Fotografi Adalah: Pengertian, Sejarah Dan Tokoh Pentingnya

17 Likes Comment
fotografi adalah

Fotografi adalah kegiatan melukis cahaya yang secara teknis dianggap sebagai proses atau metode menghasilkan gambar atau foto dari objek cahaya yang dipantulkan.

Jika berbicara mengenai definisi dan sejarah fotografi sebenarnya berbicara mengenai manusia itu sendiri. Tentang bagaimana menangkap sebuah realisme dan cahaya menjadi sebuah gambar yang nyata.

Dunia fotografi telah mengalami perkembangan yang signifikan sejak kamera pertama kali ditemukan. Hingga kini, berbagai aliran, definisi, penggunaan dan tujuan dari fotografi juga berkembang.

Tapi, banyak dari anda yang mungkin belum mengetahui definisi sesungguhnya dari fotografi, termasuk pengertian, sejarah dan juga beberapa tokoh yang berkontribusi penting pada dunia fotografi. Berikut artikelnya.

Pengertian fotografi adalah

Fotografi berasal dari bahasa Yunani yang terbagi menjadi dua kata yakni Fos dan Grafo. Fos berarti kilat atau cahaya sementara Grafo merujuk pada aktivitas melukis, menulis atau menggambarkan.

Kata ini kemudian diserap ke dalam bahasa Inggris menjadi Photography, yang merujuk pada seni dan ilmu untuk menangkap gambar permanen dari cahaya atau gelombang elektromagnetik.

Dalam konsep ilmu kimia dan alkemis, definisi fotografi dipahami sebagai momentum elektronik yang terjadi dalam sensor gambar.

Dengan demikian, pengertian fotografi secara umum adalah suatu seni menangkap cahaya dengan kamera yang dilakukan lewat sensor digital atau film lalu membentuk gambar yang dikenal dengan nama foto.

Dengan peralatan seperti kamera, seseorang dapat memotret panjang gelombang cahaya yang tak bisa dilihat oleh mata manusia termasuk sinar ultraviolet, inframerah dan gelombang radio.

Foto permanen pertama yang diabadikan menggunakan kamera dibuat oleh Joseph Nicephero Niepce di Prancis pada tahun 1826. Beberapa sumber mengatakan foto tersebut diambil tahun 1827.

Foto tersebut memperlihatkan atap bangunan sebuah rumah dibawah sinar matahari. Anda bisa lihat foto yang diambil Niepce pada gambar dibawah ini:

foto pertama di dunia
Foto pertama yang berhasil diabadikan oleh Niepce. Foto ini menunjukan pemandangan bangunan yang diambil dari jendela le Graz, Prancis pada tahun 1827 via photographylife.com

Sejak pertama kali ditemukan, hingga sekarang manusia telah menghasilkan triliunan gambar yang terus bertambah tiap hari. Bahkan, foto juga telah berhasil mengabadikan pemandangan luar angkasa yang mahaluas.

Gambar galaksi
Foto galaksi yang diambil oleh NASA via nasa.gov [public domain]
Agar anda lebih memahami pengertian fotografi maka wajib mengetahui sejarahnya. Berikut disajikan sejarah fotografi dari waktu ke waktu.

Sejarah fotografi

Fotografi warna mulai populer dan bisa diakses oleh banyak orang setelah Kodachrome buatan Eastman Kodak mulai diproduksi pertama kali pada tahun 1930.

Sebelum itu, hampir semua foto yang diambil sifatnya monokrom alias hitam putih, meski beberapa fotografer sudah berhasil mengambil foto berwarna dengan cara menangkap garis-garis cahaya.

Foto berwarna ini dipergunakan secara eksklusif oleh para ahli kimia dan alkemis, dimana mereka menggunakan teknik khusus untuk menangkap gambar berwarna.

Ada beberapa galeri foto yang menarik dari tahun 1800-an, atau awal tahun 1900-an, yang diambil dengan konsep warna yang penuh.

Para alkemis dan ahli kimia inilah yang pertama kali merilis fotografi warna pertama, sekaligus mendorong penemuan tentang seni terbaru di dunia modern yakni Fotografi.

Sejarah fotografi adalah sejarah tentang manusia. Dalam dunia fotografi, terdapat kontribusi pada seniman, ilmuwan dan politikus yang membuat dunia fotografi seperti yang anda kenal sekarang ini.

Ada beberapa nama yang berperan penting dalam dunia fotografi. Orang-orang ini menjadi sumber penemuan, kreasi dan ide sehingga anda bisa menggunakan foto dengan bebas saat ini.

Tokoh-tokoh penting yang berpengaruh dalam dunia fotografi

Berikut disajikan beberapa tokoh yang berperan penting dalam dunia fotografi, diantaranya:

1. Joseph Nicephore Niepce
kamera obscura
Prinsip kamera obscura yang digunakan Niepce saat mengambil gambar pertama di dunia via kickstarter.com

Niepce berhasil membuat Foto permanen pertama dengan cara mengambil foto pemandangan dari jendela di Le Gras di Prancis tahun 1826.

Kamera sebenarnya sudah ada satu abad sebelumnya, tetapi sebagian besar kamera memiliki satu kelemahan besar yakni foto tidak bisa diambil secara permanen.

Kamera pada waktu itu hanya memproyeksikan cahaya ke permukaan yang terpisah yang memungkinkan para seniman membuat lukisan realistik dan tidak dapat disebut foto.

Niepce kemudian mencari solusi untuk masalah ini. Ia lalu melapisi pelat timah dengan aspal yang mulai mengeras karena paparan sinar matahari.

Lalu menempelkannya ke dalam piringan yang sudah dicuci menggunakan minyak lavender. Ia kemudian bereksperimen lalu jadilah foto permanen pertama di dunia.

Setelah berhasil mengabadikan foto permanen pertama, ia kemudian mengatakan “The discovery I have made, and which I call Heliography, consists in reproducing spontaneously, by the action of light, with gradations of tints from black to white, the images received in the camera obscura”.

Yang berarti: Penemuan yang saya buat, yang saya sebut Heliografi, terjadi secara spontan, dengan melibatkan cahaya, dengan gradasi warna dari hitam ke putih, gambar yang diterima di kamera obscura.

Obscura adalah sebutan untuk kamera pertama di dunia. Bentuknya menyerupai sebuah kamar gelap dengan pinhole [lubang] kecil ditengahnya.

2. Luis Daguerre
sejarah fotografi
Daguerreotype yang ditemukan oleh Louis Daguerre. Hari ini, dikenal dengan nama daguerreoception via photographylife.com

Daguerre berhasil menemukan Daguerreotype, yang merupakan alat fotografi komersial pertama di Prancis tahun 1939.

Daguerreotypes adalah kertas yang dipasang langsung ke lembaran tembaga berlapis perak yang sudah dipoles sedemikian rupa. Akibatnya, gambar terlihat lebih nyata dan praktis.

Pada saat itu penggunaan Daguerreotypes sangat mahal untuk ukuran warga biasa. Jika anda belum pernah melihat Daguerreotypes, mungkin anda akan terkejut melihat hasilnya yang sangat tajam.

Setelah menemukannya, Daguerre kemudian berkata “I have seized the light. I have arrested its flight” yang artinya kira-kira, ‘saya dapat menggunakan cahaya, saya telah menahan agar tak terbang”. [lihat gambar diatas].

3. Alfred Stieglitz
Alfred Stieglitz
Alfred Stieglitz via fstoppers.com

Alfred Stieglitz adalah seorang fotografer yang fokus pada genre portrait dan dokumenter. Sejak akhir tahun 1800-an hingga pertengahan tahun 1900-an, Stieglitz telah mengabadikan banyak gambar yang menarik dan keren.

Selain menjadi fotografer, ia juga merupakan anggota komunitas seni yang paling berpengaruh dan paling serius terhadap dunia fotografi pada waktu itu.

Sebab baginya, fotografi adalah media seni kreatif baru yang menantang dan bisa mengubah dunia.

Ia juga percaya bahwa foto-foto dapat mengekspresikan visi artistik yang punya prinsip sama dengan lukisan atau musik.

Dengan kata lain, seorang fotografer bisa disebuat juga sebagai sinematografi. Adagium Fotografi adalah seni merupakan ide Stieglitz.

Salah satu kutipan Stieglitz yang paling terkenal adalah “In photography, there is a reality so subtle that it becomes more real than reality”. Yang artinya kira-kira begini: Dalam fotografi, ada kenyataan yang begitu halus sehingga menjadi lebih nyata dari kenyataan.

4. Dorothea Lange
dorothea lange
Gambar ibu Migran atau ‘Migrant mother’ yang merupakan salah satu karya paling menakjubkan Dorothea Lange via photographylife.com

Dorothea Lange adalah fotografer kelahiran Amerika Serikat pada dekade 1930-an. Lange merupakan salah satu fotografer beraliran portrait yang sangat terkenal pada waktu itu.

Namanya mahsyur sebagai fotografer dokumenter paling terkenal sepanjang masa. Salah satu karya fotografinya yang sangat terkenal hingga kini adalah Migrant mother [lihat pada gambar dibawah].

Baca Juga : 28 Aliran Dan Genre Dalam Dunia Fotografi

Setiap foto yang ia ciptakan berhasil mempengaruhi emosi pulik. Ia menggeluti fotografi dokumenter dan menunjukan potensi dan daya kamera semaksimal mungkin.

Salah satu kutipannya yang paling terkenal adalah “The camera is an instrument that teaches people how to see without a camera” yang artinya kira-kira begini: Kamera adalah instrumen yang mengajarkan orang cara melihat tanpa kamera.

5. Ansel Adams
Ansel Adams
Salah satu foto lanscape karya Ansel Adams yang diberi judul The Tetons and the Snake River via Public Domains

Ansel Adams adalah salah satu fotografer lanskap paling terkenal sepanjang sejarah. Adams sendiri mulai aktif ke dalam dunia fotografi sejak tahun 1920 hingga 1960-an di Amerika Serikat.

Foto-fotonya tentang pemandangan alam telah berhasil menggerakkan ribuan orang untuk menekuni genre fotografi serupa.

Dengan demikian, Adams adalah perintis awal gerakan fotografi lanskap. Genre fotografi ini juga berhasil menciptakan realisme, yang ikut mempengaruhi aliran lukisan realisme.

Ada salah satu kutipan Adams yang cukup terkenal adalah, “There is nothing worse than a sharp image of a fuzzy concept,” Yang berarti Tidak ada yang lebih buruk daripada gambar tajam dari konsep fuzzy.

Itu dia beberapa orang yang cukup terkenal dalam dunia fotografi. Jasa-jasa mereka membuat dunia fotografi tidak saja dianggap sebagai kegiatan semata, tetapi sebagai seni dan realisme dunia.

Penutup

Kini, banyak orang yang percaya bahwa ponsel sudah bisa menggantikan kamera yang biasa digunakan dalam dunia fotografi.

Jadi, mereka tidak perlu membeli kamera secara terpisah. Hal ini tidak salah. Bagi kebanyakan orang di luar sana, kamera khusus mungkin cukup mahal dan berlebihan.

Tetapi, tahukah visi ini pertama kali dirintis oleh siapa? Apple, sebuah perusahaan bernilai triliunan Dolar pertama di Dunia pada tahun 2018 karena produk-produknya yang premium, terutama iPhone.

iPhone berhasil menjadi ponsel pertama di dunia yang bisa memasukkan berbagai alat ke dalam sebuah ponsel mulai dari alarm, senter, kalkulator, MP3, telepon, GPS, perekam audio dan juga kamera.

Ponsel disebut-sebut lebih baik daripada kamera khusus untuk kebutuhan banyak orang. Hal ini karena Ponsel dianggap lebih ringan, fleksibel dan lebih cepat digunakan. Selain itu, ponsel juga terintegrasi dengan media sosial dan peralatan pengeditan foto lain.

Hal ini mungkin terdengar asing bagi seorang fotografer professional namun ini memang benar. Tetapi, jika anda tidak memiliki kamera sama sekali, dan hanya punya kamera ponsel, anda tentu tidak akan pernah bisa mengambil gambar berkualitas tinggi.

Juga, anda tidak akan pernah bisa disebut sebagai fotografer professional, meskipun foto-foto anda menarik bagi orang lain.

Dan jika anda punya kamera canggih, seperti DSLR atau kamera tanpa cermin, hal apa yang harus dilakukan sekarang? Tentu saja belajar fotografi.

Demikian artikel tentang fotografi adalah: pengertian, sejarah dan tokoh-tokoh pentingnya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *