6 Tips Buat Foto Vintage Dengan Kesan Funky Dan Nostalgia

4 Likes Comment
foto vintage

Suatu ketika, saat berselancar di akun IG pribadi saya, banyak teman-teman yang memposting foto vintage buatan mereka sendiri.

Meski enggak bagus-bagus amat menurut saya. Sebab, vintage photo buatan mereka itu hanya di filter saja.

Artinya, foto tersebut enggak memperhatikan unsur-unsur lain yang secara langsung berkontribusi untuk meninggalkan kesan vintage pada foto tersebut.

Bagi saya pribadi, salah satu alasan mengapa teman-teman saya itu membuat foto vintage adalah untuk menciptakan kesan lawas, fungky dan nostalgia.

Ini memang betul karena konsep vintage dibuat untuk menghidupkan suasana itu, baik langsung atau tidak.

Kalau anda ingin buat foto serupa, ada beberapa tips yang harus anda perhatikan. Tips-tips inilah yang akan saya bahas di artikel ini.

Tapi sebelum lanjut, baiknya saya bahas dulu pengertian foto vintage, agar pembahasannya lebih lengkap.

Apa itu foto vitage?

Sebagian dari anda pasti pernah mendengar vintage, kan? Yang terlintas dari benak anda pertama kali pasti soal sejarah atau kenang-kenangan.

Sebenarnya, ini gak salah. Hanya saja, penggunaan kata vintage ini kurang tepat. Mengingat, kata ini hanya bisa digunakan untuk sebuah foto dengan konsep seperti itu.

Dengan kata lain, vintage photo adalah suatu kegiatan fotografi yang bertujuan untuk menghasilkan foto dengan nuansa lawas atau jadul [jaman dulu].

Istilah vintage sendiri sebenarnya berasal dari kondisi suatu foto saat ia pertama kali di cuci, yakni vintage print.

Dengan demikian, vintage photo adalah dari foto asli atau original dan cetakan selanjutnya adalah salinan saja.

Saat ini, vintage photo sudah termasuk salah satu genre fotografi yang cukup populer dan sudah banyak orang yang menggelutinya.

Vintage photography dapat diartikan sebagai genre fotografi digital yang gak melalui proses pengeditan sama sekali.

Pada foto tersebut, fotografer akan mempertahankan unsur originalitas foto, yang terlihat seperti foto dari zaman behaula.

Meski foto vintage ini terlihat gak punya warna atau tidak menggunakan filter B&W, namun gak semua foto vintage bernuansa seperti itu.

5 Tips Bikin Foto Vintage Yang Keren dan Menarik

Nah, jika anda ingin buat foto vintage yang keren dan menarik, simak dulu deh 6 tips dibawah ini. Oh iya, tips yang saya ulas disini hanya menggunakan processing standar aja.

Namun hasilnya keren kok. Penggunaan PS ini juga bertujuan untuk mempertahankan orisinalitas foto dengan kesan vintage yang benar-benar asli.

Lantas, bagaimana cara membuat foto vintage yang keren dan menarik? Pasti penasaran kan? Berikut artikelnya untuk anda.

1. Perhatikan toning warna
foto vintage
via pinterest.com

Toning warna adalah pilihan, dimana anda sebagai fotografer, akan memasukkan warna dasar ke foto yang hendak di buat.

Misalnya, kalau anda mau buat foto vintage, toning warna yang paling cocok adalah orange atau coklat.  Dua warna ini, seperti maknanya, akan meninggalkan kesan nostalgia, romantis dan orisinal.

2. Lihat tonal rangenya

foto vintage

Ini mirip sih dengan toning warna diatas. Hanya saja, tonal range merujuk pada distribusi warna foto, baik terang atau gelap.

Biasanya sih, tonal range foto vintage itu enggak sebesar foto digital sekarang ini. Dengan kata lain, ada bagian hitam pada foto namun enggak terlalu pekat.

Sementara, ada juga sisi terang foto yang tidak terlihat murni. Supaya anda bisa dapat foto dengan tonal range yang cocok, saran saya, baiknya di edit menggunakan photoshop pada fitur Tone Curve.

3. Soal saturasi warna dan kontras foto
vintage photo
Efek Pastel pada foto via youtube.com

Saturasi warna dan kontras juga punya pengaruh besar pada foto vintage. Yang perlu anda ketahui, kamera dulunya enggak pakai lensa yang pekat.

Dan ini berbeda dengan foto digital sekarang ini. Jadi, kalau anda ingin membuat vintage photo yang keren, baiknya turunkan saturasi warna dan kontrasnya.

Baca Juga : 50 Vintage Photo Paling Fenomenal Sepanjang Sejarah

Tujuannya agar kesan vintage lebih terasa nyata. Untuk efek ini, kadang disebut sebagai pastel effect, yang dapat menciptakan kesan lembut pada foto.

Dan biasanya digunakan oleh ciwi-ciwi saat mau ngambil foto. Supaya, wajahnya terlihat putih mulus, padahal aslinya, maaf, ada jeriwit sana sini.

4. Aksesoris tambahan
foto vintage
via aisyaphotography.wordpress.com

Diatas, sudah saya sebutkan tentang foto vintage kawan-kawan saya itu yang gak bagus-bagus amat. Okelah, saya katakan bagus saja supaya adil.

Tahu gak, apa kesan vintage photo yang paling berpengaruh selain pengaturan kamera? Jawabannya adalah aksesoris tambahan.

Dengan kata lain, supaya vintage photo anda itu benar-benar nyata dan asli, baiknya anda gunakan aksesoris tambahan yang mendukung foto.

Misalnya, barang-barang dari jaman behuela, bangunan-bangunan tua, pakaian bertema vintage atau model dengan baju dan aksesoris tahun 90-an ke bawah.

Kan gak mungkin anda pakai baju-baju modern yang nyentrik dan gak meninggalkan kesan vintage sama sekali pada foto.

Jadi, perhatikan soal aksesoris tambahan ini. Kalau mau buat foto vintage yang keren, harus libatkan unsur pendukung foto.

5. Perhatikan juga grain foto
foto vintage
via befunky.com

Biasanya, apabila kamera dengan film yang ber-ASA/ISO tinggi, akan menimbulkan bintik-bintik hitam pada foto. Bintik-bintik itu disebut dengan grain.

Jadi, anda bisa tambahkan kesan ini supaya fotonya terlihat jadul. Bahkan, menimbulkan kesan vintage yang elegan, setidaknya menurut saya sih.

Kalau anda gak tahu cara buatnya, anda bisa menggunakan Adobe Lightroom di panel Effect untuk menambah efek grain ini.

6. Tekstur fotonya
foto vintage
via funny-pho.to

Nah, yang paling terakhir itu adalah tekstur fotonya. Biasanya, kesan vintage itu bakalan terasa kalau tekstur fotonya dibuat seolah-olah tua.

Sebagai contoh, biasanya vintage photo itu kan udah lama ya, yang terlihat rusak, retak dan kasar karena waktu.

Ada juga yang terlihat lembab atau kering karena cahaya matahari yang kurang atau berlebihan. Semua ini akan berdampak pada tekstur foto.

Dengan kata lain, efek semacam ini juga bisa anda libatkan pada foto vintage buatan anda. Sehingga, entitas foto bakal lebih terlihat.

Anda bisa menambahkan tekstur semacam ini di aplikasi pengeditan baik di Photoshoop atau adobe lightroom.

Kalau anda mau pakai photoshop untuk menambah teksur ini, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini:

  • Buat layer dulu di photoshop> setelah itu klik New Adjusment Layer> Levels
  • Setelah itu gabungkan keduanya dengan mode Overlay
  • Tetap pada mode overlay, tambahkan multiply, soft light, color burn dan filter lain yang anda inginkan
  • Langkah berikutnya adalah mengatur intesitas dengan slider opacity dan fill
  • Selesai deh

Penutup

Bagi saya pribadi, kesan vintage selalu berhasil menciptakan emosi yang kuat, termasuk juga kesan nostalgia yang abadi.

Selain itu, kesan romantis juga akan dirasakan seketika. Perasaan tersebut sama seperti yang anda rasakan saat melihat foto nenek atau kakek anda, yang diambil jauh sebelum anda lahir.

Demikian artikel tentang 5 tips buat foto vintage yang keren dan menarik. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda. ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *