Estimasi Biaya Membuat Studio Fotografi Sendiri di Rumah

2 Likes Comment
Estimasi biaya Untuk Membangun Studio Fotografi Sederhana di Rumah

Membangun studio fotografi sederhana di rumah mungkin adalah impian bagi banyak fotografer. Dengan cara ini, fotografer bisa menyalurkan hobi sekaligus memperoleh penghasilan hanya bermodalkan kamera.

Apalagi, saat ini banyak orang yang membutuhkan jasa fotografer. Bahkan, peran fotografer mulai dibutuhkan untuk mengabadikan momen saat lahir hingga tutup usia.

Dengan kata lain, dokumentasi menggunakan foto telah menjadi salah satu cara untuk mengabadikan sebuah momen yang masih sangat popular saat ini.

Dan menariknya lagi, siapapun bisa terjun ke dalam bisnis yang satu ini. Terlebih bagi anda yang hobi fotografi sekaligus ingin memperoleh pendapatan dari hobi tersebut.

Selain menjadi lahan bisnis yang menjanjikan, membuka studio fotografi sendiri di rumah bisa menjadi salah satu langkah bagi seseorang untuk terjun ke dunia fotografi secara professional.

Tapi apakah bisnis fotografi ini menjanjikan? Jawabannya relatif, tapi saya yakin bisnis ini cukup menjanjikan. Mengapa menjanjikan? Sebab modal yang diperlukan tidak cukup besar sementara potensi penghasilan cukup tinggi.

Tetapi tentu saja, selain kamera, ada beberapa perlengkapan lain yang harus anda miliki agar studio fotografi yang anda bangun tersebut bisa menunjang pekerjaan anda.

Yang berarti, peralatan tersebut tidak hanya menjadi aksesoris inferior yang hanya jadi pelengkap melainkan merupakan bagian utuh dari studio itu sendiri.

Nantinya, peralatan-peralatan tambahan tersebut akan memberikan nilai tawar tersendiri bagi konsumen. Terlebih jika studio yang hendak anda buka tersebut mencakup semua genre fotografi.

Memang sih, di satu sisi, peralatan tersebut tidak menjadi jaminan apakah studio fotografi yang anda buat tersebut akan ramai digunakan.

Karena memang sektor jasa semacam ini harus bisa memanfaatkan semua peluang yang mungkin bisa meningkatkan popularitas bisnis dimaksud.

Pengen buat studio fotografi sendiri di rumah? Ini estimasi biayanya

Tetapi, berapa sih anggaran yang harus saya keluarkan untuk membangun bisnis fotografi sendiri di rumah?

Untuk anda yang penasaran, berikut disajikan estimasi membangun bisnis fotografi sendiri di rumah. Ini dia daftarnya:

1. Ruang kerja

studio fotografi sendiri di rumah
via blaqmediagroup.com

Yang pertama dan Utama adalah soal tempat kerja. Dalam konsep studio fotografi disebut dengan ruang kerja.

Yang berarti, jika anda ingin membuat studio fotografi sendiri di rumah anda harus memiliki ruang kerja yang khusus dibuat untuk tujuan tersebut.

Anda bisa menggunakan salah satu ruangan yang ada didalam rumah anda untuk mengurangi anggaran untuk menyewa ruang kerja di luar rumah.

Apalagi, rata-rata saat ini, sewa bangunan cenderung mahal. Dan ini dapat anda lakukan juga jika anda hendak membangun studio fotografi di kampung anda sendiri.

Lebih lagi, jika anda membangun bangun sendiri yang khusus digunakan untuk membuat studio fotografi. Dimana anda harus menyewa jasa tukang, membeli semen, kayu dan lain sebagainya.

Pengeluaran anda tentu lebih banyak kan? Nah karena itu baiknya anda memaksimalkan ruangan yang ada didalam rumah anda.

Anda bisa menggunakan ruang tamu di rumah anda atau ruangan lain yang tidak terpakai. Eh, jika menggunakan ruang tamu, bagaimana jika tiba-tiba ada tamu di rumah?

Jangan terlalu pikirkan soal tamu. Anda bisa mengarahkan tamu tersebut untuk tidur di ruang keluarga atau mungkin di tempat lain di dalam rumah.

Baca Juga : 5 Genre Fotografi Paling Ekstrem

Untuk ukuran studio fotografi cukup variatif. Tapi jika studio fotografi tersebut dibangun khusus personal, ukuran 4×4, 5×7 dan 6×8 sudah cukup.

Setelah punya ruangan, langkah selanjutnya adalah melakukan dekorasi. Baiknya anda membuat ruangan anda senyaman mungkin dan gunakanlah cat-cat berwarna cerah.

Jangan lupa juga tambahkan kursi tunggu untuk para tamu tersebut serta meja sederhana yang dapat anda gunakan untuk bekerja atau melihat hasil foto anda.

Untuk keperluan dekorasi seperti membeli cat, menyiapkan kursi dan meja, pengeluaran anda tidak lebih dari 500.000 rupiah.

2. Kamera

kamera canon
via timeincuk.net

Tidak mungkin kan membangun studio fotografi tanpa kamera? Karena kamera adalah hal paling utama dan dan paling sebelum membuat studio foto sendiri.

Jika anda sudah punya kamera itu sudah cukup. Apalagi jika kamera anda tersebut merupakan keluaran terbaru.

Tapi jika anda belum punya kamera baiknya anda membelinya dan usahakan untuk memilih kamera dengan harga sesuai budget dan baiknya kamera tersebut memungkinkan anda untuk mengganti lensanya.

Saran saya, anda bisa membeli kamera Canon EOS 1200D Kit plus lensa 18-55mm IS dengan harga sekitar Rp 4.875.000,-.

3. Backdrop

backdrop studio foto
via picclickimg.com

Rata-rata studio fotografi tentu memiliki backdrop. Backdrop merupakan kain latarbelakang yang biasanya ditempatkan di belakang subjek yang akan di foto.

Untuk kain backdrop ini anda bisa sesuaikan dengan kebutuhan anda. Tapi baiknya anda menyiapkan beberapa kain backdrop yang paling banyak dibutuhkan saat ini.

Misalnya, kain berwarna merah atau biru untuk pelanggan yang ingin melakukan foto KTP, SIM, curricullum vitae dan lain sebagainya.

Anda juga bisa menyiapkan beberapa kain backdrop dengan warna lain seperti putih atau mungkin warna lain tapi sesuaikan dengan kebutuhan anda.

Untuk rata-rata kain backdrop saat ini dengan ukuran 2×3 meter dengan kualitas yang cukup bagus dibandrol dengan harga 150.000 rupiah.

Jadi, misalnya untuk sementara waktu anda menggunakan 2 kain backdrop dengan warna merah dan putih, dengan harga diatas maka 2x Rp 150.000 = Rp. 300.000

Tapi jika punya modal lebih, anda bisa membeli beberapa warna sekaligus seperti putih, biru, merah dan warna lain yang mungkin dibutuhkan.

Atau juga, anda bisa membeli kain backdrop lain dengan gambar khusus seperti pemandangan untuk preweding in-door atau backdrop untuk foto Wisuda.

Untuk backdrop bergambar backdrop prewedding atau foto wisuda saat ini dibandrol dengan harga sekitar 300.000 per lembar.

Namun, untuk dua hal diatas tidak masuk dalam estimasi utama. Karena sifatnya yang oposional. Tapi sesuaikan saja dengan tujuan fotografi anda.

Jika modal anda banyak, anda bisa membeli semua kain backdrop diatas sekaligus untuk persiapan siapa tahun esok lusa ada yang menggunakan jasa tersebut.

4. Lighstand Backdrop

lighstand backdrop for photography
via paulipu.com

Mungkin ini bisa anda sesuaikan. Tetapi sekali lagi jika anda punya modal yang banyak anda bisa membeli lighstand backdrop ini.

Lighstand backdrop merupakan tiang yang digunakan untuk menggantung kain backdrop yang ditempatkan dilator belakang subjek yang hendak di foto.

Pada penjelasan nomor dua diatas sudah dijelaskan mengenai fungsi kain backdrop. Dan ini adalah tempat untuk menggantungnya.

Untuk saat ini, rata-rata kain lighstand backdrop berkisar 250.000 rupiah untuk yang kualitas bagus. Namun, anda dapat mengakalinya jika modal anda kecil.

Kain-kain tersebut silahkan di paku saja di dinding. Atau, anda bisa membuat lubang kecil sudut atas lalu mengaitkannya pada paku yang sudah anda tempatkan sebelumnya. Namun tentu saja, segala kerepotan semacam ini harus anda tanggung sendiri.

5. Lampu flash

lampu flash
via priceza.co.id

Seperti yang sudah dijelaskan pada artikel sebelumnya, bahwa fotografi merupakan satu seni untuk menangkap cahaya. Yang berarti, nyawa sesungguhnya dari kegiatan fotografi adalah cahaya.

Jika anda ingin membuat studio fotografi sendiri di rumah, yang berarti pencahayaan akan sangat berkurang maka baiknya anda membeli flash.

Ada banyak pilihan lampu flash yang tersedia saat ini. Silahkan sesuaikan dengan kebutuhan anda. Selain itu, ada banyak merk untuk lampu flash ini mulai dari licht chrome, tronic, godox hingga prolite.

Untuk harganya juga variatif. Lampu flash dengan kualitas terbaik tentu lebih mahal sementara lampu untuk kualitas yang cukup baik atau kurang terkadang lebih murah.

Baca Juga : 10 Fotografer Paling Berdikasi Yang Bikin Geleng-Geleng Kepala

Saya sendiri lebih merekomendasikan agar anda memilih lampu merk Godox. Karena menurut saya kualitasnya lebih bagus.

Untuk daya lampu silahkan disesuaikan dengan kebutuhan anda. Dan idealnya, untuk studio fotografi personal seperti yang sedang anda bangun itu mempunyai dua lampu flash.

Untuk pasaran saat ini, harga lampu Flash seperti godox menyentuh angka Rp. 1.500.000 per buah. Yang berarti, jika anda membutuhkan dua buah flash maka biaya yang harus anda keluarkan berkisar 3.000.000,-

6. Diffuser Flash

diffuser flash
via imimg.com

Fungsi dari diffuser flash ini adalah untuk membantu mengurangi cahaya dari flash agar tidak terlalu over. Untuk bentuknya bermacam-macam mulai dari bulat, kotak, persegi panjang hingga bentuk payung.

Sesuaikan saja dengan pilihan yang cocok untuk anda. Lalu berapa harga satu diffuser flash ini? Terakhir saya melihat harganya pada Januari 2019 berkisar 200.000 rupiah.

Baiknya juga studio anda tersebut memiliki 2 diffuser flash. Jadi harga yang harus anda keluarkan adalah sekitar 400.000,-.

7. Light Stand flash

light stand flash
via cowboystudio.com

Fungsi Utama light stsand flash ini adalah untuk menopang studio foto anda dan agar studio anda terlihat lebih professional.

Untuk satu studio fotografi sendiri rata-rata membutuhkan 2 light stand flash [yang disesuaikan dengan jumlah lampu flash yang anda miliki] dengan tinggi rata-rata sekitar 100-200 cm.

Terakhir saya melihat harga light stand flash berkisar 230.000 ribu rupiah. Jika anda membutuhkan 2 buah maka biaya yang harus anda siapkan adalah sekitar 460.000 ribu rupiah.

8. Printer

printer foto
via goepson.com

Salah satu hal terpenting yang paling dibutuhkan untuk studio fotografi anda sendiri adalah Printer. Baiknya anda memilih printer khusus yang dapat digunakan untuk mencetak foto.

Salah satu yang saya rekomendasikan adalah Printer Epson 1850. Printer ini juga sangat cocok untuk anda yang punya modal pas-pasan.

Untuk harga printer ini sendiri adalah berkisar 5.130.000 rupiah. Harga tersebut termasuk murah ketimbang anda membeli printer khusus lain seperti Canon Image Pro-1000 yang merupakan printer khusus untuk mencetak foto dengan harga sekitar 17 jutaan lebih.

9. Komputer atau Laptop

laptop dell
via paulipu.com

Ini juga penting. Bagaimana mungkin anda bisa mencetak foto jika anda tidak punya computer atau laptop?

Disini sesuaikan saja dengan kebutuhan anda. Setidaknya, komputer atau laptop tersebut dapat digunakan untuk melihat hasil foto sekaligus menjadi media yang digunakan untuk mencetak foto yang sudah dihasilkan.

Baca Juga : Cara Edit Feed Foto di Instagram Ala Selebgram Awkarin

Untuk rata-rata harga laptop saat ini berkisar 3 jutaan lebih. Namun rekomendasi saya baiknya anda menggunakan laptop yang ukuran RAM dan hard drivenya lumayan besar.

Anda bisa mencari merek salah satu yang terbaik adalah Dell Inspiron 14-3421 dengan harga sekitar 3.749.000,-.

10. Kebutuhan lain

bingkai fotografi
via myntassets.com

Jangan lupa siapkan juga biaya tambahan untuk membeli berbagai kebutuhan lain seperti kertas foto, tinta printer, bingkai [frame] foto, cutter, hiasan dinding dan lain sebagainya.

Disini sesuaikan saja sama kebutuhan paling mendesak seperti kertas foto dan tinta. Untuk biaya lain-lain ini anda bisa siapkan dana sekitar 3.000.000.

Estimasi Biaya keseluruhan

Setelah melihat rincian biaya diatas, dapat disimpulkan bahwa estimasi anggaran yang dibutuhkan untuk membuat studio fotografi sendiri di rumah adalah sebagai berikut:

  1. Keperluan dekorasi tempat kerja [ruang kerja] studio = Rp. 500.000,-
  2. 1 Kamera = Rp. 4.875.000,-
  3. Backdrop = Rp. 300.000,-
  4. Lighstand backdrop = Rp. 250.000,-
  5. 2 Buah Flash = Rp. 3.000.000,-
  6. Lighstand flash 2 buah = Rp. 460.000,-
  7. Diffuser flash 2 buah = Rp. 400.000,-
  8. Printer = Rp. 5.130.000,-
  9. Laptop = 3.749.000,-
  10. Keperluan lain = Rp. 3.000.000,-

Jadi biaya yang harus disiapkan untuk bisa membangun studio fotografi sederhana di rumah mencapai Rp. 21.664.400,-

Tapi semua oposional kok. Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan mendesak. Dan jika nanti sudah punya budget lebih anda bisa membeli perlengkapan diatas satu per satu.

Penutup

Nah itu dia rincian biaya yang harus anda keluarkan jika ingin membangun studio fotografi sendiri di rumah.

Perlu anda ketahui juga, harga barang-barang yang saya sebutkan diatas mungkin berbeda antar satu tempat tempat atau toko dengan yang lainnya.

Dan juga, estimasi anggaran ini bukanlah anggaran mutlak yang harus anda keluarkan. Untuk harga yang lebih akurat anda bisa melihat di toko langsung.

Nah demikian artikel tentang estimasi biaya untuk membangun studio fotografi sederhana di rumah. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *