Cara Melindungi Foto Dan Gambar Karya Anda di Internet

3 Likes Comment
cara melindungi foto

Ada beberapa cara melindungi foto dan gambar karya anda di internet. Meski begitu, salah satu langkah yang paling akurat untuk melindungi foto anda adalah dengan tidak membagikannya secara bebas.

Kehadiran internet telah membuat informasi menjadi plural dan tak terbatas. Disisi lain, keberadaan internet justru membuat hal-hal yang seharusnya berhak cipta menjadi bebas digunakan, termasuk gambar.

Membagikan foto anda di internet termasuk di media sosial seperti Facebook, Instagram, Twitter dan media sosial lain tidak akan membuat foto anda ekslusif atau tidak dapat digunakan oleh orang lain.

Justru, dengan mempostingnya di internet foto-foto tersebut seolah bisa dengan bebas digunakan kembali oleh orang lain, baik untuk tujuan pribadi maupun komersil.

Beberapa orang kemudian mencomot foto anda tanpa izin dari anda sehingga foto yang seharusnya berhak cipta menjadi foto yang dapat digunakan kembali dengan bebas.

Baca Juga : 10 Situs Penyedia Gambar Gratis di Internet

Bagaimanapun, pelanggaran hak cipta adalah sesuatu yang ilegal dan bertolak belakang dengan banyak peraturan dari berbagai negara tentang hak cipta, termasuk juga di Indonesia.

Dalam artikel kali ini akan diulas tentang cara melindungi foto karya anda di internet. Bukan cuma foto saja, tetapi juga gambar dan elemen-elemen visual lain yang anda buat sendiri.

Cara ini cocok bagi anda sebagai blogger, fotografer atau pemilik foto yang ingin agar fotonya tersebut tidak dapat di copy dan digunakan kembali sesuka hati oleh orang lain.

Cara melindungi foto karya anda di internet

Dengan mengikuti cara dibawah ini, berarti anda mencoba untuk membuat foto anda tetap esklusif dan tidak dapat digunakan oleh orang lain.

Namun bukan berarti foto tersebut tidak dapat di modifikasi. Apabila foto anda tersebut merupakan orisinal dan anda tidak ingin orang lain menggunakannya lagi, silahkan ikuti panduan-panduan dibawah ini.

1. Menambahkan watermark

foto watermark
Salah satu foto dengan watermark/via naturettl.com

Ini adalah cara paling umum untuk melindungi foto anda di internet. Menambahkan watermark berarti anda menambahkan teks kecil ataupun besar didalam gambar.

Anda bisa menempatkan dibagian sudut bawah, atas ataupun ditengah. Tetapi ada baiknya, jika anda menempatkan di bagian tengah gambar, watermark itu tidak terlalu menonjol.

Pernah salah satu kawan blogger mengeluhkan gambar buatannya sendiri, yang ia buat di Photoshop dicomot oleh salah satu media online di Indonesia.

Baca Juga : Jenis-Jenis Format Gambar Yang Umum Digunakan

Ia kesal bukan main. Namun nasi sudah menjadi bubur. Ia juga lupa menaruh watermark pada foto buatannya tersebut dan lebih sadisnya lagi, tidak terdapat link sumber foto tersebut.

Selain itu dengan menambahkan watermark, seorang cenderung untuk tidak menggunakan foto itu lagi. Yang berarti, foto atau gambar anda bakalan terlindungi dengan sendirinya.

Untuk menambahkan watermark sebenarnya sangat sederhana, anda dapat menambahkannya menggunakan photoshop ataupun aplikasi pengeditan foto yang memungkinkan anda menambahkan teks pada gambar.

Tetapi perhatikan, jika anda menambahkan watermark, upayakan esensi dan kualitas foto tetap terjaga dan tidak merusak kualitas foto.

Tujuannya tentu saja bukan untuk membuat foto anda tidak bisa digunakan tetapi untuk menunjukan bahwa foto tersebut adalah buatan karya anda sendiri dan tidak mengizinkan orang lain menggunakannya lagi.

Namun, apabila anda menambahkan watermark seperti pada gambar diatas, orang-orang masih dapat menggunakannya. Mereka bisa mencrop gambar tersebut sehingga watermarknya hilang.

Oleh karena itu ada baiknya anda menambahkan watermark dibagian tengah gambar. Gunakan watermark yang transparan dan tidak terlalu dominan seperti gambar diatas.

2. Gunakan barcode

Ini juga adalah salah satu langkah untuk melindungi foto anda di internet. Anda mungkin pernah mendengar tentang tools Digimarc. Ini adalah tools yang memungkinkan anda untuk membuat barcode tak terlihat pada foto digital.

Cara kerja barcode digital ini sangat sederhana. Dimana, pola yang unik akan ditempatkan didalam foto. Pola-pola ini bisa berupa tekstur warna pada gambar atau barcode langsung sehingga dapat dengan mudah diidentifikasi sekalipun sudah di modifikasi oleh orang lain.

Kira-kira, cara kerja Digicmarc sama seperti sidik jari digital untuk gambar dan barcode tersebut tidak dapat diubah oleh orang lain.

Sayangnya, tools ini adalah tools berbayar. Dimana anda harus membayar sekitar $119 untuk memberi barcode digital pada 2.000 foto saja.

Baca Juga : 10 Teknik Mengambil Foto Yang Keren Untuk Instagram

Meski cenderung mahal untuk ukuran fotografer biasa, namun fitur-fiturnya cukup bagus. Dimana, anda akan mendapatkan pemberitahuan dari dashboard ataupun email jika seseorang menggunakan foto anda di internet.

Namun, sebelum anda menggunakan layanan berbayar seperti Digimarc, pastikan anda menggunakan layanan lain yang gratis seperti Google Foto dan juga SmallSeoTools untuk melihat siapa saja yang sudah menggunakan foto anda.

Digicmark juga mempunyai kemampuan untuk membuktikan kepemilikan foto, yang bisa sangat berguna jika klaim hak cipta dilakukan karena mereka menyimpan salinan mentah dan juga resolusi yang lebih tinggi dari foto yang telah digunakan pihak lain.

Saya memang belum pernah menggunakan layanan ini, namun, saya rasa, dua cara diatas merupakan cara yang paling efektif untuk melindungi foto anda di internet.

3. Jangan pernah membagikan foto dengan resolusi tinggi

Menggungah gambar dengan resolusi yang tinggi secara online tampaknya adalah kesalahan fatal. Saat seseorang melihat file dengan resolusi tinggi, mereka dapat melakukan apa saja sesuai keinginan mereka, termasuk memberi watermark atau menggunakan tools Digicmark.

Dengan kata lain, mereka dapat mengklaim kepemilikan foto tersebut di internet. Jadi, kepemilikan foto akan menjsdi taruhannya. Karena anda dan mereka memiliki salinan foto yang sama, dengan kualitas yang sama sehingga sulit untuk membuktikan siapa sebenarnya pemilik foto asli.

Baca Juga : 50 Foto Vintage Bersejarah Terbaik Sepanjang Masa

Oleh karena itu, sebelum membagikan foto anda di internet, ada baiknya anda mengompresnya dan membagikan file dengan ukuran dan resolusi yang lebih rendah.

Berapa standarnya? Ada baiknya anda tidak menggungah foto dengan resolusi 1600px di internet. Mengapa? Sebab ini cukup untuk meningkatkan pengalaman visual yang bagus bagi orang yang melihat foto tersebut, namun tidak cukup bagus untuk digunakan kembali.

4. Kompres foto terlebih dahulu

Seperti langkah diatas, pastikan anda mengompres foto terlebih dahulu sebelum mempostingnya di internet. Ini juga berguna apabila anda menggunakan foto anda di blog, sehingga tidak membebani server.

Namun ada baiknya anda berhati-hati jika ingin mengompresi gambar. Terlebih untuk format .JPEG karena ukuran foto searah dengan kualitasnya. Jadi semakin di kompres, ukurannya semakin berkurang, kualitas foto juga begitu.

Baca Juga : Cara Membuat Foto Produk Yang Unik Dan Menarik

Jika anda menggunana photoshop, anda bisa mengikuti metode yang biasa saya lakukan. Silahkan buka Photoshop> klik File> Ekspor.

Disini klik pilihan ‘Simpan Untuk Web…‘ dan ekspor foto atau gambar anda dengan kualitas JPEG diatas 60%. Jika anda menggunakan software Lightroom, cukup batasi ukuran filenya saja di jendela Ekspor dengan ukuran dibawah 250kb.

5. Tambahkan hak cipta pada metadata

Anda juga dapat menambahkan informasi hak cipta gambar atau foto ke metadata gambar atau foto. Ini berarti, anda harus memodifikasi metadata yang isinya berupa detail dan atau instruksi yang dapat diekstraksi dari file menggunakan program pengeditan foto.

Jika anda menggunakan Photoshop, anda bisa mengikuti beberapa langkah dibawah ini. Silahkan buka aplikasi Photoshop, lalu klik File> Info File… dan sesuaikan dengan yang anda inginkan seperti gambar dibawah ini.

Meski demikian, ini bukanlah cara yang efektif untuk melindungi foto anda di internet. Kecuali pengguna mengetahui cara melihat metadata gambar dan foto.

Baca Juga : 5 Hobi Yang Dapat Menjadi Bisnis Yang Sukses Dan Menguntungkan

Perlu juga diketahui, sebagian besar situs berbagi gambar seperti Facebook, Instagram dan media sosial lain akan menghapus metadata dari file untuk mengompresnya.

Menyimpan foto anda di internet, seperti yang diuraikan pada langkah 4, juga akan menghapus metadata ini kecuali anda sudah menentukan opsi lisensi foto.

6. Baca ketentuan situs web sebelum anda membagikan foto

Hati-hati saat anda mengguah foto ke situs berbagi gambar seperti Flickr. Sebab, situs ini hanya memungkinkan anda mengupload foto dibawah lisensi Creative Commons.

Ini memang memberikan anda sejumlah hak eksklusif, tetapi terbatas. Namun anda dapat mencabut lisensi tersebut kapan saja.

Baca Juga : Cara Memilih Angle Yang Tepat Untuk Foto

Beberapa situs lain seperti 500px.com, memungkinkan situs web untuk mengupload foto dengan skrip khusus, yang akan membingkai foto dengan pencitraan merek 500px, meski sebenarnya hal itu tidak dapat dapat melindungi foto secara permanen.

Menyadari hal tersebut, situs ini kemudian memperketat perlindungan pada foto atau gambar. Dimana anda dapat mengubah ketentuan hak cipta gambar atau menghapusnya secara permanen.

Bahkan, anda punya kewenangan untuk menghapus gambar dari situs manapun yang menggunakan foto anda tanpa izin.

Konklusi

Langkah paling etis saat anda melihat ada seseorang yang menggunakan foto anda tanpa izin adalah dengan menghubunginya. Jika gambar yang digunakan itu direpost kembali dengan bebas mintalah mereka untuk menghapusnya.

Apabila foto tersebut boleh digunakan dengan bebas, berilah syarat dimana saat ada orang yang ingin menggunakan foto anda kembali mereka harus menambah link kredit menuju website anda.

Dengan demikian, anda memiliki keuntungan secara formil. Namun, apabila digunakan untuk tujuan komersial, sebaiknya hubungi dan katakan bahwa gambar tersebut adalah karya asli anda dan tidak diizinkan untuk digunakan dengan tujuan komersil.

Apabila tetap digunakan, anda bisa menempuh jalur hukum. Atau meminta mereka untuk membayar hasil kerja keras anda.

Nah demikian artikel tentang cara melindungi foto anda di internet. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *