26+ Jenis Kertas Percetakan Paling Populer Dulu dan Sekarang

Jenis kertas percetakan yang saya ulas di artikel ini mengacu ke jenis kertas umum atau khusus yang digunakan untuk tujuan tertentu.

Misalnya, kertas untuk foto, kertas untuk sticker, kertas untuk undangan, kertas untuk sertifikat dan lain sebagainya.

Jadi, istilah kertas disini merujuk pada pengertian kertas paling general yang banyak digunakan dalam industri percetakan.

Tapi tergantung industri percetakan itu sendiri mau bergerak ke bidang apa. Apakah khusus cetak foto saja, bisnis fotocopy, cetak undangan, cetak reklame seperti baliho dan Billboard atau yang lainnya.

Lantas, apa urgensinya mengetahui jenis kertas percetakan? Jika anda buka usaha percetakan, ini wajib.

Sebab dengan mengetahui karakteristik dan jenis kertas percetakan akan membantu anda menentukan kertas mana yang cocok untuk klien atau konsumen.

Dan untuk anda yang sedang cari jenis-jenis kertas beserta gambarnya, jenis kertas art paper atau jenis kertas yang digunakan dalam percetakan.

Termasuk juga jenis kertas paling populer atau jenis kertas majalah, simak artikel dibawah ini sampai habis.

26+ Jenis Kertas Percetakan Paling Populer Dulu dan Sekarang

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 26+ jenis kertas percetakan paling populer dulu dan sekarang.

Jenis kertas percetakan apa saja itu? Pasti penasaran, kan? Berikut artikelnya untuk anda.

1. Kertas HVS

jenis kertas percetakan

Jenis kertas percetakan pertama dan yang paling populer adalah kertas HVS. Hampir setiap orang indonesia pernah menggunakan kertas ini, atau setidaknya memegangnya.

Sekalipun argumen diatas hanya berdasarkan klaim tapi dalam sejarahnya, kertas ini berperan besar dalam aktivitas perkantoran dan pendidikan.

Selain tempat belinya yang mudah, kertas ini juga cukup populer di kalangan pelaku bisnis fotocopy.

Kertas HVS dapat dengan mudah dikenali dari permukaannya yang agak kasar dengan gramatur yang cukup variatif.

Dimana anda bisa pakai yang ukurannya 60 gr, 70 gr sampai dengan 100 gr. Jadi bisa disesuaikan sama jenis dokumen yang mau dicetak.

Sebagai informasi, kata HVS bukanlah brandmark tetapi merupakan akronim dari bahasa Belanda, houtvrij schrijfpapier yang berarti kertas tulis bebas serat kayu.

2. Kertas Matte

jenis kertas percetakan

Berikutnya ada kertas Matte, yang bagi beberapa orang, disebut kertas HVS. Padahal bukan.

Tidak mengherankan sih sebab kertas ini termasuk salah satu jenis kertas paling populer, paling banyak dijual dan paling mudah di temukan di Indonesia.

Biasanya, kertas Matte digunakan untuk tugas percetakan harian seperti surat menyurat, laporan, jurnal cetak dan lain sebagainya.

Ciri utama dari kertas ini adalah lapisan putih diatas kertas yang memungkinkan tinta lebih mudah terserap di banding jenis kertas lain.

Jadi cocok untuk kegiatan percetakan cepat di kantor, sekolah, perguruan tinggi atau untuk aktivitas harian lainnya.

3. Kertas Art Carton

jenis kertas percetakan

Banyak orang yang sulit membedakan kertas art cartoon dan art paper. Yang perbedannya sudah saya ulas disini.

FYI, perbedaan paling utama antara art carton dan art paper ada pada ketebalan dan permukaannya yang berkilau alias glossy.

Baca Juga: Mau Kirim Tulisan Dibayar? Kirim Saja ke 8 Situs Ini [Honornya Tinggi loh]

Ketebalannya berapa? Di pasaran anda bisa dapat art carton dengan ketebalan antara 190 sampai 400 gram.

Karena ketebalan inilah yang membuat art carton lebih dicari orang. Harganya juga ekonomis dan mudah dibawa kemana-mana.

Oh iya, art carton ini cocok digunakan sebagai kalender meja, poster, katalog, cover buku dan lain sebagainya.

4. Kertas Duplex

jenis kertas percetakan

Kertas duplex, yang kadang juga disebut dupleks merupakan salah satu jenis kertas percetakan yang banyak digunakan untuk kardus makanan.

Karakteristik utama yang membedakan kertas dupleks dengan kertas lain ada pada warna di dua sisinya.

Yang mana, sisi satunya berwarna putih dan sisi lainnya berwarna abu-abu. Karena itu, kertas ini kadang juga disebut kertas ganda.

Untuk gramaturnya sendiri cukup variatif. Dimana, anda bisa dapat yang gramatur 210 sampai dengan 400 gr.

5. Kertas Ivory

jenis kertas percetakan

Kertas ivory adalah hasil kombinasi antara art carton dan matt paper, yang kemudian jadi karakteristiknya.

Yang mana, dua sisi kertas ini punya tampilan yang berbeda. Karena satu sisi mengkilap atau ada laminasi glossy sementara yang lainnya doff.

Dengan demikian, kalau pakai kertas satu ini untuk tugas percetakan, tulisan dan gambarnya terlihat lebih cerah.

Kebanyakan sih warnanya putih meski tidak seputih kertas art paper atau art carton karena selulosanya yang terhalang oksidasi lignin.

Sebagai informasi, senyawa itulah yang memantulkan cahaya atau kilauan jadi warna putih.

6. Kertas art paper

jenis kertas percetakan

Ciri paling utama dari kertas jenis ini ada pada glossy atau kilauannya. Inilah yang membedakan art paper dan art carton.

Hanya saja, untuk sekarang, lapisan permukaan art paper sudah cukup variatif mulai dari yang hot pressedm, satinata, liscia, cold pressed sampai grossa.

Dan semuanya punya ciri permukaan yang berbeda-beda. Ada yang kasar atau kadang disebut Torchon dan yang halus atau Grossa tapi bergantung dimana kertas ini dibuat dan siapa pembuatnya.

Di Indonesia, gramaturnya cukup beragam. Dimana anda bisa dapat gr antara 120 sampai dengan 850.

Dan kebanyakan digunakan untuk percetakkan offset seperti untuk buat brosur, poster, flayer dan lain sebagainya.

Kerenya lagi, anda bisa tambahkan laminasi dengan berbagai teknik seperti teknik glossy, UV hingga Doff.

7. Kertas BW

jenis kertas percetakan

Kertas jenis ini dapat dengan mudah dikenali dari tekstur permukaannya dan pilihan warna yang cukup variatif.

Untuk diketahui, kertas BW adalah kertas yang banyak digunakan sebagai kertas ucapan terima kasih atau thanks card.

Dalam hal ketebalan, BW paper cukup tebal dan bisa dicetak pakai print rumahan sesuai kebutuhan.

Baca Juga: Sejarah Penemuan Kertas: Peran Dan Tantangannya

Misalnya untuk sertifikat, untuk kartu nama, untuk tempelan, kartu undangan sederhana dan lain sebagainya,

Gramaturnya berapa? Di Indonesia, tersedia beberapa gr mulai dari 160, 220 sampai dengan 250 gr.

FYI, kata BW bukan merupakan brandmark tetapi merupakan kepanjangan dari Bluish White.

8. Kertas Samson Kraft

jenis kertas percetakan

Samson kraft adalah kertas hasil daur ulang dengan permukaan kasar dan didominasi warna cokelat muda.

Kebanyakan digunakan untuk bungkusan jajanan, paperbag sampai handtag di beberapa gerai distro jeans.

Termasuk juga untuk bungkusan kado, sampul buku, amplop besar dan lain sebagainya.

Karena merupakan kertas hasil daur ulang, pilihan warna Samson kraft terbatas dengan gramatur antara 70 sampai 220.

9. Kertas Concorde

jenis kertas percetakan

Di Indonesia, kertas Concorde banyak digunakan untuk kertas sertifikat. Alasannya sederhana, karena karakteristiknya yang mewah.

Selain untuk sertifikat, juga digunakan untuk kartu nama, bulet, sampul buku dan lain sebagainya.

FYI, concorde ini masuk kategori kertas warna dengan gramatur yang variatif mulai dari 160, 220 sampai 250.

Bergitupula soal harga. Dimana bisa dapat harga termurah untuk kertas concorde paling tebal.

10. Kertas Yupo

jenis kertas percetakan

Berikutnya ada kertas Yupo yang merupakan kertas sistensis premium yang bisa di daur ulang sesuai keinginan.

Salah satu kelebihan dari kertas jenis ini adalah kemampuannya tahan air, tahan minyak dan tahan cuaca panas.

Sekalipun di Indonesia kebanyakan digunakan sebagai kertas sticker, namun kertas ini juga bisa digunakan untuk pengemasan, pelabelan dan lain sebagainya.

11. Kertas Bright White 

jenis kertas percetakan

Kertas Bright White atau kertas putih terang, yang kadang juga disebut kertas seni Inkjet adalah kertas halus tanpa tekstur.

Yang membuat kertas ini menarik adalah proses pembuatannya yang menerapkan sistem optical brightening agents (OBAs).

Teknik ini memungkinkan serat pembentuk kertas terlihat lebih putih dan bersih dibanding teknik lain.

Hanya saja, jika kertas ini dibiarkan cukup lama, efek putihnya akan memudar dan berubah warna jadi agak kekuningan.

Kertas BW banyak digunakan untuk cetak foto dua sisi atau untuk keperluan lain seperti surat menyurat.

12. Kertas Glossy

jenis kertas percetakan

Kebanyakan kertas glossy banyak digunakan untuk cetak foto atau gambar dibanding cetak dokumen yang isinya dominan teks.

Meski demikian, saya tetap masukkan dalam list kertas percetakan sekalipun bisa dimasukkan dalam daftar kertas foto terbaik.

Yang membuat kertas ini menarik adalah kemampuannya menyerap tinta dengan cepat.

Dengan demikian, gambar bakal terlihat jelas dan halus ketimbang pakai kertas glossy lain seperti kertas matte.

Karakteristik lain ada pada permukaannya dimana ada lapisan coating glossy dengan gramatur antara 180 hingga 230 gr.

13. Kertas Splendorgel

jenis kertas percetakan

Sedang cari kertas dengan kesan mewah? Pertimbangkan untuk pakai jenis kertas satu ini.

Splendorgel sendiri merupakan kertas premium dimana kedua sisi kertas sama-sama halus.

Warna dasarnya putih dan cocok digunakan untuk cetak dokumen dengan pelet warna variatif.

Di Indonesia, kebanyakan digunakan untuk cetak foto, kartu nama, surat undangan, greeting card dan lain sebagainya.

14. Kertas mohawk Eggshell

jenis kertas percetakan

Untuk kertas ini ada dua jenis yang beredar di pasar yakni Mohawk Eggshell dan juga Mohawk superfine egshell.

Dua-duanya bagus kok dan tetap memperlihatkan karateristik gading putih yang menarik.

Permukaannya memang agak kasar, mirip-mirip sih dengan HVS. Cocoknya digunakan untuk booklet, company profile, photobook dan lain sebagainya.

Gramaturnya berapa? Di Indonesia, tersedia beberapa gramatur. Paling banyak ditemui adalah 270, 216 dan 148 gr.

15. Kertas linen Jepang

jenis kertas percetakan

Kertas linen jepang adalah salah satu jenis kertas unik dimana permukaanya terlihat redup dan kasar.

Meski demikian, teksturnya linier dengan warna kontemporer yang khas. Inilah yang jadi alasan mengapa banyak orang pakai kertas ini untuk undangan atau untuk seritifkat.

Untuk ketebalan atau gramaturnya cukup beragam. Hanya saja, agar dapat hasil cetakan yang bagus, baiknya pakai yang 230 gsm.

Perhatikan, linen jepang ga bisa di laminasi karena teksturnya tersebut. Jika mau laminasi, baiknya pakai jenis kertas yang lain.

16. Kertas Coronado

jenis kertas percetakan

Di beberapa ulasan, ada yang menyebut kertas ini agak berbintik. Sementara yang lainnya menyebut kalau teksturnya lembut.

Bahkan ada yang mengatkan kalau kertas ini mirip dengan blues white. Jadi mana yang benar nih?

Yang benar adalah tampilan berbintik itu. Fitur itu membuat kertas ini unik dan tampilannya lebih aktraktif.

Jadi cocok digunakan untuk sertifikat, undangan, company profil atau untuk tujuan lain, booklet misalnya.

Sayangnya, jika pada akhirnya untuk di laminasi, disarankan untuk tidak pakai kertas jenis ini sebab bisa membuat teksturnya rusak.

17. Kertas Fancy

jenis kertas percetakan

Fancy paper atau kertas mewah adalah salah satu jenis kertas dari Jepang yang banyak digunakan untuk sampul buku atau cetakan teks.

Di Indonesia, ada tiga jenis yang beredar mulai dari kertas mewah polos, kertas mewah tekstur dan kertas mewah vanguard.

Setiap jenis kertas fancy diatas punya ciri dan karakteristiknya sendiri entah itu dari tekstur, model, ukuran dan lain sebagainya.

Dan penyebutannya mungkin agak berbeda karena bisa disebut sesuai jenis yang beredar atau nama teksturnya, apakah tulive, concord atau hammer.

18. Kertas Yellow Board

jenis kertas percetakan

Kebanyakan Yellow Board digunakan untuk kerangka dalam suatu kartu undangan. Makanya itu ia kadang disebut kertas hard cover.

Ketebalannya cukup variatif dengan bentuknya yang kaku. Karena itulah Yellow Board tidak bisa dipakai di mesin cetak offset.

Dalam hal ketebalan, tidak diukur dalam gr melainkan berdasarkan penamaan pabrikan mulai dari YB 30 sampai YB 40.

19. Kertas NCR

jenis kertas percetakan

Di Indonesia, mungkin kertas NCR diartikan sebagai kertas no carbon required. Gak salah sih, tapi tak sepenuhnya benar.

Karena istilah NCR adalah akronim atau mengacu pada insial pembuat kertas ini yakni National Cash Register.

Lantas, apa sih kertas NCR itu? Kertas NCR adalah kertas lapis yang dirancang khusus untuk mentransfer informasi tetulis dibagian depan ke lembaran bawah.

Awalnya sih dibuat oleh ahli kimia, Lowell Schleicher dan Barry Green untuk mendapatkan alternatif kertas karbon yang kadang sulit di identifikasi.

Di Indonesia, kertas NCR banyak digunakan untuk paper bag, nota, kwitansi dan lain sebagainya.

Alasannya karena jenis kertasnya yang tembus warna tanpa pakai carbon yang sudah terlapisi senyawa kimia.

20. Kertas Corrugated

jenis kertas percetakan

Kertas Corrugated adalah salah satu jenis kertas yang dalam arti literal merujuk pada keadaan permukaan yang bentuknya pararel.

Tujuan dari bentuk pararel ini adalah untuk meningkatkan daya tahan permukaan itu sendiri.

Dalam istilah awam, bisa diartikan sebagai kertas yang permukaannya bergelombang.

Inilah yang jadi alasan mengapa kertas Corrugated kadang juga disebut kertas bergelombang atau pleated paper.

Jenisnya sih ada banyak mulai dari Corrugated single face, Corrugated single wall, Corrugated double wall dan Corrugated triple wall.

Dan cocok digunakan untuk kardus, box pembungkus produk atau untuk bungkusan lainnya.

21. Kertas Aquarello

jenis kertas percetakan

Kertas Aquarello atau yang kadang juga disebut kertas kuning adalah kertas premium dan mewah dengan karakteristik garis horizontal di dua sisinya.

Dan banyak digunakan untuk cetakan kartu nama, kartu ucapan, kartu undangan dan lain sebagainya.

Di beberapa tempat, kertas ini disebut atau ditulis menjadi Acquerello Bianco. Apapaun penyebutannya, semuanya sama.

Gramaturnya sendiri cukup variatif. Dimana anda bisa dapat yang dari 160 gsm, 240 gsm, sampai 280 gsm.

22. Kertas Tintoretto

jenis kertas percetakan

Pernah pegang kulit jeruk? Atau setidaknya pernah lihat, kan? Nah tekstur kertas Tintoretto mirip dengan itu.

Dan kertas ini masuk kategori kertas mewah premium yang banyak digunakan untuk keperluan khusus.

Seperti untuk cetak undangan, sertifikat, ijazah, atau untuk keperluan percetakan lainnya.

Untuk warnanya ada banyak mulai dari yang broken white atau off white, termasuk juga krem.

23. Kertas Nettuno

jenis kertas percetakan

Sama seperti kertas Tintoretto diatas dimana kertas Nettuno juga masuk dalam kategori kertas premium mewah.

Ada kesan artistik dari tekstur atau garis-garis kertas satu ini, yang sekilas mirip dengan tekstur kertas Aquarello.

Kebanyakan digunakan untuk kartu nama. Terlebih untuk kartu nama yang ada desain logo perusahaan didalamnya.

Selain untuk kartu nama, kertas Nettuno juga bisa digunakan untuk cetakan kalender, daftar menu restoran, brosur dan lain sebagainya.

24. Kertas Linen Holland

jenis kertas percetakan

Tampilan Kertas Linen Holland ini mirip dengan kertas Buffalo, yang akan saya jelaskan dibawah.

Dimana ada kesan kasar di permukaannya. Karena itulah banyak orang yang kesulitan membedakan linen holland dan buffalo.

Kebanyakan sih digunakan untuk kartu nama termasuk juga untuk cover buku agenda, buku dan lain sebagainya.

25. Kertas manila

jenis kertas percetakan

Kertas manila, yang kadang juga disebut kertas BC atau Brief Card, mirip-mirip dengan BW Carton.

Hanya saja, pilihan warna kertas ini lebih banyak dan tentu saja beda dengan kertas BW karton yang pilihan warnanya terbatas.

Untuk gramaturnya sih cukup variatif, dimana anda bisa dapat yang 160, 220 sampai dengan 250 gram.

Kebanyakan digunakan untuk kartu undangan, kartu absensi, kartu perpustkaan dan lain sebagainya.

26. Kertas Buffalo

jenis kertas percetakan

Yang membedakan antara kertas buffalo dengan kertas lain yang mirip, Linen Holland atau BC dan BW ada pada teksturnya.

Dimana kertas Buffalo lebih kasar dibanding yang lain. Dari segi ketebalannya, agak sedikit lebih tinggi dibanding HVS.

Kebanyakan digunakan untuk sampul buku, termasuk juga karya-karya lain yang membutuhkan hard cover.

Dari segi gramatur cukup variatif. Dimana bisa dapat yang 150 sampai dengan yang cukup tebal yakni 250.

Penutup

Selain daftar diatas, ada juga jenis kertas lain yang belum saya ulas. Jadi ada kemungkinan listnya akan bertambah.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin pertanyaan lain terkait dengan postingan ini bisa sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang 26+ jenis kertas percetakan paling populer dulu dan sekarang. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar