Cara Daftar Jadi Kontributor di Shutterstock 2020

7 Likes 10 Comments
cara daftar jadi kontributor di shutterstock

Salah satu situs microstock yang terkenal dan cukup populer dikalangan masyarakat adalah Shutterstock. Di artikel kali ini saya hendak mengulas cara daftar jadi kontributor di Shutterstock.

Per tahun 2020, Shutterstock sudah memberikan keluwesan bagi siapa saja untuk mendaftar jadi kontributor di situs mereka.

Artinya, enggak diperlukan lagi identitas semacam passport saat mendaftar. Karena sebelumnya, untuk mendaftar di situs ini, kontributor harus melakukan verifikasi passport terlebih dahulu.

Kabar ini sudah dinanti oleh banyak orang, termasuk saya. Dengan demikian, saya dan anda sudah menghasilkan uang di situs ini.

Proses pendaftarannya pun mudah dan gratis. Untuk anda yang penasaran tata cara pendaftarannya, baca artikel ini sampai habis.

Sebelum lanjut, baiknya saya bahas dulu deh apa itu Shutterstock agar artikel ini lebih lengkap.

Apa itu Shutterstock?

Di situsnya, Shutterstock disebut sebagai platform penyedia gambar, video dan musik berlisensi tinggi secara global.

Dengan demikian, Shutterstock merupakan situs microstock yang menjadi tempat jual foto online, jualan gambar vektor, video pendek dan lain sebagainya.

Ada banyak sekali konten visual yang tersedia di platform ini baik yang bisa di unduh dengan gratis atau untuk dijual.

Konten visual ini disediakan oleh komunitas platform yang tersebar di seluruh dunia dengan background keahlian yang berbeda-beda.

Mulai dari design grafis, direktur kreatif, editor video, film maker, web developer, app developer, UX design, fotografer dan lain sebagainya.

Dalam pengertian yang lebih awam, Shutterstock adalah situs berbagai gambar, foto dan video yang memungkinkan penggunaannya untuk memperoleh penghasilan.

Diatas sudah saya singgung tentang komunitas yang menyediakan konten di Shutterstock. Komunitas ini dikenal dengan istilah kontributor.

Shutterstock contributor adalah orang-orang dengan profesi yang saya sebutkan diatas dan tersebar diseluruh dunia, termasuk juga di Indonesia.

Shutterstock sendiri didirikan oleh Jon Oringer, seorang programmer, fotografer dan juga pengusaha yang cukup sukses di New York, tahun 2003 lalu.

Dan untuk anda yang pengen jadi kontributor di situs ini, ada banyak keuntungan yang anda dapatkan, diantaranya:

  • Foto, desain atau video buatan anda akan lebih mudah tampil di beranda situs
  • Shutterstock adalah salah satu situs microstock paling populer dengan jumlah kontributor terbanyak di dunia
  • Tersedia berbagai varian dan format file yang bisa di upload atau di download
  • Enggak perlu passport atau identitas lain saat mendaftar entah sebagai user atau kontributor
  • Laman kontributor di Shutterstock bisa dijadikan portofolio saat mendaftar di situs microstock lain, Freepick misalnya
  • Konten yang diunggah di situs ini bisa dijual di situs microstock lain seperti Adobe Stock atau di aplikasi jual beli foto sepanjang lisensi fotonya bersifat non-eksklusif
  • Setiap kontributor bisa dapat duit dari sini

Dan untuk anda yang ingin memperoleh penghasilan dari Shutterstock langkah pertama yang harus dilakukan adalah mendaftar ke situsnya langsung. Untuk mendaftar, simak artikel dibawah ini.

Cara Daftar Jadi Kontributor di Shutterstock 2020

Lantas, bagaimana cara daftar jadi kontributor di Shutterstock? Untuk anda yang mau mendaftar ke situs ini, berikut langkah-langkahnya.

  • Kunjungi subdomain Shutterstock di submit.shutterstock.com atau klik saja tautan ini
  • Setelah masuk ke situsnya, langkah berikutnya adalah mendaftar dengan cara klik tombol Join Now yang ada di beranda situs [dibagian sticky header juga ada]Cara Daftar Jadi Kontributor di Shutterstock 2020
  • Selanjutnya adalah mengisi data-data pribadi seperti nama, email dan password lalu klik Next. Ada baiknya agar anda memasukkan email aktif agar anda bisa verifikasi pendaftaran yang dilakukanCara Daftar Jadi Kontributor di Shutterstock 2020
  • Langkah berikutnya adalah buka email yang digunakan saat registrasi tadi dan cari email dari Shutterstock lalu klik link verifikasinya. Link verifikasi ini terletak di tujuh kata awal email pada tulisan Please click here to verify your emailCara Daftar Jadi Kontributor di Shutterstock 2020
  • Setelah mengklik email tersebut anda akan diarahkan ke situs shutterstock dengan pemberitahuan seperti gambar dibawah ini. Disini silahkan klik Next sajaCara Daftar Jadi Kontributor di Shutterstock 2020
  • Setelah klik Next anda akan dialihkan lagi ke form registrasi tahap dua. Disini anda diharuskan memasukkan residential address atau alamat lengkap anda dimulai dari jalan dan kabupaten, kode pos, provinsi dan nomor telepon aktif. Di formulir ini juga tersedia dua kolom yang pertama adalah residential address dan yang kedua adalah Mailing Addres. Untuk Mailing Addres enggak perlu diisi karena ia secara otomatis terisi dengan data dari residential address. Jika anda gak mau residential address sama dengan Mailing Addres, jangan centang kolom dibawah yang memberikan keterangan bahwa my residential and mailing addresses are the same lalu masukkan Mailing Addres yang berbedaCara Daftar Jadi Kontributor di Shutterstock 2020
  • Jika proses ini sudah selesai, anda kan diarahkan ke laman ucapan selamat datang. Dilaman inilah anda diminta untuk mengupload konten pertama anda berupa gambar, foto atau video untuk kemudian di review oleh tim ShutterstockCara Daftar Jadi Kontributor di Shutterstock 2020
  • Jika anda belum mau upload konten, silahkan klik aja tombol Go to your dashboard untuk lihat-lihat dashboard kontributorCara Daftar Jadi Kontributor di Shutterstock 2020

Setelah daftar, langkah selanjutnya apa? Jika anda belum upload konten untuk di review, silahkan upload dulu.

Jika sudah upload foto, tunggu pemberitahuan lebih lanjut dari pihak Shutterstock. Mengapa sih konten harus ditinjau dulu?

Ini bertujuan untuk menjaga kualitas konten yang disajikan pihak platform. Dan foto, gambar atau video itulah yang akan menentukan apakah anda sudah menjadi kontributor Shutterstock atau belum.

Jika foto pertama yang diupload enggak di setujui, silahkan upload foto lain sampai di approve. Sementara, jika foto yang anda unggah di approve, silahkan upload konten sebanyak mungkin agar penghasilan anda bisa meningkat.

Cara upload file di Shutterstock

Dengan upload file di situs ini, secara tidak langsung berarti anda sedang berusaha menjual foto atau file grafis anda.

Lantas, bagaimana sih cara jual foto di shutterstock 2020? Sebelum jual, silahkan ikut langkah-langkah dibawah ini untuk upload filenya dulu:

  • Siapkan dulu file yang mau di upload [untuk detail dan mekanisme file, lihat dibawah]
  • Jika sudah, langkah berikutnya adalah masuk ke dashboard Shutterstock> lalu klik tombol Uploadcara daftar kontributor di shutterstock
  • Di sini anda akan diarahkan ke halaman baru yang mengharuskan anda mendrag file sesuai dengan format yang diminta. Jika ada eror, silahkan perbaiki dulu sampai berhasilcara daftar kontributor di shutterstock
  • Setelah foto berhasil terupload, langkah berikutnya adalah mengisi deskripsi foto, gambar dan video yang tadi di upload. Untuk deskripsi, ada bisa menggunakan bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Oh iya, di deskripsi ini terdapat beberapa kolom seperti Judul, kategori, keyword dan tag. Untuk tag bisa diisi hingga 50 kata sekaligus [manfaatkan hal ini dengan baik]
  • Jika sudah, foto yang diupload akan masuk ke billing pending. Silahkan tunggu saja proses review dari pihak Shutterstock yang biasanya memakan waktu 1-5 hari

Jika sudah di review oleh tim dan disetujui, maka foto, gambar dan video anda akan tampil di situs ini. Dengan kata lain, anda sudah bisa menghasilkan uang di Shutterstock.

Oh iya, sebelum upload konten, simak dulu deh mekanisme file yang akan diunggah, seperti:

cara daftar kontributor di shutterstock

  • Sebaiknya siapkan dua file yang akan di upload dalam format yang berbeda. Seperti misalnya, format vector [.eps] dan format joint photographic group [.JPG] dan kedua format itu nama filenya harus sama dan tidak boleh berbeda. Seperti, akurapopo.eps dan akurapopo.jpg
  • Untuk format gambar vector, Shutterstock hanya menerima format .eps10 dan .eps8. Sementara, untuk file .JPG foto atau gambar yang diupload harus berukuran 5000px
  • Penjelasan lain silahkan lihat pada gambar diatas
Cara payout dari Shutterstock

Setelah mendaftar dan mulai mengupload foto secara tentatif, tentu banyak dari anda yang berharap bisa menghasilkan uang secepat mungkin di situs ini.

Demikian juga saya. Tapi yang namanya cari duit tentu enggak mudah. Sepanjang yang saya tahu, ada 3 cara menghasilkan uang di Shutterstock, diantaranya:

  • Kontributor akan mendapat bayaran setiap kali ada orang yang mendownload gambar, foto atau video miliknya
  • Bayaran tertinggi yang bisa didapat kontributor adalah jika user atau pengguna membeli gambar, foto atau video karya anda
  • Anda juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan dengan mengajak teman bergabung ke situs ini. [Jika tidak keberatan, anda bisa gunakan link refferal saya dengan cara klik disini atau jika tujuan anda untuk mendownload atau membeli foto, bisa klik disini dan disini]

Penghasilan anda di Shutterstock secara otomatis akan dikirim ke akun paypal milik anda setelah mencapai ambang batas pembayaran.

Payment threshold di shutterstock adalah $35 dengan durasi atau waktu pembayaran berkisar 7-15 hari.

Selain paypal, Shutterstock juga mendukung beberapa rekening online seperti Payoneer, Skrill dan lain sebagainya.

Tips agar bisa menghasilkan uang di Shutterstock

Untuk anda yang ingin menghasilkan uang dari situs ini, baiknya baca dulu 4 tips sederhana dibawah ini.

1. Lengkapi profil anda terlebih dahulu

Setelah mendaftar, bukan berarti profil anda akan lengkap begitu saja. Dengan kata lain, ada beberapa identitas yang harus anda lengkapi terlebih dahulu.

Identitas ini ada di dashboard kontributor. Anda juga bisa melihat presentase kelengkapan profil anda secara langsung.

cara daftar kontributor di shutterstock

Jika profil anda belum lengkap 100%, Sebaiknya dilengkapi dulu agar pihak Shutterstock bisa memprioritaskan konten yang anda upload.

2. Tentukan jenis konten apa yang mau di upload

Langkah berikutnya adalah menentukan niche apa yang mau di upload di situs ini. Niche inilah yang akan menentukan jenis dan kategori konten anda.

Jika kontennya adalah gambar vektor, fokus aja ke situ. Jika kontennya adalah video pendek atau foto portrait, konsisten pada kategori tersebut.

Tujuannya apa? Agar anda bisa fokus pada satu kategori sekaligus memudahkan anda saat membuat konten baru.

3. Buatlah konten sekreatif mungkin

Sebagai contoh, apabila anda membuat dan mengupload video pendek di Shutterstock, cermati jenis video apa yang paling laku disana.

Tapi ini agak susah ya, karena anda gak bisa melihat statistik kontributor lain dikategori yang sama dengan anda.

Dengan demikian, anda harus cari solusinya. Satu-satunya solusi untuk mengetahui jenis konten apa yang lagi populer di Shutterstock adalah dengan membuat konten sekreatif mungkin.

Jika yang dibuat adalah video pendek, coba lihat iklan-iklan video pendek yang hits di indonesia, dari Go-Jek misalnya.

Rata-rata, iklan buatan mereka sangat kreatif. Setelah itu perhatikan footage iklan tersebut. Di tahap ini, anda bisa cari ide kreatif yang berkaitan dengan hal tersebut.

Yang terpenting, idenya beda sama contoh yang digunakan, termasuk pesan yang disampaikan. Oh iya, pesan yang disampaikan harus sederhana, singkat tapi membekas.

Jika konten yang diunggah adalah video, sebaiknya perhatikan beberapa hal dibawah ini:

  • Video yang dibuat harus berdurasi 5-10 detik. Kalau lebih, usahakan enggak lebih dari 30 detik.
  • Video tersebut tidak boleh pakai suara, backsound atau semacamnya
  • Usahakan posisi kamera tetap stay dan tidak ada gerakan
  • Video harus orisinal dan bukan plagiat

Dalam konteks yang lebih luas, empat poin diatas berkaitan dengan konten yang anda unggah entah itu gambar vector, foto, logo dan lain sebagainya.

Intinya, asah kreativitas sebaik mungkin sesuai dengan ketrampilan yang dimiliki. Dengan demikian, konten anda bakal laku dan banyak dilirik oleh user.

4. Upload ke Shutterstock

Jika konten yang anda buat itu sudah bagus dan menarik, langkah berikutnya adalah menguploadnya ke Shutterstock.

Ini adalah langkah paling akhir yang harus dilalui oleh setiap kontributor. Sembari menunggu review, jangan lupa untuk terus mengupload konten.

Semakin banyak konten yang diupload, semakin banyak yang di approve maka semakin besar pula penghasilan anda.

Yang paling terakhir, jangan lupa beri judul yang sesuai dengan kategori konten. Disisi lain, tambahkan tag yang berkaitan dengan foto sebanyak mungkin agar lebih mudah ditemukan.

Penutup

Untuk anda yang hobi fotografi, suka bikin video pendek, logo, gambar vektor dan kegiatan desain grafis lain bisa manfaatkan situs-situs microstock seperti Shutterstock untuk tambah-tambah penghasilan.

Dan ini termasuk cara paling mudah untuk mendapatkan uang dari hobi yang sudah banyak digeluti oleh para expert di luar sana.

Demikian artikel tentang cara daftar jadi kontributor di Shutterstock. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

10 Comments

    1. Sudah saya ulas diatas, mas

  1. Terima kasih atas ulasannya, saya jadi kebantu banget

  2. dani yuarwiningsih berkata:

    artikelnya sangat bermanfaat. saya jadi bersemangat, ingin mencobanya. siapa tau menjadi jalan mendapatkan penghasilan. terima kasih banyak

    1. Silahkan di coba mas, mumpung gratis.

    1. Dibagian mana susahnya, mas? Apakah di peninjauan foto unggahan pertama? Kebanyakan orang ngalaminnya disitu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *