Jenis-Jenis Format Gambar Yang Umum Digunakan

5 Likes Comment
format gambar

Selama ini mungkin anda hanya mengenal beberapa format gambar seperti misalnya PNG, JPG atau mungkin format SVG. Dan mungkin anda tidak tahu fungsi ekstensi tersebut dan penggunannya.

Jika anda seorang desainer grafis, mengetahui jenis-jenis ekstensi gambar adalah hal yang wajib. Ini bertujuan agar anda tidak salah menggunakan gambar pada desain buatan anda.

Format gambar merupakan cara standar untuk mengatur dan menyimpan file digital. File gambar ini biasanya terdiri dari data-data digital [berupa warna, cahaya, ilustrasi] dan membentuk sebuah objek berupa gambar.

Beberapa format gambar memang tampak luar biasa, menarik dengan ukuran yang lebih dari biasanya.

Nah dalam artikel kali ini akan diulas tentang jenis-jenis ekstensi gambar yang mungkin belum anda ketahui. Berikut artikelnya

10 Jenis format Gambar

Sebenarnya, ada beberapa jenis ekstensi gambar namun dalam artikel ini hanya diulas tentang 10 ekstensi saja. Hal ini dikarenakan penggunaan, popularitas dan juga keakraban.

1. JPEG

JPEG atau biasanya disingkat dengan JPG merupakan kepanjangan dari Joint Photographic Experts Group. Ini merupakan ekstensi gambar yang paling umum dan paling sering ditemui di masyarakat.

Hal ini tidak mengherankan, karena JPEG merupakan format gambar yang paling sering beredar di internet setelah PNG dan GIF.

Baca Juga : 10 Teknik Mengambil Foto Yang Keren Untuk Instagram

JPEG cukup bagus sebab terdapat kompresi ‘Lossy’ didalamnya. Kompresi ini berarti kualitas gambar akan berkurang saat ukuran file dikurangi.

Anda bisa menggunakan format gambar ini untuk ilustrasi, logo ataupun gambar di blog dan situs web. Anda juga bisa menggunakan gambar ini untuk tujuan pembuatan desain dan juga spanduk.

Tetapi perlu ingat, perhatikan resolusi dan ukuran file. Sebab dua hal itu adalah elemen penting dari format gambar JPEG sehingga kualitasnya lebih baik.

2. GIF

GIF merupakan kepanjangan dari Graphics Interchange Format. Format gambar GIF sangat aktraktif sehingga banyak orang yang menyukainya. Salah satu keunggulan format gambar ini adalah animasi yang bergerak.

Yang mungkin belum anda ketahui adalah, GIF dibentuk dari 256 warna yang terletak di ruang warna RGB. Dan biasanya, karena jumlah warna terbatas, ukuran filenya akan berkurang secara drastis.

3. PNG

PNG Merupakan kepanjangan dari Portable Network Graphics. Ini adalah salah satu format gambar yang paling interaktif dan juga sering ditemui di internet setelah JPEG.

Salah satu keunggulan dari format ini adalah meskipun ukurannya di kurangi, resolusi dan kualitasnya tetap bertahan.

Baca Juga : Cara Membuat Foto Produk Yang Unik dan Menarik

Sehingga, secara tidak langsung, format PNG lebih baik ketimbang menggunakan JPEG. Namun sebagian besar gambar PNG memiliki resolusi yang rendah.

Salah satu alasan gambar ini sering digunakan adalah karena PNG dapat disimpan dengan latar belakang transparan. Sehingga membuat gambar lebih berkualitas dan terlihat lebih tajam.

4. EPS

EPS merupakan kepanjangan dari Encapsulated Postscript. EPS adalah jenis file dengan format vector yang telah dirancang sedemikian rupa untuk menghasilkan grafik dengan resolusi tinggi.

Hampir sebagian besar aplikasi pengeditan gambar dapat membaca format EPS ini. Format ini merupakan tipe file universal seperti juga PDF.

Baca Juga : Cara Membuat Foto Yang Menarik Hanya dari Ponsel

Yang dapat digunakan untuk membuat desain seperti gambar vector di aplikasi manapun dan tidak terbatas pada produk Adobe saja.

File perlindungannya dapat ditrasfer ke aplikasi lain, yang mungkin belum menggunakan produk Adobe, sehingga pengguna aplikasi seperti Corel Draw atau Quark bisa menggunakannya.

5. AI

AI merupakan kepanjangan dari Adobe Illustrator Document. Secara pribadi, AI adalah format gambar yang paling saya sukai.

Baca Juga : Jual Foto Anda di 5 Situs Ini Dan Dapatkan Ratusan Dollar

Dan mungkin juga bukan hanya saya, tetapi juga orang lain tertutama para desainer grafis. Salah satu alasannya karena format file AI dapat diandalkan untuk digunakan baik untuk tujuan postingan di internet ataupun untuk dicetak.

6. PDF

PDF merupakan kepanjangan dari Portable Document Format. Selain merupakan alat pengompresi document, PDF juga merupakan format gambar.

PDF diciptakan oleh Adobe dengan tujuan untuk mengompresi informasi yang kaya dari sebuah dokumen dengan ekstensi apapun, di komputer manapun dan dapat digunakan oleh siapa saja.

Baca Juga : 11 Ide Bisnis Fotografi Terbaik 

JIka anda seroang desainer, anda dapat menyimpan logo vector anda dalam format ini. Sehingga, anda bisa melihatnya tanpa harus menggunakan aplikasi pengeditan gambar. Asalkan anda menginstal perangkat lunak Acrobat Reader yang tersedia gratis di internet.

7. PSD

PSD merupakan penjangan dari Photoshop Document. Dengan kata lain, PSD adalah file yang dibuat dan disimpan dalam format Adobe Photoshop, sebuah perangkat lunak pengeditan gambar yang paling terkenal di dunia.

Dengan PSD, anda dapat mengedit, menyalin dan mengubah formatnya alias gambar dapat dengan mudah di gunakan.

Baca Juga : Cara Mengatur Komposisi Foto Yang Baik dan Benar

Yang mungkin belum anda ketahui adalah, format gambar PSD merupakan bagian dari file raster yang sudah disebutkan diatas. Kekurangan format ini adalah hanya dapat di baca oleh Photoshop.

8. ICO

ICO merupakan kepanjangan dari ICON yang merupakan format gambar untuk ikon di Windows. Format ini pertama kali diperkenalkan oleh Windows pada tahun 1985.

ICO Digunakan untuk menyimpan file, program dan juga folder. Format ini sebenarnya sangat mirip dengan format lain seperti .CUR yang digunakan sebagai gambar kursor untuk Mouse. Salah satu perbedaan antara keduanya adalah byte identifikasi yang terletak di header.

Saya sendiri sering menggunakan format yang serupa untuk mengganti icon folder di Windows. Sehingga tampilannya lebih bagus dan lebih menarik.

9. TIFF

TIF Merupakan kepanjangan dari Tagged Image File. TIF merupakan file raster berukuran besar yang bisa mempertahankan kualitas dan resolusi meskipun sudah digunakan berulang-ulang.

Jenis file ini dikenal karena kemampuan kompresinya yang baik. Dengan kata lain, meskipun anda sudah melakukan kompresi, data asli tetap dipertahankan terlepas dari seberapa sering anda menyalin, menyimpan atau mengompresnya.

Baca Juga : Cara Memilih Angle Yang Tepat Untuk Foto

Jenis file ini sebenarnya sangat tidak disarankan penggunaannya di situs web. Meksipun kualitasnya tetap baik setelah di manipulasi, namun waktu loading situs web akan berubah drastis setelah anda menggunakannya.

File TIF biasanya digunakan sebelum foto tersebut di cetak. Agar hasilnya tetap bersih dan tajam.

10. RAW

RAW Merupakan kepanjangan dari RAW Images Format. RAW merupakan sebuah format gambar mentah yang biasanya merupakan format pertama dari sebuah gambar sebelum diubah.

Misalnya, saat anda mengambil foto dengan kamera anda, foto tersebut akan tersimpan sebagai gambar mentah dengan format RAW.

Baca Juga : Teknik Dasar Fotografi Yang Harus Anda Ketahui

Namun saat anda memindahkan foto tersebut ke Laptop atau media lain, secara otomatis formatnya akan berubah dan biasanya akan berubah dalam format JPEG atau format lain sesuai dengan jenis kamera yang digunakan.

Salah satu keunggulan menggunakan format ini adalah karena format RAW dapat membuat gambar lebih detail dengan visual yang menarik.

Karena merupakan format gambar mentah, ada juga beberapa bagian format gambar mentah seperti RAW, antara lain :

a. CR2

Ini merupakan ekstensi gambar yang merupakan singkatan dari Canon RAW 2 yang dibuat oleh salah satu perusahan pembuat kamera yakni Cannon.

CR2 sebenarnya merupakan file jenis gambar TIF namun dalam bentuk gambar mentah. Ini bertujuan untuk menjaga kualitas foto yang diambil.

b. CRW

Ini adalah ekstensi gambar yang juga dibuat oleh Cannon. Bedanya, ini adalah versi sebelumnya dari CR2

c. NEF

NEF merupakan ekstensi gambar yang merupakan singkatan dari Nikon Electric Format dan merupakan jenis file Raw yang dibuat oleh Nikon.

Dengan format NEF, memungkinkan gambar untuk di edit secara ekstensif tanpa mengubah jenis file, asalkan pengeditan berlangsung menggunakan perangat Nikon atau plugin Nikon yang tersedia di Photoshop.

d. PEF

PEF merupakan salah satu ekstensi gambar mentah yang merupakan singkatan dari Pentax Electronic Format. Ini merupakan salah satu ekstensi gambar jenis RAW yang dibuat oleh Pentax Digital Cameras.

11. INDD

INDD Merupakan kepanjangan dari Adobe Indisign Document. Ini adalah format file yang hanya dapat dibuat dan disimpan untuk digunakan di Adobe Indisign saja.

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Fotografi Sendiri di Rumah

Software ini umumnya digunakan untuk membuat publikasi yang banyak dan biasanya digunakan oleh dipercetakan majalah atau koran.

File dari Adobe Photoshop dan illustrator dapat digabungkan ke Indisgn untuk membuat karya yang lebih kaya konten.

Penutup

Mengetahui jenis-jenis format gambar adalah langkah pertama untuk mengetahui tujuan dan kegunaannya.

Sehingga, anda dapat memilih mana ekstensi yang cocok digunakan untuk situs web dan mana yang cocok untuk digunakan untuk tujuan lain yang lebih khusus seperti misalnya untuk desain grafis.

Demikian artikel tentang Jenis-Jenis Format Gambar. Semoga artikel ini bermanfaat untuk anda.

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *