Bagian-Bagian Kamera: Fungsi, Gambar dan Contoh

Di artikel sebelumnya tentang definisi kamera sudah saya singgung soal bagian-bagian kamera dan fungsinya.

Hanya saja, tidak saya jelaskan lebih lanjut fungsi setiap bagian kamera tersebut baik yang ada di kamera digital dan kamera analog.

Itulah yang kemudian mendorong saya untuk buat satu artikel khusus yang mengulas bagian kamera entah itu DSLR, Mirrorless dan analog.

Karena itu, untuk anda yang sedang cari bagian-bagian kamera, fungsi tombol di setiap kamera serta manfaatnya.

Termasuk bagian-bagian kamera DSLR Canon dan fungsinya, bagian bagian kamera berserta gambarnya atau bagian kamera dan fungsinya, simak artikel ini sampai habis.

Bagian-Bagian Kamera dan Fungsinya Dari Atas, Samping, Belakang & Bawah

Tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan bagian-bagian kamera dan fungsinya dari atas, samping, belakang dan bawah.

A. Bagian-Bagian Kamera dan Fungsinya Dari Atas

Pertama akan dibahas adalah bagian-bagian kamera jika di lihat dari atas. Berikut artikelnya:

1. Power switch kamera

Bagian-Bagian Kamera

Seperti juga namanya dimana power switch kamera berfungsi untuk menghidupkan atau mematikan kamera.

Setiap kamera menyediakan tombol satu ini dengan simbol yang berbeda-beda. Ada yang dalam bentuk tulisan dan ada juga dalam bentuk gambar.

Beberapa merk menggabungkan tombol ini dengan shutter release atau tombol start stop dengan tuas saklar disampingnya.

Dimana, saat tuas saklar tersebut turunkan, kamera akan hidup. Sebaliknya, jika tuas di naikkan, kamera akan mati.

Pada kamera digital, biasanya tombol ini disertai dengan informasi on-off. Dengan demikian, pemilik kamera dapat dengan mudah memahami fungsinya apa.

2. Shutter Release

Bagian-Bagian Kamera

Release Shutter adalah tombol yang memungkinkan pemilik kamera menangkap cahaya yang masuk untuk kemudian konversi jadi gambar digital.

Biasanya, tombol shutter terletak dibagian atas kamera dan ukurannya cenderung lebih besar dibanding tombol lain disekitarnya.

3. Start Stop Record

Bagian-Bagian Kamera

Tombol start stop record pada kamera letaknya ada dibagian atas dan hanya berfungsi jika ingin merekam video.

Artinya, jika sedang ambil foto, jangan pernah tekan tombol satu ini. Apapun alasannya, karena khusus untuk video.

Letak tombol ini cukup variatif untuk setiap merk. Hanya saja, mayoritas diletakkan dibagian atas dengan simbol kamera video ditengahnya.

Baca Juga:

Beberapa tipe kamera pun disertai dengan tulisan Start untuk mulai rekam dan stop untuk mengakhiri rekaman.

Lantas, apakah ada fungsi lain dari tombol start stop record ini? Fungsinya cuma dua yakni merekam video dan menghentikan rekaman video. Itu saja.

Artinya, jika ingin rekam video, pada kamera dalam kondisi menyala, tinggal tekan sekali maka kamera otomatis akan memulai rekaman.

4. Exposure compensation-aperture

Bagian-Bagian Kamera

Exposure compensation-aperture adalah tombol yang memungkinkan fotografer mengatur tingkat eksposur gambar.

Dengan demikian, jika ingin atur ke low-exposure, tinggal gulir tombolnya ke kiri atau ke kanan. Perhatikan, pengaturan ini akan mempengaruhi aperture.

Hanya saja, tidak semua kamera menyediakan fitur tersebut alias hanya ada pada beberapa varian saja salah satunya Canon DSLR Series.

5. Dial mode

Bagian-Bagian Kamera

Dial mode adalah tombol gulir dengan berbagai opsi menu yang tersedia pada satu kamera dan bisa diatur pemilik kamera sesuai keinginan.

Mayoritas kamera DSLR menyediakan opsi dial standar seperti landscape, portrait, manual, menu prioritas apakah itu rana, bukaan dan lain sebagainya.

Ada juga kamera yang tidak menyediakan opsi ini. Jadi keberadaan tuas gulir ini bergantung sepenuhnya sama produsen dan tipe kamera yang diproduksi.

Umumnya, mode dial kamera diatur ke mode otomatis dengan simbol warna hijau atau ke mode manual.

Untuk memilih mode sesuai keinginan, pengguna tinggal gulir roda dial ke mode pengambilan foto yang diinginkan.

Secara umum, mode pengambilan gambar atau shooting mode ini terbagi dalam dua bentuk, yakni:

Basic zoneSettingan kamera yang diatur otomatis oleh kamera dan disesuaikan sama objek yang di foto serta situasi pengambilan fotonya
Creative zonePilihan fungsi mode yang harus diatur sendiri oleh fotografer mulai dari aperture, ISO, white balance, mode gambar dan lain sebagainya

6. Live View Switch

Bagian-Bagian Kamera

Beberapa produsen kamera menyediakan tombol live view switch dibagian atas yang berfungsi untuk mengunci bayangan objek foto.

Artinya, saat tombol ini di klik, jendela bidik optik akan terhalang otomatis dan pemilik kamera bisa melihat pratinjau gambar dari layar kamera.

Fitur satu ini sangat cocok digunakan oleh fotografer pemula yang ingin mengoreksi angle dan segitiga eksposure yang dipilih.

7. Command Dial

Bagian-Bagian Kamera

Tombol command dial secara khusus berfungsi untuk mengatur cahaya yang masuk ke kamera sehingga paparannya tepat.

Settingan ini akan mempengaruhi kecepatan rana, ISO dan diafragma. Dengan demikian, keberadaan tombol ini sangat sentral bagi satu kamera.

Selain itu, command dial juga bisa dipakai untuk mengatur keseimbangan warna dan white balance. Bahkan bisa ubah metering cahaya.

Hanya saja, tidak setiap kamera menyediakan opsi ini meski mayoritas kamera digital modern, DSLR khususnya, mewajibkan agar kamera menyediakan fitur tersebut.

Bahkan ada beberapa varian atau merk kamera yang menyediakan lebih dari satu command dial dengan fungsi yang berbeda-beda.

B. Bagian-Bagian Kamera dan Fungsinya Dari Samping

Di bagian samping, ada beberapa bagian kamera yang terdiri dari tombol, fitur dan indikator dengan fungsi sendiri-sendiri, diantaranya:

1. Tombol flash

Bagian-Bagian Kamera

Mayoritas kamera standar menyediakan tombol flash. Lantas, apa sih fungsinya? Bagaimana penggunaannya?

Tombol flash kamera adalah tombol yang memungkinkan pemilik kamera menghidupkan lampu flash saat mengambil foto.

Lampu flash, yang kadang juga disebut lampu kilat atau lampu blitz, memungkinkan objek foto dapat paparan cahaya yang seimbang.

Terlebih jika ambil foto di tempat gelap dengan paparan cahaya rendah atau dalam situasi khusus lainnya, ambil foto dalam ruangan misalnya.

Perhatikan, lampu flash ini hanya akan bekerja optimal pada mode potret. Jadi, tidak boleh pakai lampu kilat saat rekam video.

2. Function

Bagian-Bagian Kamera

Tombol function memungkinkan pemilik kamera melakukan costum setting cepat saat ambil foto atau video.

Karena itu, beberapa orang sering menyebut tombol ini sebagai shortcut atau jalan pintas kamera yang saat di klik, settingan kamera akan kembali ke default.

3. Zoom ring

Bagian-Bagian Kamera

Zoom ring atau roda zoom adalah fitur dimana pemilik kamera bisa mendekatkan atau menjauhkan objek yang akan di foto.

Dengan demikian, ada dua mode yang tersedia pada roda ini yakni menjauhkan atau zoom out dan mendekatkan atau zoom in.

Letak roda gulir zoom ini ada pada lensa kamera meski tidak semua lensa menyediakan fitur ini alias hanya pada beberapa tipe lensa saja, lensa kit dan telefoto misalnya.

4. Focus Ring

Bagian-Bagian Kamera

Kalau roda gulir zoom menyediakan opsi zoom-in dan zoom-out maka focus ring berfungsi untuk memfokuskan objek yang diambil.

Biasanya, roda focus ini digunakan saat ambil foto dalam situasi atau mode tertentu, bokeh misalnya.

5. Tombol Lens Retract

Bagian-Bagian Kamera

Lens Retract button adalah tombol yang memungkinkan fotografer untuk menarik lensa kamera kembali ke posisi awal.

Sayangnya, tidak semua kamera menyediakan opsi ini. Tapi kebanyakan kamera DSLR menyediakannya.

6. Tombol Lens release

Bagian-Bagian Kamera

Lens release button adalah tombol yang memungkinkan pemilik kamera melepas lensa dari body kamera.

Artinya, jika ingin lepas atau ganti lensa, pemilik kamera tinggal klik tombol ini sekali dan otomatis lensa akan terlepas.

Penempatan dan icon tombol ini berbeda di setiap merk. Dan karena fungsinya yang cukup sentral, mayoritas kamera menyediakan tombol jenis ini.

7. Tombol drive mode

Bagian-Bagian Kamera

Drive mode button adalah tombol yang memungkinkan pemilik kamera mengambil foto dalam jumlah banyak sekaligus.

Artinya, dengan mode ini, pemilik kamera bisa mengatur jumlah gambar yang diambil dalam satu kali sesi pengambilan foto.

Pada beberapa varian kamera, tombol ini juga berfungsi untuk mengatur timer foto yang juga bisa diatur sesuai keinginan.

Hanya saja, tidak semua kamera menyediakan opsi drive mode meski mayoritas kamera DSLR menyediakannya.

C. Bagian-Bagian Kamera dan Fungsinya Dari Belakang

Di posisi belakang, ada banyak sekali bagian-bagian kamera yang fungsinya sangat sentral dan penting untuk diketahui seperti LC atau navigasi.

Agar jelas, berikut disajikan bagian-bagian kamera jika di lihat dari belakang, diantaranya:

1. Tombol Menu kamera

Bagian-Bagian Kamera

Tombol menu adalah tombol yang memungkinkan pemilik kamera mengatur settingan dasar foto dan video yang baru saja diambil.

Settingan dasarnya ini ada banyak namun bergantung sama merk kamera yang digunakan apakah itu focus mode dan color profile seperti white balance.

Termasuk juga costum wb, picture style sampai wb correction. Ada juga opsi tambahan seperti self timer, pengaturan kualitas gambar dan lain sebagainya.

Jadi, fungsi tombol menu ini sangat banyak yang akan muncul pada layar kamera setelah di klik. Bahkan, tersedia opsi rincian file yang ada di dalam kamera.

2. Layar Diopter Adjustment

Bagian-Bagian Kamera

Diopter Adjustment adalah jendela bidik yang memungkinkan pemilik kamera melihat tampilan objek sebelum foto di ambil.

Untuk melakukannya, pemilik kamera harus mendekatkan mata ke jendela bidik. Biasanya digunakan saat ambil foto dibawa sinar matahari langsung.

Dimana, tampilan objek tidak terlihat dengan jelas pada layar indikator atau LCD untuk melihat pratinjau gambar sebelum tombol shutter release di klik.

3. Tombol info

Bagian-Bagian Kamera

Tombol info adalah salah satu tombol yang memungkinkan pemilik kamera melihat informasi default atau settingan pada kamera.

Informasinya cukup beragam mulai dari aperture, shutterspeed dan ISO. Termasuk juga histogram, metadata file dan lain sebagainya.

4. Autofocus dan auto exposure lock

Bagian-Bagian Kamera

Autofocus-autoexposure lock, yang kadang ditulis AE/AF Lock, adalah fitur yang memungkinkan pemilik kamera mengunci dua pengaturan sekaligus.

Yakni fokus otomatis dan eksposur otomatis. Menariknya, saat tombol ini di tekan, kamera tetap berada settingan tersebut sekalipun digerakan.

5. Playback

Bagian-Bagian Kamera

Playback adalah tombol yang memungkinkan pemilik kamera melihat pratinjau video atau foto yang baru saja diambil.

Hanya saja, beberapa orang lebih sering menyebutnya dengan nama yang berbeda mulai dari gallery, pustaka file dan istilah sejenis.

Dengan demikian, jika ingin lihat foto yang baru di ambil dengan kamera, tinggal tekan tombol berlambang play sekali maka semua foto dan video akan tampil di layar kamera.

6. Information [i]

Bagian-Bagian Kamera

Tombol i adalah kepanjangan dari information yang fungsinya berbeda dengan tombol info sebagaimana yang sudah saya jelaskan diatas.

Lantas, apa sih fungsi tombol ini? Fungsinya teknis yakni untuk menampilkan rangkaian informasi di layar kamera mulai dari white balance, ISO, mode drive dan lain sebagainya.

Hanya saja, tidak semua kamera menyediakan opsi ini meski mayoritas kamera DSLR terbaru ada tombol i dengan simbol dan icon yang berbeda-beda.

7. Tombol OK

Bagian-Bagian Kamera

Tombol OK punya fungsi yang spesifik yakni untuk mengkonfirmasi masukkan atau perintah pada layar kamera.

Misalnya, anda ingin menghapus satu foto yang baru saja diambil. Setelah tombol Erase di klik, maka akan muncul pertanyaan apakah ingin menghapus foto dengan dua opsi jawaban.

Apakah Ya dan Tidak. Jika ingin hapus foto yang ada, tinggal tekan tombol OK maka foto akan terhapus.

Di beberapa varian kamera, tombol ini punya fungsi tambahan yakni untuk mengunci titik fokus terlebih jika mode fokusnya diaktifkan.

8. Multi Controller Set

Bagian-Bagian Kamera

Multi Controller Set adalah roda tombol yang terdiri dari beberapa pilihan pengaturan dengan fungsi yang berbeda-beda untuk setiap settingan.

Mulai dari navigasi saat ingin melihat gallery atau saat memilih settingan tertentu termasuk saat mengatur prioritas white balance.

Di semua varian kamera, fungsi dasar tombol kurang lebih sama yakni sebagai navigator dengan atau tanpa penambahan fungsi.

Mayoritas kamera menyediakan empat timbol controler set dibagian luar dan di tengah ada tombol konfirmasi yang ditulis Set atau OK.

Agar jelas, berikut fungsi setiap tombol Multi Controller Set, diantaranya:

  • Menu navigasi untuk memilih settingan pada layar kamera berupa kursor tanpa simbol anak panah
  • Memindahkan pratinjau video atau gambar ke video atau gambar sebelum atau selanjutnya
  • Mengganti titik fokus otomatis selama titik AF dipilih
  • Mengkonfirmasi perintah atau masukkan yang dipilih

9. Magnify

Bagian-Bagian Kamera

Tombol Magnify biasanya disimbolkan dengan kaca pembesar yang memungkinkan pemilik kamera memperbesar objek yang di foto.

Dengan demikian, fungsinya kurang lebih sama seperti tombol zoom in pada lensa. Hanya saja, yang di zoom adalah pratinjau digital foto.

Artinya, jika zoom in ditekan sesudah foto di ambil maka tombol magnify berfungsi untuk menampilkan detail foto setelah foto jadi.

10. Demagnify

Bagian-Bagian Kamera

Tombol demagnify adalah kebalikan dari tombol magnify yang sudah saya jelaskan di atas. Artinya, jika Magnify untuk zoom in gambar maka demagnify untuk zoom-outnya.

Letak dua tombol tersebut saling berdekatan satu sama lain. Hanya saja, pada beberapa merk kamera, tombol ini punya fungsi tambahan.

Salah satunya berkaitan dengan mode pengambilan foto AF Point atau autofocus selection saat settingan AF diatur.

11. Erase

Bagian-Bagian Kamera

Erase adalah tombol dengan fungsi yang sangat spesifik yakni menghapus file, dalam hal ini foto atau video, pada kamera.

Artinya, jika foto atau video tersebut tidak menarik, tinggal tekan tombol ini maka filenya akan terhapus permanen.

Sebelum klik tombol ini, pastikan anda memilih mana foto yang akan di hapus. Lalu, perhatikan pemberitahuan notifikasinya sebelum klik OK.

Karena pada beberapa varian kamera, jika tidak menandai file dengan spesifik, maka yang terhapus adalah keseluruhan file seperti foto atau video.

12. LCD

Bagian-Bagian Kamera

LCD adalah kepanjangan dari Liquid Crystal Display atau penampil kristal cair yang berfungsi untuk menampilkan menu, settingan dan file yang ada pada kamera.

Dengan demikian, ini bukanlah tombol melainkan layar yang memungkinkan pemilik kamera menavigasi menu, menampilkan foto dan video, menghapus file sampai melihat indikator baterai.

D. Bagian-Bagian Kamera Lainnya

Bagian kamera lainnya, dalam konteks ini, adalah bagian kamera yang belum saya sebutkan diatas, diantaranya:

1. Body kamera

Bagian-Bagian Kamera

Body kamera adalah badan kamera yang jadi pelindung perangkat kunci didalam kamera dari kerusakan dan debu.

Badan kamera ini fungsinya sama seperti kulit dan tulang yang melindungi organ dalam tubuh manusia seperti jantung, paru-paru dan lain sebagainya.

Dengan demikian, peran body kamera sangat penting untuk melindungi setiap komponen seperti layar kamera serta penyambung sensor dan cermin internal.

Di body kamera ini juga terdapat tombol-tombol, yang pada artikel ini disebut bagian kamera, yang memudahkan navigasi dan penggunaan kamera itu sendiri.

2. Baterai Kamera

Bagian-Bagian Kamera

Baterai kamera adalah sumber tenaga utama pada kamera. Tanpa baterai, kamera tidak akan berfungsi atau tidak bisa di hidupkan.

Biasanya, letak baterai ini ada di bagian bawah kamera. Ukurannya cukup besar dan bisa di ganti dengan baterai lain yang kompatibel.

Dibagian atas, ada katup yang jadi pelindung sehingga baterai tidak jatuh. Jika baterai habis, pemilik kamera bisa charge sehingga kamera bisa digunakan ulang.

3. Lampu flash built-in

Bagian-Bagian Kamera

Lampu flash built-in letaknya ada dibagian atas kamera. Fungsinya adalah untuk memberikan bantuan cahaya pada objek yang akan di foto.

Dari sinilah sumber lampu blitz atau lampu kilat kamera. Dengan harapan, objek foto akan terlihat lebih terang pada area yang gelap.

4. Anti Red Eye

Bagian-Bagian Kamera

Anti Red Eye adalah fitur yang memungkinkan pemilik kamera menghilangkan efek mata merah saat menggunakan lampu flash atau lampu blitz.

Karena biasanya, saat lampu flash di hidupkan, pantulan cahaya hanya berlangsung sepesekian detik. Jika terpantul pada mata, akan memunculkan efek mata memerah.

5. Grip

Bagian-Bagian Kamera

Grip berarti pegangan yang letaknya ada pada pinggrian kamera atau di bagian samping. Desainnya agak kasar sehingga saat dipegang, kamera tidak mudah jatuh.

Kecuali jika ada hentakan tiba-tiba. Karena itu, saat pegang kamera, usahakan tangan tetap berada di sekitar grip.

6. Lensa

Bagian-Bagian Kamera

Lensa adalah bagian kamera yang fungsi dan keberadaannya sangat penting dan bisa dicabut pasang oleh pemilik kamera.

Letak lensa ada di luar bodi kamera atau di bagian depan yang berfungsi sebagai mata bagi kamera itu sendiri.

7. Stabilizer

Bagian-Bagian Kamera

Stabilizer adalah tombol yang memungkinkan pemilik kamera untuk menyeimbangkan objek atau subjek yang akan di foto.

Dengan demikian, jika menderita intermittent tremor atau ambil foto di atas ranmor, bisa pakai fitur ini sehingga bingkai foto lebih stabil.

8. Tombol Display

Bagian-Bagian Kamera

Tidak semua kamera menyediakan tombol display ini. Bahkan ada beberapa produsen kamera yang menggabungkan opsi ini dengan tombol SET atau OK.

Secara umum, display button punya beberapa fungsi, diantaranya:

  • Untuk mematikan atau menghidupkan informasi yang tampil di layar kamera
  • Untuk mengganti tampilan pratinjau file ke berbagai mode apakah itu image, movie playback, live view dan lain sebagainya
  • Untuk menampilkan settingan dasar kamera saat menu ditampilkan di layar

9. Tombol setting ISO

Bagian-Bagian Kamera

Tombol setting ISO adalah tombol yang memungkinkan fotografer mengatur rentang ISO yang akan digunakan pada foto.

Untuk menambah ISO, tinggal klik sekali maka nilainya akan meningkat otomatis. Indikator nilai dan pratinjau gambar akan muncul otomatis di layar.

Pengaturan ini sendiri pada akhirnya akan berdampak pada intensitas cahaya yang masuk ke sensor apakah kurang, pas atau lebih.

10. Dudukan lensa

Bagian-Bagian Kamera

Dudukan lensa adalah fitur default kamera yang berfungsi untuk menghubungkan lensa ke body kamera secara langsung.

Untuk memasang lensa ke dudukannya, tinggal lihat titik merah pada lensa dan pada kamera lalu sesuaikan satu sama lain.

Jika sudah, putar searah jarum jam atau ke kanan sampai muncul bunyi klik yang jadi sinyal kalau lensa sudah terlock ke body kamera.

Hanya saja, indeksnya tidak melulu warna merah karena disesuaikan sama tipe lensa yang digunakan.

Agar jelas, berikut disajikan warna indeks dudukan lensa pada kamera, diantaranya:

  • Indeks dudukan lensa merah yang merupakan indikator dudukan pada lensa DSLR Full-frame dan APS-C Canon
  • Indeks dudukan lensa putih yang merupakan indikator dudukan lensa EF-S atau pada kamera DSLR APS-C Canon

11. View Finder kamera

Bagian-Bagian Kamera

Apakah view finder ini sama dengan Layar Diopter Adjustment? Tentu saja beda. Mengapa? Karena Diopter Adjustment ada pada semua kamera.

Tapi view finder hanya terdapat pada kamera DSLR saja. Fungsinya adalah untuk membantu pemilik kamera melihat fokus objek terlebih yang matanya sudah minus.

12. Tombol Rana

Bagian-Bagian Kamera

Secara teknis, tombol rana ini fungsinya sama seperti tombol shutter yang sudah saya jelaskan dibagian atas.

Hanya saja, jika bicara tombol rana, maka secara teknis akan berbicara dua fungsi dasarnya, yakni:

  • Jika tombol di tekan sedikit maka fungsi auto fokus pada kamera akan muncul otomatis
  • Jika tombol rana di tekan sepenuhnya, maka foto atau video akan di ambil oleh kamera

Dengan demikian, pastikan pengaturan segitiga eksposurnya sudah tepat sebelum tombol rana ini di klik sepenuhnya.

13. Mikrofon

Bagian-Bagian Kamera

Mikrofon pada kamera sifatnya built-in dan tersedia di setiap varian kamera. Fungsinya sama seperti mikrofon pada umumnya.

Yakni untuk menangkap suara atau audio saat pemilik kamera merekam video pakai kamera miliknya.

Sayangnya, mikrofon jenis ini tidak bisa digunakan untuk menangkap suara yang jaraknya jauh atau dengan rentang desibel rendah.

Inilah yang jadi alasan mengapa banyak vlogger dan streamer lebih memilih menggunakan mikrofon eksternal yang banyak tersedia sekarang ini.

14. Mirror

Bagian-Bagian Kamera

Mirror atau cermin adalah ciri khas dari kamera Mirorrless, termasuk juga DSLR dengan fungsi yang sangat spesifik dan sental.

Yakni untuk memantulkan cahaya yang masuk dari lensa menuju viewfinder, sehingga pemilik kamera bisa melihat objek langsung dari kamera.

15. Eyecup

Bagian-Bagian Kamera

Eyecup adalah bantalan mata yang berfungsi untuk mencegah cahaya masuk saat mata didekatkan ke eyepiece.

16. Indikator WiFi

Bagian-Bagian Kamera

Indikator WiFi adalah lampu sinyal yang menunjukkan apakah Wifi kamera sedang menyala atau tidak.

Hanya saja, tidak semua kamera menyediakan lampu indikator jenis ini kecuali kamera yang sudah support WiFi.

Lantas, apa sih fungsi Wifi pada kamera? Fungsinya cuma satu yakni untuk mentransfer file, dalam konteks ini foto dan video, ke perangkat lain seperti komputer.

Dengan demikian, tidak diperlukan kabel data atau mencabut memory card agar data dari kamera bisa dipindahkan.

17. Akses Data

Bagian-Bagian Kamera

Fungsinya agak mirip dengan lampu indikator Wifi dimana lampu akses data berfungsi untuk memberitahukan kalau ada transmisi data yang sedang berlangsung.

Misalnya, saat ambil video durasi lama, maka lampu akses data akan hidup yang jadi tanda bahwa sedang terjadi komunikasi antara kamera dan memory.

Saat akses data berlangsung atau saat lampu indikator ini hidup, jangan mengeluarkan slot kartu memory dari kamera karena bisa saja file gagal di proses.

Jika terlalu sering dilakukan, maka program kamera akan crash sehingga file, memory dan program itu sendiri akan rusak.

18. Quick Control button

Bagian-Bagian Kamera

Tombol quick control adalah tombol pengaturan cepat yang memungkinkan pemilik kamera masuk ke menu yang diinginkan tanpa perlu navigasi dari awal.

Hanya saja, untuk memangkas perintah, beberapa kamera hanya menyediakan opsi quick control ke beberapa settingan dasar kamera, ISO misalnya.

19. Switch focus lensa mode

Bagian-Bagian Kamera

Switch focus lensa mode adalah sakelar yang letaknya ada di body lensa dan berfungsi sebagai switch focus.

Tombol ini hanya ada pada beberapa tipe lensa salah satunya lensa FIX. Untuk switch focusnya sendiri hanya ada dua yakni auto focus dan manual focus.

20. Speaker kamera Built-In

Bagian-Bagian Kamera

Mayoritas kamera menyediakan fitur rekam video dan fitur pemutaran video langsung dari kamera. Artinya, kamera tersebut menyediakan speaker built-in.

Memang sih, speaker bawaan kamera tidak terlalu bagus kualitas suaranya. Karena itu, jika ingin suaranya nyaring, diperlukan speaker eksternal tambahan sehingga audio lebih jelas terdengar.

21. Hotshoe

Bagian-Bagian Kamera

Fungsi Hotshoe ini cukup beragam dan kadang disebut secara berbeda salah satunya terminal serbaguna kamera.

Terminal ini memungkinkan pemilik kamera menambahkan aksesoris lain seperti flash lighting, microphone atau mic eksternal dan lain sebagainya.

Mayoritas lokasinya ada dibagian atas kamera sehingga cukup strategis untuk di pasang bongkar sesuai keinginan.

Penutup

Dari sini bisa diketahui kalau ada banyak sekali tombol, indikator dan fitur yang ada pada sebuah kamera.

Ada bagian yang bisa di buka tutup, di pasang dan dilepas kembali serta bagian yang sifatnya permanen.

Dan jika ada bagian kamera yang belum saya sebutkan diatas atau ada masukan terkait postingan ini, boleh sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang bagian-bagian kamera dan fungsinya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar