Freelance Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh Kerja, Kelebihan dan Kekurangan

Secara sederhana, freelance adalah pekerja lepas atau pekerja sambilan. Dan istilah ini sering saya sebutkan di berbagai postingan bahkan jadi kategori konten.

Selain itu, istilah ini juga sering disebut-sebut dalam berbagai pemberitaan, digunakan untuk merujuk pada pekerjaan di internet dan seterusnya.

Meski demikian, masih banyak orang yang belum tahu definisinya apa, termasuk jenis, contoh kerja sampai kelebihan dan kekurangan memilih pekerjaan model ini.

Poin inilah yang kemudian jadi alasan mengapa artikel ini saya buat. Karean itu, untuk anda yang sering bertanya definisi freelance adalah, kerja online freelance adalah dan contoh kerja freelance.

Termasuk juga pengertian tutor freelance adalah, gaji freelance, freelance untuk pelajar, kurir freelance adalah sampai moonlighter freelancer adalah, simak artikel ini sampai habis.

Freelance adalah: Apa pengertiannya?

Secara sederhana, freelance adalah pekerja lepas alias seseorang yang melakukan atau menyelesaikan suatu pekerjaan tanpa terikat dengan kontrak kerja.

Meski demikian, istilah ini kadang juga disebut secara bergantian dengan istilah terkait lain seperti pekerja sambilan, pekerja kontrak, kontraktor independen, konsultan dan lain sebagainya.

Apapun penyebutannya, semua merujuk pada model pekerjaan yang sama meski jenis pekerjaan yang dilakukan cukup berbeda.

Dengan demikian, anda bisa artikan kalau freelance adalah individu yang menghasilkan uang dari suatu pekerjaan atau tugas jangka pendek.

Pekerja lepas ini bukan karyawan suatu perusahaan dan karena itu ia diberikan kebabasan untuk menyelesaikan pekerjaan yang berbeda di waktu bersamaan.

Kecual jika ada kontrak yang berisikan komitmen untuk bekerja secara esklusif sampai suatu proyek tersebut selesai.

Inilah yang jadi alasan mengapa pekerja lepas ini dianggap sebagai pekerja indepen dimana mereka bisa menyelesiakan pekerjaan yang dikonterak penuh waktu.

Atau, bisa juga dialkukan sebagai pekerjaan sampingan untuk tambah penghasilan atua melengkapi pekerjaan tetapnya.

Sistem bayarannya gimana? Biasanya, biaya atau penghasilan dari freelance bisa berupa biaya tetap, biaya service per jam, per hari atau per proyek.

Mayoritas freelance bekrja di sektor kreatif, terampil, atau jasa seperti film, seni, desain, pengeditan, copywriting, proofreading atau media.

Termasuk juga di pemasaran, musik, akting, jurnalisme, pengeditan video, ilustrasi, konsultasi, pengembangan situs web, pemograman komputer, fotografi, dan seterusnya.

Jenis-jenis Freelance

Jenis freelance bukan mengacu pada pekerjaan yang dilakukan oleh pekerja lepas melainkan pada tipe freelancer yang mengerjakan pekerjaan tersebut.

Artinya, freelance bukanlah pekerjaan sampingan yang hanya terdiri dari satu bidang. Agar jelas, berikut disajikan macma-macam pekerjaan freelancer, diantaranya:

1. Moonlighter freelancer

Moonlighter freelancer, yang kadang juga disebut Moonlighter adalah pekerja lepas yang selain punya pekerjaan sambilan juga punya pekerjaan tetap.

Sebagai contoh, anda kerja sebagai PNS di salah satu instansi di kota tempat anda tinggal. Nah, selain kerja sebagai PNS, yang penghasilannya tetap, anda punya pekerjaan lain.

Misalnya, buka jasa sebagai editor naskah atau pengetikkan. Atau mungkin, nyambi juga jadi Tukang Ojek di hari libur.

Hanya saja, pekerjaaan freelance itu dilakukan selepas hari kerja atau biasanya di malam hari. Inilah yang kemudian memicu lahirnya istilah moonlighter freelancer.

2. Independent contractor

Selanjutnya ada Independent contractor yang mengacu pada pekerjaan freelance untuk bidang yang sama sesuai keahliannya.

Dan ia menerima beragam proyek dari orang yang berbeda tapi untuk jenis atau tipe pekerjaan yang sama.

Baca Juga:

Status pekerjaannya pun bisa berupa moonlighter atau full time freelance. Misalnya nih, anda bisa buat desain web sampai jadi.

Anda tawarkan jasa atau service pembuatan web kepada klien sampai jadi. Hanya saja, orderan anda khusus untuk pembuatan web dan tidak untuk jasa lain, maintenance misalnya.

Atau mungkin include sama hosting dan domain. Soal ini kembali ke model jasa yang ditawarkan oleh freelance tersebut.

3. Temporary worker

Seperti juga namanya dimana Temporary worker adalah pekerjaan yang diberikan oleh satu bisnis atau yang dilakukan freelance dengan mengikuti durasi kerja dalam kontrak.

Misalnya, ada satu perusahaan yang kekurangan karyawan dibidang desain grafis dan kebetulan karyawan yang hendel dibidang tersebut lagi cuti melahirkan.

Biasnaya, pihak perusahaan akan cari orang yang expert dibidang tersebut lalu menghendel semua pekerjaan karyawan yang sedang cuti.

Soal bayaran bisa lebih tinggi dari gaji karyawan atau mungkin lebih rendah berdasarkan kinerja yang dilakukan pekerja lepas tersebut.

4. Diversified worker

Istilah kerennya adalah kerja serabutan. Artinya, freelance jenis ini menerima semua jenis pekerjaan dan semua klien untuk pekerjaan yang berebda.

Sebagai contoh, pekerja lepas yang pagi-paginya kerja sebagai penjual bubur ayam keliling, siang jadi tukang ojek online dan malam jadi satpam.

Karena setiap jenis pekerjaan yang dilakukan itu tidak pada bidang yang sama, maka freelance atau pekerja lepas itu disebut diversified worker.

5. Freelance business owners

Terakhir adalah freelance business owner, yang mirip-mirip dengan moonlight freelance diatas alias pekerja lepas ini punya pekerjaan juga.

Bedanya, ada pada status pekerjaan. Kalau Freelance business owners itu punya usaha sendiri tapi juga nyambi sebagai pekerja lepas.

Misalnya, ia punya cafe sendiri atau mungkin punya rumah makan sendiri. Selain itu, ia juga jadi freelance sebagai fotografer produk makanan dan minuman.

Syarat jadi Freelance atau pekerja lepas

Karena mayoritas pekerjaan freelance itu berkaitan dengan dunia kreatif, ada beberapa alasan mengapa pekerjaan ini harus memiliki kualifikasi tertentu.

Dengan demikian, gig service yang diberikan kepada klien lebih optimal dan klien puas dengan pekerjaan yang dilakukan.

Dengan kata lain, ada syarat tertentu yang harus dipenuhi saat jadi freelance, diantaranya:

1. Harus punya keahlian yang spesifik

Keahlian spesifik, dalam konteks ini, mengacu pada keahlian yang jarang dimiliki orang lain. Artinya, anda mungkin hanya satu dari beberapa jenis orang yang punya keahlian tersebut.

Keahlian tersebut bisa dimiliki berdasarkan pengalaman kerja atau mungkin kegiatan otodidak yang dilakukan setiap hari.

Misalnya anda bisa buat animasi stop motion lalu posting di situs freelance. Ketika ada bisnis atau perusahan yang pengen buat animasi pada produk, mereka bisa sewa jasa anda.

Dengan kata lain, ada kemungkinan sumber daya atau karyawan yang ada di perusahaan tersebut tidak mampu hendle pekerjaan tersebut.

2. Gabung ke platform freelance

Syarat kedua adalah dengan bergabung ke platform freelance yang banyak tersedia di luar sana baik di versi situs web atau aplikasi.

Untuk contohnya sudah saya bahas dibawah. Lantas, apa benefit gabung ke platform tersebut? ADa banyak alasan.

Salah satunya karena bisa dengan cepat ketemu klien yang pengen order jasa sesuai keahlian yang dimiliki.

Karena sifatnya demikian, maka ia semacam marketplace yang mempertemukan antara pekerja lepas dan juga klien.

3. Mampu manajemen waktu

Bisnis adalah dunia yang dinamis. Dengan demikian, agar kepercayaan klien bagus, maka sebaiknya anda pandai memanajemen waktu.

Boleh-boleh saja jika anda terima order lebih dari satu klien dan lakukan pekerjaan tersebut secara bersamaan.

Tapi, ada baiknya anda fokus ke satu pekerjaan saja dulu. Kalau sudah selesai, barulah terima orderna dari klien yang lain.

Apalagi rata-rata pekerjaan freelance tenggat waktunya cukup singkat sebab kurang dari 1 minggu pekerjaan sudah harus rampung.

Itu belum ditambah dengan revisi sampai pekerjaan dirasa cukup oleh klien. Jadi, manfaatkan sebaik mungkin waktu yang dimiliki.

Itu belum ditambah fakta bahwa ada kemungkinan freelance lakukan kegiatan tersebut di waktu luang alis dijadikan sumber penghasilan pasif.

Kelebihan dan kekurangan jadi pekerja lepas

Setiap jenis pekerjaan yang dilakukan tentu punya kelebihan dan kekurangannya sendiri tak terkecuali dengan pekerja lepas atau freelance.

Agar jelas, berikut disajikan tabel perbedaan kelebihan dan kekurangan jadi pekerja lepas:

KelebihanKekurangan
Tidak ada jam kerjaKurang akses dan fasilitas pendukung
Kerja dimana sajaInspirasi bisa hilang
Bisa kerja kapa sajaKesulitan bersosialisasi dengan pekerja dibidang serupa
Pendapatan tidak dipotong pajakStatus sosial di mata masyarakat
Prospektif yang luasKetidakpastian pendapatan dan tanpa tunjangan

Untuk contoh saja, salah satu kelebihan pekerja lepas adalah soal jam kerja. Artinya, pekerja lepas bisa selesaikan pekerjaan yang dilakukan kapan saja dan dimana saja.

Misalnya nih, anda buka jasa desain undangan pernikahan. Dan kebetulan anda lagi pulang kampung lalu ada klien yang order jasa tersebut.

Anda bisa buat langsung pekerjaan tersebut. Kendalanya mungkin ada pada jaringan internet sehingga anda kesulitan dapat inspirasi soal template yang cocok.

Itu belum lagi fakta dimana anda mungkin kesulitan komunikasi sama klien terlebih yang ingin revisi atau yang tiba-tiba memajukan tanggal deadline.

Selain kelebihan, salah satu kekurangan paling terlihat ada pada status sosial soal pekerjaan ini di tengah masyarakat.

Dimana, pekerjaan dalam konteks masyarakat saat ini adalah pekerjaan full-time, 8 jam sehari, punya kantor dan atasan.

Artinya, konsep pekerjaannya adalah jadi PNS, Polisi, TNI, Dokter, Guru, Karyawan Pabrik, pekerja kantoran dan lain sebagainya.

Dan jenis pekerjaan tersebut punya status sosial yang lebih tinggi di masyarakat, sadar ataupun tidak sadar.

Dengan demikian, apabila memilih pekerjaan jenis ini, bisa-bisa anda dianggap penggangguran, tidak bekerja dan kurang sosialisasi di masyarakat.

Padahal, pekerjaan anda di rumah. Tidak perlu ke kantor, tidak perlu atasan, penghasilan berasal dari pekerjaan yang dialkukan.

Dari sudut pandang anda, jenis pekerjaan inilah yang lebih adil. Artinya, anda hanya akan dapat uang apabila menyelesaikan satu pekerjaan.

Semakin banyak pekerjaan yang dialkukan, semakin banyak penghasilan yang anda dapatkan sehingga cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Oh iya, pekerja freelance juga tidak dapat berbagai tunjangan pekerjaan atau remunerasi saat mengerjakan projek dari klien.

Soal ini kembali ke jenis pekerjaan yang dilakukan karena tarif yang diperoleh berdasarkan jenis pekerjaan yang dilakukan.

Contoh pekerjaan freelance

Lantas, apa saja contoh pekerjaan freelance? Untuk contohnya ada banyak namun mayoritas terkategorikan dalam beberpaa bidang, seperti:

  • Grafis dan desain mulai dari desain logo, desain web, banner online, infografis, edit gambar photoshop, presentasi, portofolio dan resumie, UI dan UX, digital printing atau yang lainnya
  • Jasa penulisan dan penerjemahan seperti terjemahan naskah, proofreading, penulisan konten, pengetikkan naskah dan lain sebagainya
  • Jasa web dan pemograman seperti web development, aplikasi ponsel, aplikasi dekstop, technical support, elektronik dan robotika, pembuatan game dan lain sebagainya
  • Visual dan audio seperti fotografi, video editing, produksi video, 3D animasi, subtitle, motion graphics, sound effects, sulih suara sepertu dubbing dan looping atau lainnya
  • Pemasaran dan periklanan seperti influencer, blogger, selebgram, socmed, digital marketing, youtuber, video, review produk, tambah followers, memberikan review, admin web dan lain sebagainya
  • Jasa konsultasi seperti mulai bisnis, hukum, akuntansi dan keunagan, pemasaran, branding, pengembangan diri, entri data, analisis data dan lain sebagainya
  • Gaya hidup seperti kursus online, gaming, kartu ucapan dan video, travelling, viral video, pembayaran online, caption sosial media dan lain sebagainya

Intinya, untuk jenis pekerjaan ini ada banyak jenisnya. Agar lebih jelas, bisa kunjungi salah satu situs freelance dan lihat jenis pekerjaan apa saja yang tersedia.

Atau mungkin bisa buat pekerjaan sendiri dalam berbagai kategori yang sudah ada atau kategori yang benar-benar baru.


FAQ

Beberapa pertanyaan yang mungkin akan ditanyakan terkait postingan ini bakal saya ulas dalam QnA dibawha, seperti:

1. Apa saja situs freelance yang ada sekarang ini?

Saya artikan kalau anda ingin jadi pekerja lepas online alias yang memanfatkan jaringan internet untuk cari klien sesuai keahalian.

Untuk situs freelance sendiri ada banyak seperti Fastwork.id, Projects.co.id, Sribulancer.com, Sribu.com, Fiverr.com dan lain sebagainya.

2. Apa sih perbedaan freelance dan freelancer?

Freelance mengacu pada jenis pekerjaan tanpa jam kerja, bisa dikerjakan dimana saja dengan klien yang berbeda-beda.

Sementara, freelancer adalah orang yang melakukan aktivitas freelance atau subjek yang jadi pekerja lepas.

3. Bagaimana cara menghitung gaji freelance?

Tergantung bidang apa yang mau digeluti dan berapa lama pekerjaan itu harus dilakukan.

Jika tipe pekerjaannya adalah bidang creativ, anda bisa minta bayaran bedasarkan hasil kerja.

Sementara, apabila pekerjaan tersebut butuh waktu dan keahlian anda sudah expert, bisa minta bayaran berdasarkan durasi kerja.

Penutup

Siapa saja bisa jadi pekerja lepas untuk dapat tambahan penghasilan dari keahlian yang dimiliki, langsung ataupun tidak langsung.

Yang penting tahu manajemen waktu terlebih jika anda punya pekerjaan utama atau yang jadi sumber penghasilan aktif anda.

Demikian artikel tentang definisi freelance adalah: pengertian, jenis, contoh kerja, kelebihan dan kekurangan. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar