30+ Istilah Desain Grafis Yang Wajib Diketahui

Di artikel sebelumnya sudah saya ulas definisi desain grafis. Untuk melengkapi artikel tersebut, kali ini akan saya bahas beberapa istilah desain grafis.

Oh iya, daftar dibawah ini berasal dari berbagai sumber, yang mungkin saja belum lengkap atau ada definisi yang kurang tepat.

Jadi anda bisa bantu menyempurnakannya. Caranya gimana? Dengan memberi masukkan atau koreksi di kolom komentar.

Agar saya bisa bisa tambahkan listnya atau mungkin merevisi mana definisi yang kurang tepat, mana yang perlu diperbaharui dan mana yang keliru penjelasannya.

Dan untuk anda yang ingin tahu istilah dasar desain grafis, istilah DKV atau istilah-istilah dalam ddesain, simak artikel ini sampai habis.

30+ Istilah Desain Grafis Yang Wajib Diketahui

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 30+ istilah desain grafis. Istilah apa saja itu? Pasti penasaran, kan? Berikut artikelnya untuk anda.

1. 2.5D

2.5D adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan kombinasi antara gambar dua dimensi dan tiga dimensi pada animasi.

2. 3D

3D atau disebut tiga dimensi adalah gambar yang dibuat dengan mengkombinasikan tiga sumbu yakni Z, X dan Y sehingga menciptakan ilusi kedalaman.

3. Golden rasio

Istilah Desain Grafis
via buffer.com

Golden rasio adalah suatu keadaan dimana dua objek yang ketika dibagi jadi lebih besar atau lebih kecil akan menghasilkan nilai 1,6180 atau angka yang nyaris sama.

Dalam konteks desain grafis, rasio emas bertujuan untuk memastikan gambar yang dibuat terformat dengan baik.

Contohnya bisa lihat gambar rasio emas diatas, yang digunakan untuk membagi ruang antara badan situs web dan sidebarnya.

4. Rule of Thirds

Istilah Desain Grafis
via buffer.com

Rule of thirds atau aturan pertiga adalah aturan dasar dalam fotografi, videografi atau desain grafis yang menekankan pada pembagian objek dengan kisi 3×3.

Tujuannya untuk menyelaraskan subjek gambar menggunakan garis panduan sebagai titik potongannya.

Dengan memasang kisi, titik dimana garis saling berpotongan itu akan membantu desainer memperlihatkan area mana yang jadi fokus utama desain.

5. Tipografi

Tipografi adalah komponen visual dari kata-kata tertulis. Semua teks yang ditampilkan secara visual, baik di kertas, layar atau billboard disebut tipografi.

Soal tipografi ini sudah saya bahas di postingan saya sebelumnya, termasuk elemen dan hirarkinya. Untuk membacanya, bisa klik tautan ini.

6. Serif

Serif adalah goresan atau lekukan ekstra kecil yang ada di ujung huruf.

7. Sans-serif

Istilah Desain Grafis
via buffer.com

Sans-serif, secara harafiah berarti tanpa goresan. Ini merujuk pada font sans-serif yang tidak menyertakan guratan tambahan di akhir kata seperti yang ada di serif.

Meski gak ada aturan pasti kapan dan dalam desain apa harus pakai jenis font satu ini, namun banyak desainer yang menyarankan agar sans-serif digunakan untuk teks dan serif untuk judul.

8. Script

Istilah Desain Grafis
via buffer.com

Script adalah jenis huruf atau gaya tulisan yang dari tampilannya dianggap lebih modern ketimbang pakai huruf tradisional.

9. Slab serif

Istilah Desain Grafis
via buffer.com

Slab serif adalah font yang merupakan bagian dari serif, yang mengedepankan nuansa geometris dibanding serif tradisional.

Tampilannya agak persegi dan cenderung lebih besar, sehingga, dianggap lebih berani. Contoh dari slab serif bisa lihat font Museo Slab diatas.

10. Monoscape

Monoscope adalah font yang kadang juga disebut font fixed-pitch, fixed width atau non-proportional.

Ciri khas font jenis ini ada pada karakteristik huruf yang menempati ruang horizontal yang sama.

11. Hirarki desain

Istilah Desain Grafis
via buffer.com

Hirarki ini terbagi dalam dua jenis, yakni: hirarki visual dan hirarki tipografi. Untuk hirarki visual sudah saya ulas disini.

Sementara, hirarki tipografi adalah aturan untuk menetapkan urutan desain berdasarkan aspek paling penting.


Baca Juga:


Yang memungkinkan pembaca bisa menemukan apa yang mereka cari atau memudahkan mereka menavigasi konten.

Artinya, hirarki tipografi akan memandu mata pembaca ke suatu tempat dalam desain.

Serta membantu pengguna mengisolasi informasi lebih cepat dikarenakan penggunaan font yang konsisten.

12. Kerning

Istilah Desain Grafis
via buffer.com

Kerning mengacu pada spasi di antara dua huruf atau antara karakter lain seperti angka, tanda baca, tanda petik dan lain sebagainya.

Proses penyesuaian atau penempatan spasi akan meningkatkan keterbacaan teks dan desain secara keseluruhan.

13. Supergrafis

Supergrafis adalah elemen tambahan dalam desain yang masih punya hubungan langsung dengan desain.

Bentuk supergrafis ini ada banyak mulai dari motif, pola, pattern, hiasan, ilustrasi dan lain sebagainya.

14. Leading

Istilah Desain Grafis
via buffer.com

Leading adalah suatu keadaan dimana teks diberi spasi vertikal untuk memastikan jarak kata-kata dari atas dan bawah harmonis.

Tujuan leading pada prinsipnya sama seperti kerning, yakni untuk meningkatkan readibilitas teks atau desain.

15. Ascender dan descender

Istilah Desain Grafis

Ascender adalah bagian dari huruf kecil yang panjangnya melebihi garis rata-rata font [tinggi x].

Disisi lain, descender adalah bagian dari huruf ujungnya berada di bawah garis dasar font.

16. X-Height

Istilah Desain Grafis
via buffer.com

X-Height mengacu pada objek huruf yang terletak diantara garis dasar dan garis rata-rata huruf kecil seperti yang terlihat pada gambar diatas.

17. Orpan dan Widows

Istilah Desain Grafis
via buffer.com

Orphan dan windows adalah dua istilah yang merujuk pada baris teks di awal dan akhir paragraf.

Hanya saja, definisi dua istilah diatas masih terus diperdebatkan di kalangan desain dan peneliti.

Namun, ada pengertian praktis mengenai dua istilah diatas, yakni:

  • Orphan adalah suatu kata atau baris pendek, yang muncul di awal paragraf termasuk di awal kolom atau halaman dan terpisah dari teks lainnya
  • Widows adalah kata di akhir paragraf yang berada di awal halaman atau kolom berikutnya dan terpisah dari teks lainnya. Atau awal paragraf baru yang dimulai di bagian bawah kolom atau halaman

18. Lorum Ipsum

Istilah Desain Grafis
via justinmind.com

Lorem ipsum adalah teks tiruan yang banyak digunakan dalam industri desain atau percetakan.

Teks ini digunakan sebagai placeholder dengan distribusi huruf yang merata, sehingga membuatnya terlihat seperti teks Bahasa Inggris yang bisa dibaca.

19. Logotype

Istilah Desain Grafis
via logotype.com.au

Logotype adalah logo yang menggunakan nama perusahaan dan dirancang dengan cara unik secara visual agar bisa digunakan oleh perusahaan tersebut.

Hanya saja, saat seseorang mendengar istilah logotype, pikiran mereka langsung tertuju pada proses pembuatan logo, sekalipun definisinya lebih spesifik lagi.

20. Logomark atau brandmark

Istilah Desain Grafis
Via inc Magazine

Logomark adalah logo yang tidak melibatkan atau tidak mencatut nama perusahaan dan tampilannya lebih abstrak.

Tampilan abstrak ini bisa berupa simbol, pattern atau tanda. Ulasan lebih lengkap soal logotype dan contohnya termasuk logomark atau brandmark [logogram] bisa baca disini.

21. Ikon

Ikon adalah gambar yang digunakan untuk mempresentasikan suatu tindakan atau objek.

Misalnya, ikon pena dapat mewakili tulisan seseorang [tindakan] atau pena dalam artian objek.

Soal ikon, termasuk perbedaannya dengan logo, simbol dan maskot sudah saya bahas di postingan sebelumnya disini.

22. Grid

Grid atau kotak adalah kisi yang dibangun dari kolom dan baris yang semuanya terbagi rata.

Kisi ini sengaja dibuat untuk membantu desainer mengatur elemen dalam desain agar seimbang.

23. Skala

Skala atau scale, dalam desain mengacu pada ukuran suatu objek dan hubungannya dengan objek lain.

Dua elemen dengan ukuran yang sama punya skala yang juga sama. Sementara elemen dengan variasi ukuran yang berbeda akan terlihat tidak sama.

Saat membuat desain, pastikan anda memanfaatkan skala untuk membantu anda mengilustrasikan makna dibalik gambar.

24. Rasio aspek

Rasio aspek adalah hubungan proposional antara lebar dan tinggi dalam bentuk persegi panjang.

Ini biasanya digunakan untuk desain antarmuka aplikasi karena kebanyakan layar ponsel lebih lebar dari tingginya.

Rasio aspek ditentukan lewat rasio matematis, dengan dua angka dipisahkan oleh titik.

Dengan demikian, apabila lebarnya 4 inci dan tingginya 3 inci maka aspek rasionya adalah 4:3.

25. Tekstur

Teksur, dalam desain grafis, dapat di didefinisikan sebagai karakteristik yang ada permukaan gambar.

Untuk memahaminya, coba bayangkan permukaan kain dan batu bata saat disentuh tangan anda untuk memvisualisasikan tekstur yang sebenarnya.

26. Knolling

Knolling adalah istilah yang merujuk pada tindakan menyusun objek yang berbeda sehingga berada pada sudut 90°, kemudian di potret dari atas.

Teknik macam ini memungkinkan gambar terlihat simetris, yang terasa lebih enak dipandang.

Karena gambar yang menonjolkan fitur knolling cenderung diatur dengan latar belakang yang kontras dan transparan.

27. Spasi putih [White Space]

Istilah Desain Grafis

Spasi putih, yang kadang juga disebut ruang negatif, mengacu pada area desain yang sengaja dibiarkan kosong.

Ini adalah ruang antara elemen grafis, gambar, salinan dan apapun yang ada di halaman.

Oh iya, sekalipun namanya ruang putih atau spasi putih, ruang ini bisa berwarna apa saja.

Contoh paling sederhana dari whitespace bisa dilihat dari beranda pencarian Google, yang di dominasi dengan spasi putih untuk mendorong pengguna fokus ke bilah pencarian.

28. Resolusi

Resolusi, dalam konteks ini, dapat diartikan sebagai kualitas. Dengan demikian, semakin tinggi resolusi gambar, semakin tinggi juga kualitasnya.

Artinya, gambar beresolusi tinggi akan terlihat jelas dan tajam sementara gambar resolusi rendah cenderung buram karena hanya ada sedikit piksel.

Di KBBI, resolusi adalah tingkat ketajaman gambar yang dihasilkan oleh pencetak atau monitor.

29. Kontras

Kontras terjadi jika dua elemen berada di halaman yang berbeda. Misalnya, warna berbeda antara teks dan warna latar belakang atau warna gelap dan terang.

Salah satu alasan menggunakan kontras dalam desain adalah untuk menarik perhatian audiens.

30. Skeumorfisme

Skeumorfisme adalah suatu keadaan dimana elemen digital dirancang agar terlihat seperti karya replika fisik.

Contohnya paling sederhana bisa lihat kalkulatior HP iPhone atau kios Koran Apple yang terlihat seperti kalkulator atau rak buku di kehidupan nyata.

31. Raster

Raster atau gambar raster adalah gambar yang dibuat dari sekumpulan piksel.

Karena itu, saat meminimalisir ukuran gambar raster, gambar tersebut akan terlihat buram dan tidak jelas.

Alasannya jelas, karena proses resize gambar harus menghilangkan beberapa metadata, termasuk jumlah piksel.

32. Vektor

Vector adalah gambar yang dibuat dari titik, garis dan kurva dan metadatanya beda dengan gambar raster.

Semua data yang ada pada gambar vector dihitung menggunakan persamaan matematis.

Dengan demikian, gambar tersebut bisa diskalakan kembali dalam ukuran apapun tanpa harus kehilangan kualitas.

Penutup

Jika anda teliti, beberapa istilah diatas juga ditemukan di artikel beberapa saya sebelumnya dengan topik yang sama.

Misalnya, resolusi yang juga sudah saya bahas di artikel tentang daftar istilah videografi atau mungkin rule of thirds yang juga sudah saya ulas di artikel tentang daftar istilah fotografi.

Itu wajar mengingat tiga basic keilmuan diatas yakni desain grafis, fotografi dan videografi saling terkait satu dengan yang lain.

Demikian artikel tentang 30+ istilah desain grafis yang wajib diketahui. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar