5 Cara Desainer Grafis Menghasilkan Uang

6 Likes Comment
desainer grafis

Ada beberapa cara menghasilkan uang yang bisa dilakukan oleh anda yang jago desain atau expert dibidang desainer grafis.

Graphic designer atau desain grafis adalah suatu proses komunikasi menggunakan elemen visual baik itu tipografi, ilustrasi dan fotografi.

Kadang juga, desain grafis ini disebut dengan DKV [Desain Komunikasi Visual] atau juga desain komunikasi.

Saat ini ada banyak sekali orang yang menjadikan desainer grafis sebagai profesi, baik sebagai karyawan di satu perusahaan, menjadi UX design atau mungkin sebagai freelance.

Dan untuk anda yang jago desain grafis dan ingin menghasilkan uang di bidang itu, baca artikel ini sampai habis.

5 Cara Desainer Grafis Menghasilkan Uang

Lantas, cara apa saja yang bisa dilakukan oleh desain grafis untuk menghasilkan uang? Ada beberapa cara. Berikut disajikan 5+ cara menghasilkan uang bagi desain grafis.

Kontes logo adalah sayembara atau kompetisi yang diadakan oleh seorang atau korporasi dengan tujuan untuk mendapatkan logo yang pas dan menarik sesuai dengan keinginan mereka.

Kontes logo ini ada banyak macamnya. Seperti logo korporasi, lembaga, organisasi nirlaba, event atau kegiatan dan lain sebagainya.

Anda juga bisa ikut kontes yang diselenggarakan secara lokal, nasional ataupun internasional. Selain itu, anda bisa mengikuti beberapa kontes sekaligus.

Saran saya sih, ada baiknya anda mengikuti kontes sebanyak-banyaknya. Yang terpenting, deadline lomba atau kontes tersebut enggak terlalu dekat alias anda masih punya cukup waktu untuk mendesain logo sesuai permintaan.

Biasanya sih, sebelum kontes di mulai, ada client yang memberikan briefing untuk menentukan atau mendeskripsikan logo seperti apa yang mereka diinginkan.

Jadi, pastikan anda simak baik-baik briefing tersebut untuk mengetahui karakteristik, makna dan fungsi logo yang diminta.

Hanya saja, tantangannya bukan disitu tetapi pada sifatnya. Namanya juga kompetisi atau kontes, tentu pesertanya banyak.

Itu belum lagi pihak penyelenggara yang kadang membuka batas keikutsertaan atau ketentuan lain seperti durasi lomba yang dipercepat atau diundur.

Meski kompetitif, hadiahnya cukup menggiurkan. Bahkan ada beberapa kontes yang memberikan hadiah mulai dari 2 juta sampai 10 juta rupiah untuk jawara pertama.

Saya juga sering melihat kontes logo serupa yang diselenggarakan secara global, dengan jumlah peserta yang lebih banyak.

Hadiahnya juga sangat gede. Untuk kompetisi global, rata-rata hadiahnya berbentuk uang Dollar dengan nominal mulai dari $50 hingga $2000.

Di Indonesia sendiri banyak graphic designer yang mengikuti kontes-kontes semacam ini. Biasanya sih, mereka mengikuti 10-40 kontes per bulannya.

Dengan harapan, mereka akan menjadi juara untuk 1-5 kontes yang diadakan. Sehingga, pendapatan mereka dari kontes tersebut akan bertambah, yang cukup untuk traktir selingkuhan gebetan.

Oh iya, untuk anda yang pengen ikut lomba desain logo semacam ini, ada beberapa platform yang dibuat khusus untuk tujuan seperti itu, misalnya:

  • 99design.com
  • designcrowd.com
  • 48hourslogo.com

Banyak kok lomba desain logo yang diselenggarakan saat ini. Oleh karena itu, baiknya anda mengecek secara berkala situs-situs diatas atau blog-blog lomba yang ada di Google untuk melihat lomba desain logo terbaru.

2. Bergabung di situs microstock

Selain mengikuti lomba, anda juga bisa bergabung menjadi kontributor di situs microstock online yang banyak tersedia saat ini.

Beberapa situs microstock terkenal seperti Shutterstock memungkinkan anda menjual graphic design buatan anda sendiri seperti gambar vektor.

Anda juga bisa desain logo atau gambar lain sesuai keahlian lalu upload di situs microstock tersebut.

Lantas, penghasilannya dari mana? Tentu saja saat ada orang yang tertarik dengan desain buatan anda, logo misalnya, mereka akan membelinya.

Dari pembelian inilah anda akan mendapatkan royalti atau komisi. Harga royalti untuk desain memang enggak besar-besar amat.

Namun cukup untuk tambah-tambah penghasilan. Ada beberapa situs microstock yang memberikan royalti cukup besar mulai $0,20 hingga $0,50 per pembelian.

Memang kecil. Makanya banyak graphic design yang lebih memilih ikut kontes atau lomba ketimbang bergabung dengan situs microstock.

Hanya saja, ada satu keunggulan bergabung di situs microstock yakni desain atau logo buatan anda itu bisa dibeli berkali-kali oleh konsumen yang berbeda.

Sehingga, penghasilan anda tak akan pernah habis dan selalu bertambah dari waktu ke waktu. Untuk anda yang ingin bergabung ke situs microstock, ada beberapa situs yang saya rekomendasikan, seperti:

  • shutterstock
  • freepick
  • dreamstime
  • Dll

Saran saya sih, sebaiknya anda serius jika ingin menghasilkan uang di situs microstock, terlebih untuk anda yang baru bergabung menjadi kontributor.

3. Mencari client project sendiri

Cara ini lebih mengarah ke pekerjaan freelance dimana anda harus bergabung dengan satu atau lebih situs freelance yang banyak tersedia saat ini.

Jika anda mencari client project sendiri pastikan anda paham betul keahlian yang dimiliki. Sehingga, desain yang diminta oleh klien sesuai dengan harapan mereka.

Satu hal yang menarik dari cara menghasilkan uang dalam konteks ini adalah, anda bisa memilih mengerjakan project dari klien yang mana.

Biasanya sih, ada client yang menginginkan agar mengerjakan satu proyek dengan kerja yang berbeda-beda, seperti:

  • Logo
  • Sertifikat
  • Background media sosial
  • Banner promosi
  • Dll

Tapi ini bergantung dari briefing yang dilakukan client. Kadang juga mereka hanya meminta untuk mengerjakan 1 project saja dalam satu waktu.

Disamping itu, agar client bisa menggunakan jasa anda, pastikan pengalaman anda dibidang desain sudah cukup matang.

Untuk itu, sebaiknya anda punya portofolio yang menunjukan produk-produk apa saja yang pernah anda buat sebelumnya.

Selain itu, anda juga harus bisa berkomunikasi dengan klien, bisa menerima masukkan dan arahan serta bisa menjaga reputasi.

Perhatikan juga, client biasanya mencari desainer yang menawarkan harga sesuai dengan portofolio yang dibuat.

Oleh karena itu, tawarkan harga yang sesuai dan jangan berlebihan. Karena bisa saja client akan pindah ke desainer lain.

Untuk menjadi freelance dibidang graphic design ini, ada beberapa platform yang bisa anda manfaatkan seperti:

  • project.co.id
  • upwork.com
  • sribulencer.com
  • fastwork.com
  • freelancer.com
  • Dll

4. menjadi gig service

Maksudnya gimana ya? Maksudnya adalah anda sudah menentukan jasa desain apa yang hendak ditawarkan pada klien.

Sehingga, client yang menggunakan jasa anda sudah tahu apa keahlian anda. Cara ini termasuk populer apabila anda tidak ingin terima project yang kadang diminta untuk mendesain sesuatu yang bukan keahlian anda.

Seperti misalnya, ada desainer yang diminta untuk membuat gambar promosi di Instagram untuk influencer padahal portofolio anda hanya menawarkan jasa pembuatan logo.

Menjadi gig service juga memungkinkan anda untuk meningkatkan keahlian pada satu genre design saja, seperti misalnya WPAP atau gambar vector hewan peliharaan.

Sama seperti saat anda mencari clien project sendiri yang sudah saya jelaskan diatas, pastikan anda punya portofolio yang bagus agar ada client yang mau menggunakan jasa anda.

Ada beberapa situs yang memungkinkan anda memilih gig service sesuai keahlian, seperti:

  • fiverr.com
  • studio envato
  • Dll

5. Buat blog atau channel Youtube

Salah satu cara menghasilkan uang paling umum dikalangan desainer grafis adalah dengan membuat blog atau channel Youtube.

Menjadi blogger atau Youtuber juga enggak seribet saat membuat portofolio di situs freelance atau menawarkan gig service sendiri.

Yang terpenting, anda punya keahlian dibidang menulis atau mengedit video. Soal ini mah bisa dipelajari nanti kalau blog dan channel Youtube anda sudah jadi.

Untuk kontennya gimana? Rata-rata desainer grafis yang merangkap jadi blogger atau Youtuber biasanya bertindak sebagai mentor bagi pengunjung dan juga subscriber anda.

Dengan kata lain, konten yang disajikan sebagian besar berisikan tutorial dan cara-cara mendesain sesuatu yang baik dan benar.

Anda juga bisa menggunakan blog atau channel itu sebagai media promosi layanan atau service yang dimiliki.

Jika ada beberapa dari anda yang bingung bagaimana cara membuat blog dan channel Youtube, bisa baca artikel-artikel saya dibawah ini:

Kalau punya modal lebih, anda bisa buat blog di WordPress self-host agar konten yang ada sajikan di blog lebih powerfull dan lebih mudah ditemukan orang lain.

Anda juga bisa memperoleh penghasilan dari sini. Untuk penghasilan dari blog ada banyak macam, yang paling populer adalah dengan iklan dari Google AdSense.

Begitu juga saat anda menjadi Youtuber. Anda juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari iklan.

Penutup

Di era sekarang ini, menghasilkan uang dari bakat dan minat yang dimiliki tidak terlalu susah, yang terpenting bisa melihat peluang-peluang yang ada.

Hal ini berlaku juga untuk anda yang jago desain atau menjadi seorang graphic design baik yang melakukannya untuk hobi atau sampingan saja hingga yang melakukannya secara profesional.

Demikian artikel tentang 5 cara desainer grafis menghasilkan uang. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

 

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *