Cara Memilih Angle Foto Yang Keren Dan Menarik

18 Likes 3 Comments
cara memilih angle

Memilih angle foto yang keren adalah salah satu unsur yang akan menentukan apakah foto yang dihasilkan itu menarik atau tidak.

Memang sih, ada banyak aspek yang ikut menentukan apakah suatu foto itu bagus atau tidak. Mulai dari komposisi, pencahayaan, pengaturan rana dan lain sebagainya.

Tetapi semua ini tetap dipengaruhi oleh faktor sudut pandang atau angle. Dengan kata lain, pemilihan angle adalah unsur paling pertama yang harus ditentukan sebelum mengambil foto.

Sebelum lanjut pada pembahasan inti, baiknya anda ketahui lebih dahulu apa itu angle dan perannya dalam dunia fotografi.

Apa itu Angle?

Angle sebenarnya adalah kata serapan dari bahasa Inggris yang berarti sudut. Misalnya, jika anda mengambil busur derajat 360, maka setiap bidang busur mewakili sudut.

Bisa juga diartikan sebagai ruang diantara dua garis atau permukaan yang saling berpotongan atau dekat dengan titik dimana garis tersebut bertemu.

Intinya, angle tersebut adalah sudut. Dalam konsep kehidupan sehari-hari, angle adalah sebuah sudut pandang atau perspektif.

Baca Juga : Cara Agar Bisa Menang Lomba Fotografi

Dalam dunia jurnalisitik, angle mewakili sudut pemberitaan. Sudut inilah yang akan ditulis oleh wartawan atau jurnalis pada satu berita.

Sebagai contoh, misalnya berita tindakan kriminal seorang suami kepada istrinya. Maka wartawan bisa memilih banyak angle berita.

Mulai dari sikap pelaku dalam kehidupan sosial, pandangan pemerintah, polisi dan hukuman yang akan diterima pelaku.

Begitu juga dalam dunia fotografi. Angle dapat diartikan sebagai perspektif atau posisi pengambilan foto.

Sebenarnya juga, angle punya pengertian yang jauh lebih luas dan bergantung pada penerapannya pada bidang ilmu tertentu.

Angle sering digunakan dalam geometri, matematika, fisika, jurnalistik, teknik, ekonomi hingga dalam dunia fotografi.

Mengapa fotografer perlu memilih angle yang tepat saat akan mengambil foto? Tujuannya adalah untuk menentukan entitas foto dan bagaimana foto tersebut akan terlihat.

Juga untuk menghasilkan foto yang benar-benar berbeda dengan gambar lain. Entah fotonya jelek atau bagus.

Jadi, secara umum, angle berperan untuk menentukan postur dan karakter foto yang dihasilkan lewat kamera.

Cara Memilih Angle Foto Yang Keren Dan Menarik

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan cara memilih angle foto yang keren dan menarik. Berikut daftarnya:

1. Duduk

cara memilih angle yang tepat saat foto
via ephotozine.com

Kadang juga posisi ini dikenal dengan istilah low angle. Saya menyebutnya posisi karena setiap fotografer mempunyai gaya yang berbeda saat memotret dengan low angle.

Misalnya duduk atau jongkok di lantai atau tanah. Kadang juga dapat menggunakan kursi untuk mendapatkan posisi yang pas.

Angle duduk akan memberikan perspektif baru dengan pemandangan yang lebih rendah. Dengan demikian, peluang untuk menghasilkan gambar yang menarik akan terbuka lebar.

Hanya saja bergantung pada objek yang diambil. Jika objeknya hewan atau manusia, maka kesannya akan terlihat proporsional.

Sementara, jika objeknya adalah benda atau pohon akan menghasilkan foto yang terlihat megah dan epik.

Lebih menarik lagi jika anda mengambil foto menggunakan angle ini dengan objek anak-anak yang sedang tersenyum manis, maka fotonya akan terlihat segar dan natural.

2. Angle terbalik

cara memilih angle foto
via nationalgeographic.com

Kalau anda tidak suka perspektif yang itu-itu aja, coba ambil angle dalam posisi yang terbalik. Misalnya, saat anda memotret laut, anda posisi anda bukan di darat tetapi dari laut ke darat.

Hanya saja, agar bisa menghasilkan foto dengan angle ini, baiknya anda punya kamera kedap air untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Angle semacam ini bagi saya pribadi akan menghasilkan suatu perspektif baru pada foto yang dihasilkan.

3. Foto dari atas atau ketinggian [High up]

cara memilih angle foto
via snapshot.canon-asia.com

High up angle adalah salah satu teknik mengambil foto dari ketinggian. Tujuannya untuk menghasilkan gambar dengan perspektif yang ramai, padat dan menarik.

Misalnya, jika anda ingin mengambil foto sebuah desa, agar semua rumah dapat terlihat, maka anda wajib mengambil foto dari atas atau ketinggian. Untuk mengambil foto dari atas, anda bisa gunakan drone.

Baca Juga : 6 Teknik Dasar Fotografi Yang Harus Anda Ketahui

Biasanya, angle ini akan berusaha menampilkan lanskap suatu pemandangan yang luas. Dengan angle ini, maka foto akan terlihat lebih riuh.

Anda juga bisa mengambil foto menggunakan angle yang satu ini untuk sesi foto prewedding atau mengambil foto dengan objek lain seperti kota, lalu lintas dan lain sebagainya.

Kalau subjek fotonya adalah jalanan atau kawasan perkotaan, fotonya akan terkesan bebas. Akan lebih mantap kalau anda mengambil foto dengan efek panorama.

Kalau subjeknya orang, coba pakai stepladder. Tujuannya apa? Untuk menciptakan perspektif yang sama pada foto namun dengan kesan yang agak berbeda.

Memang sih agak konyol. Namun jika anda mencoba mengambil foto di acara perkawinan yang sibuk dimana banyak orang yang sedang berkerumun, anda bisa mengambil potret ruangan yang paling atas [balkon].

Ini akan bisa membuat anda lebih bebas untuk mengambil foto. Selain itu juga, orang-orang akan mendapatkan gambaran dari perspektif baru dari hasil foto yang anda lakukan.

Jika pakai stepladder, objek yang di foto akan terlihat lebih sedikit ketimbang pakai drone. Namun momennya akan terlihat lebih hidup.

4. Eye level angle

memilih angle yang tepat
via bhphotovideo.com

Ini hampir mirip dengan low angle, hanya saja, foto yang dihasilkan sebagian besar subjeknya adalah manusia.

Disini berarti sang fotografer harus bisa menyesuaikan dengan tinggi badan subjek yang akan di foto. Jika modelnya pendek [maaf], maka fotografer harus bisa sesuaikan dengan pandangan mata subjek.

Maksudnya gimana sih? Maksudnya adalah fotografer harus bisa mengambil foto dengan patokan utama mata subjek.

Sebagian besar orang yang bisa menggunakan kamera, baik fotografer profesional atau amatir, pasti pernah mengambil foto dengan angle semacam ini.

5. Dari dalam air

cara memilih angle yang tepat
via ephotozine.com

Coba sekali waktu anda ambil foto hewan dari dalam air untuk menghasilkan foto dengan perspektif baru yang keren dan menarik.

Hanya saja, untuk mengambil foto dari dalam air anda wajib punya kamera kedap air dan peralatan lain yang dibutuhkan.

Gak perlu menyelam di laut, cukup beli kamera kedap air lalu foto ikan di akuarium atau kolam dengan air yang dangkal.

6. Mengangkat kamera tinggi-tinggi

cara memilih angle yang tepat
via paulipu.com

Lah ini bukannya sama dengan poin 3 diatas? Mirip sih tapi gak sama. Selain itu, anda gak butuh stepladder atau drone.

Cukup angkat kamera anda tinggi-tinggi pakai tangan lalu cekrek. Angle semacam ini tetap high level hanya saja gak perlu berebutan ruang dengan orang lain untuk bisa menghasilkan foto.

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Fotografi Sendiri di Rumah

Ini bertujuan untuk memberi pandangan yang berbeda dari foto yang hendak diambil atau untuk menciptakan perspektif baru pada foto yang dihasilkan.

Untuk cara ini ada baiknya anda mengunakan kamera dengan layar yang dapat di miringkan untuk memudahkan anda melihat posisi lensa.

7. The jungle angle

cara memilih angle yang tepat untuk foto
via ephotozine.com

The jungle angle adalah salah satu sudut sudut pengambilan foto yang cenderung tak biasa. Perspektif ini memberi kesan bebas, diam dan senyap.

Dengan angle semacam ini, secara tidak langsung, anda berusaha menciptakan foto dengan sudut pandang yang luas.

Coba sesekali ke hutan untuk mengambil foto dengan model panorama bawaan. Sementara, subjeknya adalah sabana luas atau rumah-rumah penduduk dan lihat hasilnya.

8. Tengkurap

memilih angle yang tepat untuk foto
via istockphoto.com

Angle yang ini juga cukup populer dipilih fotografer untuk menghasilkan gambar yang terlihat mini, bebas dan menarik. Meski terkesan agak menggelikan sih.

Namun posisi ini sangat lazim bagi fotografer mikro. Karena biasanya mereka mengambil foto objek yang ukurannya kecil.

Baca Juga : Jual Foto Anda di 5 Situs Ini Dan Dapatkan Ratusan Dollar

Saran saya sih, jika anda mengambil foto semacam ini, ada baiknya gunakan aperture yang kecil untuk memaksimalkan kedalaman bidang.

Sekaligus untuk mengawasi paparan cahaya, termasuk cahaya dari langit. Posisi ini sangat bagus untuk fotografi mikro close-up.

Misalnya untuk mengambil foto-foto dengan subjek berukuran kecil seperti serangga, tanaman dan benda-benda kecil lainnya di tanah.

9. The frog eye angle

cara memilih angle
via rund-uma-dum.de

Angle ini berusaha menampilkan sebuah objek dari bawah ke atas. Hanya saja, angle ini bergantung pada posisi kamera.

Maksudnya gimana sih? Maksudnya adalah, semakin rendah kamera ke tanah atau ke lantai maka semakin tinggi pandangannya ke atas.

Angle ini memungkinkan anda untuk menghasilkan foto kelopak bunga yang terlihat natural [jika anda ingin mengambil objek bunga] atau menghasilkan foto belairung ruangan yang luas seperti Katedral.

10. Coba manfaatkan refleksi

memilih angle
Refleksi dari sebuah bangunan di Roma, Italia/foto oleh David

Refleksi akan menghasilkan dua objek yang terhubung dan saling melengkapi. Memanfaatkan refleksi semacam ini akan menghasilkan foto yang terlihat luar biasa.

Untuk memanfaatkan refleksi anda bisa menggunakan pantulan cermin, genangan air yang bisa memantulkan orang dengan payung, bangunan yang terbuat dari kaca juga dapat memantulkan struktur bangunan lain.

Meski hasilnya terlihat abstrak, apalagi saat angin bertiup karena permukaan air akan cenderung diam. Manfaatkan momen ini untuk menghasilkan foto yang keren dan menarik.

Konklusi

Saat ini, fotografi tidak saja dianggap sebagai sebuah seni tetapi juga sebagai sebuah gaya hidup.

Untuk bisa menghasilkan foto yang menarik, tidak saja dituntut untuk memiliki keahlian dasar dalam dunia fotografi, seperti bagaimana mengatur komposisi gambar dan juga teknik-teknik dasarnya.

Dengan kata lain, ada elemen penting lain yang wajib dipelajari sebelum menggunakan kamera, yakni angle.

Seperti yang disebutkan diatas, angle adalah sebuah titik derajat. Itu berarti, angle terdiri dari dari bayak sekali sudut. Apalagi jika diterapkan untuk mengambil objek yang besar seperti bangunan misalnya.

Memilih angle yang tepat akan menjadi kunci untuk menghasilkan foto bagus atau sebaliknya. Karena itu, ada baiknya anda memilih angle yang menurut anda cocok.

Nah demikian artikel tentang Cara Mengambil Angle Foto Yang Keren dan Menarik. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

3 Comments

  1. Wah dapat wawasan ngambil sudut motret. Trims bro… Artikelnya bagus..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *