Apa itu komposisi?

Kalau di artikan secara harafiah, komposisi sebenarnya adalah kata benda yang merujuk pada sifat bahan atau konstituen atas sesuatu.

Di KBBI, komposisi punya 5 pengertian dasar, namun definisi yang paling mendekati ada pada pengertian komposisi dalam konteks seni.

Disitu dijelaskan bahwa komposisi adalah integrasi warna, garis dan bidang untuk mencapai kesatuan yang harmonis.

Dari sini dipahami kalau komposisi adalah hubungan harmonis dalam seni yang didalamnya mencakup hasil fotografi.

Dengan kata lain, hubungan harmonis itu berangkat dari kreativitas seseorang atau fotografer. Artinya, sang fotografer harus bisa mengatur atau menemukan komposisi yang tepat dalam karyanya.

Dengan demikian ada kemungkinan foto yang dihasilkannya jadi lebih bagus dan menarik ketimbang foto lain.

7 Cara Mengatur Komposisi Foto

Setelah membahas pengertian komposisi, pasti ada beberapa dari anda yang langsung bertanya-tanya tentang cara mengatur komposisi foto, kan?

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan cara mengatur atau menerapkan komposisi foto dalam dunia fotografi dengan baik dan benar.

1. Kemampuan melihat momen
via picturecorrect.com

Bagi saya pribadi, kemampuan melihat momen selaras dengan kemampuan menggerakkan mata. Dan ini adalah satu dari sekian banyak kemampuan yang harus dimiliki fotografer.

Dan ternyata, kemampuan ini juga bisa diterapkan untuk menghasilkan gambar yang bagus dan menarik.

Tapi, bagaimana mengaplikasikan kemampuan ini dalam dunia fotografi? Ada banyak cara yang bisa dilakukan.

Sebagai contoh, pada suatu ketika anda sedang menonton konser Noah di alun-alun kota. Sudah tentu penontonya banyak, music menderu sana sini, beberapa orang berjoged sementara yang lainnya mengangkat tangan seirama alunan musik.

Pada waktu itu anda sedang ditugaskan oleh manajemen untuk mengambil dokumentasi konser. Dan anda, di ujung sana bengong-bengong sendiri karena enggak tahu bagaimana cara mengambil foto yang tepat dalam situasi seperti ini.

Lagipula situasinya enggak memungkinkan untuk mengambil foto dengan angle yang tepat atau mungkin dengan pencahayaan yang sesuai.

Kebingungan ini pada akhirnya membuat anda gagal untuk menghasilkan foto yang bagus, yang mungkin anda enggak akan diminta lagi oleh manajemen untuk jadi fotografer di konser serupa.

Tentu anda enggak mau demikian, kan? Makanya, anda harus jeli untuk melihat momen. Disini berarti anda harus cekatan melihat reaksi orang-orang terhadap adegan yang berlangsung, apakah matanya ke bawah, ke atas atau mungkin ke samping kiri dan kanan.

Baca Juga : 7 Produk Penghasil Uang Milik Google

Reaksi semacam ini yang jadi momen penting bagi anda untuk mendapatkan komposisi foto yang tepat. Hanya saja, peristiwa ini berlangsung cepat, singkat dan ekspresif.

Untuk itu, mata anda harus tertuju pada frame atau layar kamera saja demi menangkap momen yang hanya terjadi sepersikian detik.

Dalam suatu kasus, anda bisa menggunakan teknik khusus untuk menarik perhatian subjek atau objek bidikan anda terlebih jika objeknya diam.

Dalam situasi yang spontan, hal ini agak sulit dilakukan. Karena itu, kemampuan melihat momen sangat penting.

Selain itu, perhatikan juga gangguan yang mungkin anda terlebih jika anda berada dalam suatu konser yang orangnya banyak.

Lantas, kalau dalam konser, objek fotonya siapa? Biasa siapa saja entah itu penonton, crew, vokalis atau band yang di undang, panitia, aparat keamanan dan lain sebagainya.

2. Titik fokus
via expertphotography.com

Titik fokus ini mengacu pada kreativitas. Kalau anda sudah menemukan momen yang tepat atau pola momen itu mungkin terjadi berulang-ulang, selanjutnya fokus pada satu titik.

Disini berarti anda harus peka terhadap perilaku titik fokus, apalagi jika titiknya itu bergerak seperti orang atau hewan.

Untuk mendapatkan komposisi foto yang pas, coba buat garis-garis imajiner persegi panjang, dengan titik ditengah sebagai titik fokus.

Ini tentu sulit kalau diterapkan dalam konser dan hanya bagus diterapkan untuk kegiatan street fotografi dengan objek kawasan perkotaan atau arsitektur yang ada didalamnya.

Misalnya, subjek yang mau di foto adalah patung kuda. Anda bisa lihat bagian-bagian lain yang ada di dekat patung tersebut, apakah mengganggu atau tidak.

Setelah itu, lihat layar kamera anda untuk memastikan apakah elemen-elemen dibawah sudah ada di foto, seperti:

  • Titik fokus
  • Cahaya
  • Garis kisi-kisi imajiner
  • Gambarnya berbentuk persegi

Empat hal itu tidak secara otomatis terpenuhi karena itu butuh eksperimen lebih lanjut dari anda. Jika empat hal itu sudah terpenuhi, langkah berikutnya adalah mengambil foto.

Ambil sebanyak mungkin foto lalu seleksi mana yang paling bagus. Satu dari sekian banyak foto yang diambil pasti bagus, posturnya seimbang dan kisi-kisi imajiner itu terlihat jelas.

Titik fokus kadang juga disebut teknik manipulasi foto. Sebab banyak penelitian yang membuktikan kalau mata orang cenderung mengarah ke salah satu titik di bagian kiri atau kanan atas foto sebelum melihat ke area foto yang lain.

Dan inilah yang jadi alasan mengapa anda kadang bosan lihat foto teman di IG atau Facebook, karena titik fokusnya hanya berisi orang-orang dengan ekspresi yang sama saja.

3. Pilih angle yang tepat
via workshophotography.com

Angle itu apa sih? Fungsinya apa? Mengapa harus mempelajari angle? Apa hubungannya dengan komposisi?

Singkatnya, angle itu adalah sudut pengambilan foto yang berfungsi untuk meningkatkan eksposur foto dari sudut pandang yang pas.

Salah satu alasan mengapa angle harus dipelajari adalah untuk mendapatkan komposisi foto yang bagus.

Jika penekanannya ada pada tekstur foto, anda boleh manfaatkan fitur zooming dengan cermat. Fitur ini memungkinkan anda melihat tekstur foto tanpa terganggu dengan cahaya sekitar.

Dalam konteks ini, premisnya sangat sederhana. Ibarat mata anda yang melihat suatu objek yang tiba-tiba menarik, selingkuhan pacar anda misalnya, padahal sudah sering di lihat.

4. Kedalaman bidang
via petapixel.com

Kedalaman bidang adalah salah satu aturan komposisi paling tradisional. Poin ini berkaitan dengan dua poin pertama yang saya bahas diatas.

Jika penekanannya pada titik fokus dan angle, maka kedalaman bidang ini bisa berupa garis fisik serupa pagar atau tembok.

Namun, garisnya adalah garis metaforis serupa bayangan yang hanya ditangkap oleh mata atau pikiran anda sendiri.

Subjek apa saja bisa menambah kedalaman bidang yang pada akhirnya akan membuat foto yang diambil jauh lebih menarik.

Bagi saya pribadi, salah satu tantangan terbesar dalam dunia fotografi adalah bagaimana menemukan kedalaman bidang ini.

Makanya banyak orang yang memperhatikan pola imajiner entah itu dua dimensi atau tiga dimensi sehingga subjek apapun yang di foto, kedalamannya bertambah.

Sebagai contoh, garis imajiner serupa piramida pada sebuah bangunan, atau pagar-pagar yang menjulang seolah berbentuk dua dimensi dan lain sebagainya.

5. Aturan Bilangan Ganjil
via erickimphotography.com

Aturan bilangan ganjil juga sudah lama jadi topik penelitian para dosen dan mahasiswa jurusan fotografi.

Namun, fokusnya bukan apa foto tetapi objek atau subjek yang ada didalam foto, terlebih ditampilkan secara ganjil.

Hal ini searah dengan minat banyak orang yang lebih suka memilih angka ganjil sebagai angka keberuntungan ketimbang genap.

Untuk beberapa alasan, yang saya sendiri belum tahu, banyak orang juga nyaman dengan angka ganjil.

Dan ini bisa dimanfaatkan oleh anda untuk mendapatkan foto yang disukai banyak orang. Tapi, aturan ini terbatas pada objek benda mati.

Ada banyak aturan bilangan ganjil yang bisa anda terapkan seperti mengambil foto tiga pohon dan bukannya empat.

Atau mungkin kelopak bunga yang hanya terdiri dari tiga dan bukan enam seperti kelopak pada umumnya.

Meski fotonya terlihat sama saja, tapi sebagian besar orang pasti lebih tertarik pada foto yang terlihat ganjil.

Gak percaya? Coba lakukan eksperimen singkat soal ini dengan ide yang sama seperti yang saya jelaskan diatas.

6. Langgar aturan
via petapixel.com

Langgar aturan? Maksudnya gimana lur? Maksudnya adalah, jika ingin mengambil foto taman, jangan ambil dari sudut pandang konvensional.

Artinya, jangan ikut aturan yang ada. Misalnya, jika objeknya taman yang didalamnya ada lampu bulat ada harus mengambil foto dengan posisi begini, jaraknya begini dan lain sebagainya.

Gak usah peduli dengan aturan ini karena foto anda sudah pasti enggak menarik dan sama saja dengan foto yang diambil orang lain.

Melanggar aturan adalah aturan komposisi yang enggak tertulis. Intinya, aturan ini mengajak anda untuk melanggar aturan yang ada saat mau ambil foto.

7. Pengaturan teknis

Yang terakhir adalah pengaturan komposisi teknis atau yang lazim disebut sebagai komposisi tambahan.

Dalam konteks ini, pengaturan yang anda lakukan disesuaikan sama genre fotografi apa yang diambil, berikut beberapa diantaranya:

  • Penerapan aturan fotografi dua pertiga atau rule of thirds. Dimana foto dibagi dalam 9 kotak berukuran sama dengan titik fokus ada pada bidang berukuran 3×3

    komposisi foto
    Photo Steve McCurry

  • Aturan golden shape ini mengajak fotografer untuk melihat garis imajiner nyata namun tepinya maya yang biasanya terlihat pada bayangan atau siluet matahari serta lampu

    komposisi foto
    Photo Steve McCurry

  • Komposisi simetris atau centred composition berarti anda menempatkan subjek dan objek yang ada sama rata

    komposisi foto
    Photo Steve McCurry

  • Komposisi foto Repetition & Pattern berusaha menonjolkan suatu pola harmonis pada foto

    komposisi foto
    Photo Steve McCurry

  • Perspektif ini memanfaatkan efek imajiner yang terus jauh dari subjek utama yang di foto entah itu manusia, hewan atau benda-benda lain

    Komposisi foto
    Photos Steve McCurry

  • Frame in Frame yang bertujuan untuk mengajak orang-orang melihat sesuatu yang memang diinginkan oleh fotografer untuk dilihat

    Komposisi foto
    Photos Steve McCurry

  • Leading lines atau pelibatan garis-garis maya atau nyata pada foto

    komposisi foto
    Photos Cathrine

  • Negative space atau membiarkan banyak ruang kosong pada foto yang mau diambil

    Komposisi foto
    Photos Steve McCurry

  • Golden Spiral atau Golden Ratio yang bertujuan untuk proporsi foto dengan kisaran 1 : 1.618 sebelum diiris lagi menjadi persegi empat

    Photos Barry O Carroll

  • Point of View yang bertujuan untuk mengambil foto dalam tataran eye level sepanjang mata memandang
    komposisi foto
    Photos Paul Kirui

Penutup

Komposisi foto adalah sesuatu yang sifatnya dinamis dan kreatif. Sehingga, enggak ada panduan yang nyata untuk menunjukan bagaimana seharusnya memperoleh komposisi yang cocok.

Dengan kata lain, semuanya kembali ke dalam diri fotografer. Apakah mau mengambil foto yang biasa saja atau mau mendapatkan foto yang bagus pakai cara-cara kreatif.

Demikian artikel tentang 7 teknik komposisi foto yang baik dan benar. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *