Mau Jadi Fotografer Iklan Komersial? Baca Dulu 5 Tips Ini

4 Likes Comment
fotografer iklan komersial

Menjadi fotografer iklan komersial pada dasarnya harus menguasai berbagai teknik dasar fotografi, juga harus punya kemampuan manajemen tim yang baik serta dapat berkomunikasi dengan klien.

Beberapa dari anda mungkin pernah melihat papan billboard berisikan gambar tentang suatu produk atau layanan tertentu.

Atau mungkin, gambar-gambar iklan yang anda lihat misalnya di kemasan produk, iklan di internet atau di media sosial.

Semua hal tersebut merupakan foto atau gambar iklan komersial yang dibuat dengan tujuan untuk mempromosikan dan memperkenalkan satu produk atau layanan dari perusahaan.

Saat ini, tren fotografi iklan komersial sudah sangat berkembang. Perubahan itu juga sangat cepat karena dipengaruhi oleh perkembangan dunia digital.

Berbeda dengan dulu, saat tren internet dan digitalisasi belum dikenal manusia. Mungkin sifatnya masih eksklusif seperti hanya untuk di pasang di kolom advertorial koran atau majalah dan juga di billboard.

Fotografi iklan komersial sudah tersebar dan ada dimana-mana. Entah itu didepan kedai kopi, di dekat ATM, persimpangan jalan dan mungkin di kamar mandi umum.

Begitu juga dari sisi marketing. Fotografi iklan komersial bisa meningkatkan penjualan suatu produk atau layanan sehingga ada omset yang didapatkan oleh pemilik.

Menurut saya, fotografi iklan komersial adalah segala sesuatu yang menunjukan pada kegiatan merekam, termasuk mengambil foto menggunakan kamera untuk tujuan komersial.

Sementara, para pelakunya, yang kemudian disebut fotografer iklan komersial adalah individu atau kelompok yang terlibat secara langsung untuk mengambil foto iklan komersial termasuk make up artist, image retouching, dan juga klien.

5 Tips Menjadi Fotografer Iklan Komersial

Nah tanpa perlu berlama-lama, berikut disajikan 5 tips menjadi fotografer iklan komersial. Tips apa saja itu? Ini dia daftarnya:

1. Pilih satu spesialisasi saja

fotografer iklan komersial
via clickbooq.com

Mungkin beberapa dari anda tidak mengetahui bahwa fotografi iklan komersial itu mencakup semua genre fotografi yang anda mulai dari lanscape, food, portrait, fashion dan seterusnya.

Wedding fotografer juga termasuk komersial fotografi karena menjual hasil karya berupa foto kepada pelanggan dan pelanggan kemudian membayar sejumlah uang atas karya tersebut. Hanya saja, target bisnis wedding fotografi lebih ke perorangan alias mereka yang bakalan menikah.

Baca Juga : 6 Manfaat Membuat Foto Produk Yang Unik dan Menarik

Dan akibat perkembangan ilmu fotografi yang begitu luas, spesialisasi sangat dibutuhkan. Karena pada dasarnya, semua orang ingin terjun ke semua jenis atau genre fotografi.

Kalau anda ingin melakukan hal yang spesifik dan spesial, fokus pada satu genre fotografi saja. Seperti misalnya, fotografi iklan komersial.

Setelah itu, silahkan buat portofolio anda baik portofolio cetak ataupun online. Dari sini, orang-orang bisa melihat hasil karya anda yang mungkin, salah satu dari mereka akan menjadi klien anda.

2. Menguasai teknik dasar fotografi

fotografer iklan komersial
via paulipu.com

Setelah memilih spesialisasi fotografi langkah selanjutnya adalah menguasai teknik-teknik dasar fotografi. Ini penting sekali.

Dulu, mungkin orang-orang tidak percaya dengan teknik. Namun sekarang tidak lagi. Dan ingat, anda tidak boleh egois dalam belajar.

Baca Juga : Cara Membuat Foto Produk Yang Unik dan Menarik

Apalagi jika anda sudah berkeluarga dan menggunakan kamera sebagai sumber penghasilan utama untuk menghidupi banyak orang.

Teknik fotografi ini mendasar dan penting sekali. Karena dengan mengetahui teknik yang baik anda bisa mewujudkan ekspresi dan imajinasi anda ke dalam sebuah foto yang diinginkan oleh klien.

Untuk menguasai teknik fotografi, setidaknya ada 4 elemen utama yang harus anda pelajari, antara lain:

a. Lighting

Lighting atau pencahayaan ini berhubungan dengan kondisi pencahayaan dimana anda mengambil foto. Namun, lighting juga dipengaruhi oleh shutter speed, ISO dan juga lensa yang digunakan.

Karena sebagian besar fotografi iklan komersial dilakukan didalam ruangan maka baiknya anda tahu persis cahaya yang ada.

Sesuaikan dengan permintaan klien. Apabila ia menginginkan gambar yang agak sedikit gelap atau terang maka silahkan buat foto seperti itu.

b. kamera

Perlu anda ingat, kamera termahal bukan satu jaminan bahwa foto yang anda hasilkan itu akan bagus. Meskipun anda menggunakan kamera tercanggih keluaran terbaru hal itu tidak akan pernah bisa mewujudkan layout yang diinginkan.

Terutama disisi klien anda. Oleh karena itu, anda bisa menggunakan kamera biasa saja yang akan mendukung pekerjaan anda.

c. komposisi

Berbicara mengenai komposisi sebenarnya kita membicarakan mengenai shutter speed, ISO dan mungkin juga lensa yang digunakan.

Semua hal ini akan mempengaruhi pada hasil foto yang anda buat. Oleh karena itu, pelajarilah teknik komposisi yang baik.

d. lensa

Yang terakhir adalah lensa kamera. Baiknya, anda menggunakan kamera yang memungkinkan untuk diganti lensanya sesuai dengan kebutuhan fotografi saat itu.

Karena memang, fotografi iklan komersial selalu melibatkan dimensi dan subjek yang berbeda, maka siapkan berbagai varian lensa yang bisa mendukung kinerja anda.

3. Asah jiwa kepemimpinan

fotografer iklan komersial
via shawntalbot.com

Mengapa sih harus mengasah jiwa kepemimpinan? Karena biasanya, untuk terjun ke bisnis fotografi iklan komersial sudah wajib bekerja sama dengan tim.

Dimana, anda sebagai seorang fotografer akan memimpin sebuah tim yang memungkinkan anda untuk mewujudkan konsep menjadi sebuah foto yang disukai klien.

Baca Juga : Cara Agar Bisa Menang Lomba Fotografi

Ini berhubungan erat dengan team working, dimana anda harus bisa mengakomodir tim termasuk membuat klien tenang.

Istilahnya, proyek yang sedang anda tangani ini dilakukan oleh orang yang tepat. Dan semua hal ini akan bersinergi untuk menghasilkan sebuah karya fotografi yang dapat di komersialkan.

Mungkin juga, beberapa proyek yang anda tangani tidak sesuai dengan ekspektasi. Dan ini wajar. Karena tidak semua proyek akan berjalan dengan mulus.

4. Manajemen team work

fotografer iklan komersial
via bethhallphotography.com

Seperti yang sudah saya jelaskan diatas, fotografi iklan komersial selalu dan selalu melibatkan tim. Sehingga, anda harus tahu persis bagaimana cara memanajamen team work.

Biasanya, untuk iklan komersial lebih banyak melibatkan orang mulai dari produser, make up artist, workdrop, image retoucher dan lain sebagainya.

Yang berarti, anda tidak akan bisa berjalan sendirian. Sebab, ini adalah bisnis anda, yang merupakan sumber penghasilan anda dan tim anda. Pastikan juga mereka bekerja sesuai dangan tupoksinya [tugas pokok dan fungsi] serta profesional.

5. Asah skill komunikasi

fotografer iklan komersial
via luerzersarchive.com

Sebenarnya, mengasah kemampuan berkomunikasi tidak saja untuk fotografi iklan komersial tetapi juga semua jenis bisnis entah itu di bidang fotografi atau bukan.

Yang berarti, anda harus pintar berkomunikasi dengan siapapun. Jadi, meskipun anda bisa dan mampu menghasilkan foto yang bagus tetapi belum tentu itu disukai oleh klien anda.

Oleh karena itu, anda harus berkomunikasi dengan mereka untuk memahami apa yang di inginkan klien, termasuk juga menjelaskan konsep dan waktu yang dibutuhkan.

Baca Juga : Jual Foto Anda di 5 Situs Ini Dan Dapatkan Honor Jutaan Rupiah

Jadi anda harus tanggap dan selalu berdialog dengan klien dan tim kerja anda. Komunikasi itu tidak saja soal bagaimana berbicara nyambung tetapi peka terhadap situasi di sekeliling.

Oh iya, sebelum melaksanakan sesi fotografi baiknya anda melakukan pre-producting meeting. Dimana, klien menjelaskan konsep kepada anda, lalu anda menjelaskan kepada tim tentang konsep tersebut.

Disini, silahkan anda mempresentasikan ide anda. Biasanya juga, saat sesi pemotretan klien akan datang untuk melihat prosesnya atau, mereka biasanya akan melihat hasilnya sebelum sepakat.

Sehingga, jika anda yang kurang, tidak sesuai dengan harapan, anda harus berusaha memperbaikinya sampai foto tersebut berhasil disetujui oleh klien. Jadi tidak boleh sembarangan ya.

Penutup

Sebagai salah satu genre fotografi yang paling berkembang saat ini, fotografi iklan komersial memiliki tantangan tersendiri baik untuk pelaku ataupun pelanggan.

Tren ini juga cepat sekali berubah terutama disisi pengguna atau pihak ketiga diluar klien atau fotografer.

Jika sebuah foto iklan komersial berhasil menyita perhatian orang selama beberapa detik maka tujuan dari fotografi iklan komersial ini berhasil.

Demikian artikel tentang 5 tips fotografer iklan komersial. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *