18+ Genre Film: Termasuk Definisi, Subgenre dan Contoh

Ada yang menyebutnya genre film, jenis-jenis film hingga macam-macam film. Apapun penyebutannya, semua merujuk pada aliran atau cerita yang diangkat dalam film.

Artinya, istilah genre merujuk pada unsur-unsur naratif film, pendekatan yang digunakan dan respon emosional yang dihasilkan.

Termasuk ikonografi, latar cerita, karakter tokoh dan aktor yang terlibat didalamnya. Genre ini juga mempengaruhi teknik dan gaya pengambilan film.

Dengan demikian, tekstur pencahayaan pada genre action dan komedi itu beda termasuk alat dan media yang digunakan.

Agar jelas, simak penjelasan macam-macam film dibawah ini. Sebelum itu, baiknya saya bahas dulu definisi genre film agar postingan ini lebih lengkap.

Apa itu Genre Film?

Istilah genre sudah digunakan sejak awal abad ke-19, yang mengacu pada karya sastra seseorang.

Karya sastra ini berupa tulisan di buku, yang pada masa itu, buku telah merevolusi budaya masyarakat terutama di Eropa dan Amerika.

Awal tahun 1950-an, André Bazin, kritikus film asal Prancis, mulai menggunakan istilah ini untuk menggambarkan aliran film Barat.

Setelah itu, penggunaan istilah genre makin luas bahkan jadi bagian penting saat bicara soal Film.

Disisi lain, Janet Staiger, Sejarawan Film asal Amerika, mengelompokan pengertian genre film dalam empat bagian, yakni:

  • Metode idealis [Idealist method] yang menilai film berdasarkan standar yang sudah ditentukan sebelumnya
  • Metode empiris [Emphirical method] yang digunakan untuk mengidentifikasi genre film dengan membandingkan film yang sudah ada sebelumnya dan dianggap masuk kategori atau genre tertentu, Fiksi Ilmiah misalnya
  • Apriori [The apriori method] yang merupakan metode generik untuk mengidentifikasi isi film sebelum memutuskan apa genrenya
  • Metode konvensi sosial [Social conventions] untuk mengidentifikasi macam-macam film berdasarkan konsensus budaya yang diterima masyarakat

Dari sini, dapat diambil kesimpulan kalau film-film Hollywood atau Bollywood bukan merupakan genre murni karena kebanyakan film memadukan plot yang naratif.

Lantas, apa sih genre itu? Genre film adalah konten dalam film yang memfilmkan sebuah cerita secara deskriptif dan preskriptif.

Meski pendapat ini masih belum pasti menjelaskan apa itu genre. Sebab, jika berangkat dari situ, genre film hanya melahirkan beberapa kategori saja.

Misalnya, berdasarkan konten cerita seperti genre perang, berdasarkan sastra seperti komedi dan drama, berdasarkan media seperti genre musik.

Termasuk genre berbasis pemain seperti film Fred Astaire, aliran film berbasis anggaran seperti Blockbuster, macam-macam film berdasarkan status artistik seperti film seni, identitas ras seperti film ras, lokasi latar film seperti film barat, Cina atau India sampai orientasi seksual seperti Queer Cinema.

Bagaimana dengan film animasi, p*rnografi dan dokumenter? Akan dikategorikan pada film non-genre.

Lepas dari semua perdebatan diatas, di artikel ini akan saya bahas beberapa jenis film yang paling banyak beredar masyarakat.

18+ Jenis Genre Film dan Contohnya

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 18+ jenis genre film paling populer. Genre apa saja itu? Pasti penasaran, kan? Berikut artikelnya untuk anda:

1. Film Laga [Action]

genre film

Film laga lebih sering disebut Action Genre alias genre aksi karena sebagian besar adegannya menampilkan kontak fisik antar aktor.

Kontak fisik dalam artian ini berupa kekerasan tapi hanya ada dalam film seperti perkelahian [baku hantam atau gelud], tembak menembak, ledakkan, kejar-kejaran dan lain sebagainya.

Action termasuk salah satu genre film favorit masyarakat karena aksi-aksi memukau yang ditampilkan aktor.

Genre ini sendiri melahirkan beberapa subgenre, diantaranya:

  • War and Military Action atau film perang dan operasi militer yang didalamnya menceritakan kisah heroik, dramatis, jiwa korsa antar prajurit, tugas, kehormatan dan lain sebagainya
  • Spy and Espionage Action atau film mata-mata, yang didalamnya menceritakan kisah agen rahasia atau prajurit militer yang sedang melaksanakan operasi spionase. Yang didalamnya menunjukan kepiawaian aktor mencari informasi, menggunakan peralatan canggih sampai kemampuan bela diri yang mumpuni
  • Wuxia yang merupakan salah satu kategori film bela diri yang memperlihatkan protagonis ksatria sedang berpetualang. Di barat, film ini disebut Martial Arts Action.

Selain empat subgenre diatas, film laga juga melahirkan beberapa genre spesifik lain seperti Western Shoot ‘Em Up Action dan Action Hybrid Genres.

Ada beberapa contoh film laga seperti The Raid: Redemption (2011), Serial Mission: Impossible, Kill Bill: Vol. 1 (2003), Rambo: Last Blood (2019) dan lain sebagainya.

2. Petualangan

genre film

Jenis film kedua adalah petualangan atau adventure. Ceritanya fokus pada perjalanan seseorang, dua orang, atau sekelompok orang ke suatu tempat atau ke titik tertentu dalam hidup.

Biasanya, genre ini melibatkan teka-teki, pencarian harta karun terpendam, pencarian cinta, sahabat dan lain sebagainya.

Terkadang, set aksinya menampilkan adegan baku hantam. Jika ada adegan tersebut maka dikategorikan pada genre adventure-action seperti film James Bond atau Sherlock Holmes.

Ceritanya juga bisa sangat spesifik mulai dari petualangan laut, petualangan gunung, petualangan bertahan hidup, mengungkap misteri, deduksi dan lain sebagainya.

Ada satu subgenre unik dari genre adventure ini, yakni:

  • Fiksi pahlawan super [superhero fiction] yang menceritakan petualangan pejuang kejahatan berkostum atau pahlawan super yang bertempur melawan penjahat dengan kekuatan serupa

Ada beberapa contoh film petualangan, yang terkadang dibarengi dengan aksi, seperti Avenger Endgame (2019), Black Widow (2021), Jurassic World: Fallen Kingdom (2018), Jumanji: The Next level (2019) dan lain sebagainya.

3. Film Animasi

genre film

Ketiga adalah genre animasi, yang plotnya kurang lebih sama seperti macam-macam film diatas, karakternya saja yang dianimasikan.

Jadi, film animasi itu bisa berupa laga, petualangan, horor dan lain sebagainya. Bentuk animasinya bisa berupa 2 Dimensi dan 3 Dimensi.

Dalam beberapa kasus, film animasi di-dubbing manusia sungguhan sebelum diedit menggunakan CGI.

Bagaimana dengan anime atau film kartun? Tetap masuk dalam kategori ini.

Ada beberapa contoh film animasi seperti The Incredibles (2004), Despicable Me (2010), How to Train Your Dragon (2010) dan lain sebagainya.

5. Film Biografi

genre film

Film Biografi adalah salah satu aliran film yang menceritakan kisah hidup tokoh terkenal seperti politikus, ilmuwan, atlet, aktivis, pengusaha dan lain sebagainya.

Mirip-miriplah dengan film autobiografi atau memoir karena fokusnya ada pada kisah hidup tokoh utama.

Yang menarink dari film ini adalah pesan-pesan moral yang disampikan sang tokoh, baik langsung dan tidak langsung.

Ada beberapa contoh film Biografi yang mungkin pernah anda tonton seperti Gie yang diperankan oleh Nicolas Saputra (2005), Habibie & Ainun (2012), Gandhi (1982) dan The Social Network (2010) yang menceritakan kisah Bos Facebook Mark Zuckerberg, The Pursuit of Happyness (2006] dan lain sebagainya.

6. Film Komedi

genre film

Berikutnya adalah genre komedi yang fokus pada tingkah lucu aktor dalam film. Karena itu, beberapa orang menyebutnya sebagai film lucu.

Dengan demikian, jenis film satu ini mendorong orang-orang untuk tertawa atau terhibur dengan tingkah laku aktor.

Kadang, genre ini dibumbui dengan warna lain agar ceritanya berkembang dan lebih menarik.

Faktor inilah yang memicu lahirnya istilah-istilah seperti komedi romantis, film komedi Korea, film komedi Thailand, film komedi Indonesia dan lain sebagainya.

Tapi istilah diatas tidak dapat disebut subgenre karena tidak mempresentasikan cerita film secara naratif.

Berikut beberapa subgenre film komedi, diantaranya:

  • Comedy of Manners yang merupakan film sindiran untuk perilaku seseorang atau kelompok sosial tertentu. Ceritanya sering berkaitan dengan hubungan cinta terlarang antar dua sejoli atau skandal lainnya
  • Humor [Humorous] yang merupakan jenis film penuh kesenangan, kegembiraan dan fantasi yang dibuat dengan tujuan untuk menghibur

Termasuk subgenre lain seperti Slapstick Comedy, Screwball Comedy, Parody Comedy dan Black Comedy.

Untuk contohnya bisa tonton Warkop DKI Reborn (2019), Susah Sinyal (2017), Trinity Traveler (2020), The Underdogs (2017) dan lain sebagainya.

7. Genre Kriminal

genre film

Selajutnya adalah crime genre atau genre film kriminal yang alur ceritanya menitikberatkan pada masalah atau konflik yang dialami atau dilakukan tokoh dalam film.

Genre ini juga menampilkan aksi baku hantam, seperti dalam film laga atau aksi.

Sehingga lahirlah berbagai istilah seperti film crime action, film crime comedy, film crime Korea dan lain sebagainya.

Untuk subgenrenya sih ada banyak, berikut beberapa diantaranya:

  • Drama ruang sidang yang menyajikan drama fiksi tentang hukum termasuk didalamnya penegakkan hukum, kejahatan, pengacara, litigasi perdata dan lain sebagainya
  • Detektif yang menceritakan kisah seorang penyidik, baik senior atau pemula, saat menjalankan tugasnya. Dimana mereka harus mencari tahu siapa dalang atau pelaku suatu kejahatan. Kadang penyidik harus tahu bagaimana penjahat itu melancarkan aksinya, modusnya dan apa saja buktinya. Subgenre ini melahirkan satu kategori khusus yakni whodunit [who do it?] yang lebih kompleks dimana penonton diberikan kesempatan untuk terlibat dalam proses deduksi seperti yang dilakukan aktor saat proses penyidikan dalam film berlangsung.

Subgenre ini termasuk beberapa aliran lain seperti Gengster [yang fokus ke masalah hukum juga], pencurian professional, Fiksi Gong’an, Hardboiled, Heist, Thriller hukum sampai murder mystery.

Ada beberapa contoh genre film Kriminal seperti Murder on the orient Express (2017), Prisoners (2013), Zodiac (2007) dan lain sebagainya.

8. Film Dokumenter

Dokumenter adalah genre film yang menceritakan secara visual suatu peristiwa atau kronologis suatu kejadian.

Mirip sih dengan film biografi, hanya saja, dalam film dokumenter, tidak ada pemeran utamanya.

Tema yang diangkat bisa berupa cerita tentang alam, politik, perang, konflik, agama dan lain sebagainya.

Ada beberapa contoh film dokumenter yang cukup populer seperti BBC History of World War II – Hiroshima [2005], Sexy Killers karya WatchDoc (2017), Cosmos: A Spacetime Odyssey (2014) dan lain sebagainya.

9. Drama

genre film

Drama adalah salah satu genre film yang didalamnya menceritakan kisah cinta tokoh utama. Termasuk kehidupan sosial, karir, kekayaan dan aspek-aspek lain.

Subgenrenya sih ada banyak mulai drama-comedy, drama-aksi, drama-perang, docudrama, drama horor dan lain sebagainya.

Makanya itu tak usah heran kalau ada teman yang nanya ada gak film drama romantis barat? Atau yang lainnya seperti film drama korea, drama Indonesia dan seterusnya.

Termasuk juga Drama hukum, Drama militer, Drama romantis, drama sejarah sampai Chick Flick [istilah slang untuk film cewek].

Untuk contohnya sih ada banyak, yang mungkin beberapa dari sudah pernah nonton, seperti Dilan 1991 (2019), Love for Sale (2018), Doctor Stranger (2014) dan Descendants of the Sun (2016).

10. Film keluarga

genre film

Film keluarga adalah salah satu genre yang menceritakan keseharian keluarga secara personal atau keseluruhan dan apa saja yang mereka lakukan.

Karena temanya demikian, target audiensnya tentu saja orang-orang yang sudah berkeluarga, yang penekanannya ada pada persatuan dan cinta kasih.

Ada beberapa contoh film keluarga seperti serial Home Alone (1990) yang biasanya tayang menjelang Natal, Toy Story (1995), Finding Neverland (2004) dan lain sebagainya.

11. Genre fantasi

genre film

Genre fantasi atau fantasy genre adalah satu genre film dimana setiap unsur atau cerita dalam film diangkat dari khalayan dan imajinasi pembuat.

Dengan kata lain, tema yang diangkat diluar dari batas wajar kemampuan manusia atau fantastis.

Seperti sihir, peristiwa supernatural, mitos dan lain sebagainya. Beberapa orang menyebutnya sebagai genre fiksi spekulatif, sama seperti fiksi ilmiah dan horor.

Ada beberapa subgenre dari jenis film satu ini, diantaranya:

  • Bangsian yang membahas tentang individu setelah memasuki akhirat atau setelah meninggal. Istilah bangsian berasal dari nama John Kendrick Bangs, orang pertama yang menggunakan kata ini
  • Fantasi kontemporer atau fantasi asli yang isi ceritanya berlatar belakang masa kini dan digunakan untuk mendeskripsikan dunia nyata yang diduga [disebut sebagai realitas konsensus] berasal dari zaman kontemporer, dimana makhluk gaib dan magis masih hidup
  • Fabel adalah satu jenis atau aliran film yang menampilkan karakter hewan berbicara layaknya manusia
  • Shenmo yang merupakan genre film fantasi yang menceritakan dewa atau monster dalam mitologi Tiongkok.

Termasuk subgenre lain seperti fantasi gelap, Dongeng, Fantasi keras, Fantasi epik, fantasi heroik, fantasi sejarah dan legenda.

Untuk contohnya bisa tonton film Harry Potter (2001), The Shape of Waters (2017), Maleficent (2014), The Last Witch Hunter (2015), X-Man: Dark Phoenix (2019) dan lain sebagainya.

12. Genre History

genre film

Film historis adalah salah satu jenis genre yang alur ceritanya sebagian besar mengisahkan kejadian di masa lampau atau peristiwa-peristiwa besar yang terjadi.

Beberapa orang menyebutnya sebagai genre fiksi sejarah [Historical fiction] karena sekalipun kisah dan tokohnya benaran ada tapi aktornya bukan.

Untuk subgenre sih hanya satu, yakni:

  • Film Autobografi dan memoir yang punya kaitan erat sama genre Biografi diatas, dengan pengecualian, bahwa ceritanya ditulis orang yang menjadi subjek cerita atau berdasarkan ingatan pengarang

Untuk contoh film sejarah bisa tonton Bohemian Rhapsody (2018), First Man (2018), Soekarno: Indonesia Merdeka (2013), Kartini (2017) dan lain sebagainya.

13. Film Horor

genre film

Film horor adalah salah satu genre yang adegannya menitikberatkan pada sifat-sifat seram atau menakutkan yang memicu andrenalin penonton.

H. P. Lovecraft mengkategorikan film ini dalam dua jenis, yakni: ketakutan fisik dan horor supernatural.

Disisi lain, genre ini dianggap bagian dari genre fantasy karena melibatkan hantu, yang sebagian besar orang tidak percaya keberadaannya.

Film horor ini sendiri melahirkan beberapa subgenre, seperti:

  • Hantu yang menceritakan intrusi roh orang yang sudah meninggal ke dunia orang yang masih hidup. Subgenre ini melahirkan beberapa kategori khusus seperti traditional haunting, Poltergeists, Haunted Place dan lain sebagainya
  • Monster yang menceritakan mahkluk atau mutan yang suka meneror manusia. Salah satu contohnya bisa lihat film Frankenstein
  • Jiangshi adalah film yang menceritakan mayat yang melompat dibawah kendali pendeta Tao. Ceritanya berasal dari legenda rakyat Tiongkok
  • Vampir yang menceritakan kisah tentang tubuh yang dihidupkan kembali dan meminum darah orang yang masih hidup. Kadang juga disebut Dracula
  • Slasher yang menceritakan kisah pembunuh berantai atau Psikopat sebagai sosok antagonis, yang membunuh protagonis secara bertahap

Ada beberapa contoh film horor terbaik yang mungkin pernah anda tonton The Nun (2018), The Conjuring (2013), Pengabdi Setan (2017) dan lain sebagainya.

14. Genre musical

genre film

Film musical adalah salah satu genre dimana setiap kejadian atau plotnya dipresentasikan dengan musik.

Meski tidak melulu demikian. Karena ada juga film musical yang disandingkan dengan aksi lain seperti comedy, laga dan lain sebagainya.

Untuk contoh genre musical bisa tonton Pitch Perfect (2015), La La Land (2016) dan The Greatest Showman (2017).

15. Western

genre film

Western adalah salah satu genre film yang isinya menceritakan kehidupan masyarakat Amerika masa lampau.

Didalamnya berkaitan dengan aksi coboy, tembak-menembak, kehidupan budak, kisah Sherrif dan lain sebagainya.

Genre ini sendiri melahirkan beberapa subgenre seperti Classic Western, The Revisionist and Anti-Western, Contemporary and Neo-Western, Fantasy and Space Western dan Modern Western.

Ada beberapa contoh film Western seperti The Magnificent 7 (2016), 3:10 to Yuma (2007), Ned Kelly (2004) dan lain sebagainya.

16. Olahraga [Sport]

genre film

Genre sport adalah salah satu jenis genre film yang didalamnya menceritakan kisah atlit atau olahragawan baik fiksi atau nyata.

Termasuk kisah hidup mereka, kerasnya latihan, karakter tokoh sampai pertandingan yang mereka menangkan.

Kalau ceritanya diangkat dari kisah nyata, akan dimasukkan pada genre biography. Jika tidak, akan dimasukkan dalam genre olahraga.

Untuk contohnya bisa tonton 3 Srikandi (2016), Raging Bull (1980), Million Dollar Baby (2004), Rocky (1974), Cristiano Ronaldo: The World at His Feet (2014) dan lain sebagainya.

17. Sci-fi atau sains fiksi [fiksi ilmiah]

genre film

Film fiksi ilmiah mirip dengan fantasi. Hanya saja, pendekatan genre satu ini lebih ke ilmiah untuk menjelaskan suatu fenomena alam atau cara kerjanya.

Sebagian besar berpusat pada pencarian, efek hingga konsekuensi teknologi, ruang angkasa, waktu yang relatif, Bumi alternatif, Alien, rekayasa genetika dan seterusnya.

Jalan cerita itulah yang memicu lahirnya beberapa subgenre sci-fi, seperti:

  • Fiksi apokaliptik atau pasca-apokaliptik yang berkaitan dengan akhir peradaban akibat perang nuklir, wabah atau bencana massal lainnya
  • Space Travel adalah film yang menceritakan kisah atau petualangan astronot di luar angkasa atau sedang melaksanakan misi eksplorasi antar planet
  • Punk dengan teknik penggambaran fiksi ilmiah yang agak berbeda. Temanya bisa lebih ke sains atau dystopia dengan tetap memadukan teknologi, dimana seseorang atau sekelompok orang memerangi korupsi yang dilakukan pemerintah. Genre punk ini melahirkan beberapa kategori spesifik seperti cyberpunk, postcyberpunk, retropunk, atompunk, dieselpunk, steampunk, clockpunk, biopunk, nanopunk dan solarpunk.

Selain tiga subgenre diatas, juga ada subgenre tambahan seperti Time Travel, Cerebral Science, Robot and Monster Films sampai Disaster and Alien invasion.

Untuk contoh film sains fiksi atau fiksi ilmiah bisa nonton the Extra-terrestrial (1982), Jurassic Park (1993), Interstellar (2014) dan lain sebagainya. Daftar lengkapnya bisa baca disini.

18. Thriller

genre film

Thriller adalah aliran atau genre film yang mengisahkan ketakutan dan kegembiraan secara bersamaan.

Jadi, genre ini bisa saja merupakan aliran aksi ilmiah, petualangan, misteri termasuk horor sepanjang ada teror yang dilibatkan dalam adegan.

Untuk subgenrenya sih ada banyak, berikut beberapa diantaranya:

  • Crime Thriller yang menceritakan kisah hidup seputar detektif, geng atau kelompok lain yang terkait dengan cerita
  • Thriller Psikologis dan Thriller Techno yang berisikan cerita bertemakan teknologi atau orang dibalik lahirnya teknologi berbahaya yang akan digunakan untuk cyber-terorism atau aksi teror lain.

Termasuk juga Thriller Disaster, Conspiracy Thriller, Legal Thriller, Spy Thriller hingga Supernatural Thriller.

Contoh film Thriller bisa lihat The Silence of the Lambs (1991), Momento (2000), John Wick (2014), Parasite (2019) dan lain sebagainya.

Penutup

Jika ditilik lebih dalam, ada banyak sekali aliran film yang diambil dari cerita atau konten yang disajikan.

Genre itu pun melahirkan subgenre dan aliran-aliran spesifik lain dengan audiens dan penggemar sendiri.

Jika punya masukkan, tambahan atau ada hal lain yang mau disampaikan terkait postingan ini, silahkan tinggalkan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang 18+ genre film termasuk definisi, Subgenre dan Contoh. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar