5 Tips Fotografi untuk Pemula

4 Likes Comment
tips fotografi untuk pemula

Ada beberapa tips fotografi untuk pemula yang akan diulas dalam artikel ini. Tips ini bisa membantu fotografer yang masih pemula untuk menghasilkan gambar yang bagus, tajam dan menarik.

Saat ini dunia fotografi telah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Mulai dari peralatan yang digunakan seperti kamera dengan kualitas terbaik di zamannya, fitur-fitur keren yang tersedia hingga pada perlengkapan pendukung yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan fotografi.

Bahkan kini sudah banyak universitas yang membuka jurusan fotografi dalam kuliah. Dengan kata lain, fotografi sudah dianggap serius dan tidak lagi dianggap sebagai hobi belaka. Ia telah menjadi suatu ilmu terapan dan bisnis yang bisa mengubah nasib seseorang.

Namun, terkadang ada banyak kendala yang dihadapi dalam melakukan kegiatan fotografi. Apalagi jika kegiatan tersebut dilakukan oleh fotografer pemula. Kendala itu berupa detail-detail kecil yang dibutuhkan untuk bisa menghasilkan foto yang bagus, menarik dan unik.

Bagi anda yang hobi fotografi tetapi masih pemula dalam dunia ini ada beberapa tips yang harus anda ketahui sebelum mengambil foto agar. Tips-tips tersebut akan diulas dalam artikel ini.

Tips Fotografi untuk Pemula

Baik fotografer professional dan pemula pasti pernah mengalami kendala saat melakukan kegiatan fotografi. Tapi biasanya kendala tersebut akan diatasi sendiri seiring dengan meningkatnya ketrampilan mengambil foto.

Dan semua kemampuan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor mulai dari pemahaman mengenai kamera yang digunakan dan pengetahuan tentang cara mengambil gambar baik yang benar.

Baca Juga : 6 Tips Membangun Photoblog Yang Sukses

Dengan kata lain, fotografer juga perlu mempelajari faktor-faktor apa yang membuat foto bagus atau tidak terlebih oleh fotografer pemula.

Nah tanpa perlu berlama-lama, untuk anda yang baru memulai kegiatan fotografi berikut disajikan 5 tips fotografi untuk pemula. Pasti penasaran kan tipsnya? Berikut daftarnya.

1. Perhatikan garis horizon

horizon pada fotografi
via nationalgeographic.com

Horizon bisa diperhatikan dari sudut kanan kiri pada gambar atau layar LCD kamera. Ini menitikberatkan pada keseimbangan gambar disetiap sudut.

Dengan memperhatikan horizon akan membuat gambar terlihat lurus dan seimbang. Memang sih anda bisa meluruskannya dengan menggunakan Photoshop dan Instagram. Anda juga bisa menambahkan grid untuk memastikan agar gambarnya lurus.

Tapi banyak fotografer pemula terkadang tidak memperhatikan hal ini. Padahal, ini adalah unsur pertama yang harus diperhatikan sebelum mengambil foto.

2. Perhatikan white balance

white balance dalam fotografi
via azureedge.net

White balance ini merupakan aturan keseimbangan cahaya pada kamera. Ini sebenarnya adalah pengaturan kalibrasi titik putih yang ditangkap oleh lensa.

Banyak fotografer pemula yang tidak memperhatikan hal ini dengan detail karena memang pencahayaan diukur berdasarkan natural light yang mengacu pada kondisi saat mengambil foto.

Ada bebeberapa macam white balance dan semuanya bisa diatur berdasarkan kondisi cahaya pada saat pengambilan gambar. Paling gampang anda bisa setting AUTO namun kelemahannya adalah terkadang settingan ini membuat tone gambar tidak bagus.

Baca Juga : 5 Situs Tempat Jual Foto Terbaik Saat Ini

Bagi para fotografer profesional, WB atau White Balance adalah sebuah proses untuk menghilangkan gap warna yang tidak realistis sehingga objek yang tampak putih dapat dirender.

Keseimbangan ini sebenarnya agak sulit didapat sebab harus memperhitungkan suhu warna dari sumber cahaya, yang merujuk pada nilai relatif hangat atau dinginnya cahaya sekitar.

Mata manusia adalah yang paling akurat untuk menentukan warna sumber caya karena itu kamera sering mengalami kesulitan menangkap white balace ini apalagi jika atur dalam mode auto-white balance [AWB].

3. Gambar yang tajam

gambar yang tajam
via srbijafoto.rs

Pastikan foto anda anda ambil terlihat tajam. Karena hasil gambar adalah faktor penentu apakah foto yang anda hasilkan bagus atau tidak.

Untuk mendapatkan gambar yang tajam ada baiknya anda mengambil foto dengan dua tangan agar kamera tetap stay dan gak goyang. Jika memungkinkan anda bisa menggunakan tripod. Selain itu anda juga bisa bisa menaikan ISO dan Shutterspeed untuk mempertajam gambar.

Baca Juga : Cara Memulai Bisnis Fotografi Sendiri di Rumah

Meski demikian ada banyak faktor yang menentukan apakah gambar yang anda hasilkan itu tajam atau tidak mulai dari peralatan yang digunakan, pengaturan kamera hingga kondisi fotografer.

Oleh karena itu, jika anda tidak ingin gambar yang anda hasilkan itu buram, terlebih dahulu silahkan atur fokus kamera lalu menyetel komposisinya sehingga subjek foto lebih jelas terlihat.

Selain itu juga, perhatikan jangkauan flash kamera yang digunakan. Alasannya sederhana, jika anda mengambil gambar diluar jangkauan flash kamera maka gambar yang dihasilkan akan buram.

4. Komposisi dan croping

komposisi dan croping
via geyerphotography.com

Dua hal ini yang benar bisa meningkatkan kualitas foto yang diambil. Terkadang, lebih baik anda memotret suatu objek lebih ke kanan atau ke kiri dibanding mengambil subjek ditengah-tengah. Begitu juga dengan cropping. Cropping yang benar akan menciptakan efek profesional pada foto.

Tapi sebenarnya pengertian komposisi lebih luas lagi begitu juga dengan cropping. Mempertimbangkan estetika dan esensi subjek adalah dua hal penting sebelum  atau setelah cropping gambar.

Komposisi merupakan cara semua subjek yang dalam kamera bergabung membentuk komponen akhir. Komponen akhir inilah yang kemudian disebut foto jadi.

Baca Juga : Cara Mengatur Komposisi Foto Yang Baik Dan Benar

Disini, anda bisa menggabungkan beberapa subjek, misalnya, jika anda mengambil foto pemandangan anda bisa melihat pola-pola alam yang dapat memperindah gambar.

Pola-pola inilah yang membentuk gambar anda menjadi lebih bagus. Dan dengan demikian, komposisi subjek akan menambah kesan indah atau menguranginya secara langsung.

Sementara, untuk cropping adalah tindakan untuk menghilangkan objek-objek yang tidak anda inginkan pada foto. Ada banyak tools yang dapat digunakan untuk menghilangkan objek-objek ini. Jika anda mempostingnya di Instagram, fitur cropping sudah tersedia dengan default.

Misalnya, saat gambar yang anda ambil itu indah, namun salah satu komposisinya, seperti batu atau pohon yang hanya tampil setengah anda bisa memotongnya [cropping] agar objek itu hilang.

5. Perhatikan eksposur

eksposur gambar
via exposureguide.com

Exposur atau Eksposur dalam bahasa Indonesia. Ini berarti pemajanan atau dalam dunia fotografi dikenal dengan istilah banyak atau kurangnya paparan cahaya kamera sebelum mengambil gambar.

Mengatur eksposur dengan baik akan menunjukan apakah foto yang anda hasilkan itu bagus atau tidak. Oleh karena itu pastikan anda punya eksposur yang tepat sebelum mengambil foto.

Banyak fotografer pemula yang tidak memperhatikan eksposur ini sehingga terkadang gambar yang dihasilkan terdapat banyak paparan cahaya sehingga gambar terlalu terang atau sebaliknya.

Baca Juga : Cara Memilih Angle Yang Tepat Untuk Foto

Dengan kata lain, banyak yang belum memperhatikan pengaturan eksposur ini saat hendak mengambil foto menggunakan kamera.

Anda bisa mengatur eksposur pada kamera anda sesuai dengan kondisi saat itu. Eksposur juga sering digunakan sebagai frasa yang merujuk pada jumlah cahaya yang mencapai film atau sensor. Dan biasanya eksposur bergantung pada aperture dan durasi yang dikendalikan oleh kecepatan rana.

Saat ini sebagian besar kamera memiliki eksposur otomatis yang dapat dipilih fotografer apabila belum paham mengenai pengaturan eksposur ini. Namun kelemahan dari eksposur otomatis ini adalah terkadang tidak dapat menyesuikan dengan kondisi cahaya sesungguhnya.

Intinya, seberapapun canggihnya kamera yang digunakan, paparan cahaya jika diatur dalam mode auto tetap tidak sebanding dengan pengaturan manual.

Oleh karena itu, agar anda bisa mengatur eksposur dengan baik dan konsisten ada baiknya anda mulai belajar mengambil foto dengan pengaturan manual. Setelah anda memahami ini, anda bisa mengetahui dan menguasai fungsi dan fitur kamera lebih baik lagi.

Penutup

Kamera saat ini tidak saja digunakan sebagai alat yang digunakan untuk membuat gambar tetapi jauh lebih dari itu. Kamera bisa menjadi sumber penghasilan, menunjukan profesi hingga menjadi alat untuk menyalurkan bakat dan minat.

Menghasilkan gambar yang bagus selalu dipengaruhi oleh banyak hal mulai dari kamera yang digunakan hingga pada pengaturan kamera tersebut secara teknis.

Namun terkadang banyak fotografer pemula yang tidak memperhatikan ini. Keadaan ini sebenarnya wajar karena fotografer harus mempelajari dulu kamera yang digunakan.

Nah demikian artikel tentang 5 tips fotografi untuk pemula yang sering dilakukan baik tanpa sadar ataupun sadar. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda ~

You might like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *