Ketahui 5 Hal ini Sebelum Membeli Kamera

3 Likes Comment
beli kamera

Membeli kamera keluaran terbaru mungkin jadi impian bagi banyak orang terlebih bagi mereka yang hobi fotografi. 

Apalagi jika kamera itu adalah milik sendiri dan bukan pinjaman dari orang lain. Sudah pasti anda akan lebih leluasa menggunakannya dan tidak gusar apabila terjadi apa-apa pada kamera.

Namun terkadang, banyak dari fotografer pemula yang tidak memperhatikan beberapa hal sebelum membeli kamera sehingga terkadang setelah kamera berhasil di beli terdapat kekurangan ini itu yang tidak dapat diatasi.

Dan kebanyakan, banyak fotografer pemula tersebut tidak memperhatikan tujuan ia membeli kamera dan kesesuaian lensa kamera dalam kegiatan fotografi yang dilakukan.

Tentu tidak cocok kan jika anda membeli kamera bawah air untuk melakukan wedding fotografi. Memang sih, semua kamera memiliki fungsi yang sama hanya kemampuannya saja yang berbeda. Mulai dari kemampuan sensor, lensa dan fitur-fitur penting lain.

Saat ini, kamera yang paling laris terjual di pasaran adalah kamera hybrid atau kamera Miroless dengan sistem kompak.

Kamera ini memiliki sensor cerdas yang memungkinkan fotografer memperoleh gambar dengan kualitas terbaik.

Juga terdapat beberapa varian kamera DSLR dengan harga yang lebih mahal tenttunya. Kelebihan dari kamera DSLR ini adalah anda dapat mengganti lensa sesuai dengan kebutuhan anda.

Misalnya, anda bisa membeli lensa tambahan untuk fotografi lanskap, fotografi portrait atau street fotografi. Semua ini tinggal disesuaikan dengan kebutuhan fotografer.

Ketahui 5 Hal ini Sebelum Membeli Kamera

Nah sebelum membeli kamera ada baiknya anda memperhatikan beberapa hal dibawah ini agar anda tidak keliru.

Berikut disajikan 5 hal yang harus diketahui sebelum membeli kamera. Hal-hal apa saja itu? Berikut daftarnya.

1. Sensor kamera

sensor kamera
via adorama.com

Sebenarnya, pada poin pertama ini saya ingin membahas mengenai estimasi anggaran yang harus dikeluarkan oleh fotografer. Namun setelah berpikir panjang saya memutuskan untuk belum membahasannya.

Karena terkadang, ada kamera dengan harga yang murah namun fiturnya lengkap. Begitu juga kamera-kamera second yang banyak dijual saat ini.

Semua kamera pada dasarnya memiliki fungsi yang sama yakni untuk mengkonversi cahaya menjadi foto yang dapat di cetak diatas kertas khusus.

Tetapi bukan uang yang paling penting disini melainkan sensor kamera. Jika anda punya pengetahuan mengenai sensor kamera ini maka anda bisa tahu mana sensor kamera yang cocok digunakan sesuai dengan tujuan anda membeli kamera.

Secara umum, ada dua ukuran sensor utama untuk kamera Hibrida yakni Micro Four Thirds dan APS-C. Jika anda membeli sensor micro four thirds cocok dibawah kemana-mana karena portabilitasnya namun terkadang kualitas gambar yang dihasilkan tidak terlalu bagus.

Baca Juga : 6 Teknik Dasar Fotografi Yang Harus Anda Ketahui

Sementara, sensor APS-C memiliki ukuran yang lebih besar sehinga tidak cukup efektif dibawah kemana-mana namun hasil gambar terlihat lebih bagus meskipun anda memotret pada kondisi pencahayaan rendah.

Begitu juga soal ukuran. Baiknya anda mempertimbangkan soal ukuran gambar dalam Megapiksel atau jumlah piksel yang ditangkap sensor kamera.

Secara umum, sebagian besar kamera varian terbaru dilengkapi dengan sensor 14-24 Megapixel. Beberapa diantaranya mungkin lebih tinggi atau kurang.

Jika anda ingin membeli kamera dengan ukuran lebih dari angka diatas pastikan agar kamera itu dilengkapi dengan support MicroSD yang berukuran besar.

Karena semakin besar sensor kamera menangkap cahaya, semakin besar ukuran gambar yang dihasilkan dan dengan demikian semakin banyak memori yang dibutuhkan.

Begitu juga saat anda akan mencetaknya, meskipun menggunakan ukuran standar namun kualitas gambar atau foto tetap terjaga.

2. Perhatikan lensanya

lensa kamera
via paulipu.com

Salah satu nilai jual paling penting dari sebuah kamera adalah lensa. Rata-rata, kamera dengan varian terbaru seperti DSLR memungkinkan agar fotografer bisa mengganti lensa sesuai kebutuhan.

Artinya, selain lensa standar, fotografer juga bisa membeli lensa tambahan yang dapat disesuaikan dengan tujuannya melakukan kegiatan fotografi.

Misalnya, jika fotografer ingin melakukan pemotretan macro maka ia dapat mengganti lensa yang sebelumnya menggunakan lensa portrait atau lensa untuk wedding photografi. Dan pastikan juga anda tahu lensa apa yang kompatibel dengan kamera anda sebelum membelinya.

Sebagai contoh, rata-rata kamera Micro Four Thrids memiliki pilihan lensa yang cukup variatif dan support dengan lensa Leica DG kelas atas hingga lensa Holga untuk fotografer mainan yang biasanya dibandrol dengan harga yang sedikit murah.

3. Kontrol manual

kontrol manual
via digitalcameraworld.com

Sebagian besar kamera disetel dalam pengaturan default setelah dibeli. Dan bagi fotografer professional mereka lebih suka untuk melakukan pengaturan manual ketimbang otomatis.

Dengan kata lain, kamera yang bakal anda beli itu dapat disetel secara manual untuk pencahayaan, kedalaman bidang, kecepatan rana, ISO dan lain sebagainya.

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Fotografi Sendiri di Rumah

Dan jika anda menginginkan perubahan yang cepat sembari menyesuaikan dengan kondisi yang ada, anda punya keluwesan untuk menyetelnya baik secara otomatis atau default.

Selain itu, baiknya kamera tersebut memungkinkan anda untuk melakukan pengaturan menggunakan cincin fokus manual yang terdapat pada lensa.

4. Layar LCD

LCD kamera
via fstoppers.com

Ada beberapa kamera yang tidak menyertakan layar LCD ini atau disebut juga dengan jendela bidik. Padahal, fitur LCD ini cukup penting bagi seorang fotografer.

Memang sih, rata-rata kamera terbaru sudah dilengkapi dengan LCD namun biasanya dengan layar OLED, yang cenderung lebih tipis namun cukup terang saat dilihat di luar ruangan.

Ada juga beberapa kamera, seperti Sony yang memiliki dua layar LCD. Satu berukuran 3 inci yang dapat dimiringkan dan satunya lagi layar OLED yang terletak setinggi mata.

Beberapa produk lain seperti Panasonic Lumix memiliki layar sentuh LCD berukuran 3 inci yang memungkinkan anda untuk tetap fokus mengambil gambar dengan viewfinder.

Layar ini juga dapat dimirikan 180 derajat sehingga membantu fotografer lebih fleksibel dalam memotret objek.

5. Harga

harga kamera
via republika.co.id

Diatas memang sudah saya singgung soal ini. Saya sengaja tidak memasukan di poin pertama karena pertimbangan khusus.

Setelah mempertimbangkan empat hal diatas maka selanjutnya anda bisa mempertimbangkan harganya. Pilihlah harga yang tidak terlalu mahal.

Sah-sah saja jika anda membeli kamera bekas milik teman atau orang lain. Namun ada baiknya anda membeli kamera yang baru.

Baca Juga : 5 Situs Tempat Jual Foto Terbaik Saat Ini

Untuk harga sendiri, silahkan sesuaikan dengan kantong anda. Rata-rata kamera saat ini harganya berkisar 1 jutaan dan ada beberapa kamera dengan harga yang jauh lebih tinggi.

Semakin mahal sebuah kamera dijual tentu kualitasnya semakin tinggi.  Tapi ingat, sesuaikan dengan tujuan anda membeli kamera. Jika digunakan untuk bisnis anda boleh membeli kamera terbaru dengan fitur-fitur terbaik.

Jika tujuan membeli kamera untuk keperluan personal saja belilah kamera dengan fitur standar namun dengan kualitas yang mumpuni.

Penutup

Banyak fotografer yang masih kesulitan menentukan mana kamera yang cocok untuk dibeli. Padahal, kecocokan ini sifatnya objektif karena ditentukan oleh minat, tujuan dan kantong.

Jika anda masih tidak yakin kamera mana yang bakalan dibeli, silahkan browsing di internet untuk menemukan tips-tips sebelum membeli kamera.

Dan pastikan juga agar anda membeli kamera dari pabrikan resmi bukan dari pasar gelap atau dari penyedia lain yang belum terpercaya untuk menghindari penipuan.

Nah demikian artikel tentang 5 tips membeli kamera. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *