Aerial Photography Adalah: Sejarah, Pengertian, Fungsi Dan Manfaat

8 Likes Comment
aerial photography atau fotografi udara

Fotografi udara atau aerial photography adalah teknik atau metode pengambilan foto dari pesawat terbang atau objek terbang lain seperti pesawat nirawak drone.

Beberapa dari anda mungkin sudah sering melihat foto-foto yang diambil dari udara atau dari ketinggian yang memperlihatkan berbagai objek.

Entah itu pemandangan sabana yang maha luas, perkotaan, pemukiman warga atau tempat tinggal dan lain sebagainya.

Foto-foto seperti itu tidak bisa diambil tanpa alat bantu. Alat bantu itulah yang memungkinkan orang-orang mengambil foto dari udara dengan berbagai tujuan.

Di artikel kali ini saya hendak mengulas pengertian aerial photography atau fotografi udara, termasuk sejarah, fungsi dan manfaatnya.

Sejarah aerial photography

Segala sesuatu yang ada di dunia ini tentu punya sejarah sendiri termasuk juga aerial photography. Sejarah fotografi udara tak lepas dari sejarah penemuan kamera ratusan tahun sebelumnya.

Namun fotografi udara baru diperkenalkan pada abad ke-19 saat Gaspar Felix Tournachon hendak memetakan sebuah desa di Prancis.

Karena enggan melakukan pemetaan secara langsung dengan berjalan kaki ia kemudian mendapatkan ide untuk mengambilnya dari udara pakai balon terbang.

Nadar, sapaan akrab Tournachon pun beraksi. Aksinya tersebut membuatnya dikenang sebagai orang pertama yang mematenkan teknik aerial.

Setelah dipatenkan tentu enggak semua orang punya akses ke balon terbang terlebih kaum prolater yang suka fotografi.

Alih-alih menyewa atau membuat balon terbang sendiri mereka memanfaatkan burung. Salah satu burung domestik yang mendukung tujuan ini adalah Merpati.

Pada saat itu, banyak Merpati yang dipasangi berbagai peralatan fotografi seperti kamera dan film, yang umumnya berat dan tidak efisien.

Seiring waktu berjalan, masyarakat kemudian menemukan berbagai alternatif fotografi seperti layang-layang atau pesawat terbang.

Di penghujung tahun 2000-an saat pesawat nirawak mulai dijual secara komersial, aerial photographypun mulai dikenal luas masyarakat.

Sampai hari ini, fotografi udara telah menjadi salah satu genre utama fotografi yang banyak digeluti masyarakat karena menawarkan angle of view yang unik dan segar.

Pengertian fotografi udara atau aerial photografi adalah

Secara etimologis, fotografi udara berasal dari bahasa Inggris, aerial photography. Aerial sendiri berarti udara sementara photography adalah seni menangkap cahaya menggunakan kamera.

Dengan demikian, fotografi udara atau aerial photography adalah teknik memotret permukaan bumi atau fitur atmosfer dan hidrosfer menggunakan kamera yang dipasang di pesawat terbang, roket, drone atau satelit yang mengorbit di luar angkasa termasuk teleskop.

fotografi udara
Kolase Fotogrametri via boredpanda.com

Ilmu yang mempelajari teknik fotografi udara disebut fotogrametri. Dalam kamus besar bahasa Indonesia [KBBI], fotogrametri adalah pemotretan yang dilakukan dari udara menggunakan alat bantu yang terbang.

Sementara, fotografi udara menurut KBBI adalah kegiatan fotografi yang pengambilan gambar atau objeknya dilakukan di udara dengan alat bantu entah itu helikopter atau pesawat, yang biasanya untuk keperluan promosi real estat, pertambangan dan lain sebagainya.

Bagi saya pribadi, fotografi udara aerial photography adalah foto vertikal yang diambil dari ketinggian menggunakan benda atau alat yang terbang.

Fotografi udara tidak saja dilakukan untuk mengambil foto tetapi juga video. Dalam konteks video, ia disebut aerial cinematography atau sinematografi udara.

Untuk membantu mendapatkan objek yang tepat, maka fotografi udara membutuhkan bantuan dari berbagai alat yang secara teknis bisa terbang.

Berikut beberapa alat yang biasa digunakan untuk fotografi udara, diantaranya:

  • Balon terbang yang merupakan balon terisi gas yang lebih ringan dari udara yang dikenal dengan nama helium
  • Helikopter yang merupakan pesawat udara dengan baling-baling besar diatasnya yang berputar secara horizontal lalu mempercepat massa udara ke bawah sehingga memperoleh reaksi berupa gaya angkat yang dapat digunakan untuk bertempur atau mengangkut orang
  • Pesawat terbang atau kapal terbang
  • Pesawat nirawak [UAV] berupa drone
  • Roket yang merupakan benda silinder yang digerakkan dengan reaksi motor dan bisa bekerja di luar atmosfer
  • Burung seperti merpati yang termasuk bangsa Columbiformes
  • Layang-layang yang merupakan mainan dari kertas berkerangka yang diterbangkan di udara memakai tali atau benang sebagai kendali
  • Parasut yang adalah payung penerjun dan terbuat dari bahan sintesis seperti poliester dan nilon. Terkadang juga dilapisi dengan silikon
  • Teleskop yang adalah teropong berukuran besar untuk melihat benda-benda luar angkasa dari bumi atau sebaliknya
  • Dan benda-benda lain

Jenis fotografi udara atau aerial photography

Secara teknis, ada dua jenis fotografi udara. Jenis ini mengacu pada bentuk atau hasil foto, berikut daftarnya:

1. Tipe obligue

Fotografi udara tipe obligue adalah foto yang diambil dari udara dengan kemiringan 45° dan sering digunakan para arkeolog untuk mempelajari struktur arkeologi tanah secara menyeluruh.

Pengambilannya dilakukan secara manual dalam bentuk foto atau video yang memperlihatkan lanskap terbalik.

Teknik ini sangat membantu para arkeolog untuk mengamati topografi wilayah karena diambil dari ketinggian yang rendah dari biasanya.

2. Tipe vertikal

Tipe yang satu ini adalah jenis fotografi udara paling populer di dunia. Salah satu cara mengenali tipe vertikal adalah hasil fotonya yang melulu tegak lurus.

Keunggulan dari tipe ini adalah perspektif yang dihasilkan tidak mendistorsi gambar dan banyak digunakan untuk mengambil foto suatu objek yang luas, taman atau perkotaan misalnya.

Fungsi aerial photography

Karena jangkauan fotonya luas, maka aerial photography tentu punya keunggulan tersendiri dibanding teknik fotografi lain, diantaranya:

  • Foto udara memungkinkan seluruh area teramati dengan baik dan bukan hanya satu bagian saja seperti dalam foto biasa, journalist photography misalnya, karena sudut pandang yang diambil sangat luas tanpa perlu memikirkan aspek-aspek teknis seperti angle
  • Foto udara memungkinkan arkeolog, perusahaan real estat dan pihak lain untuk menyesuaikan atau melihat data-data yang dibutuhkan sebelum melakukan penelitian atau konstruksi bangunan
  • Memungkinkan peneliti untuk mengetahui perubahan cuaca yang ada dengan melihat data pergerakan awan atau udara lewat foto dan video
  • Melakukan pemetaan bencana untuk mengetahui detail-detail wilayah yang secara geologis rawan terdampak bencana, banjir atau gempa bumi misalnya
  • Untuk perencanaan tata kota sekaligus untuk memeriksa infrastruktur suatu bangunan. Dalam konsep tata kota ini digunakan untuk berbagai hal seperti pemetaan pembuatan jalan raya, dampak suatu bangunan tinggi terhadap lingkungan dan seterusnya
  • Dalam konteks geologi, aerial photography memungkinkan geolog untuk mengamati curah hujan tahunan dan struktur suatu pegunungan. Meski sangat jarang digunakan karena survey langsung dianggap lebih bernilai meskipun cost yang dikeluarkan lebih tinggi tetapi aerial tetap bermanfaat dari sisi pembelajaran perubahan alami yang ingin diamati.

Manfaat fotografi udara

Secara umum, ada beberapa fungsi aerial photography atau fotografi udara, berikut daftarnya:

  • Untuk pemetaan fitur terestrial karena fotografi udara biasanya diambil secara berseri dan tumpang tindih mengikuti pola penerbangan yang sistematis dengan ketinggian yang tetap. Artinya, setiap foto menggambarkan area yang mencakup beberapa titik kontrol dengan lokasi yang sudah ditentukan sebelumnya
  • Untuk mengetahui kontur tanah yang memungkinkan kartografer membuat peta tiga dimensi dari permukaan terestrial yang di foto. Dari sini, data berharga tentang alam entah itu topografi, geologi, hidrologi, tanah, vegetasi, meteorologi, arus laut dan lain sebagainya
  • Manfaat lain dari sisi keindahan untuk mendapatkan foto yang bagus dan menarik dari perspektif baru

Manfaat lain yang tidak saya sebutkan diatas adalah manfaat secara militer. Maksudnya gimana sih? Maksudnya adalah teknik ini sangat bermanfaat bagi pihak militer.

Karena memungkinkan mereka untuk memantau wilayah musuh tanpa terdeteksi dan tanpa harus menurunkan personil atau tentara.

Dengan demikian, teknik ini sangat efisien untuk tujuan militer. Lagi pula, banyak pesawat-pesawat militer nirawak yang selain dilengkapi kamera juga dilengkapi dengan persenjataan seperti peluncur roket.

Manfaat dari sisi militer ini sebenarnya sudah mulai di rasakan saat perang dunia ke-II berkecamuk.

Dimana kedua belah pihak yang bertikai entah itu pihak poros dan sekutu sering menggunakan teknik aerial guna melihat pergerakan pasukan, kargo militer, aktivitas instalasi militer dan lain sebagainya.

Karena aerial cenderung transparan dan mudah dikenali maka teknik ini kemudian diganti dengan infrared imaging yang dianggap lebih efisien.

Selain infrared banyak negara di dunia juga yang memanfaatkan satelit untuk tujuan pemetaan wilayah, topografi tanah atau untuk memata-matai.

Hasil fotografi udara atau aerial photography

Ada beberapa hasil aerial photography terbaik yang berhasil saya kumpulkan dari beberapa sumber, beberapa wilayahnya ada di Indonesia. Berikut daftarnya:

  • Air terjun Tumpak Sewu di Lumajang, Jawa Timur, Indonesia

    aerial photography
    @hugohealy via boredpanda.com

  • Pemandangan pemukiman Warga di Malang, Jawa Timur, Indonesia
aerial photography
@jprphotos via boredpanda.com
  • Jembatan kereta api di Cikubang, Jawa Barat, Indonesia
aerial photography
@danieldahni via boredpanda.com
  • Beberapa nelayan sedang memancing di laut Vietnam

    aerial photography
    @phannguyen5285 via boredpanda.com

  • La Sagrada Familia di Barcelona, Spanyol

    aerial photography
    @leowillgo via boredpanda.com

  • Pemandangan Jakarta dari Udara

    aerial photography
    @novian_altelucav via boredpanda.com

Penutup

Biasanya, fotografi udara menyajikan pemandangan mata burung karena diambil dari udara. Makanya, teknik ini punya keunikan sendiri dibanding teknik lain.

Untuk anda yang ingin melakukan kegiatan fotografi udara, silahkan sesuaikan saja sama tujuan dan kebutuhan anda.

Apakah sekedar bersenang-senang, untuk tujuan penelitian atau untuk membuat desain arsitektur yang komprehensif.

Demikian artikel tentang definisi fotografi udara atau aerial photography adalah: sejarah, pengertian, fungsi dan manfaat. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *