Cara Menggunakan InVID Untuk Verifikasi Video, Gambar dan Informasi Palsu

4 Likes Comment
Cara Menggunakan InVID Untuk Verifikasi Video, Gambar dan Informasi Palsu

Di artikel sebelumnya sudah saya ulas beberapa cara yang bisa anda lakukan untuk verifikasi video, gambar dan informasi palsu.

Meski tutorial tersebut masih terbatas pada gambar atau foto karena tools yang saya review fitur toolkitnya masih terbatas.

Baru-baru ini, saat sedang berselancar di Facebook, saya mendapati satu berita yang ditandai Salah oleh Facebook.

Isinya kurang lebih tentang COVID-19 dimana narasi artikelnya sering dikaitkan sama pendemi yang terjadi tiap 1 abad atau setiap 100 tahun sekali.

Masuk akal sih ditandai salah karena informasi atau konten yang disajikan itu mengabaikan beberapa peristiwa epidemi yang terjadi dalam rentang 100 tahun terakhir.

Namun yang membuat saya tertarik adalah informasi yang dijadikan rujukan oleh Facebook, yang disebut sebagai verifikator independen dan dijadikan dasar penilaian oleh pihak Facebook.

Lebih menarik lagi saat saya melihat mekanisme atau prosedur saat melakukan verifikasi video, gambar atau foto dan informasi palsu di internet oleh verifikator Independen yakni InVID.

Setelah saya cek, ternyata alat ini adalah tools yang selama ini saya cari karena fiturnya yang lengkap dan bisa digunakan secara daring tanpa harus instalasi versi softwarenya.

Selain itu, alat ini bisa digunakan dengan gratis dengan fitur yang sangat keren dan lengkap termasuk laman classroom yang berisikan banyak sekali materi dan pelatihan interaktif saat melakukan verifikasi data.

Untuk anda yang penasaran tentang alat ini, fitur dasar serta kemampuannya, baca artikel ini sampai habis.

Apa itu InVID?

In video veritas [InVID] adalah toolkit yang dibangun dengan sumber daya terbuka dibawah lisensi MIT yang merupakan proyek antara InVID Eropa dan WeVerify.

Tujuan pembuatan toolkit ini adalah untuk membantu para jurnalis memverifikasi konten yang ada di media sosial.

Dengan kata lain, tools ini bisa membantu wartawan untuk menghemat waktu karena metode verifikasi biasanya sangat lama apalagi harus menggunakan tools satu per satu dengan berbagai fitur yang spesifik.

Baca Juga : Cara Cek Keaslian Gambar Dengan Mudah dan Sederhana

InVID saat ini masih dalam versi beta namun terus diperbaharui secara teratur berkat sistemnya yang terbuka dan umpan balik pengguna.

Disisi lain, InVID sendiri adalah sebuah proyek Horizon yang didanai oleh Uni Eropa berdasarkan perjanjian Hibah.

Versi awal toolkit ini dikembangkan oleh personel AFP medialab seperti Denis TEYSSOU, Jean-Michel LEUNG, Nathan GOYAT, Bertrand GOUPIL, Axel VIGNY, Laurent LACROIX, Juliette CASTERAN dan Thibault LHUILLIER.

Saya enggak tahu pasti apakah situs verifikasi informasi palsu pihak ketiga Facebook dari media-media besar seperti Tirto, Liputan6, Kompas, Tempo dan Mafindo menggunakan tools ini.

Ada kemungkinan Iya, karena di laman informasi pengecekan fakta Facebook melibatkan beberapa media diatas.

Anyway, tools ini punya beberapa fitur keren yang menurut saya sangat menarik, diantaranya:

  • Memungkinkan pengguna memeriksa fakta dengan pencarian gambar terbalik untuk mengetahui apakah suatu informasi menggunakan gambar yang sudah diunggah sebelumnya di internet, alias mereka menggunakan kembali gambar yang ada, yang mungkin saja sudah lama diunggah dengan narasi yang berbeda dari aslinya
  • Memungkinkan pengguna mendapatkan informasi basis data untuk melihat apakah ada gambar serupa yang pernah diindeks
  • Dengan tools ini, anda tidak perlu lagi gunakan tools yang lain seperti TinyEye, Google Search Images dan lain sebagainya. Karena tools ini sudah mendukung pencarian gambar untuk menggunakan beberapa tools reverse image seperti Google, Bing, Yandex, Tiny Eye dan Baidu.

Seperti yang saya sebutkan diatas, untuk tools ini belum tersedia versi softwarenya alias masih dalam bentuk ekstensi di Google Chrome atau browser lain, Mozila misalnya.

Enggak tahu sih kalau Opera Mini atau browser lain sudah mendukung ekstensi ini, karena saya belum pernah coba dan gak pakai dua browser terakhir.

Cara Menggunakan InVID Untuk Verifikasi Video, Gambar dan Informasi Palsu

Lantas, bagaimana sih cara menggunakan InVID Verification? Untuk anda yang ingin verifikasi gambar atau video palsu di internet dengan InVID Verification, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini.

  • Saya pastikan anda sudah membuka browser yang ada di laptop atau desktop anda entah itu Google Chrome atau Mozila Firefox
  • Setelah browser terbuka, dibilah pencarian silahkan masukkan kueri InVid project atau bisa klik tautan ini
  • Disini silahkan pilih browser yang digunakan dibawah tulisan get the tool. Sebagai contoh, disini saya menggunakan Chrome maka saya pilih ChromeCara Menggunakan InVID Untuk Verifikasi Video, Gambar dan Informasi Palsu
  • Berikutnya anda akan dialihkan ke laman Google ekstensi yang berisikan ekstensi Fake news debunker by InVID & WeVerify. Oh iya, jika anda buka google ekstensi tinggal ketikan saya kueri diatas maka secara otomatis akan muncul. Dengan demikian, poin pertama dan kedua yang saya jelaskan sebelumnya bisa di lompati. Disini silahkan klik Add to chromeCara Menggunakan InVID Untuk Verifikasi Video, Gambar dan Informasi Palsu
  • Jika ada notifikasi untuk mengaktifkan ekstensi ini silahkan aktifkan saja dan tunggu proses downloading dan proses penambahan ekstensi ke Google Chrome berhasil. Jika sudah, anda akan dapat pemberitahuan kalau ekstensi ini sudah aktif dan siap digunakanCara Menggunakan InVID Untuk Verifikasi Video, Gambar dan Informasi Palsu

Lantas, bagaimana cara menggunakannya? Untuk menggunakannya, silahkan klik saja pada ekstensi tersebut lalu masukkan URL video atau gambar yang mau diverifikasi atau dicari sumber aslinya.

Cara Menggunakan InVID Untuk Verifikasi Video, Gambar dan Informasi Palsu

Anda juga bisa klik Open InVID untuk menggunakan alat verifikasi lain seperti:

  • Analysis yang memungkinkan anda memverifikasi video secara kontekstual
  • Keyframes yang memungkinkan anda memverifikasi fragmen atau potongan per video sekaligus untuk menggunakan image search reverse seperti tools lainnya
  • Thumbnails yang memungkinkan anda mencari thumbnail video di Youtube
  • Twitter search yang adalah tools yang bisa digunakan untuk mencari gambar atau video di Twitter
  • Magnifier atau alat untuk magnifikasi gambar
  • Metadata yang memungkinkan anda melacak metadata video atau gambar tanpa harus menggunakan tools lain
  • Video rights yang memungkinkan anda melacak hak cipta pada video di Youtube, Facebook atau situs berbagi video lain
  • Forensic yang memungkinkan anda menganalisis keaslian sebuah gambar dengan berbagai metode mulai dari ELA dan lain sebagainya

Untuk melihat kinerja tools ini, saya menggunakan salah satu alat yang ada didalamnya yakni video rights.

Seperti yang saya sebutkan diatas, video rights ini bisa digunakan untuk melihat apakah suatu video di satu channel Youtube sudah memiliki Hak cipta atau belum.

Alias, dengan tools ini saya bisa Check Video Copyright Status. Untuk menggunakan toolkit Copyright Status ini, berikut langkah-langkahnya:

  • Silahkan klik video rights yang akan mengarahkan anda ke kolom isian URL Youtube
  • Berikutnya silahkan cari satu video di Youtube untuk dilihat hak ciptanya dan pastekan di kolom yang ada. Sebagai contoh, disini saya menggunakan salah satu video channel Invoice Indonesia. Jika sudah, silahkan klik SubmitCara Menggunakan InVID Untuk Verifikasi Video, Gambar dan Informasi Palsu
  • Selanjutnya tunggu saja proses identifikasinya sampai selesai. Jika sudah, anda akan mendapatkan informasi tentang lisensi video tersebut

Dari informasi yang saya dapatkan, video-video dari Invoice Indonesia menggunakan lisensi standar untuk video di Youtube yang memungkinkan channel tersebut menghasilkan uang.

Disisi lain, ada keterangan kalau dibawah Yuridiksi hukum lain, video-video di channel ini bisa digunakan kembali dengan pengecualian hak cipta.

Dari sini saya bisa mengambil kesimpulan, sekalipun konten-konten Invoice mengambil video dari tempat lain atau channel lain tapi masih sesuai dengan aturan penggunaan Wajar [fair use].

Untuk channel-channel lain, thriller film misalnya, juga sama. Karena masih sesuai sama aturan Reuse Conditions atau penggunaan kembali.

Begitu juga dengan hak cipta di Facebook. Karena saya mengecek dua video dengan judul dan tema yang sama dan akan tayang pada 22 Desember 2020 yakni thriller film Top Gun 2: Maverick dibintangi oleh Tom Cruise.

Penutup

Ada satu fitur paling penting dari tools ini, setidaknya menurut saya pribadi, yakni fitur reverse image yang lengkap dan bisa digunakan dengan gratis oleh siapa saja dan kapan saja.

Anda juga bisa mendapatkan pelatihan gratis dengan mengikuti classroom yang terdiri dari dua bentuk yakni educational resource dan your educational content.

Untuk classroom ini terdiri dari berbagai video pelatihan yang menurut saya sangat bagus dan menarik untuk ditonton.

Sementara, jika anda belum terbiasa pakai tools ini, anda lihat tutorialnya dulu yang sudah disiapkan khusus oleh developer.

Anda juga akan mendapatkan pelatihan interaktif yang memungkinkan anda mencek foto berdasarkan dua bagian yakni similarity search dan forensic search.

Untuk metode forensik foto tetap tak jauh beda dengan tools image forensik lain seperti Double Quantization, Error Level Analysis [ELA], WAVELET, BLOCK, CAGI, CAGI-Inversed, Median Noise dan GHOST.

Hanya saja, ekstensi ini belum support sama bahasa Indonesia dan hanya tersedia untuk tiga bahasa default yakni Inggris, Spanyol dan Prancis.

Demikian artikel tentang cara menggunakan InVID untuk verifikasi video, gambar dan informasi palsu di Internet. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *