Kamera Adalah: Sejarah, Pengertian, Jenis, Bagian Dan Fungsi

9 Likes 2 Comments
kamera adalah

Kamera adalah alat yang digunakan untuk mengambil gambar atau foto dengan memanfaatkan cahaya yang ada, termasuk cahaya matahari.

Pengertian diatas adalah pengertian kamera yang paling mendasar. Makanya, banyak orang yang kemudian bertanya-tanya, apa definisi kamera sebenarnya?

Bagaimana sejarahnya? Apa fungsi kamera? Dan pertanyaan lain serupa. Di artikel kali ini saya hendak mengulas sejarah penemuan kamera, pengertian dan juga fungsinya.

Sejarah penemuan kamera

Sejarah penemuan kamera tak lepas dari sejarah fotografi itu sendiri. Kata fotografi [photography] pertama kali digunakan oleh John Herschel, ilmuwan Inggris pada tahun 1839.

Soal ini sudah saya bahas di artikel saya sebelumnya tentang sejarah lengkap penemu kamera dan foto negatif.

Agar lebih paham, berikut disajikan urutan kronologis penemuan kamera dari waktu ke waktu.

TahunPenemuanTokoh pentingnya
Abad ke 4 - 5Penemuan fenomena optik alami pada cahayaAnthemius, seorang arstitek Yunani; Mozi, seorang filsuf Cina pada dinasti Han; Aristoteles, dalam bukunya Problema
1500Kamera lubang jarum pertama ditemukan. Kamera ini berbentuk kotak dengan lubang kecil didalamnya, yang ketika di lewati cahaya maka ia akan bergerak sebelum akhirnya bersentuhan dengan permukaan reflektif untuk memproyeksikan gambar berwarna yang terbalik. Kamera obscura pada awalnya digunakan untuk tujuan arsitektur atau untuk mengamati cahaya matahari.Ibn Al-Haytham
1664-1666Penemuan bahwa cahaya putih pada matahari terdiri dari beberapa warna yang berbeda-bedaIssac Newton
1727Penemuan bahwa perak nitrat dapat berubah gelap setelah terpapar cahaya matahariJohann Heinrich Schulze
1785Keinginan untuk menciptakan kamera portabel pertama di dunia munculJohann Zahn, Ahli kimia asal Jerman
1826Foto pertama berhasil diabadikan oleh NiepceNicéphore Niépce
1830Daguerreotype ditemukanLouis Daguerre
1888KODAK berhasil menjual kamera portabel pertama secara komersialGeorge Eastman
1900Raisecamera, kamera perjalanan pertama berhasil ditemukanKODAK
1913 - 1914Kamera Candid yang merupakan kamera diam berlensa 35mm berhasil ditemukanOskar Barnack
1939WWII memperkenalkan cara baru dalam menggunakan kamera untuk tujuan apapun dalam hidup manusiaWWII
1948Polaroid memperkenalkan alat yang bisa mengambil foto secara instan dan mudah. Inilah yang menjadi cikal bakal kamera ponsel di era modern. Kamera ini mampu mencetak gambar dalam waktu 1 menitEdwin Land
1960Kamera bawah laut pertama berhasil ditemukan dan sukses di uji coba oleh Angkatan Laut Amerika SerikatEG&G
1978Kamera autofokus pertama ditemukan. Kamera tersebut diberi nama Konica C35 AFKonica
1981Kamera digital elektronik pertama di dunia mulai dikomersialkanSony Mavica
1991Kamera digital profesional pertama mulai diperkenalkan dan dijual ke masyarakat umum. Kamera ini disebut juga kamera digital profesional pertama [DCS] yang banyak digunakan oleh jurnalis fotoKODAK
1994 - 1996Kamera digital profesional pertama yang bisa terhubung ke Komputer menggunakan kabel serial [kini dikenal dengan nama USB cable]1. Apple QuickTake 100 (1994)
2. Kamera Kodak DC40 (1995)
3. Casio QV-11 dengan layar LCD (1995)
4. Sony Cyber-Shot Digital Still Camera (1996)
1999VP-210 VisualPhone, ponsel pertama di dunia yang mendukung kamera built-in yang bisa dipakai untuk merekam foto dan videoKyocera Corporation
2005Kamera Canon EOS 5D diluncurkanCanon

Pengertian kamera adalah

Terkadang, beberapa orang mendefinisikan kamera berdasarkan bagian-bagiannya seperti layar, lensa, atau aksesoris lain.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia [KBBI], kamera adalah kotak kedap sinar yang dipasang dengan lensa yang menyambung pada lubang lensa tempat gambar [objek] direkam dalam alat pekat cahaya.

Definisi kamera diatas secara awam disebut alat potret atau alat yang digunakan untuk mengambil foto diam.

Di era modern ini, kamera terdiri dari beberapa bagian atau kategori dan ini sesuai dengan definisinya yang luas.

Berikut beberapa kamera yang paling umum ditemui masyarakat:

  • Kamera digital yang merupakan kamera untuk merekam dan menyimpan gambar dalam bentuk digital dan tidak menggunakan film atau kamera yang menyimpan hasil foto secara elektronik
  • Kamera film yang merupakan kamera khusus untuk membuat film
  • Kamera lensa tunggal yang merupakan kamera biasa dengan lensa yang dapat diganti
  • Kamera multispektrum yang adalah kamera yang dapat digunakan untuk memotret panjang gelombang secara simultan
  • Kamera autofocus yang adalah kamera yang mampu membidik sasaran tertentu dengan cepat
  • Kamera polaroid yang merupakan kamera yang menghasilkan foto dengan cepat
  • Kamera televisi yang adalah kamera yang digunakan untuk mengambil objek-objek yang akan disiarkan melalui televisi
  • Kamera video yang adalah kamera yang dapat menangkap gambar bergerak dan mengubahnya menjadi sinyal elektronik sehingga dapat disimpan dalam piranti penyimpanan atau di tonton melalui layar monitor
  • Kamera web yang merupakan kamera video yang disambungkan ke komputer, digunakan untuk konferensi video

Beberapa orang juga mengatakan kamera adalah kotak kedap cahaya dengan aperture untuk menerima cahaya yang difokuskan pada film atau alat pelat peka cahaya.

Meskipun saat ini ada banyak sekali kamera yang ada dan terus diproduksi oleh berbagai perusahaan fotografi dunia, Canon dan Nikon misalnya, namun semuanya terdiri dari 5 komponen utama kamera, seperti:

  • Kotak kamera untuk menampung dan melindungi film yang sensitif dari cahaya yang masuk kecuali lewat lensa
  • Film dimana gambar mulai direkam baik secara otomatis atau manual
  • Kontrol cahaya yang terdiri dari aperture, diafragma dan rana yang dapat disesuaikan
  • Lensa yang berfungsi untuk memfokuskan sinar cahaya dari subjek ke film untuk menciptakan gambar yang biasanya dapat disesuaikan maju mundurnya untuk mengubah fokus
  • Sistem tampilan yang terpisah dari sistem lensa utama [biasanya terletak dibagian atas] atau yang dapat beroperasi secara digital menggunakan cermin atau layar

Cara kerja kamera

Setelah mengetahui sejarah dan pengertian kamera, tentu ada beberapa dari anda yang juga bertanya-tanya cara kerja kamera, kan?

Saya juga demikian, dulunya. Sebelum fokus pada dunia fotografi, saya sering bertanya-tanya bagaimana kamera bisa mengambil foto?

Sejak dulu, cara kerjanya masih sama, hanya perangkat yang digunakan saja yang berbeda. Berikut disajikan cara kerja kamera baik digital atau biasa.

Pada kamera, permukaan fotosensitif akan beraksi terhadap cahaya melalui proses kimia yang disebut film atau listrik [sensor digital].

Permukaan foto itu merupakan kisi yang terbentuk dari jutaan titik kecil [piksel] yang masing-masing dapat mengingat berapa banyak cahaya yang masuk atau diterima dalam waktu tertentu.

Beberapa juta titik itu kemudian membentuk Resolusi, ukuran dan kualitas.

  • Resolusi adalah jumlah piksel yang terdapat pada film. Jadi, semakin banyak piksel yang dimiliki semakin bagus hasilnya. Jika resolusi terdiri dari 2 atau 3 megapiksel [MP] berarti bisa merekam jutaan piksel cahaya yang cukup untuk menangkap jutaan warna. Dengan kata lain, semakin tinggi resolusinya maka semakin bagus hasilnya
  • Ukuran dalam konteks ini adalah ukuran fisik sensor yang perannya sangat penting pada kamera dan ini mempengaruhi faktor crop, kedalaman bidang, noise ISO, rentang dinamis dan lain sebagainya. Jika sensor kamera besar maka jumlah piksel yang diperoleh bakal jauh lebih tinggi [setara dengan kualitasnya]. Dan ini juga yang menjadi dasar teknologi DSLR karena dibentuk dari ukuran fisik sensor yang besar sehingga bisa menghasilkan gambar yang berkualitas tinggi
  • Kualitas disini berarti kualitas sensor. Soal ini mah lebih sulit di ukur, namun mengacu pada reaksi sensor terhadap kondisi cahaya yang masuk atau keluar pada saat proses pengambilan foto

Sederhananya, cara kerja kamera adalah seperti itu. Kalau ada dari anda yang mau menambahkan, silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Jenis Kamera

Secara umum, ada beberapa jenis kamera yang digolongkan menurut ukuran filmnya. Berikut diantaranya:

  • Kamera 135 [miniature camera] seperti Kamera pocket sederhana [point and shot camera], kamera pocket dengan lensa zoom atau vario serta pengatur jarak [auto focus/AF], kamera berbingkai untuk mengukur jarak [range finder camera] dan kamera Reflex Lensa Tunggal [RLT] yang lazim disebut SLR camera [Single Lens Reflex]
  • Kamera format medium 120 [medium format camera] seperti Kamera yang paling sederhana  yang dibuat oleh George Eastmen dengan tipe Kodak Box Brownie, yang sifatnya mirip dengan kamera pocket 135 karena fungsinya yang sangat sederhana, range finder camera 120, SLR 120 dan Twin Lens Reflex [TLR] 120
  • Kamera format besar [large format camera] yang biasanya digunakan di studio oleh para fotografer professional.

Bagian kamera

Agar sebuah kamera dapat disebut dengan kamera, maka ia harus memiliki tiga bagian inti dibawah ini, seperti:

  • Badan kamera [camera body] yang berbentuk kotak hitam dan memungkinkan bagian-bagian lain, lensa misalnya, dipasangkan
  • Lensa kamera [camera lens] yang merupakan sarana optik untuk membuat citra di atas media perekam terlihat dengan jelas
  • Tempat atau wadah media perekam [camera back or film holder] yang berfungsi sebagai tempat film atau sensor digital.

Fungsi kamera

Pentingnya kamera tidak dilihat pada alatnya tapi pada apa yang dihasilkan. Inilah yang menjadi alasan mengapa sebuah kamera sangat dibutuhkan.

Nah berikut disajikan beberapa fungsi kamera dari segi hasilnya, diantaranya:

1. Sebagai media komunikasi

Ada satu pepatah yang sudah sering anda dengar sebelumnya yang berbunyi sebuah gambar bernilai ribuan kata.

Benar demikian? Bagi saya pribadi, iya. Alasannya? Karena foto atau video yang diambil menggunakan kamera adalah cara lain untuk berkomunikasi dengan seseorang tanpa harus bercerita atau berbicara.

Kamera adalah alat yang bisa membentuk cerita atau peristiwa yang akan menjadi bukti atas sesuatu dan bisa mewakili ribuan kata.

Dengan kamera, anda bisa melakukan beberapa hal menarik seperti:

  • Mengambil gambar atau foto
  • Merekam kejadian atau aksi
  • Dan lain sebagainya
2. Sebagai pendidikan

Kamera juga tak lepas dari fungsinya sebagai media pendidikan atau edukasi. Peran ini makin terlihat di era digital sekarang ini.

Dimana, kelas-kelas online atau webinar mulai marak. Konten-konten dari hasil kamera pun mulai banyak seperti di Youtube, Instagram, Facebook dan lain sebagainya.

Dalam konteks ini bisa anda lihat dari cara belajar seseorang. Ada orang yang bisa belajar dengan baik saat mendengar, yang lain dengan menulis.

Disisi lain, ada juga yang harus melihat. Dengan demikian, kamera telah menambah dimensi baru dalam pendidikan, yang memungkinkan foto atau video menjadi alat pembelajaran.

Coba bayangkan jika anda sedang kuliah kedokteran namun pada buku atau alat pembelajaran yang digunakan hanya terdiri dari teks tanpa foto, sulit kan? Sangat sulit.

Dan ini membantu orang-orang untuk menerapkan dimensi pelajaran baru yang memungkinkan dirinya memvisualisasikan pelajaran lebih baik lagi.

3. Menciptakan ingatan

fungsi kamera

Kamera membantu menciptakan dan melestarikan ingatan atas suatu nilai yang historikal atau sentimental baik untuk seseorang atau sekelompok orang.

Pada titik ini, kamera bisa mengembalikan seseorang terhadap pada suatu peristiwa penting dalam sejarah, Perang dunia ke-II misalnya, atau momen kelahiran seorang anak dari satu keluarga.

Begitu juga dengan pesta pernikahan yang sebagian besar sudah di dokumentasikan menggunakan kamera.

Dengan kata lain, kamera telah menjadi salah satu sumber paling berharga yang ikut melestarikan sejarah dan ingatan manusia.

Penutup

Berbicara tentang kamera dan perannya bagi manusia adalah salah satu topik yang enggak pernah habis dibahas.

Dari sini dapat disimpulkan kalau kamera sudah sudah menjadi bagian penting dari manusia dan telah merambat ke berbagai dimensi kehidupan mulai dari ekonomi, sains, ilmu pengetahuan, teknik, sejarah dan pendidikan.

Demikian artikel tentang kamera adalah: pengertian, sejarah dan fungsi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

2 Comments

    1. Semoga informasinya bermanfaat ya 🙂

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *