Cara Mengatur Komposisi Foto Yang Baik Dan Benar

7 Likes Comment
Cara Mengatur Komposisi Foto

Cara Mengatur Komposisi Foto Yang Baik Dan Benar – Tanpa disadari, komposisi menjadi elemen penting dalam dunia fotografi. Disana, semua imajinasi dan kreativitas bergabung menjadi satu. Menjadi sebuah wujud gambar yang beda dari yang lain.

Beberapa waktu lalu, saya belajar tentang teknik ini. Ini memang masih menjadi bagian dari dasar-dasar fotografi yang sudah pernah dibahas di artikel sebelumnya.

Komposisi yang dibahas disini lebih menekankan pada kebiasaan diri dalam mengatur kamera dengan eksposur dan membiasakan diri untuk memotret gambar RAW dalam mode manual.

Kebanyakan, kita menyadari komposisi hanya sebatas pada pada bentuk imajiner saja. Model tersebut nyatanya membuat anda kehilangan satu unsur penting dalam fotografi yakni kedalaman.

Kebanyakan foto-foto yang dihasilkan tersebut terlihat tidak menarik bahkan dalam beberapa kasus terlihat kontras dan seolah pencahayaannya kurang.

Disinilah komposisi hadir. Komposisi foto yang tepat akan menjadi contoh dimana semua imajinasi, suasana hati dan kreativitas benar-benar mewujud.

Untuk hasil yang lebih total, baiknya anda menghindari kerumuman orang dan mulai menekankan pada individualitas gambar. Disinilah semua keajaiban itu terjadi.

Apa itu komposisi?

Komposisi sebenarnya merupakan sebuah kata benda yang merujuk pada sifat bahan atau konstituen atas sesuatu. Dalam KBBI, komposisi memiliki 5 pengertian dasar, namun yang paling mendekati adalah terletak pada pengertian komposisi secara seni.

Dimana disitu diartikan bahwa komposisi adalah integrasi warna, garis dan bidang untuk mencapai kesatuan yang harmonis.

Definisi ini juga meringkat tentang hubungan komposisi dalam dunia fotografi juga. Komposisi gambar hanya cara semua subjek individu yang bergabung untuk membentuk gambar akhir.

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Fotografi Sendiri di Rumah

And dapat mengubah komposisi itu menjadi diam atau bergerak, memperbesar atau memperkecil, mengganti lensa atau bahkan dengan membuatnya terlihat lebih tinggi atau pendek.

Kemungkinannya tak terbatas jika berkaitan dengan komposisi fotografi. Dan bahkan sedikit pun perubahan bisa membuat perbedaan besar pada foto yang sudah jadi.

Setelah anda menguasainya, anda akan mulai melihat setiap adegan sebagai sebuah harta karun yang bisa menghasilkan foto-foto lebih menawan dan menarik lagi. Dan ini adalah sisi kreatif dalam dunia fotografi.

5 Cara Mengatur Komposisi Foto

Setelah kita berbicara tentang pengertian komposisi ada baiknya kita langsung berbicara tentang cara menerapkannya dalam dunia fotografi. Agar pembahan tidak bertele-tele. Nah berikut artikel tentang 5 mengatur komposisi foto dalam dunia fotografi. Berikut daftarnya:

1. Gerakan mata

via picturecorrect.com

Kemampuan menggerakan mata adalah elemen pertama dalam mengatur komposisi. Ini juga menjadi pokok dari foto yang ingin anda hasilkan karena disinilah yang membedakan antara foto anda dan orang lain.

Misalnya, jika anda berada dalam sebuah konser, mata anda harus cekatan untuk melihat reaksi orang terhadap suatu adegan, apakah matanya ke atas atau ke bawah, ke kanan atau ke kiri.

Reaksi itulah yang akan menajdi momen bagi anda untuk menghasilkan komposisi foto yang bagus. Tapi, momen ini terjadi sangat singkat dan cepat karena itulah gerakan mata menjadi penentunya.

Yang sebenarnya paling penting adalah mata anda harus mengalir disekitar foto dan aksi namun usahakan tetap dalam frame [layar kamera].

Anda bisa menggunakan teknik khusus untuk menjaga perhatian subjek atau objek bidikan anda jika objeknya diam. Tetapi dalam situasi spontan hal ini sangat sulit dilakukan.

Oleh karena itu, kemampuan anda dalam melihat momen sangat penting. Dan ada satu aspek paling penting yang harus anda perhatikan yakni gangguan. Apakah ada gangguan yang menghilangkan subjek utama atau tidak. Jika menggangu, pikirkan bagaimana cara untuk menghilangkannya.

2. Titik fokus

via expertphotography.com

Perhatikan bagaimana titik fokus foto anda berada dan bagaimana perilakunya. Entah itu orang, pohon, gambar atau apapun yang jadi titiknya.

Setelah itu, coba buat garis-garis imajinasi persegi panjang. Sementara, dibagian tengah adalah subjek atau fokusnya.

Hal terpenting dari gambar yang anda hasilkan harus berada dipersimpangan garis-garis ini, dan garis apapun yang ada didalam gambar anda.

Baca Juga : Cara Agar Bisa Menang Lomba Fotografi

Misalnya, subjek anda adalah pohon. Anda bisa melihat bagian-bagian lain disitu, apakah menggangu atau tidak. Jika tidak, coba lihat dibagian kamera empat elemen ini:

  • Titik fokus
  • Cahaya
  • Garis kisi-kisi imajiner
  • Gambar persegi

Ideanya sederhana, bahwa anda ingin menciptakan foto yang seimbang dan memungkinkan subjek terlihat lebih alami.

Sebenarnya, ini adalah teknik untuk memanipulasi gambar. Sebab, banyak penelitian yang menunjukan bahwa mata orang cenderung mengarah ke salah satu titik dibagian kiri atau kanan atas sebelum akhirnya menuju ke pusat.

Itulah sebabnya, foto-foto keluarga terkadang terlihat membosankan, karena hanya menempatkan semua orang ditengah-tengah gambar.

3. Pilih angle yang tepat

via workshophotography.com

Hal inilah yang disebut sebagai sudut pengambilan gambar. Jika anda menekankan pada tekstur gambar, sebaiknya zooming dengan cermat yang memungkinkan anda melihat teksturnya tanpa terganggu dengan cahaya sekitar.

Premisnya sederhana, coba arahkan mata anda disekitar tepi layar kamera dan pastikan tidak ada subjek yang tidak inginkan berada disana.

Baca Juga : Cara Memilih Angle Yang Tepat Untuk Foto

Itu berarti, anda menjaganya semuanya tetap steril. Misalnya, jika anda ingin mengambil subjek pohon, tentu anda tidak ingin ada batu yang ikut masuk dalam foto yang biasanya hanya setengah.

Pada intinya subjek yang tidak enak dipandang akan membuat foto terlihat setengah-setengah. Ini adalah gangguan yang tidak diinginkan. Untuk menghilangkannya, anda bisa mengambil angle yang berbeda dari sebelumnya.

4. Kedalaman

via petapixel.com

Ini adalah aturan komposisi yang sangat tradisional dan berkaitan pada sebagian besar poin terutama poin pertama. Kalau anda menekankan pada garis imajiner, maka poin kedalaman ini bisa berupa garis fisik seperti pagar atau tembok atau lebih banyak garis metaforis seperti bayangan, atau bahkan tangan yang menunjuk ke arah gambar.

Banyak subjek yang dapat digunakan sebagai garis utama, dan mereka bisa menambah kesan kedalaman pada sebuah foto.

Itu sebenarnya adalah tantangan utama dari para fotografer. Banyak yang mencoba untuk menggambarkan adegan tiga dimensi dengan foto dua dimensi, sehingga apapun subjeknya bisa meningkatkan kedalaman foto tersebut.

Misalnya, sebuah bangunan dengan garis imajiner berupa Piramid. Yang tentu saja bangunan tersebut tidak terdiri dari satu. Semua memiliki perannya masing-masing [lihat gambar diatas].

5. Aturan Bilangan Ganjil

via erickimphotography.com

Banyak penelitan menunjukan bahwa orang-orang lebih suka angka ganjil daripada genap saat mereka melihat sesuatu. Untuk beberapa alasan, orang merasa lebih nyaman saat melihat foto dengan jumlah subjek yang ganjil.

Jadi itu adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan komposisi foto. Tapi aturan ini terbatas, sebab hanya berfungsi untuk subjek seperti benda mati, tapi tidak untuk fotografi pernikahan.

Baca Juga : 5 Situs Penjualan Foto Online Terbaik Saat Ini

Banyak subjek lainnya yang dapat digunakan untuk teknik yang satu ini, seperti memasukan tiga pohon bukan empat atau mengambil gambar kelopak bunga yang hanya terdiri dari lima bukan enam.

Meski tidak tampak ada perubahan besar, tetapi saya bisa menjamin bahwa orang akan lebih tertarik dari hasil foto tersebut.

6. Langgar aturan

via petapixel.com

Misalnya, begini. Anda ingin memfoto apa saja didepan anda, jangan ikuti aturan-aturan konvesional lain, seperit misalnya harus ada subjek, cahayannya harus begini dan bla bla bla…

Subjeknya sentral. Sebagai contoh, cakrawala adalah pusatnya, tentu saja mata tidak memiliki banyak ruang gerak disitu.

Ini adalah aturan komposisi tak tertulis. Intinya, aturan ini menekankan pada suasana hati ditambah kreativitas dan eksperimen yang anda lakukan. Selanjutnya terserah anda deh…

Nah demikian artikel tentang Panduan Untuk Mengatur Komposisi Fotografi Yang Baik Dan Benar. Semoga bermanfaat~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *