Angle Kamera Adalah: Pengertian, Jenis, Contoh Teknik dan Posisi

Sederhananya, angle kamera adalah penempatan kamera pada sudut tertentu dalam proses pengambilan foto atau video.

Dan ini merupakan ilmu dasar yang harus dipelajari tiap fotografer dan videografer, terlebih pemula.

Pemilihan sudut pengambilan foto atau video yang benar dan tepat pada akhirnya akan memberi kesan unik dan menarik pada foto atau video itu sendiri.

Tapi, apa sih pengertian angle kamera? Bagaimana cara memilih atau menentukan angle yang benar? Apa pengaruhnya terhadap foto?

Penasaran jawaban dari semua pertanyaan diatas? Jika iya, simak artikel dibawah ini sampai habis.

Pengertian angle kamera adalah

Angle kamera adalah lokasi spesifik dimana kamera diposisikan saat mengambil foto atau video. Lokasi spesifik ini bisa diartikan sebagai sudut kamera.

Sudut kamera, dalam konteks ini, dipahami sebagai sudut pengambilan gambar yang pada akhirnya mempengaruhi komposisi foto secara langsung.

Agar lebih paham definisinya, bayangkan jika anda pakai busur derajat atau protactor 180° saat buat garis vertikal atau horizontal. Nah, setiap sudut busur mempresentasikan angle.

busur derajat atau protactor

Karena bentuk busurnya bisa horizontal dan vertikal maka angle kamera ini bisa dari atas ke bawah, bawah ke atas, kiri ke kanan dan kanan ke kiri.

Tiap sudut itu mempengaruhi persepsi foto secara langsung, yang pada akhirnya akan membuat foto terlihat lebih menarik atau sebaliknya.

Penerapannya juga tidak terbatas pada dunia fotografi tetapi juga dalam videografi dan sinematografi.

Bahkan, saat buat berita juga harus memperhatikan angle atau sudut pemberitaan. Dan ini wajib diketahui oleh wartawan atau jurnalis termasuk fotografer jurnalistik.

Intinya, angle kamera adalah ilmu dasar yang harus dipelajari sebelum masuk ke tahap berikutnya, memilih angle foto yang tepat misalnya.

Topik itu sendiri sudah saya bahas di artikel sebelumnya dengan judul tips memilih angle kamera yang baik dan benar.

Di artikel itu juga sudah saya jelaskan posisi fotografer saat mengambil angle tertentu mulai dari duduk, angle terbalik, high position dan lain sebagainya.

Jenis angle kamera

Dalam perkembangannya kemudian, angle kamera ini melahirkan beberapa jenis, yang merujuk pada perspektif foto yang dihasilkan.

Agar jelas, berikut disajikan macam-macam angle kamera berdasarkan perspektif seperti yang terlihat pada tabel dibawah:

Perspektif angle kameraFungsi
Angle kamera objektifBerfungsi untuk memperlihatkan suasana foto secara keseluruhan sehingga audiens atau orang yang melihat foto tersebut merasa terwakili
Angle kamera subjektifBertindak untuk mengabadikan suatu momen atau kejadian dari sudut pandang seseorang
Angle point of view atau POV angleBefungsi untuk memperlihatkan objek dari sudut pandang berbeda sehingga terlihat seolah-olah ada lebih dari tiga orang yang sedang berbicara

Semua perspektif diatas kembali ke tujuan pengambilan foto atau video itu sendiri. Misalnya, jika ingin menampilkan subjek dengan kamera yang sejajar, bisa pakai angle objektif.

Perspektif ini pada akhirnya akan memvisualisasikan sudut pandang audiens sehingga, seakan-akan, penonton bertatapan langsung dengan subjek.

Mayoritas angle objektif digunakan dalam proses pengambilan film atau video agar penonton lebih terlibat dalam cerita yang dibangun.

Disisi lain, jika ingin mengajak penonton menyaksikan peristiwa yang seolah-olah sudut pandangnya terwakilkan lewat foto dan video, bisa pakai angle subjektif.

Dengan angle ini, emosi pribadi akan terwakilkan seperti pembawa acara yang melihat ke arah kamera saat baca berita.

Terakhir, kalau ingin meperlihatkan seolah-olah ada dialog dalam foto atau seolah-olah ada interaksi didalamnya bisa pertimbangkan POV Angle.

FYI, kadang istilah angle point of view ini disebut objektif angle meski ada perbedaan teknis antar keduanya.

Contoh teknik angle kamera paling umum

Untuk contoh teknik angle kamera sebenarnya ada banyak namun semuanya kembali ke kreativitas fotografer atau videografer itu sendiri.

Hanya saja, jika ditanya contoh angle kamera paling umum, bisa lihat daftar dibawah ini:

1. Bird Eye Angle

angle kamera adalah

Seperti yang saya sebutkan diatas dimana angle kamera adalah posisi kamera ditempatkan untuk menentukan sudut pengambilan gambar atau video.

Artinya, jika kamera ditempatkan diatas subjek dan jaraknya cukup jauh maka angle tersebut dinamakan bird eye angle atau pandangan mata burung.

Baca Juga:

Jika pemilihan sudutnya demikian maka lokasi fotografer harus ada di tempat yang tinggi entah itu di Helikopter, Tebing atau mungkin pakai Drone.

Posisi kamera akan melihat ke bawah tempat dimana objek berada sehingga menciptakan kesan luas antara objek foto dan suasanya di sekitarnya.

2. High Angle

angle kamera adalah

Berikutnya ada high angle yang mirip-mirip dengan bird eye diatas. Jika mirip, persamaannya dimana? Dan dimana perbedaannya?

Persamaan bird eye dan high angle ada pada proses pengambilan fotonya dimana kamera ditempatkan diatas subjek atau objek.

Sementara, perbedaan dua istilah diatas ada pada ketinggiannya. Artinya, posisi kamera untuk high angle ini tidak setinggi bird eye.

Jika ambil foto jenis ini, wajah subjek tetap terlihat jelas meski bentuknya bisa disesuaikan apakah miring ke bawah atau tegak lurus.

3. Normal Angle atau Straight Angle

angle kamera adalah

Normal angle yang bisa juga disebut straight angle adalah pengambilan foto dimana mata objek sejajar dengan kamera.

Sejajar, dalam konteks ini berarti posisi kamera tidak miring ke kiri atau ke kanan termasuk sedikit ke bawah atau ke atas.

Karena itu, ia bisa disebut sudut netral dan angle apa adanya. Mayoritas digunakan untuk foto produk di online shop.

4. Low Angle

angle kamera adalah

Lalu ada low angle yang lebih rendah dari normal angle. Lantas, apa sih yang dimaksud dengan low angle?

Low angle adalah sudut pengambilan foto dimana lokasi kamera berada di bawah kepala subjek atau model.

Wajah objek tetap terlihat tapi lebih fokus ke bagian tubuh dan mayoritas digunakan saat mengambil foto karakter superhero atau sejenisnya.

Jenis angle satu ini akan membuat objek foto terlihat superior, kuat, besar dan kokoh. Kesan serupa juga akan muncul saat orang melihat foto tersebut.

5. Frog eye

cara memilih angle
via rund-uma-dum.de

Frog eye angle atau sudut mata katak adalah posisi pengambilan foto dengan memposisikan kamera paling rendah.

Artinya, posisi kamera lebih rendah dibanding low angle yang sudah saya bahas diatas bahkan bisa menyentuh lantai.

Dengan demikian, saat ambil foto dengan angle ini, fotografer harus jongkok atau mungkin tiarap.

Mayoritas digunakan untuk ambil foto kaki subjek atau untuk tujuan lain, memperlihatkan satu bangunan secara keseluruhan dari bawah ke atas misalnya.

6. Candid Angle

angle kamera adalah

Terakhir ada candid angle atau yang kadang disebut obolique angle. Lantas, apakah canded angle dan obolique angle ini sama?

Secara umum ya. Karena itu, ia bisa diartikan sebagai proses pengambilan foto sejujurnya dalam keadaan yang sebenarnya.

Ciri utama dari angle jenis ini adalah subjek foto yang bertindak seolah-olah ia tidak tahu kalau sedang di foto.

Memilih angle satu ini bisa membuat foto terlihat lebih natural dan tidak dibuat-buat, yang kembali ke makna candid itu sendiri yang berarti jujur.

Penutup

Mengetahui beberapa sudut standar pengambilan foto atau video diatas sangat penting dilakukan tiap fotografer dan videografer.

Mulai dari definisi, jenis angle yang akan digunakan sampai contoh teknik. Pada akhirnya, contoh teknik ini juga akan menentukan posisi fotografer dan videografer.

Artinya, jika pilih high angle maka fotografer harus ada di high position atau memposisikan diri ditempat tinggi pakai tangga misalnya.

Atau, jika dalam pemilihan anglenya low maka posisi fotografer harus rendah atau berada di low position.

Jika ada tambahan, masukkan atau mungkin koreksi terkait postingan ini bisa sampaikan di kolom komentar.

Demikian artikel tentang angle kamera adalah: Pengertian, jenis, contoh teknik dan posisi. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ***

Tinggalkan komentar