40+ Istilah Videografi Yang Wajib diketahui

Istilah videografi yang akan saya ulas disini terbagi dalam dua jenis, yakni istilah general dan teknis.

Istilah general merujuk pada istilah yang paling banyak digunakan masyarakat, langsung ataupun tidak langsung.

Misalnya, jika anda Youtuber, pasti sering dengar istilah aspek rasio, frame rate [FPS], resolusi dan lain sebagainya.

Sementara, istilah teknis lebih merujuk ke istilah-istilah yang jarang digunakan orang-orang baik itu Youtuber, videografer, Streamer atau profesi lain yang sering berurusan sama video.

Dan untuk anda yang sedang cari istilah dalam video editing, istilah dalam video editing, istilah take dalam syuting, istilah dalam editing video, istilah filmografi, baca artikel ini sampai habis.

40+ Istilah Videografi Yang Wajib Diketahui

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 40+ istilah videografi yang wajib diketahui. Istilah apa saja itu? Pasti penasaran, kan? Berikut artikelnya untuk anda.

1. Istilah general

Berikut daftar istilah videografi general atau yang paling banyak digunakan masyarakat, seperti:

a. Aspek Rasio

Istilah Videografi

Aspek rasio adalah hubungan frame [bingkai] antara lebar dan tinggi video.

Pada kamera DSLR atau Mirrorless, rasio umum yang digunakan saat merekam video adalah 4:3 dan 16:9.

Sementara, rasio aspek [aspect ratios] pada film biasanya 1,85:1 dan 2,39:1.

Dalam aspek rasio, angka pertama mengacu pada lebar dan angka kedua mengacu pada tinggi video.

b. B-Roll

B-roll adalah rekaman tambahan yang direkam sendiri dengan tujuan untuk memperkuat atau menambah detail video.

Dengan menambahkan B-Roll, akan membantu meningkatkan transisi dari satu adegan ke adegen lain sehingga videonya akan terlihat terarah dan saling melengkapi secara visual.

Contoh, saat anda buat video wawancara dan orang yang diwawancarai berbicara tentang ikan purba Arcipenser yang barusan ditangkap.

Nah B-Roll akan menyertakan urutan orang yang memancing, dimana lokasinya dan biasanya ditampilkan saat sulih suara wawancara berlangsung.

c. BitRate

Bitrate mengacu pada jumlah data dalam video yang diukur dalam satuan megabit per detik [mbps]. Dengan demikian, semakin tinggi bitratenya, semakin tinggi pula kualitas videonya.

d. Close Up

Close up adalah rekaman spesifik yang diambil secara sengaja untuk membingkai subjek. Jenis shoot ini bertujuan untuk menambah detail ke video agar lebih kaya.

Pada akhirnya akan membuat video lebih fokus ke subjek dibanding merekam pakai aturan sudut sedang dan lebar.

e. Color temperature

Color temperature atau temperatur warna adalah corak warna cahaya yang muncul pada rekaman video.

Suhunya diukur dalam Kelvin, dimana nilai yang lebih rendah merujuk pada nada yang lebih hangat, oranye dan kuning misalnya.

Sementara, nilai yang lebih tinggi merujuk pada nada yang lebih sejuk, biru dan ungu contohnya.

f. Crop Factor

Crop faktor adalah rasio ukuran sensor kamera 35mm full frame, dengan perbandingan 1:1.

Hanya saja, banyak kamera yang punya sensor crop 1,3x sampai 2x. Contohnya, kamera Nikon yang crop sensornya 1,5.

g. Depth of Field

Depth of field atau kedalaman bidang mengacu pada berapa banyak frame yang berhasil di fokuskan saat video diambil.

Dengan demikian, anda memperlihatkan objek atau elemen yang jadi fokus utama dalam video.

h. Eksposur

Eksposur mengacu pada jumlah waktu sensor kamera terbuka setelah terpapar cahaya.

Semakin lama waktu eksposur maka semakin banyak cahaya yang masuk sensor. Dengan demikian, semakin cerah rekamannya.

Baca Juga:

Pengaturan eksposur untuk video sama dengan teknik pengambilan foto pada umumnya, dimana anda harus mengatur aperture, kecepatan rana [shutterspeed] dan ISO, yang kelak disebut segitiga eksposur.

i. False color

False color atau warna salah merujuk pada pengaturan video yang menampilkan nilai luminasi dengan warna berbeda.

j. Frame rate

Frame rate atau yang kadang disebut FPS mengacu pada kecepatan bingkai terlihat dalam 1 detik.

Umumnya, frame rate video dimulai dari 24, 25, 30, 50, 60 dan 120 FPS. Oh iya, semakin tinggi frekuensi gambar atau frame ratenya maka semakin mulus rekamannya.

k. Resolusi

Resolusi adalah jumlah piksel yang muncul atau ada dalam video. Angka ini mengacu pada piksel horizontal dan vertikal, seperti 640×480 [standar] dan 1920×1080 [tinggi].

Dalam beberapa kasus, resolusi dinyatakan dalam angka tunggal saja atau jumlah piksel vertikalnya. Dengan demikian, resolusinya hanya ditulis atau disebut 480p atau 1080p.

l. Storyboard

Storyboard adalah proses pemetaan adegan yang akan ditampilkan dalam video secara detail.

Istilahnya, pembuat film akan menggambar adegan dan mengaturnya secara berurutan, sehingga mereka dapat melihat bagaimana video atau film terlihat.

m. Pengkodean video

Pengkodean video adalah istilah yang merujuk pada kesesuaian tinggi video. Umumnya, kesesuaian ini diukur dalam dua bagian yakni kesesuaian tinggi H.264 dan performa tinggi H.265.

n. Anti banding

Anti banding adalah suatu istilah yang merujuk pada pembandingan video. Biasanya diukur dalam 50 Hz dan 60 Hz. Dalam beberapa kasus, anti banding ini dibuat secara otomatis.

o. Saturasi

Saturasi punya beberapa pengertian. Misalnya, dalam ilmu biologi, diartikan sebagai keadaan seimbang dalam satu komunitas ketika migrasi atau penambahan jumlah sama dengan pengurangan atau dengan pemusnahan.

Hanya saja, dalam konteks ini, lebih merujuk ke tingkat gelap terangnya warna dalam pembuatan desain entah itu banner, poster, presentasi termasuk video.

p. Blur

Blur adalah keadaan kurang terang yang ada pada satu karya entah itu video, gambar atau foto.

Dalam konteks video, blur adalah istilah yang membuat video tidak jelas atau kurang terlihat jelas.

Sehingga, saat anda menempatkan teks diatas video, dua elemen tersebut tidak akan terlihat harmonis.

Meski blur tidak melulu membuat karya terlihat jelek. Dalam desain grafis misalnya, gambar blur akan membuat teks lebih menonjol dan lebih mudah dibaca.

q. Crop

Crop adalah istilah saat anda memotong bagian dalam video atau foto alias membuang bagian yang ga diinginkan.

Dengan cropping, istilah yang digunakan untuk menggambarkan proses crop, memungkinkan anda mengubah fokus objek dan arah konten.

r. Piksel

Piksel adalah elemen gambar berupa titik kecil yang ada pada video atau gambar.

Jadi piksel ini adalah unit dasar warna yang ukurannya kecil dan bisa diprogram di komputer dari piksel individual.

s. Aspek rasio piksel

Seperti yang saya sebutkan diatas, piksel adalah ribuan kotak kecil, berbentuk persegi, yang menyusun elemen gambar di video.

Termasuk rasio aspek yang adalah rasio antara lebar dan tinggi video. ARP atau yang juga disebut pixel aspect ratio [PAR] dalam konteks ini merujuk ke lebar dan tinggi piksel.

t. Resolusi

Resolusi adalah jumlah aktual piksel horizontal dan vertikal yang terdapat dalam video.

Contoh resolusi paling umum adalah [SD] 640 x 480, [HD] 1280 x 780 dan [HD] 1920×1080.

Terkadang, resolusi ini digambarkan sebagai jumlah piksel yang muncul secara vertikal.

Contohnya, resolusi yang hanya ditulis pakai nilai pertama saja seperti 480p, 720p dan 1080p.

u. Edit

Edit adalah kegiatan untuk memperbaiki konten yang dibuat. Konten, dalam hal ini, bisa berarti apa saja, entah itu naskah video, desain, karya teks dan lain sebagainya.

v. Editing

Editing adalah proses memperbaiki video, yang didalamnya terdapat proses menambah atau menghapus dan memotong atau menghilangkan bagian-bagian video yang dianggap tidak menarik.

w. Editor

Editor merujuk pada kegiatan mengedit, yang sudah saya jelaskan di poin sebelumnya.

Hanya saja, dalam konteks ini, lebih merujuk ke orang yang melakukan proses editing. Dan orang yang mengedit video disebut editor.

2. Istilah Teknis

Selain istilah general, juga ada istilah teknis videografi. Berikut daftarnya:

a. 360

360 adalah istilah yang merujuk pada video 360° [derajat]. Video ini dapat dilihat di sudut bingkai 16:9 sekalipun statis pakai alat bantu seperti VR [Virtual reality] atau tidak.

Salah satu contohnya bisa lihat video 360° diatas yang dibuat oleh Noah dalam konser virtual mereka pada Desember 2020.

Noah sendiri jadi Band pertama yang sukses menyelenggarakan konser VR di Indonesia dengan memanfaatkan platform video on-demand, Youtube.

b. 4K

4K adalah istilah resolusi definisi yang sangat tinggi dan merujuk pada video yang didalamnya terdapat 4.000 piksel horizontal dan 2.000 piksel vertikal.

c. 8K

8K adalah kelipatan dari video resolusi 4K. Dimana, resolusi ini sangat tinggi yang didalamnya terdapat 8.000 piksel horizontal dan 4.000 piksel vertikal.

d. HDMI

HDMI adalah kepanjangan dari High Definition Media Interface yang merupakan alat konektor digital yang membawa audio dan video berkualitas tinggi [HD] ke TV.

e. Export

Setelah video diedit, video tersebut ada sebagai file yang dapat diekspor dalam mode ProRes atau H264.

f. Grafik

Grafik dalam videografi mengacu pada elemen grafik statis. Sementara, grafik bergerak disebut animasi. Penjelasan lebih lanjut soal animasi bisa baca disini.

g. Handheld

Handheld adalah keadaan dimana operator kamera memegang kamera ditangannya sendiri bukan menggunakan alat bantu seperti tripod atau gimbal.

h. HD

HD adalah kepanjangan dari High Definition yang merujuk pada video beresolusi 1080, dimana garis horizontalnya jadi standar semua layar modern, yang kualitasnya 4 kali lebih tinggi dibanding resolusi standar 4K.

i. HDD

Drive Hard Disk [Hard Disk Drive] adalah media penyimpanan file yang digunakan untuk menyimpan data seperti video atau gambar.

HDD ini bisa dipasang di kamera atau dalam bentuk drive desktop portable yang digunakan saat proses pengambilan gambar.

j. HDR

HDR atau High Definition Resolution adalah perluasan rentang warna dan jumlah informasi yang ditampilkan pada video.

Dengan teknik ini, warna putih akan diperluas lagi jadi lebih putih dan hitam akan diperluas lagi jadi lebih hitam.

Kamera yang bisa digunakan untuk mengambil video atau foto dalam kualitas HDR memungkinkan anda menghasikan gambar atau video lebih detail.

k. Motion Graphics

Motion graphics adalah grafik yang dihasilkan komputer yang bisa berupa gambar bergerak, logo, anotasi, karakter atau keseluruhan film yang berasal dari animasi komputer.

l. Overlay

Overlay, dalam videografi, merujuk ke grafik, judul atau lapisan yang ada didalam video.

m. Render

Render mirip dengan ekspor. Dimana saat proyek grafis bergerak itu diekspor, file tersebut dinamakan render.

Beberapa aplikasi tidak mendukung render bahkan ada yang tanpa ekspor agar proses pemuatannya berjalan lancar.

n. Rushes

Rushes adalah istilah untuk file video mentah dan belum di edit yang diambil langsung dari kamera.

o. SD

Standar definition atau definisi standar adalah ukuran kualitas video 720p. Format ini jarang digunakan kecuali untuk tujuan artistik.

p. Sensor

Sensor adalah bagian dari kamera yang menangkap cahaya yang masuk lewat lensa. Kualitas dan ukuran sensor dapat mempengaruhi gambar atau video secara langsung.

q. SFX

SFX atau Sound Effect yang kadang disebut foley merujuk pada suara yang ditambahkan ke video saat proses pengeditan berlangsung guna mendukung audio video secara visual.

Meski banyak konten kreator yang mengabaikannya alias pordon the pun, tapi peran SFX ini cukup vital bagi video.

Oh iya, foley sendiri kadang diartikan sebagai suara yang direkam setelah atau sebelum video itu ada yang seolah-olah diambil saat proses perekaman berlangsung.

r. Stream atau live stream

Stream atau live stream adalah video yang tidak direkam tetapi disiarkan langsung ke platform tontonan.

s. Subtitel

Teks di layar tentang apa yang dikatakan seseorang dalam video. Biasanya untuk penonton dengan gangguan pendengaran atau untuk menerjemahkan bahasa dalam film.

t. Thumbnail

Gambar yang digunakan untuk memperlihatkan isi video, sebelum akhirnya diputar pengguna.

Jika anda Youtuber, bisa baca postingan saya sebelumnya tentang cara buat thumbail Youtube yang unik dan menarik disini.

u. UHD

UHD atau Ultra High Definition adalah istilah yang kadang digunakan untuk menggantikan istilah 4K dan 8K.

Penutup

Daftar istilah diatas belum terlalu lengkap. Yang berarti, daftarnya akan terus bertambah dari waktu ke waktu.

Jika ada dari anda yang tahu istilah lain dan belum saya ulas diatas, bisa tinggalkan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang 40+ istilah videografi yang wajib diketahui. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar