12+ Jenis Kamera Analog Yang Sangat Populer di Zamannya

10 Likes Comment
jenis kamera analog

Kamera analog punya beberapa penyebutan ditengah masyarakat mulai dari kamera film, kamera classic, kamera vintage dan lain sebagainya.

Intinya, kamera ini banyak digunakan sebelum kamera digital diproduksi secara luas yang pada akhirnya menggantikan posisi kamera film yang telah menguasai pasar selama puluhan tahun.

Sejarah kamera analog sendiri bermula setelah kamera dan foto negatif ditemukan. Puncaknya saat George Eastman memproduksi Kodak pada 1888.

Meski sebenarnya jejak kamera sudah ada ribuan tahun sebelumnya saat Ibn Al-Haytham memperkenalkan kamera lubang jarum pertama di dunia.

Setiap fragmen penemuan itulah yang melandasi penemuan kamera analog, kamera digital dan juga kamera ponsel.

12+ Jenis Kamera Analog Yang Sangat Populer di Zamannya

Lantas, jenis kamera analog apa saja yang sangat populer di zamannya? Pasti penasaran kan? Tanpa perlu berlama-lama, berikut saya sajikan artikelnya untuk anda.

1. Kamera Single-Lens Reflex (SLR cameras)

jenis-jenis kamera film
via adorama.com

Pada dasarnya, kamera Single-Lens Reflex [SLR] ini sama dengan kamera DSLR [Digital single-lens reflex] modern karena punya mekanisme cermin internal.

Cermin internal ini memungkinkan fotografer untuk melihat langsung objek yang akan di foto dari lensa agar hasil fotonya lebih bagus.

Dengan SLR, fotografer bisa menukar lensa yang digunakan dengan tujuan untuk mengontrol cahaya yang masuk dan keluar dari kamera.

Kamera ini sendiri pertama kali dikembangkan oleh Thomas Sutton, yang merupakan fotografer, penulis dan juga penemu kamera pada 1861.

Selain itu, ia juga dikenal sebagai pendiri perusahaan fotografi awal yang punya afiliasi sama Louis Désiré Blanquart-Evrard, si tukang cetak foto asal Prancis yang cukup fenomenal.

2. Kamera Twin-Lens Reflex (TLR cameras)

kamera film
via adorama.com

Twin-Lens Reflex adalah generasi SLR kedua yang muncul dihadapan publik. Setelah diperkenalkan, kamera ini ternyata direspon baik oleh masyarakat, terlebih dikalangan fotografer saat itu.

Ada beberapa fitur dasar dari kamera analog satu ini yang tidak ada di kamera lain yakni lensa objektif ganda yang panjang fokusnya identik dengan lensa refleks.

Selain itu, orang-orang bisa dengan mudah mengenali kamera ini dari bentuknya dimana satu lensa digunakan untuk melihat objek yang akan di foto dan lensa lainnya untuk memaparkan film.

Kamera ini sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Franke & Heidecke, sebuah perusahaan asal Jerman pada 1928.

3. Kamera Rangefinder [Rangefinder cameras]

kamera film
via adorama.com

Kamera Rangefinder atau yang kadang disebut kamera pengintai adalah salah satu kamera yang mampu menghitung jarak berdasarkan tringulasi.

Cara kerja kamera ini diambil dari prinsip kamera SLR pada umumnya. Hanya saja kamera Rangefinder tidak menggunakan cermin internal.

Awalnya, kamera ini disebut telemeter karena kemampuannya melakukan zooming dan muncul pertama kali di awal abad ke-20.

Ada beberapa kamera dengan model ini yang cukup populer saat itu salah satunya kamera 3A Kodak Autographic Special yang diproduksi pada 1916.

Popularitasnya meningkat setelah Leica I diproduksi pada 1925 termasuk juga generasi Leica sesudahnya seperti Leica II dan Zeiss Contax I 35mm.

4. Kamera Point-and-Shoot

kamera film
via adorama.com

Point-and-Shoot cameras adalah salah satu kamera analog tanpa cermin internal dengan mekanisme yang agak rumit meski cukup ringan untuk dibawa kesana-kemari.

Kadang juga, kamera ini disebut sebagai kamera sekali pakai karena rool filmnya yang tidak bisa dimuat ulang setelah digunakan.

Salah satu kelemahan dari kamera ini adalah ketidakefisienan penggunaan dimana fotografer tidak bisa melakukan pengaturan tambahan selain mengambil foto saja.

Dengan kata lain, fotografer tidak bisa mengatur fokus dan pencahayaan karena semuanya serba alami. Hanya saja, anda tetap bisa memperbesar atau memperkecil objek yang akan di foto.

Kamera ini sendiri diproduksi sebagai bagian dari janji dedengkot Kodak, Eastman saat perusahaannya memperkenalkan Box Cameras 3-by-4-by-6 1/2-inch.

5. Kamera instan [Instant cameras]

kamera film
via adorama.com

Kamera instan adalah salah satu kamera film paling populer dulu yang cara kerjanya mirip dengan kamera sekali pakai atau point-and-shoot.

Dengan kamera ini, fotografer bisa mengambil foto real time dan secara otomatis hasil fotonya akan dicetak saat itu juga.

Untuk diketahui, kamera instan pertama kali diperkenalkan oleh Edwin Land, yang merupakan pendiri Polaroid pada 21 Februari 1947 pada saat pertemuan komunitas Optik Amerika di New York.

Dua tahun setelah diperkenalkan, kamera instan Polaroid ini ludes terjual dengan total pendapatan Polaroid mencapai $5 juta.

Itu belum dihitung sama penjualan gulungan atau roll film yang sudah mencapai miliaran keping dan terus bertambah selama 50 tahun terakhir.

Sampai sekarang, kamera instan ini masih diproduksi meski volume penjualannya sudah mengalami penurunan signifikan.

Ada beberapa jenis kamera instan yang masih laku dipasaran saat ini seperti Polaroid Originals OneStep+, Fujifilm instax mini 9, Fujifilm instax mini 90 NEO CLASSIC dan Fujifilm instax WIDE 300.

6. Kamera Stereo [Stereo cameras]

kamera film
via adorama.com

Kamera Stereo adalah salah satu kamera yang punya kemampuan mengambil foto binokuler yang memungkinkan fotografer mengambil foto 3D.

Jenis kamera ini pertama kali diperkenalkan oleh Jules Richard Verascope yang kemudian diproduksi oleh Kodak dalam format Realis.

Dua produk itu kemudian menginspirasi beberapa produsen kamera lain yang juga sukses dipasaran, seperti:

  • Loreo 3D Lens in a Cap yang diproduksi pertaman kali di Hong Kong
  • Nimslo 3D yang lebih dikenal sebagai Kamera lentikular
  • Stereo Realist atau Kamera Realist Format asli
  • View-Master Personal Stereo Camera yang resmi diperkenalkan pada 1952
  • Fujifilm FinePix Real 3D W1 yang merupakan kamera stereo digital pertama di dunia

7. Kamera Panorama [Panoramic cameras]

kamera film
via adorama.com

Kamera panorama sebenarnya sudah diproduksi sejak tahun 1800-an. Model pertama yang sukses dipasaran adalah Megaskop, yang dibuat oleh fotografer asal Jerman, Friedrich von Martens akhir tahun 1844.

Setelah itu beberapa industri kamera mulai menciptakan kamera versi mereka sendiri selama dua abad terakhir, dengan mekanisme dan komponen yang juga berbeda.

Intinya, semua mekanisme dan komponen itu memungkinkan fotografer, amatir atau profesional, mengambil foto berukuran besar dan lebar dalam satu bingkai.

8. Kamera lipat [Folding camera]

kamera film
via adorama.com

Salah satu kelebihan dari kamera lipat adalah bellownya yang terlihat seperti akordeon dan terletak diantara lensa dan badan kamera.

Ada tiga kelebihan bellow kamera lipat ini diantaranya kemampuan mengubah fokus, menciptakan efek spesial dan memperbaiki distorsi.

Dengan demikian, kamera ini memungkinkan fotografer untuk memperoleh efek yang berbeda pada setiap foto yang dihasilkan karena sudut dan posisi kamera bisa disesuaikan.

Kamera ini sendiri ditemukan oleh Francis Fowke, seorang Arsitek dan Insinyur. Ia sendiri juga yang mematenkan kamera lipat pertama di dunia pada 1856 yang kelak disebut kamera Bellow.

Hanya saja, rancangan awal kamera Bellow ini pertama kali diperkenalkan oleh Thomas Ottewill bekerja sama dengan Company of London.

9. Kamera format besar [Large Format cameras]

kamera film
via adorama.com

Secara teknis, hampir setiap kamera saat ini bisa disebut kamera format besar tetapi dengan format pencitraannya yang terbatas pada rentang minimal 4×5 inci [102×127 mm].

Tidak seperti kamera kebanyakan, kamera format besar tidak terbatas pada desain dan mekanisme tertentu.

Sebab kamera ini bisa saja berupa kamera pengintai, kamera SLR, kamera refleks ganda atau mungkin kamera lubang jarum.

10. Kamera kotak [Box cameras]

kamera film
via adorama.com

Seperti juga namanya, kamera kotak berbentuk kotak dari kardus atau plastik dimana satu lensanya berada diujung kiri dan satunya lagi di kanan.

Jika fotografer mengambil foto dengan kamera ini maka tugasnya tinggal cekrek sana cekrek sini karena semuanya sudah di atur secara default.

11. Kamera lubang jarum [Pinhole cameras]

kamera film
via adorama.com

Kamera lubang jarum atau kamera obscura adalah kotak atau ruangan tertutup dengan lubang kecil di satu sisi.

Lubang kecil inilah yang memproyeksikan gambar terbalik karena membiarkan cahaya melewati lubang kecil ditengah kotak.

Meski mekanisme atau cara kerjanya cukup sederhana namun kamera ini memiliki ketajaman bidang yang luar biasa dengan sudut kamera yang cukup lebar.

Pinhole sendiri pertama kali diperkenalkan oleh Ibn al-Haytham (965-1039), ahli fisika Arab. Ia jugalah yang pertama kali mempelajari efek kamera obscura.

12. Kamera mainan [Toy cameras]

kamera film
via adorama.com

Kamera mainan adalah kamera yang terbuat dari plastik dan sangat mudah digunakan sehingga cocok dipakai anak-anak.

Kamera ini bisa digunakan untuk mengambil foto yang terlepas sama seperti kamera instan. Kamera lemografi Diana F+Medium format dapat dikategorikan sebagai kamera mainan.

Hanya saja, ada salah satu kelemahan besar dari kamera ini yakni penyimpangan optik yang terjadi saat mengambil foto termasuk juga lensanya yang berkualitas rendah.

Penutup

Selain daftar diatas, sebenarnya ada banyak sekali merk kamera analog dengan berbagai bentuk namun sebagian besar modelnya sama seperti diatas.

Ada beberapa jenis kamera yang sudah saya sebutkan diatas yang masih diproduksi sampai sekarang salah satunya adalah kamera instan.

Sementara jenis kamera lainnya, SLR atau Toy cameras misalnya, sudah tidak lagi karena permintaannya yang sedikit.

Jika anda menggunakan kamera jenis ini sekarang, tentu kesan klasik dan nostalgia bakalan terasa sekali.

Karena itu banyak yang menjadikan deretan kamera diatas sebagai koleksi saja atau sebagai bukti bahwa sang fotografer pernah melakukan kegiatan fotografi analog, dulunya.

Demikian artikel tentang 12+ jenis kamera analog yang pernah di produksi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *